Kisah Maria, Menderita Bersama Suami Tapi Tak Bisa Cerai

Ini kisah Maria yang memilukan, puluhan tahun ia menderita oleh perangai suaminya. Tapi saat ia menginginkan perceraian, selalu saja laki-laki itu memohon sambil mencium kakinya. Nasib sedih Maria dari Bima ini dikisahkan Naniek I Taufan 

MATARAM.lombokjournal.com ~ “Biarkan saja, sampai kapan dan sekuat apa dia mampu menyakiti saya, kita tunggu saja. Dia mau pergi atau pun mau pulang ke rumah, saya tidak peduli lagi,” ujar Maria sambil tertawa. 

Begitulah cara perempuan ini kini menghadapi sikap buruk suami yang dinikahinya 30 tahun lalu. Kini sikap-sikap buruk suaminya itu, ia hadapi dengan tertawa. 

Semua sakit dan hal pahit dalam perjalanan rumah tangganya, sudah lewat untuk ia tangisi. Telah habis air mata dan kesabaran serta ketabahannya berubah menjadi kepasrahan. Setelah semua usaha untuk “mengembalikan” suaminya ke pangkuannya telah ia lakukan namun gagal, kini ia menjadi lebih tenang dan menyerahkan semua kehidupannya pada Sang Pencipta. 

Dalam sujud dan doa-doanya kepada Sang Pencipta, Maria (54), bukan nama sebenarnya, selalu memanjatkan harapan agar suaminya mau berubah menjadi baik. Puluhan tahun berumah tangga, ia merasa tidak pernah mendapatkan perlakukan baik dari suaminya, Hendra (57), nama samaran, kecuali kemesraan sesaat usai mereka menikah. Sakit fisik dan psikis telah menjadi kawan baginya hampir tiap hari. 

“Tapi saya sendiri heran, kenapa saya bertahan sampai hari ini,” ungkap Maria.

Ia memang tidak habis pikir, mengapa selama ini ia bisa bertahan dengan perlakuan buruk suaminya. 

Takut ditinggal juga tidak, takut tak mendapatkan jaminan hidup, juga tidak. Karena ia sendiri memiliki pekerjaan sebagai Pegawai Negeri Sipil dengan penghasilan tetap dan menurutnya sangat cukup untuk hidup layak dengan empat anaknya. 

Keheranannya itu akhirnya terjawab setelah ia dengan gagah berani menyatakan akan meninggalkan suaminya itu untuk bercerai pada tahun 2011 lalu. Itulah saat dimana ia sudah tidak lagi bisa mentoleransi sikap-sikap suaminya.

Ia bersiap datang ke KUA (Kantor Urusan Agama) di salah satu kota di Pulau Sumbawa tempat mereka tinggal, untuk segera menceraikan suaminya. 

BACA JUGA: Kisah ‘Primadona’ Nurul Menolak Nikah Beda Agama

Cerita ingin bercerai memang telah berkali-kali diungkap selama ini, namun pada 2011 itulah ia benar-benar serius melakukannya. Apalagi dorongan persetujuan itu juga datang dari empat anaknya yang sudah besar bahkan dua di antaranya telah menikah. 

Anak-anaknya memang menyetujui agar ibunya menceraikan ayah mereka karena kasihan pada perempuan yang melahirkan mereka itu. Mereka selalu melihat bahwa selama ini ia disia-siakan oleh ayah mereka. 

Namun belum lagi rasa percaya dirinya itu utuh ada dalam dirinya, ia harus menerima nasib kembali tak berdaya manakala suami yang menurutnya bejat itu, tiba-tiba datang memeluk kakinya, memohon agar ia tidak meninggalkannya. 

“Hendra sampai mencium kaki saya dan memohon agar saya tidak meninggalkannya saat itu,” ujarnya. 

Beberapa waktu ia sempat bingung melihat sikap suaminya itu. Hal itu akhirnya terulang beberapa kali.

 “Saya selalu tidak tega melihatnya memohon-mohon agar saya tidak menceraikannya. Ia bahkan bersumpah tidak akan mengulangi perbuatannya,” katanya.

Kisah Maria memang sulit dimengerti. Atas apa yang dialaminya, Maria sadar sepenuhnya, bahwa jika orang yang mengetahui betapa ia disakiti suaminya dengan perselingkuhan-perselingkuhan terang-terangan, tidak seorang pun bisa menerima keputusan Maria untuk kembali lagi pada suaminya tiap kali suaminya berbalik memohon padanya namun selalu mengulangi perbuatannya. 

Tidak hanya berselingkuh, suaminya juga terlalu sering kawin siri dengan banyak perempuan. Ia kerap melakukan kawin cerai. Bahkan yang terakhir ia menikah siri dengan perempuan tetangga rumahnya. Bisa dibayangkan, bagaimana sakit yang dialami Maria. 

Berbagai usaha telah ia lakukan untuk membuat suaminya betah di rumah. Salah satunya memasak makanan-makanan kesukaan suaminya. Ia bahkan bisa berdiam diri di pasar untuk memikirkan kira-kira apa yang harus ia masak untuk suaminya yang merupakan makanan kesukaannya, agar ia bisa diam di rumah. 

Timbang sana timbang sini, memilih bahan masakan, sampai ia memasak makanan paling enak khusus untuk suaminya.

“Eh…masakan itu ditoleh saja tidak apalagi dimakan,” kata Maria yang terheran-heran pada sikap suaminya yang jika di rumah istri mudanya yang nota bene tetangganya, disuguhkan makanan apa saja dengan lahap dimakan suaminya. 

Hendra memang tidak tahu diri. Ketika kelakuan bejat suaminya sudah di luar batas, Maria hanya bisa bersujud dan berdoa. Bahkan berkali-kali ia menengadahkan tangannya memohon pada Allah agar ia diberikan kehidupan baik. 

Atas apa yang dilakukannya itu, suaminya selalu sinis dengan mengatakan, sehebat apa pun ia berdoa, toh tetap tak mampu membuatnya kembali utuh padanya. 

Saking ingin suaminya berubah, ia pernah mendaftarkan suaminya tersebut untuk berangkat Umroh ke Tanah Suci. Barangkali saja ia mau berubah, begitu pikirnya. 

“Begitu ia tahu saya daftarkan namanya untuk Umroh, ia ngamuk-ngamuk dan marah karena tidak setuju. Saya heran, harusnya ia gembira kok malah ngamuk, aneh benar,” kata Maria tertawa.  

Atas apa yang dialaminya, Maria sudah menganggapnya sebagai sesuatu yang lucu dalam perjalanan hidupnya. Ia bahkan dengan santai bercerita bahwa suatu waktu, ia dilabrak istri muda suaminya. 

“Saya jadi heran, harusnya kan saya yang istri tua yang melabrak istri muda. Ini terbalik, yang muda yang tidak tau diri datang melabrak saya,” katanya. 

Istri muda suaminya itu melabraknya karena suaminya tidak pernah pulang ke rumah. “Dipikirnya ada di rumah saya, padahal saya sendiri tidak tahu dia ada di mana,” kata Maria. 

Kisah ketegaran serta kepasrahan Maria ini mendapat respon beragam dari rekan-rekan kerjanya. 

Ada yang mengatakan bahwa untuk apa Maria mempertahankannya ada pula yang salut pada ketabahan Maria. Namun, bagi Maria semua usaha untuk menjadi lebih bahagia telah ia lakukan. Ia berusaha membuat suaminya kembali utuh padanya dengan berbagai cara sudah dilakukannya. 

BACA JUGA: Ini Kisah Drama Cinta Putri Mandalika

Mengambil langkah menceraikan suaminya juga dilakukannya berkali-kali, namun semua itu gagal. Ia sendiri tak habis pikir dengan perjalanan hidupnya. 

Hanya satu hal yang ia pegang, bahwa apa yang kini dialaminya ia bagikan kepada rekan-rekan kerjanya yang jauh lebih muda darinya dalam hal perkawinan. Ia berharap agar mereka tidak mengambil contoh buruk dari perkawinannya itu. 

“Jangan sampai kalian mengalami hal seperti saya,” katanya pada rekan kerjanya. 

Maria sendiri tidak tahu apa kekurangannya sehingga suaminmya begitu tega padanya. 

Selama ini ia telah berusaha semampunya menemukan kekurangan-kekurangan dirinya agar bisa bahagia bersama suami. Kini, Maria melanjutkan kehidupannya tanpa harus memikirkan kelakuan suaminya. 

Maria kini memang bisa tertawa menghadapi kelakuan suaminya setelah di masa awal pernikahannya ia merasa sangat sakit berulang-ulang karena ulah suaminya itu. 

“Allah maha tahu apa yang terbaik untuk saya,” katanya menutup wawancara.***

 

 




ITDC Penyetor Pajak Terbesar di Loteng Tahun 2021

Dengan menyetor pajak sebesar ratusan miliar, ITDC tercatat telah memberikan kontribusi terbesar sebagai Wajib Pajak Badan Tahun Pajak 2021 

MANDALIKA.lombokjournal.com ~ Penghargaan sebagai Kategori Wajib Pajak Badan dengan Kontribusi Terbesar Tahun Pajak 2021 di Lombok Tengah diraih PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).

ITDC merupakan BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua Bali dan The Mandalika Lombok NTB. 

ITDC wajib pajak berkontribusi besar
Piagam Penghargaan Wajib Pajak

ITDC tercatat sebagai Wajib Pajak Badan yang telah memberikan kontribusi setoran pajak sebesar lebih dari Rp68,7 Miliar kepada negara pada wilayah Kabupaten Lombok Tengah, Lombok, NTB pada tahun pajak 2021. 

Managing Director The Mandalika, Bram Subiandoro mengucapkan terima kasih kepada KPP Pratama Praya.

“Yang telah memberikan penghargaan ini kepada kami sebagai Wajib Pajak Badan,” kata Bram melalui siaran pers ITC yang diterima lombokjournal.com, Senin (28/03/22).

BACA JUGA: Wabup Danny Buka Kongres Anak KLU VIII Tahun 2022

Bram mengaku bangga dapat meraih penghargaan sebagai badan dengan kontribusi pajak terbesar tahun pajak 2021 untuk wilayah Kabupaten Lombok Tengah. 

Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti dari konsistensi ITDC untuk patuh kepada negara dalam kontribusi pajak di semua lini bisnis yang dilaksanakan. Khususnya melalui proyek pengembangan DPSP Mandalika yang akan memberikan manfaat kepada masyarakat secara luas. 

“Berbagai event internasional yang digelar di The Mandalika kami yakini akan semakin meningkatkan nilai jual kawasan kami. Kami berharap kondisi ini dapat mendorong semakin banyak investor yang menanamkan modal dan membuka bisnisnya di The Mandalika,” kata Bram.

Dengan pertumbuhan ekonomi semakin besar, yang pada akhirnya akan meningkatkan kontribusi pajak ITDC kepada negara. 

“Kami mohon dukungannya agar pengembangan The Mandalika berjalan lancar dan kami semakin banyak memberikan manfaat bagi masyarakat dan negara,” kata Bram.

Kawasan The Mandalika

Kontribusi pajak ITDC sebagai BUMN diperoleh dari seluruh pembangunan di Kawasan The Mandalika. 

Mulai pembangunan infrastruktur kawasan dan pendukung berupa konstruksi pembangunan jalan, lahan parkir, Sirkuit, serta fasilitas dan amenitas di dalam Kawasan, hingga penyelenggaraan event balap internasional World Superbike pada tahun 2021 (tidak termasuk penjualan tiket). 

Penghargaan diberikan kepada ITDC saat acara Pekan Panutan dan Tax Gathering yang berlangsung di Ballroom Kantor Bupati Lombok Tengah pada Kamis (10/03/22) lalu. 

Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Wakil Bupati Lombok Tengah H. M Nursiah kepada ITDC, melalui Project Support Manager Aulia Rachman. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Bersepeda Bersama Kapolda NTB

Ini merupakan kali ketiga ITDC menerima penghargaan dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Praya. Sebelumnya telah meraih penghargaan atas Wajib Pajak dengan Kontribusi Signifikan tahun 2017 dan 2020. 

Sebagai informasi, Penghargaan Wajib Pajak Badan dengan Kontribusi Terbesar Tahun Pajak 2021 merupakan penghargaan yang diberikan oleh KPP Pratama Praya.

Diberikan kepada badan usaha yang berada di Kabupaten Lombok Tengah, atas kontribusi para wajib pajak melalui pencapaian target terbaik dengan pertimbangan, para wajib pajak tersebut patuh terhadap peraturan perpajakan. ***

 




Wabup Danny Buka Kongres Anak KLU VIII Tahun 2022

Kongres Anak KLU VIII yang dibuka Wabup Danny merupakan momentum merumuskan suara anak 

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Kongres Anak Kabupaten Lombok Utara (KLU) VIII tahun 2022 merupakan salah satu program kerja Forum Anak,  juga untuk memilih pengurus yang baru periode 2022 – 2023.

Hal itu diungkapkan Ketua Panitia Kongres Anak, Galang Adinulhaq, saat berlangsungnya kongres di Aula Kantor Bupati, Senin (28/04/22).

“Penyelenggaraan kongres ini merupakan momentum dalam penyusunan suara anak,” katanya.

Sejumlah 52 anak perwakilan dari masing masing Kecamatan di Kabupaten Lombok Utara turut dihadirkan dalam Kongres Anak VIII dengan tema “Menjadi Pelopor dan Pelapor Dalam Upaya Pemenuhan Anak dan Perlindungan Anak“.

Wabup bergarap lahirnya tipe anak yang pinter dan peduli
Wabup Danny Karter

Wakil Bupati Lombok Utara, Danny Karter Febrianto Ridawan, S.T., M.Eng, mengatakan, anak yang produktif tentu memiliki fisik yang prima dan  memiliki pemikiran yang matang.

Selain itu memiliki kondisi emosional yang siap untuk melakukan persaingan dalam kehidupan sosial. 

Menurutnya, menjadi keuntungan bagi bangsa Indonesia ketika bonus demografi ini dimanfaatkan dengan maksimal dan muncul generasi yang berdaya saing yang kompetitif.

BACA JUGA: ITDC Penyetor Pajak Terbesar di Loteng Tahun 2021

Dan mau dijejerkan dengan anak-anak muda di seluruh dunia, maka kita bisa lebih baik dan mampu lebih baik dan berdaya saing dengan mereka, ungkapnya.

“Saya harapkan bersama, anak-anak Lombok Utara mampu mensejajarkan dirinya bahkan menjadi lebih baik,” kata wabup.

Dikatakannya, ini yang harus sama-sama diperjuangkan untuk anak-anak muda Kabupaten Lombok dalam 10 bahkan 30 tahun yang akan datang.

Kita tidak butuh hanya anak bisa pintar, tetapi tidak kompetitif, lanjut Dany.

“Ilmu saja tidak cukup, yang penting punya karakter punya semangat punya daya saing dengan daerah lain,” tegasnya.

Lebih lanjut dijabarkan, tipe pemuda atau remaja saat ini sebenarnya ada 4 tipe. 

Salah satunya adalah tipe yang pintar tetapi tidak peduli pintar. Tipe seperti ini kerjanya belajar belajar sukses sendiri pintar sendiri, tidak mau bergaul dengan teman-temannya dan empati sosial masyarakat berkurang. 

Tidak butuh hanya pintar tapi tidak kompetitif, ilmu saja tidak cukup tanpa karakter dan punya semangat daya saing.

Wabup Danny usai buka kongres anak

Tipe kedua ada yang tidak pintar tapi peduli, ini akan menjadi masalah juga karena peduli itu saja tidak cukup.

“Karena dibutuhkan anak-anak yang pintar, supaya tidak dibohongi,” kata wabup saat  membuka acara Kongres Anak KLU VIII Th 2022. 

Kongres anak salah satu tujuannya adalah melatih kemampuan anak-anak Indonesia menyampaikan pendapatnya, baik ke orang tua hingga pemerintah. ***

BACA JUGA: Pelaku UMKM di NTB Bermental Tangguh, Ini Kata Bunda Niken

 




Gubernur NTB Bersepeda Bersama Kapolda NTB

Untuk menjaga silaturahmi dan sekaligus menjaga kesehatan, Gubernur NTB bersepeda bersama Kapolda NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Mengisi minggu paginya, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc. ikut bersepeda santai bersama Kapolda NTB Irjen Pol. Drs. Djoko Poerwanto, Kepala BNN, Wakapolda NTB Pimpinan Bank Mandiri dan rekan lainnya, Minggu (27/03/22).

BACA JUGA: Pelaku UMKM Bermental Baja, Ini Kata Bunda Niken

Gubernur bersama Kapolda usai bersepeda

Kegiatan tersebut start dan finishnya dilaksanakan di Lapangan Bhara Daksa Mapolda NTB. Bersepeda santai dilaksanakan selain untuk menjaga kesehatan juga untuk mempererat silaturahmi antara Pemrov NTB, kepolisian, BNN, dan Bank Mandiri. 

Dalam kesempatan tersebut, Bang Zul sapaan gubernur, berpesan kepada masyarakat untuk menyempatkan diri berolahraga. Dengan berolahraga, tambah Bang Zul, dapat menjaga kondisi tubuh tetap fit sehingga bisa beraktifitas dengan baik. 

“Walaupun sebentar, sempatkan berolahraga rutin. Bugar dan sehat itu kebutuhan kita semua,” tuturnya.***

Gubernur bersama istri

BACA JUGA: Proyek UNDP PETRA Diharapkan Segera Digunakan Masyarakat 




Pra Musrenbang NTB, 5 Kepala Daerah Bawakan Materi Isu Strategis

Pra Musrenbang atau Musyawarah Rencana Pembangunan NTB, akan jadi wadah akselerasi Program Strategis

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pra Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) NTB 2023 yang akan dilaksanakan di Mataram tanggal 29-30 Maret mendatang, akan jadi wadah strategis akselerasi program NTB. 

Provinsi NTB melalui Bappeda selaku penyelenggara direncanakan menghadirkan para pemateri terbaik. 

“Mereka akan menyajikan aneka pembahasan yang berguna untuk kita dalam kaitan membangun NTB,” kata Kepala Bappeda Provinsi NTB, H Iswandi. 

Sebagai contoh, hari pertama, lima Kepala Daerah akan membawakan materi terkait isu strategis dan kegiatan prioritas kabupaten/kota masing-masing. 

BACA JUGA: Pelaku UMKM Bermental Tangguh, Ini Kata Bunda Niken

“Daerah dari Sumbawa termasuk pemprov bisa saling belajar, bertukar pengalaman satu sama lain,” ujar Doktor Pemerintahan tersebut. 

Selain dari unsur pemerintahan, pihaknya juga menghadirkan PT AMNT yang akan menyampaikan materi terkait pembangunan smelter. Mulai dari progres, target, dan kebutuhan intervensi. 

“Ada pula PT STM yang akan membahas investasi gas dan mineral. Juga terkait progres, target, dan kebutuhan intervensi,” ujarnya. 

Masih pada hari pertama kegiatan, ada pula Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF). Materinya terkait potensi kerjasama Pemda dalam pengembangan kegiatan  BPOLBF. 

Berikutnya Bappeda NTB menghadirkan Bappeda Sulawesi Selatan. Bahasannya mengenai peluang kerja sama regional Provinsi  Sulawesi Selatan dengan Provinsi NTB. 

“Ini menyangkut poros Bima-Sulawesi Selatan yang cukup dekat secara kewilayahan,” tutur Iswandi.

BACA JUGA: Proyek UNDP PETRA Diharapkan Segera Digunakan Masyarakat

Akan ada penyelarasan usulan hasil Musrenbang kabupaten/kota dengan usulan forum OPD sesuai dengan kewenangan dan isu strategis provinsi, tambahnya.***

 




Pelaku UMKM Bermental Tangguh, Ini Kata Bunda Niken

Pelaku UMKM di NTB mendapatkan kesempatan untuk bisa menampilkan produk-produk yang ramah lingkungan

LOBAR.lombokjournal.com ~ Pelaku UMKM di NTB adalah orang-orang bermental tangguh, mau belajar dan terus memperbarui diri.

Hal itu dikatakan Hj Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Dekranasda Provinsi NTB, saat memberikan sambutan dalam acara Earth Hour yang berlangsung di Hotel Sheraton, Sabtu (26/03/22).

BACA JUGA: Proyek UNDP PETRA Diharapkan Segera Digunakan Masyarakat

Hj Nikwn menegaskan Pelaku UMKM bermental tangguh

“Pada dasarnya, UKM itu adalah sebuah entitas yang memerlukan individu-individu yang memiliki karakter wirausaha yang baik, termasuk di dalamnya adalah orang-orang yang bermental tangguh, mau belajar dan terus memperbarui diri,” tutur Bunda Niken. 

Earth Hour adalah sebuah pergerakan untuk meningkatkan kesadaran seluruh penduduk dunia akan isu-isu global yang mempengaruhi lingkungan di sekitar mereka. 

Gerakan ini dilakukan setiap tahun di 187 negara dan wilayah di 7 benua, menjadikannya pergerakan iklim terbesar dalam sejarah.

UKM Lokal yang telah terkurasi mendapatkan kesempatan untuk bisa menampilkan produk-produk yang ramah lingkungan dari bahan baku yang dimanfaatkan dan proses pembuatannya. 

Dalam penyelenggaraannya, terdapat sebanyak 13 pelaku usaha yang berpartisipasi dalam perayaan tersebut, di antaranya menjual produk-produk khas Pulau Lombok seperti mutiara, kopi dan tenun Lombok, serta kerajinan daur ulang.

Ia juga melanjutkan, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk terus belajar. 

Memamerkan produk pelaku UMKM NTB

“Ini adalah sebuah kesempatan yang luar biasa untuk para pelaku UKM untuk terus bergerak. Artinya, pelaku UKM ke depannya sangat optimis dan bisa terus ikut serta dalam kegiatan-kegiatan seperti ini,” tutur Bunda Niken.***

BACA JUGA: Harga Pakan Ikan Selangit, HBK Bantu Mesin Pakan Ikan




Proyek UNDP PETRA Diharapkan Segera Digunakan Masyarakat

Wagub NTB Optimis, Monitoring dan Pemeriksaan Proyek UNDP PETRA di NTB berjalan Lancar, agar segera dapat digunakan masyarakat

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemantauan dan pemeriksaan fisik  terhadap 22 proyek UNDP PETRA di Provinsi NTB baik itu fasilitas pendidikan, kesehatan dan infrastruktur penunjang ekonomi masyarakat di NTB, dimulai sejak 22-25 Maret 2022. 

Wagub NTB, Hj Sitti Rohmi monitoring dan pemeriksaan proyek tersebut berjalan lancar.

Optimis proyek UNDP PETRA segera digunakan masyarakat
Wagub Hj Sitti Rohmi

“Saya optimis proses monitoring dan pemeriksaan fisik 22 proyek atau fasilitas pendidikan, kesehatan dan infrastruktur ekonomi masyarakat proyek UNDP PETRA di NTB berjalan dengan lancar dan berhasil,” ucap Wagub Sitti Rohmi.

Ia mengatakan saat memberikan sambutan kegiatan pemantauan dan pemeriksaan fisik hasil proyek UNDP PETRA di Hotel Lombok Raya, Mataram (25/03/22).

Wakil Gubernur mengatakan, akan mendorong segala proses agar masyarakat dapat menikmati bangunan yang telah dikerjakan oleh UNDP PETRA secepatnya.

BACA JUGA: Respon Cepat, Bang Zul Bantu Kursi Roda Ibu Mawar

“Kami akan terus dorong agar proyek atau fasilitas seperti sekolah, puskesmas dan infrastruktur ini segera dapat digunakan. Karena sangat dibutuhkan oleh masyarakat saat ini,” tuturnya.

Oerwakilan BNPB Priska Saragih MKM menjelaskan, setelah kegiatan pemantauan dan pemeriksaan pihaknya akan melakukan beberapa proses.

Nantinya akan ada berita acara serah terima ke PemerintahPpusat dalam hal ini BNPB untuk kemudian diteruskan kepada Pemerintah Daerah.

“Akan kami proses secepatnya dan akan segera dinikmati masyarakat NTB” katanya.

Project Koordinator Petra NTB, Zainudin mengucapkan terimakasih kepada Pemprov NTB, Pemda Kabupaten/Kota serta seluruh stakeholder yang ikut terlibat di dalam proyek ini.  

monitoring dan pemeriksaan proyek UNDP PETRA

“Saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Pemrov NTB, Pemda Kabupaten/Kota serta seluruh stakeholder yang terlibat. Khususnya Ibu Wagub yang tak henti-hentinya turun ke lokasi untuk turut serta dalam kegiatan UNDP PETRA di NTB” ungkapnya.

BACA JUGA: Asdeksi Adakan Workshop Penyusunan LKPJ Kepala Daerah

PETRA merupakan Proyek Program Bantuan Rekonstruksi Infrastruktur Gempa dan Tsunami yang dilaksanakan oleh UNDP dan didanai Republik Federal Jerman melalui bank pembangunannya KfW.***

 

 




Harga Pakan Ikan Selangit, HBK Bantu Mesin Pakan Ikan 

Bantuan mesin pakan ikan diberikan H. Bambang Kristiono, untuk Warga di Kab. Loteng karena harga pakan ikan yang memberatkan pembudidaya ikan tawar

MATARAM.lombokjournal.com ~ Bantuan mesin pakan ikan terapung diberikan kepada warga pembudidaya ikan air tawar di Kec. Batukliang Utara, Lombok Tengah.

Pemberian bantuan itu dilakukan Anggota DPR RI dari Dapil NTB-2/P. Lombok, H. Bambang Kristiono, SE (HBK) saat menggelar Kunjungan Daerah Pemilihan (Kundapil) di Kabupaten Lombok Tengah, Jumat (25/03/22).

Bukan sekedar menyapa dan menyerap aspirasi masyarakat dari dekat, HBK juga menyalurkan bantuan.

Bantuan untuk mengatasi harga pakan ikan yang selangit

“Dengan pemberian bantuan mesin pembuatan pakan ikan terapung ini, kita harapkan ketergantungan masyarakat pembudidaya ikan air tawar dari luar bisa dikurangi,” kata HBK di sela penyerahan bantuan tersebut.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI tersebut dalam beberapa kesempatan bersilaturahmi dengan masyarakat pembudidaya ikan air tawar di Kab. Lombok Tengah memang mendapat pengaduan, bagaimana ketergantungan mereka pada pakan ikan dari luar NTB. 

Selain itu, harga pakan juga kadang tidak bersahabat sehingga menyulitkan para pembudidaya ikan air tawar.

“Dengan pengoperasian mesin pembuatan pakan ikan terapung ini, pembudidaya ikan air tawar akan mendapat harga pakan yang lebih kompetitif, sehingga mampu mendorong kenaikan pendapatan bagi para pembudidaya,” kata politisi Partai Gerindra ini.

BACA JUGA: Respon Cepat, Bang Zul Bantu Kursi Rodan Ibu Mawar

Bantuan mesin pembuatan pakan ikan terapung tersebut diterima oleh Koperasi Lombok Tirta Raya di Kec. Batukliang Utara. 

Dalam penyerahan bantuan ini, HBK didampingi oleh Ketua HBK Peduli Prov. NTB, Ali Al Khairy dan Sekretaris HBK Peduli Rannya Agustyra Kristiono. 

Hadir pula Ketua DPC Partai Gerindra Kab. Lombok Tengah Muhalip dan Ketua DPRD Kab. Lombok Tengah, M. Tauhid.

Saat ini, Koperasi Lombok Tirta Raya memiliki anggota sebanyak 34 orang. Semuanya merupakan para pembudidaya yang memasok kebutuhan ikan air tawar di Gumi Tatas Tuhu Trasna.

HBK menjelaskan, mesin pembuat pakan ikan yang diserahkan kepada pembudidaya ikan air tawar tersebut memiliki kapasitas produksi hingga 400 kilogram setiap hari. 

Jumlah tersebut memang belum akan mampu memenuhi seluruh permintaan, mengingat para petani ikan air tawar di Kec. Batukliang Utara saja setidaknya membutuhkan dua ton pakan ikan di setiap harinya.

Dalam penyerahan bantuan mesin pembuat pakan tersebut, terungkap pula bahwa selama ini kebutuhan pakan ikan air tawar dipasok dari P. Jawa dan P. Bali. 

Untuk mendapat pakan tersebut, para pembudidaya membelinya dengan rata-rata harga di atas Rp 10.000 per-kilogramnya.

Harga pakan yang di atas Rp 10 ribu per kilogramnya itu membuat budidaya ikan air tawar yang dilakukan warga menjadi tidak kompetitif

Bahkan, jika pembelian pakan menggunakan sistem ijon, para pembudidaya ikan air tawar harus membeli pakan dari pemasok dengan harga antara Rp 14 ribu hingga Rp 16 ribu per-kilogramnya.

“Mesin pakan ini kami harapkan menjadi jalan keluar permasalahan yang telah lama dihadapi para pembudidaya ikan air tawar di Kab. Lombok Tengah. In syaa Allah, ini akan menjadi jalan bagi kemaslahatan bersama,” kata HBK.

Dalam kesempatan tersebut, Rannya Agustyra Kristiono menjelaskan, dengan beroperasinya mesin pembuat pakan ikan itu, nantinya para pembudidaya sudah bisa mendapatkan pakan ikan dengan harga di bawah Rp. 10.000,- per kilogramnya.

Sehingga usaha budidaya ikan air tawar yang dikelola warga akan menjadi sangat kompetitif.

BACA JUGA: Sambut Ramadhan, Bank NTB Syariah Cabang Tanjung Gelar Yasinan

Rannya menegaskan, HBK Peduli akan terus memberikan kontribusinya kepada para pembudidaya ikan air tawar di Kec. Batukliang Utara. 

Sebab, budidaya ikan air tawar tersebut telah terbukti memberi kontribusi yang besar terhadap upaya menjaga ketahanan ekonomi masyarakat.

“Apabila bantuan ini bisa berjalan efektif serta sesuai dengan yang kita harapkan, maka HBK Peduli siap untuk membantu mengembangkannya lagi,” ucap dara yang akan mencalonkan diri sebagai Anggota DPD RI dari NTB dalam Pemilu Legislatif 2024 ini.***

 




Respon Cepat, Bang Zul Bantu Kursi Roda Ibu Mawar

Melalui Dinas Sosial, Gubernur NTB mengapresiasi respon cepat tim NTB Care yang menindaklanjuti berbagai aduan masyarakat

MATARAM.lombokjournal.com ~ Ibu IQ Mawar, warga Desa Mamben Daya, Kabupaten Lombok Timur, menerima bantuan kursi roda dari Gubernur NTB, Zulkieflimansyah atau Bang Zul melalui Dinas Sosial NTB.

Ibu IQ Mawar telah mengalami kelumpuhan selama kurang lebih 10 tahun. Akun FB Sopian Sauri melaporkan kondisi Bu Mawar melalui kanal NTB Care. 

Berkat laporan dari Sopian Sauri, aduan tersebut dengan cepat ditindaklanjuti oleh tim NTB Care kepada stakeholder terkait untuk diselesaikan bersama Pemda. 

BACA JUGA: Harga Pakan Ikan Selangit, HBK Bantu Mesin Pakan Ikan

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah memberikan  apresiasi kepada Tim NTB Care yang ditindak lanjuti oleh Pekerja sosial dan pejabat yang membidangi di dinas sosial.dalam menindaklanjuti berbagai aduan dan permasalahan dari masyarakat 

“NTB Care kita luar biasa. Tak kenal lelah berjibaku membantu masyarakat kita yang memerlukan bantuan,” ungkap Gubernur, Kamis (24/03/22).

NTB Care sendiri merupakan kanal pengaduan yang dapat memudahkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai keluhan dan kondisi lingkungan di sekitarnya kepada pemerintah. 

Aduan-adunan tersebut dapat dilaporkan melalui aplikasi NTB Care dan sosial medianya, seperti Facebook. 

BACA JUGA: Asdeksi Adakan Workshop Penyusunan LKPJ Kepala Daerah

Keberadaan NTB Care sebagai mata dan telinga Gubernur dan Wakil Gubernur NTB dengan cepat dapat menangkap, memahami dan merespon berbagai aduan masyarakat secara langsung. 

Sehingga pemerintah daerah dan para stakeholders terkait dapat dengan mudah mengetahui kondisi warganya, dan segera tanggap menyelesaikan pengaduan yang disampaikan. ***

 




Sambut Ramadhan, Bank NTB Cabang Tanjung Gelar Yasinan

Untuk sambut Ramadhan, tiap hari Jum’at dilakukan pengajian dan membaca surat Yasin atau yasinan digelar di Kantor PT. Bank NTB Syariah Cabang Tanjung

TANJUNG.lombokjournal.com ~ PT.Bank NTB Syariah Cabang Tanjung, Lombok Utara gelar pengajian menyambut bulan Suci Ramadhan 1443H atau membaca Al Quran Surat Yasin bersama-sama segenap karyawan muslim di lingkungan kantornya, Jum’at (25/03/22) pagi.

“Setiap hari Jum’at,  pengajian dan membaca surat Yasin atau yasinan biasanya digelar di Kantor PT. Bank NTB Syariah Cabang Tanjung,” kata Umarta, SH, Branch Manager. 

Kegiatan Tadarusan Al-Qur’an/yasinan adalah agenda rutin PT. Bank NTB Syariah setiap hari Jum’at pagi.

Kegiatan ini dinamakan Jum’at mengaji di seluruh kantor (Kantor Pusat, Kantor Cabang dan Cabang Pembantu) secara serentak dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan 1443 H

PT Bank NTB Syariah Cabang Tanjung dan Cabang Pembantu Pamenang yang ada di Kabupaten Lombok Utara, kegiatan dipusatkan di Musholla PT Bank NTB Syariah Cabang Tanjung.  

BACA JUGA: Adeksi Adakan Workshop Penyusunan LKPJ Kepala Daerah

Rangkaian acara dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Bapak Husni (DBM KC tanjung).

 Kegiatan serupa dilakukan bukan di saat bulan jelang bulan puasa saja, namun diadakan setiap hari Jumat. 

Dalam perjalanan kegiatan sudah sudah tamat/ khatam 2 juz dan ikhtiarkan sampai dengan akhir tahun bisa khatam alqur’an 30 juz

Umarta, menjelaskan pengajian dan membaca Surat Yasin bersama 73 karyawan karyawati PT. Bank NTB Syariah, Cabang Tanjung dan Pamenang dan biasanya kata dia, acara juga diisi dengan ceramah agama.

“Tapi kita tidak sampai acara ceramah, jelang karena kalau itu tergantung kondisi karena bersamaan dengan waktu pelayanan nasabah. Ceramah biasanya akan membahas menjalani ibadah puasa,” katanya.

Dia menambahkan acara pengajian tersebut  saat ini untuk menyambut bulan suci Ramadhan, disamping mengirim doa kepada orang-orang tua yang telah meninggal.

Mohon keselamatan kepada Allah SWT disamping mempererat kekeluargaan baik dengan karyawan,Keluarga maupun kerabat lain, ujarnya.

Umarta, mengungkapkan, di Kantor yang dipimpinnya hanya ada kegiatan pengajian maupun yasinan yang digelar pada setiap Hari Jum’at, terlebih lagi saat menyambut bulan suci Ramadhan tahun ini.

“Kita mohon Ridho Allah Yang Maha Esa atas Rahmat serta karuniaNya pula kita masih bisa bertemu di bulan yang mulia ini,” kata Umarta. 

BACA JUGA: Forum Konsultasi Publik RKPD 2023 Dinas Kominfotik NTB

Ia mengatakan, pengajian juga dimaksud mohon keselamatan, kesehatan baik dalam menjalankan Ibadah Puasa serta dalam tugas. 

Menurutnya, khusus di PT. Bank NTB Syariah Cabang Tanjung, tradisi mandi keramas di sungai atau kali sudah kurang, paling cuma pengajian saja.***