Bupati Lombok Utara Panen Perdana Padi Varietas Sertani

GANGGA.lombokjournal.com

Bupati Lombok Utara, H Djohan Sjamsu SH panen perdana Padi Varietas Sertani, di areal Perluasan Areal Tanam Baru (PATB) dan Irigasi Lahan Kering (ILK) di Dusun Sankukun Desa Segara Katon (26/4/2021).

Dikatakan, dari laporan panen hasilnya 2,6 ton dengan titik yang tidak standar, padi jenis ini memang cocok ditanam di daerah Lombok Utara.

Diharapkan ke depan,  banyak petani yang berminat dengan Varietas Sertani. Penyuluh pertanian supaya menyampaikan dan memberikan contoh padi Sertani ke daerah-daerah di KLU yang cocok ditanami

“Daerah kita ini adalah daerah kering. Kalau kita coba tanam tanaman pangan yang bisa kita kembangkan maka kita tugaskan penyuluh kita untuk penyuluhan petani supaya menanam padi. Dengan pertanian ini, ekonomi kita bagus, tidak terdampak oleh Covid-19,” tutur Bupati Djohan Sjamsu.

Ia mengajak untuk memanfaatkan lahan kering yang ada di wilayah KLU.

Selain itu, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan berpadu dengan membuat program menanam padi di daerah KLU dengan menggunakan pupuk organik yang dibuat oleh kelompok ternak.

Disebutkan pula oleh bupati dua periode ini, KLU sudah banyak kelompok-kelompok yang membuat pupuk organik.

Hadir dalam acara tersebut Dandim 1606/Lobar Kolonel Arm Gunawan SSos MT, Wakapolres Lotara Kompol Setia Wijatono SH, Kepala OPD, Kelompok Tani Silaq Ngiring serta tamu undangan lainnya.

Plt Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian, Evi Winarni MSi menyatakan, panen padi (kali ini) masuk perluasan areal tanaman baru yang masih berupa tegalan.

Perluasan areal ini secara keseluruhan seluas lima hektar, namun yang sudah diintervensi dengan perpipaan atau irigasi tertutup adalah 20 hektar, termasuk melakukan penempatan indeks tanaman.

“Tadinya lahan ini hanya ditanami perkebunan dan beberapa tanaman hortikultura. Sekarang ini, kita sudah bisa intervensi dengan tanaman pangan yaitu padi,” imbuhnya.

Usaha kelompok tani berbeda-beda. Ada yang kelompok ternak, kelompok tani, kelompok UMKM juga artinya kelompok tani begitu antusias terhadap program pemerintah. Jumlah ternaknya mencapai 160 ekor, sedangkan diantaranya betina 92 ekor.

“Petani belum melakukan penggemukan, baru produksi saja, jumlah anggota aktif perkebunan 36 orang, peternakan 56 orang perkebunan 70 orang dan 20 orang melakukan tanaman padi. Ada pula kelompok peternak madu, disamping peternakan,” urainya.

Ketua Kelompok Tani Silaq Ngiring Saha Priyanto mengatakan bersyukur setelah dibuatkan bendungan, sudah bisa bercocok tanam. Sebelumnya, kelompok petani anggotanya belum terpikir, lahan tersebut bisa ada air.

BACA JUGA: 

Mewakili kelompok petani yang dipimpin, ia berterima kasih kepada Pemda KLU dan jajarannya, khususnya Dinas PU yang telah memberikan jaringan perpipaan 9 KM ditambah lagi jaringan sekunder 1 KM dengan sejumlah 3 bak penampung yang dibangun.

“Alhamdulillah, petani kami antusias menanam dan panen perdana memang baru kali ini, dan baru kali ini juga kami menanam padi. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan dan juga Dinas PUPR,” kata Priyanto.

Acara diakhiri dengan panen perdana dan peninjauan pameran hasil pertanian oleh bupati. Diikuti tamu yang hadir, dengan tetap mematuhi Prokes Covid-19.

sap




Kebijakan Pusat Tangani Pandemi Harus Didukung Pemda

MATARAM.lombokjournal.com

Mendagri Tito menegaskan, dibutuhkan keseriusan dan kesungguhan semua pihak, dalam menuntaskan persoalan bersama, dalam penanganan Covid-19.

Pemerintah Daerah di seluruh tingkatan, harus satu frekuensi dalam memahami kebijakan yang diambil. Tujuannya, agar pada tataran implementasi, kebijakan Pemerintah Pusat dijabarkan dengan baik di tingkat daerah.

“Kalau Pemerintah Provinsi, kabupaten/kota tidak serius, (tidak) bersungguh-sungguh, dalam penanganan Covid-19, maka masalah nasional ini tidak akan pernah bisa kita atasi dan kita tuntaskan. Di sini tantangannya,” tuturnya.

Pandemi Covid-19 yang merupakan masalah nasional, bahkan global. Menempatkan penganut asas demokrasi sistem desentralisasi melalui otonomi daerah, seperti Indonesia, pada posisi penetapan formulasi dan pelaksanaan kebijakan yang harmonis antara Pemerintah Pusat dan daerah.

Bahkan, Mendagri menyebut, keseriusan Pemerintah Pusat dalam mengendalikkan pandemi harus didukung Pemerintah Daerah di semua tingkatan.

“Oleh karena itu saya minta, dalam konteks menghadapi pandemi Covid-19, kebijakan pusat dapat benar-benar dijabarkan dan disamakan oleh daerah sesuai dengan karakter daerah masing-masing, itulah menjadi tantangan kita,” tutupnya.

Pada peringati Hari Otonomi Daerah ke-25 tahun 2021, Mendagri yang didampingi Direktur Jenderal Otonomi Daerah, Akmal Malik, meresmikan tiga sistem aplikasi layanan yang dibangun Kemendagri.

BACA JUGA: 

Sistem aplikasi tersebut di antaranya Sistem Informasi Mutasi Daerah (Simudah), Sistem Elektronik Peraturan Daerah (e-Perda), dan Sistem Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Si-LPPD).

Ketiga sistem tersebut merupakan terobosan dari Direktorat Jenderal Otonomi Daerah untuk mengakomodasi urusan pemerintah daerah.

Misalnya, bagaimana aplikasi Simudah dapat membantu aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Daerah dalam mengurus mutasi.

Sehingga para ASN yang bersangkutan cukup mengunggah berkas persyaratan ke dalam sistem, tanpa perlu datang ke kantor Kemendagri.

Manikp

@kominfo

Baca hal;  1  /  2  /

Baca hal sebelumnya: Hari Otda ke-25, Momentum Gotong Royong Tangani Pandemi Covid-19




Hari Otda ke-25, Momentum Gotong Royong Tangani Pandemi Covid-19

MATARAM.lombokjournal.com

Pandemi Covid-19 masih menjadi tantangan terbesar bagi Pemerintah untuk mempercepat upaya penanganan Covid-19.

Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-25 merupakan momentum gotong royong antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan seluruh lapisan masyarakat melawan penyebarannya.

Lalu Gita Aryadi

Wakil Presiden RI, KH. Ma’ruf Amin minta Pemerintah Daerah meningkatkan gotong royong menangani penyebaran pandemi Covid-19, menegakkan protokol Kesehatan, serta tetap menjadi panutan bagi suksesnya program vaksinasi di seluruh pelosok daerah.

“Bangun semangat kerja dan tingkatkan kegiatan gotong royong di masa pandemi Covid-19,” harap Ma’ruf Amin.

Itu disampaikan Wapres saat membuka peringatan Hari Otonomi Daerah ke-25 secara virtual,  yang disaksikan Sekretaris Daerah, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si. mewakili Gubernur NTB, bersama unsur Forkopimda, dari Graha Bakti Kantor Gubernur NTB,  Senin (26/04/21).

Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 1996, yang ditandatangani 7 Februari menyebutkan, tanggal 25 April ditetapkan sebagai Hari Otonomi Daerah.

Peringatan Hari Otonomi Daerah tahun ini mengusung tema “Bangun Semangat Kerja dan Tingkatkan Gotong Royong di Masa Pandemi Covid-19 untuk Masyarakat Sehat, Ekonomi Daerah Bangkit dan Indonesia Maju”.

BACA JUGA: 

Dalam kesempatan itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian juga minta kebijakan dalam penanganan pandemi harus paralel dan dilakukan secara simultan.

Tantangan otonomi daerah adalah bagaimana kebijakan pusat dan daerah ketika menghadapi masalah nasional, seperti Covid-19. Maka perlu harmonisasi dan simultanisasi kebijakan yang paralel antar pusat dan daerah.

“Kita melihat Pemerintah Pusat saja bergerak dengan kecepatan penuh, dengan gas penuh, untuk menangani pandemi Covid-19, tidak akan pernah bisa sukses karena 50% mesin lain pemerintah ini ada pada Pemerintah Daerah provinsi kabupaten/kota,” tegas mantan Kapolri itu.

Manikp

@kominfo

Baca Hal:  1  /  2  /   Kebijakan Pusat Tangani Pandemi

 

 

 

 




Menjiplak juga Merugikan Diri Sendiri

MATARAM.lombokjournal.com

Menjiplak tidak pernah boleh — orang berhak mendapatkan pujian atas ide-idenya sendiri. Bagaimana perasaan Anda jika Anda telah bekerja keras pada sebuah makalah, dan orang lain mencoba untuk menganggapnya sebagai milik mereka?

Tentu saja, orang yang melakukan penjiplakan juga dirugikan oleh tindakan tersebut. Mereka kehilangan kesempatan untuk belajar dan mengembangkan kemampuan berpikir dan menulis mereka sendiri.

Bagaimana Anda bisa menghindari plagiarisme? Percaya atau tidak, mudah untuk menjiplak secara tidak sengaja dengan lupa mengutip sumber atau memparafrasakan secara buruk.

Selalu periksa kembali apakah Anda telah memasukkan kutipan dari orang lain dalam tanda kutip. Selain itu, pastikan Anda telah mengutip sumber baik di makalah itu sendiri maupun di halaman kutipan karya.

Terkait parafrasa, jangan hanya menyalin karya orang lain lalu mengubah beberapa kata. Sebaliknya, bacalah karya mereka dan luangkan waktu untuk memikirkan apa yang dikatakannya.

Anda perlu memahami ide sepenuhnya untuk memparafrasekannya dengan baik. Setelah Anda memikirkannya, jelaskan ide tersebut dengan kata-kata Anda sendiri. Dan jangan lupa mengutip karya yang Anda parafrase!

BACA JUGA:

Plagiarisme memiliki konsekuensi. Siswa dapat memperoleh nilai yang buruk dan mendapat banyak masalah di sekolah. Ketika orang dewasa melakukan plagiarisme, mereka bisa kehilangan pekerjaan. Mereka juga bisa menghadapi tuntutan hukum. Plagiarisme juga dapat merusak reputasi siapa pun.

Setiap orang harus mendapatkan pujian atas pekerjaan mereka sendiri. Lagi pula, ada banyak ide bagus yang beredar di kepala Anda!

BACA JUGA:

Kami pikir semua Wonder Friends kami memiliki pemikiran yang layak untuk dibagikan. Menempatkan ide-ide itu di atas kertas dapat membantu Anda mengembangkannya lebih jauh dan membagikannya kepada dunia.

Wonderopolis

Baca Hal:   1  /  2 

Baca hal sebelumnya: Apa Itu Plagiarisme atau Menjiplak?




Apa Itu Plagiarisme atau Menjiplak?

MATARAM.lombokjournal.com

Bayangkan: Ini hampir waktunya tidur, dan Anda telah mengerjakan laporan buku Anda selama berjam-jam. Anda hampir selesai. Yang perlu Anda lakukan hanyalah menulis kesimpulan yang sempurna.

Anda mencoba menemukan kata yang tepat saat ada ide lain yang muncul. Mengapa tidak hanya menyalin dan menempel paragraf kesimpulan dari artikel online tentang buku itu? Anda menulis sendiri sisa laporannya, jadi menyalin satu paragraf ini tidak apa-apa, bukan?

Salah! Itu adalah bentuk plagiarisme — tindakan menampilkan karya orang lain sebagai milik Anda. Saat ini, ada banyak sekali blog dan artikel online. Banyak siswa merasa tergoda untuk hanya menyalin karya orang lain dan menyerahkannya. Namun melakukan plagiarisme tidak pernah boleh.

Plagiarisme datang dalam berbagai bentuk. Yang kami gambarkan adalah plagiarisme langsung, yang terjadi ketika seseorang mengambil karya orang lain kata demi kata. Bentuk lainnya adalah plagiarisme tambal sulam.

Ini adalah saat seseorang menyalin bagian dari banyak artikel. Mereka menggabungkan semuanya untuk membentuk sebuah karya baru.

Parafrase yang buruk adalah bentuk lain dari plagiarisme. Beberapa orang berpikir mereka dapat meniru karya orang lain jika mereka mengubah beberapa kata atau memindahkan beberapa kalimat. Tapi itu tidak benar.

Tidak masalah untuk memparafrasekan ide orang lain, tetapi Anda harus menjelaskannya dengan kata-kata Anda sendiri. Anda juga harus menghargai orang lain dengan mengutip karyanya. Gagal mengutip sumber adalah cara lain untuk menjiplak.

Baca juga: 

Tahukah Anda bahwa Anda bahkan dapat menjiplak karya Anda sendiri? Itu benar! Itu disebut plagiarisme diri. Ini adalah saat seseorang mencoba memberikan kertas lama sebagai bagian yang sama sekali baru.

BACA JUGA: 

Selain itu, beberapa orang melakukan penjiplakan dengan membayar orang lain untuk menulis makalah untuk mereka. Itu tetap salah, meskipun orang lain tahu Anda menggunakan karyanya.

wonderopolis

Baca Hal:   1  /  Menjiplak juga Merugikan Diri Sendiri

 

 

 




Sampul Buku (Tidak Selalu) Menentukan Isinya

MATARAM.lombokjournal.com

Apakah Anda punya buku favorit untuk dibaca? Tentang Kisah Tenggelamnya Kapal Selam? Cerita  Perkawinan Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah? Atau buku lainnya, yang penting design sampulnya menarik, tebal yang melindungi buku favorit dari kerusakan?

Sekarang lebih banyak cara untuk membaca buku daripada sebelumnya. Selain perpustakaan dan toko buku tradisional, buku sekarang dapat dibeli secara online dan langsung diunduh ke semua jenis perangkat.

Anak-anak saat ini memiliki lebih banyak pilihan daripada yang dilakukan orang di masa lalu. Pilihan ini terkadang bisa membuat kewalahan. Dengan begitu banyak pilihan, bagaimana memilih buku yang akan Anda baca?

Saat Anda mencari buku baru, bisa jadi hal pertama Anda lihat adalah sampul bukunya.

Sampul buku seperti iklan. Ini seharusnya membuat Anda penasaran, memberi Anda gambaran isi buku itu, dan membujuk Anda melihatnya lebih dekat.

Manakah dari buku berikut yang pernah Anda baca? Apakah sampulnya berhasil menarik pembaca dan memberi mereka gambaran tentang isi buku itu?

Anda mungkin mendengar orang-orang memperingatkan agar tidak melakukannya. Peringatan ini biasanya berupa “Jangan menilai buku dari sampulnya”, “Anda tidak bisa menilai buku dari sampulnya”, atau “Jangan menilai buku dari sampulnya”.

Mengapa orang mengatakan kepada Anda untuk tidak menilai buku dari sampulnya? Ucapan ini adalah idiom. Artinya, Anda tidak boleh menilai nilai atau nilai sesuatu hanya berdasarkan penampilan luar.

Dalam kehidupan secara umum, ini adalah nasihat yang bagus. Penampilan dapat menipu. Sebelum Anda dapat membuat penilaian tentang nilai sesuatu, Anda perlu meluangkan waktu menyelidikinya sepenuhnya.

Perhatikan lebih dalam, lebih dekat. Anda mungkin terkejut dengan apa yang Anda temukan. Nilai sebenarnya tidak selalu terlihat jelas saat kita hanya melihat permukaannya.

Jika Anda banyak membaca, kemungkinan besar Anda akan menemukan buku yang tidak mengasyikkan seperti yang Anda kira berdasarkan sampulnya yang penuh warna dan menarik. Demikian pula, Anda mungkin pernah mengambil buku dengan sampul membosankan yang ternyata sangat bagus.

BACA JUGA:

Jadi pepatah lama memang berlaku berkali-kali: Anda tidak bisa serta merta menilai buku dari sampulnya.

BACA JUGA:

Jika Anda melihat buku yang sampulnya menarik bagi Anda, lihat lebih dekat. Mungkin ini akan menjadi favorit baru! Namun jangan lupa bahwa sampul yang kurang menarik, bukan berarti isinya tidak menyenangkan.

wonderopolis

 




MUI NTB Siap Dukung Pemberdayaan Ekonomi Ummat di KEK Mandalika

Kita siap mengawal, membina para petani dan peternak kita untuk memenuhi kebutuhan industri pariwisata dengan hasil produksi yang berkualitas, halal dan bersih

MATARAM.lombokjournal.com

Ketua Tim Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI NTB, Prof.Dr. H. Moh. Hasil Tamsil, M.Si., mengungkapkan bahwa MUI melalui programnya siap mendukung pengembangan dan pemberdayaan ekonomi ummat di Provinsi NTB.

Hal tersebut diungkapkannya ketika menemui Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd., di ruang kerja Wagub, Senin (26/4).

Dihadapan Wagub, Tamsil menjelaskan, bahwa Komisi Pemberdayaan Ekonomi Ummat (KPEU) MUI NTB ingin berbuat maksimal bagi pemberdayaan ekonomi umat, terutama di sekitar kawasan wisata superprioritas KEK Mandalika.

Ketua Tim Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI NTB, Prof.Dr. H. Moh. Hasil Tamsil, M.Si (kanan)

Dikatakannya, karena NTB dikenal sebagai kawasan wisata halal, oleh sebab itu MUI pusat memberikan perhatian serius terhadap pengembangan dan pemberdayaan ekonomi ummat di daerah ini. Sehingga dengan demikian NTB ke depannya bisa dijadikan sebagai contoh atau model pengembangan wisata halal bagi daerah lainnya di Indonesia.

“Pada intinya kita siap mengawal, membina para petani dan peternak kita yang menghasilkan produksi telur, daging ataupun sayur-mayur untuk memenuhi kebutuhan industri pariwisata dengan hasil produksi yang berkualitas , halal dan bersih.

Dengan keterlibatan kita seperti ini, merupakan wujud kepedulian kita untuk pemberdayaan ekonomi ummat,” pungkas Hasil Tamsil yang diamini seluruh anggota KPEU MUI NTB lainnya.

BACA JUGA:

Sementara itu, menanggapi program MUI tersebut, Wagub yang akrab disapa Ummi Rohmi, ini, mengungkapkan bahwa upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat atau ummat sejatinya telah menjadi program prioritas Pemprov NTB bersama pemerintah kabupaten/kota se-NTB.

Seperti bagaimana upaya mendorong pembangunan destinasi pariwisata super prioritas di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, di mana pada ekosistem ekonomi di kawasan tersebut masyarakat NTB diharapkan menjadi bagian dari pelaku usaha yang mendukung aktivitas industri pariwisata itu sendiri.

“Masyarakat tak hanya dijadikan penonton. Karena itu masyarakat kita dorong untuk turut terlibat dalam mendukung pengembangan kawasan wisata di KEK Mandalika. Caranya masyarakat bisa memenuhi kebutuhan sayur-mayur, daging, telur, industri kerajinan dan lain sebagainya agar masyarakat juga secara ekonomi bisa lebih berdaya,” kata Ummi Rohmi.

Demikian pula ketika membahas aktivitas riil ekonomi masyarakat NTB, dikatakan Wagub, meski usaha unggas dan ayam petelur di NTB sudah semakin bergeliat, namun kebutuhan akan telur ayam di NTB ini masih defisit kurang lebih 700 ribu telur. Karena itu melalui KPEU MUI NTB, masyarakat harus terus didorong untuk mengembangkan usaha ini guna memenuhi kebutuhan pangan NTB, terlebih di berbagai kawasan wisata.

“Masyarakat kita terus-menerus dibina dan dilatih agar kebutuhan sayur-mayur dan daging di NTB bisa dihasilkan lebih berkualitas dan bisa memenuhi permintaan industri pariwisata secara mandiri, harap Wagub.

Ia juga bersyukur, dampak Covid-19 di NTB tidak terlalu dikhawatirkan secara ekonomi, karena andalan ekononi NTB yakni sektor pertanian dalam arti luas masih menjadi basis yang bisa menopang ekonomi masyarakat.

“Bali yang hanya mengandalkan sektor unggulan pariwisatanya ternyata dampak ekonominya begitu besar bagi masyarakat. Kita bersyukur masih ada pertanian, pengembangan industri dan lainnya,” tutup wagub.

ikp@diskominfotik




Gubernur NTB Minta Bupati dan Wabup Sumbawa Fokus Tangani Pandemi dan Melayani Masyarakat

Kepemimpinan di era sosial media kian menuntut kehadiran pemerintah serta membuat pemimpin harus benar-benar melayani dan tidak bersikap feodal

MATARAM.lombokjournal.com

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc., Senin (26/04/21) melantik H. Mahmud Abdullah dan Dewi Noviani, sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Sumbawa masa bakti 2021-2026, paket terakhir Pilkada langsung di NTB berdasarkan SK Mendagri, di Ruang Graha Bakti Kantor Gubernur NTB.

Pada kesempatan itu, Gubernur mengingatkan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa tentang upaya penanganan pandemi Covid-19 yang harus terus diupayakan, selain bagaimana menentukan strategi yang baik agar pemulihan dan kebangkitan ekonomi di era pandemi dapat terjadi.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah memberi selamat pada Bupati dan Wabup Sumbawa yang baru saja dilantik

Demikian juga dengan tantangan di era sosial media, Gubernur yang akrab disapa Bang Zul, ini, mengungkapkan bahwa sekarang masyarakat membutuhkan pemimpin yang dapat melayani serta dapat lebih banyak meluangkan waktu dan mendengar keluhan masyarakat.

“Kepemimpinan dengan tantangan di era sosial media yang kian menuntut kehadiran pemerintah juga membuat pemimpin harus benar-benar melayani dan tidak bersikap feodal,” ungkap Bang Zul.

BACA JUGATNI Akan Mengangkat Kapal Selam KRI Nanggala-402

Sementara itu, selepas pelantikan, Bupati Sumbawa, H. Mahmud Abdullah mengatakan dalam penanganan pandemi, Pemkab Sumbawa sudah memiliki pengalaman yang baik dalam mengendalikan penularan Covid 19.

“Tentu penanganan pandemi yang sudah baik akan kita teruskan. Strateginya, penanganan ini akan kita kepung dan kerjakan bersama sama. Kalau tidak bergotong royong akan sulit,” ujar Bupati.

Terkait kinerja, dirinya dan Wabup sudah menyiapkan program 100 hari. Meski tak merinci, dalam target awal, pemerintahannya akan fokus menata kota.

Dalam hal menggenjot ekonomi masyarakat, infrastruktur jalan Kecamatan Batulanteh akan segera dikerjakan. Bupati mengatakan dengan banyaknya potensi di sana, kebutuhan masyarakat untuk akses jalan ini sangat mendesak.

Didampingi Ketua DPRD Sumbawa, Abdul Rafiq menyebut dana dari APBD sebesar 9 miliar sudah disiapkan, ditambah anggaran dari provinsi sebesar 17 miliar.

“Tinggal menunggu administrasi saja karena pemprov sudah punya keinginan untuk membantu pembiayaan,” terang Rofiq.

BACA JUGA: 

Dikatakannya, DPRD sangat mendukung dalam hal ini mengingat potensi Batulanteh dengan enam desa penghasil beragam komoditas seperti Desa Baturotok, Desa Tepal dengan alpukat, kopi dan kemiri serta desa lainnya.

jm




Jelang Munas, IKA Unram Gelar Silaturahmi Ramadhan

lombokjournal.com —

MATARAM :   Segenap alumni Universitas Mataram yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unram, menggelar buka puasa dan silaturahmi Ramadhan, Minggu (25/04/21) di De’ LaSirra Cafe, Kota Mataram.

Ketua Umum PP IKA Unram, Sirra Prayuna SH mengatakan, kegiatan di bulan Ramadhan seperti ini merupakan tradisi keluarga besar alumni Unram setiap tahun, terutama di saat bulan suci Ramadhan.

“Ini sudah tradisi PP IKA (Unram) bahwa setiap bula suci Ramadhan ada kesempatan untuk bertemu dan bersilaturahmi,” katanya.

Sirra mengatakan, tahun ini sedikit berbeda karena sebentar lagi IKA Unram akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke IV. Sehingga silaturahmi juga melibatkan panitia Munas dan jajarannya.

“Kami yakin panitia dan jajarannya telah berusaha maksimal untuk menyelenggarakan Munas ke IV IKA Unram mendatang,” ujarnya.

Sirra berharap, IKA Unram sebagai wadah para alumni Unram bisa menjadi perekat dan pemacu sinergitas antar alumni, di mana pun berada dan di sektor yang beragam.

Sinergitas dimaksud bukan hanya sekadar untuk pekerjaan atau bisnis pribadi semata, tetapi juga membangun jejaring yang kuat untuk turut berkontribusi positif bagi pembangunan daerah di NTB dan juga  secara nasional.

Sementara itu, Wakil Rektor III Universitas Mataram, Prof. Dr. Enny Yuliani mengapresiasi kegiatan silaturahmi Ramadhan yang digelar IKA Unram.

“Alhamdulilah kita bisa bertemu dan tatap muka dalam buka bersama dan persiapan Munas. Universitas Mataram turut mendukung Munas IV IKA,” ujarnya seraya menambahkan agar pada acara Munas diharapkan menghasilkan penetapan AD/ART , Program kerja, dan Terpilihnya Ketua Umum Unram secara terbuka.

Selanjutnya WR III Universitas Mataram menyoroti data base Alumni merupakan hal yang harus diselesaikan bersama, meskipun di UNRAM ada yang menangani hal tersebut yaitu UPT BKPK (Bimbingan Konseling dan Pengembangan Karier) serta Aplikasi PRIMA ( Portofolio Mahasiswa dan Alumni ), yaitu sebuah sistem yang dapat digunakan untuk mencatat riwayat mahasiswa dan Alumni.

“Ke depan, IKA UNRAM dapat membantu pelacakan Alumni agar potensi dan kapasitasnya terdata dengan baik,” imbuh Prof Enny Yuliani yang hadir disertai Kabag Kemahasiswa dan Alumni UNRAM , Farouk.

Transparansi Munas IKA Unram

Salah seorang alumni Unram, Lalu Aksar Ansori  yang juga Sekretaris PW NU NTB  berharap agar Munas IV IKA Unram berlangsung secara demokratis dan transparan.

“Sebab saat ini berkembang bahwa banyak alumni yang juga sudah merespons Munas IV IKA Unram ini. Mereka ingin maju dan mengelola IKA Unram. Tentu saja kami berharap Munas bisa berjalan terbuka dan transparan,” tutur pria yang juga Mantan Ketua KPU NTB .

Aksar mengatakan, saat ini panitia pelaksana semua kegiatan Munas kali ini adalah jajaran pengurus IKA Unram yang masih menjabat. Sehingga ia berharap transparansi dan keterbukaan tetap diutamakan.

“Kita berharap panitia yang terbentuk itu sudah saatnya semua perangkat yang kira-kira dibutuhkan dibuka saja. Sehingga alumni yang ingin maju bisa ikut berkompetisi dengan baik,” tukasnya.

Sementara Alumni UNRAM lainnya yakni Umar Ahmad Seth dan Suhardie Pram yang saat ini keduanya menjabat Komisioner Bawaslu NTB berharap,  jajaran panitia menyiapkan semua dokumen penunjang Munas seperti misalnya AD/ART, PO, formulir pendaftaran, LPJ dan lain-lain.

“Tiga dokumen awal itu harus tersampaikan pada masyarakat alumni Unram untuk diketahui,” kata Suhardie .

Menurut Umar, saat ini ada beberapa isu krusial yang menjadi perbincangan di kalangan alumni Unram terkait Munas. Misalnya, terkait tatacara atau sistem pencalonan dan sistem pemilihan. Hal ini perlu disosialisasikan lebih masif lagi sebelum jadwal Munas digelar.

“Sebenarnya sistem itu sudah diatur dalam AD/ART akan tetapi hal itu perlu disosialisasikan agar diketahui dan agar masing-masing alumni yang ingi maju, bisa mempersiapkan diri,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua dan Sekretaris Panitia Munas IKA UNRAM, Lalu Athari Fathulah dan  Amri Nuryadi menjamin Munas IV IKA Unram yang berlangsung tanggal 29 – 30 Mei 2021 mendatang demokratis dan transparan.

Pihaknya sendiri mendorong para alumni untuk ikut maju dalam pemilihan Ketum IKA Unram periode selanjutnya.

“Karena IKA Unram organisasi terbuka dan demokratis , tentu siapa pun alumni punya hak dan peluang yang sama untuk maju dalam gelaran Munas nanti,” tukas Athari yang diamini Sekjend PP IKA Unram, Cukup Wibowo.

Sementara itu dalam acara buka puasa bersama dan silaturahmi ramadhan PP IKA Unram hadir sejumlah Alumni antara lain Dr Satrijo Saloko dosen, Yatik Kahar, ASN yang tinggal disumbawa besar , Ismail Marzuki, Humas Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma), Rahmanuddin, Hedon, keduanya aktivis pergerakan dan lainnya.

Me




TNI Akan Mengangkat Kapal Selam KRI Nanggala-402

lombokjournal.com

Dipastikan 53 awak Kapal Selam KRI Nanggala-402 telah gugur, dan badan kapal tenggelam di Perairan Utara Bali dengan kedalaman 838 meter.

TNI memutuskan akan mengangkat badan kapal selam KRI Nanggala 402 meski untuk melaksanakannya harus meminta bantuan dunia.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala Staf TNI AL (KSAL), Laksamana Yudo Margono menegaskan, akan mengupayakan bantuan dari negara-negara lain untuk evakuasi badan kapal selam Nanggala.

“Pemerintah Indonesia akan berkoordinasi dengan International Submarine Escape and Rescue Liaison Office (ISMERLO) untuk mengupayakan langkah selanjutnya,” ujar Hadi dalam konferensi pers, Minggu (25/04/21), dikutip dari YouTube Kompas TV.

“Hal ini diperlukan karena untuk mengevakuasi KRI Nanggala-402 tentunya diperlukan kerja sama internasional,” jelasnya.

Kepala Staf TNI AL (KSAL), Laksamana Yudo Margono juga menegaskan pihaknya akan meminta bantuan pemerintah terkait proses evakuasi KRI Nanggala-402 tersebut.

“Kita akan berusaha untuk mengangkat kapal ini, walaupun dengan kedalaman 838 meter tadi,” katanya. Di dalam organisasi ISMERLO, ada rekan-rekan kita dari luar yang menawarkan ini, tambah Yudo.

BACA JUGA: Panglima TNI Pastikan, Awak Kapal Selam KRI Nanggala-402 Gugur

Kata Panglima, terkait itu perlu keputusan pemerintah, dan ia akan mengajukan ke Panglima TNI secara berjenjang ke atas. Kalau sudah ada keputusan, baru upaya pengangkatan kapal dilakukan.

Rr