Desainer dan Pengrajin Harus Ikuti Tren Fesyen Kekinian
Desainer dan Pengrajin NTB harus mengikuti tren fesyen kekinian dari sebuah produk agar bisa memenangkan persaingan pasar.
MATARAM.lombokjournal.com ~`Pesan tersebut disampaikan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj. Niken Saptarini Widyawati, dalam Seminar The New Beginning, Fashion Trend and Craft 2021/2022 yang dilaksanakan secara hybrid, di Gedung Graha Bhakti Praja, Kantor Gubernur, Sabtu (3/7).
“Karena saat ini, pasar melihat tren untuk memenuhi keinginannya, seperti model fesyen dari produk yang dihasilkan perajin kain tenun,” ujar Hj. Niken.
Apalagi NTB memiliki potensi kekayaan warisan budaya yang berlimpah, mulai dari tenun, sarung, hingga songket, yang dirancang menjadi produk fesyen.
“Seperti model pakaian, tas, sepatu, hijab dan banyak produk lainnya,” jelasnya.
Selain itu, mengikuti perkembangan fesyen merupakan salah satu cara untuk tetap mempertahankan kekayaan warisan leluhur ini.
“Kita tidak ingin kekayaan budaya seperti tenun, hanya kita yang nikmati, tapi dapat dipakai semua orang bahkan dunia. Yang terpenting akan menjadi warisan anak dan cucu kita,” tutur Hj. Niken.
Sementara itu, narasumber dari Indonesia Fashion Chamber, Tedinang, menyampaikan komitmennya memajukan fesyen di Indonesia termasuk di NTB.
“Karena NTB ini memiliki kekayaan tenun atau songket yang kaya, ini dapat menginspirasi dan menginovasi untuk tren fesyen,” kata Tedinang.
Karena memiliki ragam tenun dan songket, NTB dapat menjadi model fashion center dunia. Karena menurutnya daerah ini memiliki banyak potensi sumber daya alam dan potensi sumber daya manusianya.
“Harus mendunia, kita bisa,” ujarnya dihadapan puluhan pelaku industri Ekraf, UMKM Ekraf, designer dan pengrajin se-NTB, baik yang ikut offline maupun online.
edy
Potensi Sumber Daya Alam Melimpah, NTB Terbuka Bagi Investor
Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki potensi sumber daya alam yang berlimpah, baik yang sudah dikelola maupun yang belum. NTB membuka pintu selebar-lebarnya untuk investor.
MATARAM.lombokjournal.com ~ “Kami welcome terhadap investor yang ingin datang berinvestasi di NTB,” kata Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah, saat menerima audiensi PT. Menara Langit Subada terkait pengembangan pariwisata dan tourism di NTB, di aula pendopo, Jumat (2/7).
Hj. Sitti Rohmi Djalilah
Menurut Sitti Rohmi, semua proses perizinan dan administasinya sangat muda dan tidak berbelit-belit. Banyak sektor yang memiliki prospek bagus untuk investasi dan sangat menjanjikan ke depannya.
Selain Geopark Rinjani yang telah mendunia dan dapat menjadi pusat edukasi, pemberdayaan masyarakat serta sejarah, ada juga potensi industri, apalagi di pulau Sumbawa tepatnya di kabupaten Sumbawa Barat yang sedang dibangun smelter.
“Termasuk destinasi wisata super prioritas di Mandalika sebagai lokasi MotoGP. Itu semua sektor yang harus terus digarap dan dikelola,” tandas Sitti Rohmi.
Co-Operating System PT. Menara Langit Subada, Hendra Nova, menyambut baik kemudahan berinvestasi di NTB yang baru saja disampaikan oleh wagub.
Pihaknya sangat tertarik men-support kegiatan-kegiatan pariwisata dan tourism Geopark Rinjani, apalagi sudah diakui oleh UNESCO.
“Kami ingin bangun kerjasama yang saling menguntungkan,”kata Hendra.
Daerah penyangga Geopark Rinjani, dapat dihadirkan sport tourism, seperti running, hiking, treking, dan surfing. Sedangkan di ajang MotoGP nanti, kami tawarkan transportasi jet speed, mobil dan lain-lain. Ini dalam rangka mendukung dan menyambut event dunia ini.***
edy
PPKM Darurat Jawa-Bali, Polisi Perketat Pintu Masuk ke NTB
Jajaran Polres Lombok Barat, Polda NTB, memperketat semua pintu masuk ke NTB, terkait PPKM Darurat (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), di beberapa daerah Jawa-Bali.
LOBAR.lombokjournal.com ~ Salah satunya adalah akses masuk di Pelabuhan Penyeberangan Lembar dan Pelabuhan Pelindo III Gilimas Lembar.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Lembar, Ipda Irvan Surahman, mengatakan, langkah ini diambil bersama dengan pihak terkait, untuk mengantisipasi dampak PPKM Darurat di Pulau Lombok, Jumat (7/2).
“Diprediksi bahwa, selama pemberlakuan PPKM darurat di Jawa-Bali, banyak masyarakat memilih ke Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa,” ungkapnya.
Di mana, Pelabuhan Lembar tidak hanya sebagai akses masuk Pulau Lombok, namun juga hingga Pulau Sumbawa, sehingga pemeriksaan lebih diperkat lagi.
“Melakukan pemeriksaan orang dan barang, pemeriksaan surat kendaraan dan surat keterangan Rapid Test Antigent bagi penumpang, untuk memastikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ucapnya.
Bila ditemukan tidak memiliki surat keterangan tersebut atau surat sudah kadaluarsa, maka langsung diambil tindakan oleh pihak terkait di pelabuhan.
“Dilakukan Rapid Test ulang, bila tidak maka akan dikembalikan ke pelabuhan asal, jika ditemukan positif terkonfirmasi covid-19, langsung dilakukan isolasi sementara, yang selanjutnya ditangani oleh dinas terkait,” ujarnya.
Penyebaran Covid-19 yang sangat cepat di beberapa daerah di Indonesia, membuat pihaknya bersinergi untuk memaksimalkan langkah pencegahan.
“Sebagai langkah antisipasi, dan pengketatan dalam pemeriksaan ini, tidak hanya berlaku bagi penumpang, namun untuk semua pengguna jasa penyeberangan, termasuk mobil logistik yang tiba di pelabuhan,” katanya.
Selain itu, pemeriksaan barang juga juga menyasar senjata tajam, bahan peledak, narkoba, serta barang berbahaya yang dilarang lainnya.
“Sampai saat ini Penyeberangan masih terpantau normal, namun demikian langkah ini akan dilakukan secara berkelanjutan, dengan bersinergi dengan pihak-pihak terkait,” tandasnya.
Turnamen Catur Mi6, Gubernur Zul Ikut Bertanding
Turun di Babak Awal Turnamen Catur Mi6, Gubernur yang bertanding melawan Lahmudin Blank hanya bertahan 14 Menit
MATARAM.lombokjournal.com ~ Turnamen Catur Antar Kita Plus yang digelar Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 telah dimulai Jumat (02/07/21). Dengan diikuti oleh 30 peserta, dan turnamen itu secara resmi dibuka oleh Gubernur NTB H Zulkieflimansyah.
“Ini menjadi tradisi yang bagus. Catur ini bisa sampai skala kecil di tengah masyarakat. Biaya yang dikeluarkan juga tidak terlalu besar, namun silaturahminya yang sangat terasa,” kata Gubernur.
Ketua Percasi NTB, HM Syamsul Luthfi
Baambang Mei F
Gubernur Zul sendiri ikut berpartisipasi dalam turnamen. Orang nomor satu di NTB ini langsung bertanding di babak awal dengan melawan Lahmudin Blank. Terlihat betul, Gubernur sangat menikmati pertandingan. Sesekali, Gubernur juga nyeletuk yang disambut dengan gelak tawa para peserta yang juga sedang bertanding.
Gubernur tengah menjalankan bidak caur
Namun, perjalanan Gubernur di turnamen ini harus terhenti di babak awal dalam pertandingan yang berlangsug selama 14 menit. Gubernur yang memegang bidak catur hitam, memulai langkah pertama pukul 15.18 Wita, dan sudah harus menuntaskan pertandingan setelah skakmat dari lawan pada pukul 15.32 Wita.
“Saya terakhir megang catur saat masih SD soalnya,” canda Gubernur yang diikuti gelak tawa hadirin.
Turnamen Catur Antar Kita Plus yang digelar Mi6 ini memang bukan ajang bagi para pecatur profesional. Sebanyak 30 peserta turnamen yang bertanding adalah para penggemar olahraga catur. Namun mereka sehari-harinya adalah para politisi, aktivis, dan juga para jurnalis. Ketua Percasi NTB yang juga Anggota DPR RI HM Syamsul Luthfi juga hadir dan ikut bertanding pula.
“Menang itu gampang. Mengalah yang susah,” kata Gubernur.
Bang Zul sapaan akrabnya mengatakan, olahraga catur sebagai salah satu media silaturahmi yang paling bisa diminati oleh berbagai kalangan. Dia mengaku bukan kali pertama ikut berpartisipasi dalam turnamen serupa.
Dia meyakini sepenuhnya, turnamen yang digelar Mi6 tersebut membuktikan betapa olahraga semakin meningkatkan keakraban dan kekompakan.
Gubernur mengatakan, manusia sekarang menjadi pandai terbang karena belajar dari burung. Manusia pandai berenang karena belajar ikan. Namun, tantangan sesungguhnya adalah bagaimana manusia bisa belajar menjadi manusia.
Nah, kata dia, silaturahmi melalui turnamen catur yang digelar Mi6 adalah salah satu cara bagaimana saling memanusiakan.
Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto mengemukakan, pihaknya menggelar turnamen Catur Antar Kita Plus memang sebagai bentuk silaturahmi dalam rangka meningkatkan tali persaudaraan di masa pandemi.
Itu sebabnya, turnamen mengangkat tema silaturahmi untuk membangun energi positif di tengah pandemi.
“Turnamen ini untuk menjalin kesebersamaan dan memanusiakan di era pandemi. Kita menghadapi situasi yang sulit selama pandemi. Dengan turnamen ini, paling tidak kita memiliki semangat optimisme,” kata Didu, sapaan akrab Bambang Mei.
Didu juga begitu antusias dengan kehadiran Gubernur Zul yang telah memberikan atensi di dunia olahraga khususnya catur. Kehadiran Gubenur yang membuka turnamen yang berlangsung di Sekretariat Friends of The Earth M16 tersebut kata Didu, menjadi spirit yang tak ternilai.
Sementara Ketua Percasi NTB HM Syamsul Luthfi mengemukakan, turnamen yang digelar Mi6 adalah wadah menjalin ukhuwah dan tali persaudaraan.
“Ini bagian yang tidak terpisahkan untuk menjalin tali silaturahim merajut kebersamaan,” katanya.
Turnamen ini juga kata polisiti Partai Nasdem ini, membuktikan bagaimana kecintaan para peserta yang merupakan para aktivis pergerakan, jurnalis, dan politisi, begitu mencintai olahraga. Kecintaan pada olahraga juga bagian dari salah satu cara membangun daerah.
Pertandingan Eksibisi
Pada hari Jum’at (02/06) tadi malam, di tengah berlangsungnya permainan peserta, atlet catur NTB yang sudah lolos ke Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua, Yeyen Rarabafah, secara khusus datang ke arena pertandingan.
Pecatur putri pertama NTB yang mencetak sejarah dengan lolos ke PON ini menggelar pertandingan simultan melawan tiga peserta turnamen.
Yeyen hadir dengan didampingi Ketua Kontingen PON NTB H Mori Hanafi dan Ketua Percasi NTB.
Turnamen sendiri memperebutkan sejumlah hadiah yang disiapkan Mi6. Digelar di masa pandemi, turnamen berlangsung dengan protokol kesehatan yang ketat.
Panitia menyiapkan masker bagi peserta yang tak membawa masker. Juga menyiapkan cairan sanitasi tangan atau hand sanitizer.
Me
Lombok Sumbawa Cantik Apa Adanya, Gitu Saja Tak Perlu Ribet
Lombok dan Sumbawa adalah pulau yang cantik dan punya daya tarik wisata alami. Promosi wisata tak perlu banyak dipoles, wisatawan sudah tentu langsung jatuh hati dengan kekayaan alam, adat, dan budayanya.
MATARAM.lombokjournal.com ~ Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meminta Dinas Pariwisata dan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) mempromosikan wisata dengan cara yang lebih simple, segar, dan lebih milenial.
Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah saat mengikuti Rapat Koordinasi Pariwisata, secara daring di pendopo gubernur, Jumat (2/7).
“Apa kunci promosi wisata kita? Jawaban sederhana dikemas bukan dengan manipulasi karena kita sudah cantik apa adanya,” jelas gubernur.
Zulkieflimansyah menghimbau Dispar dan BPPD bisa lebih dekat dengan pelaku wisata, seperti Hotel Bintang 4 atau 5 ke atas untuk tahu permasalahan real yang tengah dihadapi, sehingga pemprov bisa membantu menuntaskan permasalahan tersebut.
Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi, memaparkan Kebijakan Program Dinas Pariwisata NTB, di antaranya menetapkan daerah wisata yang merupakan zona hijau bagi Wisatawan.
Dengan diikuti CHSE atau Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan) dan Vaksin pada Restoran dan Hotel dengan diperkuat adanya peraturan gubernur terkait hal tersebut. Selain itu juga disediakan hotel untuk isolasi, rumah sakit untuk Rapid Test dan insentif untuk pelaku wisata.
“Hal tersebut disusul dengan penataan kawasan wisata, perbaikan dan pembangunan fasum, serta estetika dan kebersihan destinasi wisata,” jelas Yusron.
Sementara itu, mengemas event-event yang ada juga menjadi pertimbangan, seperti, meningkatan kualitas event, ekonomi kreatif (ekraf) masuk hotel dan destinasi wisata, membuat ekraf day dan pembangunan panggung kreasi.
Sedangkan publikasi dan pemasaran pariwisata akan dikembangkan melalui sosial media, famtrip, kerjasama media, publikasi outdoor, dan media gathering.
diskominfotikntb
Rencana Rapid Test Gratis Bagi Wisatawan ke NTB
Rencana Rapid Test Gratis Bagi Wisatawan ke NTB adalah salah satu upaya untuk menarik wisatawan datang ke Nusa Tenggara Barat (NTB) di tengah pandemi.
MATARAM.lombokjournal.com ~ Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah, saat mengikuti Rapat Koordinasi Pariwisata bersama Dinas Pariwisata NTB dan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) secara daring, di pendopo gubernur, Jumat (2/7).
Menurut gubernur, Rapid Test tersebut nantinya dapat dibeli melalui Hepatika Medical Laboratory yang memproduksi Rapid Test asli buatan NTB. Hal tersebut juga dapat memberikan manfaat bagi industralisasi yang tengah berkembang di NTB dan dampaknya akan kembali ke masyarakat itu sendiri.
“Dari pada menggelontorkan dana untuk program yang belum tentu mendatangkan wisatawan, kenapa tidak memberikan insentif bagi wisatawan dengan strategi menggratiskan Rapid Test misalnya,” jelas Zulkielimansyah.
Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi, memaparkan Kebijakan Program Dinas Pariwisata salah satunya menetapkan sejumlah area yang merupakan zona hijau, yang aman dikunjungi wisatawan selama pandemi.
Zona Hijau bagi wisatawan tersebut diikuti dengan CHSE dan Vaksin pada pelaku pariwisata, restoran dan hotel dengan diperkuat adanya peraturan gubernur. Selain itu, ada disediakan hotel untuk isolasi serta penyediaan lokasi Rapid Test yang mudah.
Sementara itu, Kepala BPPD NTB, Ari Garmono, mendukung penuh usulan tersebut. Ia berharap peraturan gubernur terkait zona hijau bagi wisatawan bisa dipercepat agar wisatawan bisa merasa aman datang ke NTB.
“Pergub terkait green zone semoga bisa dipercepat agar wisatawan percaya NTB benar-benar aman dikunjungi,” tandasnya.
diskominfotikntb
Catur Sebagai Media Silaturahmi di Masa Pandemi Covid-19
Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Zulkieflimansyah mengatakan bahwa olah raga catur sebagai salah satu media silaturahmi yang bisa diminati oleh berbagai kalangan.
MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB turut berpartisipasi dalam kegiatan Turnamen Catur Antar Kita yang diselenggarakan oleh Lembaga Kajian Sosial dan Politik, M16, dengan tema “Silaturahmi Membangun Energi Positif Melawan Pandemi Covid-19”, di Sekretariat Friends of The Earth M16 , Jum’at (02/07).
H. Zulkieflimansyah
“Ini menjadi tradisi yang bagus, catur ini bisa sampai skala kecil di tengah masyarakat, biaya yang dikeluarkan juga tidak terlalu besar, namun silaturahminya yang sangat terasa,” ujar, Bang Zul, sapaan akrabnya.
Bang Zul yang sering kali mengikuti turnamen catur berharap agar olah raga ini semakin meningkatkan keakraban dan kekompakan.
Senada dengan dengan hal tersebut, Direktur M16, Bambang Mei Finarwanto, mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk silaturahmi dalam rangka meningkatkan tali persaudaraan di masa pandemik.
“Kegiatan ini untuk menjalin kebersamaan dan memanusiakan, di era pandemi covid. Kita menghadapi situasi yang sulit, dengan kegiatan ini paling tidak kita memiliki semangat optimisme,” tutur Bambang.
Bambang juga begitu antusias dengan kehadiran Gubernur NTB yang telah memberikan spirit bagi seluruh peserta, dan memberi atensi di dunia olah raga, khususnya catur.
“Kehadiran Gubenur NTB Menjadi spirit bagi kita semua, bahwa beliau memiliki kepedulian, atensi terhadap dunia olah raga khususnya olah raga catur, kita hidup perlu berfikir seperti sedang bermain catur,” ungkapnya.
ser@diskominfotik
Baiq Nuraini Cahaya Anwari, Bocah 2,5 Tahun, Tenggelam di Kolam Penampung Air
Karena ditinggal bapaknya ke sawah tanpa penjaga, Baiq Nuraini tenggelam di kolam penampungan air
LOTENG.lombokjournal.com ~ Baiq Nuraini Cahaya Anwari, bocah perempuan berusia 2,5 tahun, tertimpa nasib malang.
Gara-gara bocah itu ditinggal bapaknya pergi ke sawah, Nuraini ditemukan meninggal dunia di kolam penampungan air pinggir sawah di Dusun Tegal Desa Kateng Kecamatan Praya Barat, Kamis (1/7/2021).
(alm) Baiq Nuraini Cahaya Anwari
Dalam keterangan yang disampaikan pada media, Kapolres Lombok Tengah AKBP Esty Setyo Nugroho, SIK melalui Kapolsek Praya Barat AKP Hery Indrayanto,SH menjelaskan, kejadian naas yang menimpa bocah itu terjadi sekitar pukul 09.00 Wita.
Saat itu korban ditinggal oleh bapaknya untuk mengecek sawahnya. Sang ayah, Lalu Mustafa (45) meninggalkan Baiq Nuraini yang masih kecil bersama kakaknya M Khairul Luthfi yang berusia 10 tahun.
Tapi menyerahkan tanggung jawab ke bocah tentu banyak resikonya.
“Luthfi meninggalkan adiknya seorang diri,” jelas Kapolsek Praya Barat.
Kapolsek mengungkapkan, Luthfi meninggalkan adiknya bermain sendiri di pinggir kolam untuk melihat orang memanen semangka tidak jauh dari lokasi kejadian.
Ketika Luthfi sampai di sawah tempat orang memanen semangka itu, seorang warga Hj. Almin kaget karena Luthfi datang seorang diri.
“Hajah Almin seketika itu juga berlarian mencari korban Baiq Nuraini, namun tidak kunjung menemukan korban,” kata Kapolsek..
Selang beberapa saat kemudian, Hj Almin berteriak histeris melihat tubuh korban sudah tenggelam secara telungkup di kolam penampungan air di pinggir sawah..
“Ayahnya saat itu juga menolong anaknya dengan cara memompa bagian dada, namun Baiq Nuraini tidak berhasil diselamatkan dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Kapolsek menegaskan, pihaknya tidak menemukan adanya unsur tindak pidana kekerasan.
“Keluarga korban menerima kejadian itu secara ikhkas, dan membuat surat pernyataan menolak otopsi yang diketahui oleh Kepala Desa Kateng,” jelas Kapolsek.
@ng
Talenta Digital Ditargetkan Kominfo 100 Ribu di Tahun 2021
Sebagaimana arahan Presiden Jokowi, dalam perencananan transformasi digital, hadirlah program Digital Talent Scholarship (DTS) guna mempersiapkan SDM yang memiliki talenta digital.
MATARAM.lombokjournal.com ~ Hal ini tersampaikan dalam rapat pemantapan DTS 2021 di NTB bersama perwakilan Balitbang SDM Kemenkominfo Surabaya, di RRU Kantor Gubernur, Kamis (1/7).
Kepala BPSDMP Kominfo Surabaya Eka Handayani, SE, MM mengatakan, target Kementerian Kominfo pada tahun 2021 minimal 100.000 talenta digital di Indonesia dan Kementerian Kominfo sendiri menyiapkan jatah 14 ribu kuota untuk program DTS ini.
Pada DTS 2021 ada 9 academy yang akan diikuti. Diantaranya Fresh Graduate Academy, Vocational School Graduate Academy, Professional Academy, Thematic Academy, Digital leadership Academy, Digital Entrepreneurship Academy, Talent Sscouting Academy.
Government Transformation Academy sendiri dibagi menjadi 2 yaitu Regional Development Academy dan Leadership Digital Academy. Selain itu, DTS bekerja sama dengan mitra global tech, start up Indonesia, 90 mitra perguruan tinggi negeri (PTN).
Selanjutnya ada BUMN dan asosiasi yang semuanya sudah memiliki skema pelatihan, persyaratan dan waktu pelaksanaan. Dan masing-masing academy yang dilakukan secara gratis daring dan luring.
“Nilai tambah program DTS ini adalah peningkatan sosialisasi dan edukasi terhadap industri dalam pengembangan SDM digital. Industri digital ini ingin mengetahui program pelaksanaan DTS industri memberikan masukan terkait program DTS. Mengetahui pentingnya talenta digital yang bersertifikat, membangun kesadaran industri dalam memaksimalkan kemampuan alumni program DTS. Industri ini merekrut alumni program DTS magang, dan sebagainya dalam pengembangan SDM Digital Indonesia “ jelas Eka.
Salah satu program DTS dari 9 academy, yaitu Digital Entrepreneurship sudah dilaksanakan di NTB bagi 5 Kabupaten-Kota di Lombok dengan memulai usaha secara digital yang diperuntukan untuk siapa saja yang ingin mengikuti pelatihan usaha/UMKM bahkan yang baru memulai usaha.
“Dengan demikian diharapkan Diskominfotik NTB juga ikut bersinergi dalam mensosialisasikan program DTS di Provinsi NTB agar SDM yang ada di NTB semakin jago dalam mengolah bisnis mereka melalui digital marketing. Kemudian setelah kegiatan dilakukan terdapat program pasca pelatihan dalam mempersiapkan dan memfasilitasi peserta alumni DTS yang lolos kompetensi untuk masuk dalam dunia professional dalam bentuk assessment, soft skil dan pengembangan kompetensi bahasa Inggris,” ungkapnya.
Pertemuan Konsultasi Masyarakat Digelar Di Sambik Bangkol
Rencana Pelebaran Jalan Nasional ruas Pemenang, Bayan hingga Sembalun Bumbung, digelar pertemuan untuk memperoleh masukan masyarakat
KLU.lombokjournal.com ~ Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) menggelar Pertemuan Konsultasi Masyarakat (PKM) Survey DPPT rencana pelebaran jalan nasional ruas Pemenang, Bayan hingga Sembalun Bumbung, di Balai Desa Sambik Bangkol (Samba), Kamis (01/07/21).
Hadir Pejabat BPJN Wilayah NTB, Sekdes dan perangkat kewilayahan Desa Samba, serta masyarakat dari dusun yang kena dampak pelebaran jalan.
Dalam pertemuan itu Sekdes Samba, Hadianto yang newakili Penjabat Kepala Desa, menyampaian, Pemdes Samba menyambut baik dan mengapresiasi pertemuan konsultasi masyarakat yang diadakan BPJN.
Khususnya harapan pihak BPJN untuk memperoleh masukan dari masyarakat.
“Rencana pelebaran jalan ini konsekuensinya pada pengadaan tanah sesuai kebutuhan,” tuturnya.
Ia mengatakan, pelaksanaan pengukuran ruas jalan yang terkena pelebaran diharapkan tidak menemui kendala. Diharapkan pula, masyarakat memberikan tanggapan positif.
Pelebaran jalan nasional ruas Pemenang-Bayan-Sembalun Bumbung itu untuk memenuhi standar ukuran jalan nasional, diharapkan memberi dampak pada peningkatan konektivitas antarwilayah.
Menurut Sekdes, pelebaran jalan ini akan memberikan dampak positif bagi urat nadi perekonomian masyarakat.
“Mengingat jalan poros ini juga jalur logistik masyarakat. Jalur yang akan menghubungan sejumlah site objek wisata di KLU membutuhkan akses yang baik,” katanya.
Hadianto mempertegas, proyek pelebaran jalan ini akan berdampak pada masyarakat, khsususnya yang tanahnya terkena pelebaran jalan.
Namun ia berharap masyarakat menimbang secara positif terkait prospek kemanfaatan ke depan. Pelebaran jalan akan menunjang pembangunan perekonomian masyarakat Samba.
“Pemdes minta seluruh tahapan harus dilakukan secara terbuka, agar masyarakat dapat berperan serta. Proses pembebasan lahan pun bisa berjalan lancar dengan dukungan masyarakat,” pintanya.
Sebab rencana pembebasan lahan itu, tentu mempunyai dampak positif dan negatif.
Dampak positifnya, antara lain akses transportasi semakin lancar serta kegiatan ekonomi semakin bagus. Mengingat jalan yang akan dilebarkan itu termasuk jalur pariwisata.
Dampak negatifnya, rumah warga dan pertokoan masyarakat akan kena imbas akibat pelebaran jalan tersebut.
Jadi harapan positifnya, pelebaran jalan ini dapat menampilkan wajah baru bagi Samba. Serta membangkitkan gairah ekonomi warga dan akses sektor lainnya.
“Memang jalan berperan untuk urat nadi perekonomian sehingga penataannya mesti kita lakukan secara terpadu, agar berdampak baik di bidang ekonomi, sosial budaya dan lainnya,” kata Sekdes..