Pesan Gubernur, Kawanbaiker’s Indonesia dan Lombok Harus Beri Manfaat pada Masyarakat

Lahirnya Kawanbaiker’s karena sebuah kepedulian

LOBAR.lombokjournal.com

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah mengukuhkan  Komunitas motor Kawanbaiker’s Indonesia dan Kawanbaiker’s Lombok di Hotel Mascot Senggigi Kabupaten Lombok Barat, Minggu (17/01/21).

Lombok ditunjuk menjadi daerah pertama yang mengadakan deklarasi sebelum deklarasi tingkat nasional yang akan dilakukan dalam waktu dekat. Karena itu, acara tersebut mengusung tema “Dari Lombok Untuk Indonesia”.

Dalam momentum itu, Gubernur berpesan agar komunitas Kawanbaiker’s dapat memberikan manfaat yang luas kepada masyarakat. Sesuai dengan namanya, Gubernur berharap Kawanbaiker’s dapat menebar kebaikan dan rasa persaudaraan ke seluruh penjuru Indonesia.

“Dengan hadirnya Kawanbaiker’s, kita dipersatukan bukan karena warna mata, warna kulit, bentuk rambut, tetapi karena keinginan untuk berbuat baik kepada sesama kita,” ucap Gubernur yang akrab disapa Bang Zul tersebut.

Bang Zul menyebut jika keberagaman yang dimiliki Indonesia bukanlah sebuah kelemahan, melainkan sebuah kekuatan yang amat besar dimiliki oleh bangsa.

“Oleh karena itu, deklarasi dari Lombok NTB ini bukan kebetulan, karena kalau bapak dan ibu jeli, NTB itu berada ditengah Indonesia persis. Oleh karena itu, mudah-mudahan kita di pusat Indonesia dan NTB kita mampu menyebarkan harapan, mendistribusikan keinginan baik ini keseluruh penjuru Indonesia,” harap Bang Zul.

Sebelumnya, Founder Kawanbaiker’s, Wuwuh Setiawan menyebut, lahirnya Kawanbaiker’s karena sebuah kepedulian. Akhir-akhir ini banyak muncul komunitas-komunitas motor yang kerap mengedepankan ego dan kepentingan pribadi dalam menjalankan kebersamaannya.

“Kawanbaiker’s lahir dari sebuah perjalanan yang tidak pendek dan mudah. Lebih dari dua tahun, satu persatu personil yang berkumpul disini mulai bersatu dalam sebuah frekuensi hati yang sama,” ungkap Wuwuh.

Dengan pendeklarasian hari ini, Ia mengajak seluruh personil Kawanbaiker’s untuk menyebarkan gerakan bikers yang mengutamakan prinsip kebaikan.

“Mari mulai kita gaungkan, gerakan bikers dalam prinsip berbuat baik, dari Lombok untuk Indonesia, jangan pernah lelah untuk berbuat baik,” ajaknya.

Deklarasi tersebut kemudian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur NTB.

Kegiatan tersebut dihadiri Inspektur Provinsi NTB, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi NTB dan juga Ketua Umum Kawanbaiker’s.

Rr/Biro Adpim




Menparekraf Apresiasi Poltekpar Lombok, Berharap Terus Cetak SDM Kepariwisataan Unggul

Poltekpar sebagai lembaga pendidikan yang khusus mencetak SDM di bidang pariwisata, diingatkan harus terus meningkatkan mutunya

LOTENG.lombokjournal.com

Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno menekankan pentingnya sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkualitas, untuk sebuah destinasi pariwisata berkelas internasional, seperti Lombok, NTB.

Ia mengapresiasi kinerja Politeknik Pariwisata Negeri Lombok (Poltekpar Lombok) sebagai salah satu lembaga pendidikan kepariwisataan di bawah Kemenparekraf yang sudah turut mencetak SDM kepariwisatan di NTB.

Menparekraf Bincang bareng Gubernur Zul

“Ke depan Poltekpar Lombok harus bisa meningkatkan mutu dan menyesuaikan dengan perubahan zaman dimana memanfaatkan teknologi dan digitalisasi,” kata Menparekraf Sandiaga Uno, Sabtu (16/01/21) dalam acara bincang bareng di Poltepar Lombok, Lombok Tengah.

Acara bincang bareng bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  Sadiaga Uno dihadiri Gubernur NTB Zulkiflimansyah, Sekertaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kereatif ibu N.W Giri Adnyani dan Plt Direktur Poltekpar Lombok, Herry Rachmat Widjaja.

Sandiaga mengatakan, SDM sangat penting untuk menopang pariwisata. Tidak hanya event pariwisata tetapi SDM yang handal menjadi faktor penting majunya pariwisata.

Ia berpesan agar dalam Menyambut Moto GP di mandalika Poltekpar sebagai lembaga pendidikan yang khusus mencetak SDM di bidang pariwisata harus terus meningkatkan mutunya.

“Sehingga SDM yang akan terjun nanti bisa memberikan pelayanan terbaik dan berkelas internasional,” katanya.

Sandiaga juga menyampaikan bahwa setrategi pengembangan pariwisata ialah 3G. Yakni GERCEP atau Gerak Cepat, GEBER – Gerak Bersama, dan GASPOL – Garap Semua Potensi Lapangan Kerja.

“Selain itu untuk mencapai sasaran target pengembangan pariwisata maka diperlukan inovasi, adaptasi dan kolaborasi semua pihak,” tukasnya.

Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah mengatakan, untuk memajukan pariwisata tidak cukup hanya dengan membangun infrastruktur fisik yang megah.

“Infrastruktur non fisik seperti peningkatan kapasitas SDM pariwisata sangat penting dalam dunia pendidikan. Karena itulah kinerja Poltekpar Lombok ini sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Gubernur Zul berharap ke depan lulusan dan para alumnus Poltekpar Lombok bisa mengambil ruang dalam berkontribusi di sektor kepariwisataan NTB.

“Dengan pembangunan infrastruktur saja tanpa serius dalam pengembangan SDM yang berkualitas itu percuma. Karena SDM adalah elemen yang sangat penting dalam peningkatan pariwisata di NTB,” katanya.

Sebelumnya, acara bincang bersama itu dibuka dengan pemaparan atau laporan dari PLT Direktur Poltekpar Lombok Herry Rachmat Widjaja.

Dalam laporan itu, Herry menyampaikan capaian Poltekpar Lombok semenjak berdirinya di tahun 2016 hingga saat ini. Termasuk bahwa Poltekpar Lombok sudah melaksanakan wisuda bagi lulusan perdana di perguruan tinggi kepariwisataan itu.

“Kami sangat senang dan mengapresiasi pak Menteri yang sudah berkenan berkunjung dan melihat langsung perkembangan Poltekpar Lombok,” katanya.

Herry mengatakan, Poltekpar Lombok akan terus berupaya dan berikhtiar memberikan yang terbaik dalam hal menciptakan SDM kepariwisataan yang bermutu dan unggul, untuk menunjang sektor pariwisata NTB dan juga nasional.

Dalam kunjungan ke Poltepar Lombok, Menparekraf Sandiaga Uno bersama Gubernur NTB H Zulkiefliemansyah dan jajaran, juga sempat meninjau Edu Hotel sebagai tempat praktik mahasiswa di Poltekpar Lombok.

Menparekraf dan rombongan juga berinteraksi dengan mahasiswa yang memiliki usaha.

Sandiaga bahkan memberi beberapa tips untuk sukses dalam menjalankan usaha dan memotivasi para mahasiswa dalam berwirausaha.

Aya




Jurnalis Punya Peran Bawa Pesan Moral, dan Menangkal Hoaks

LOBAR.lombokjiurnal.com

Pers disebut-sebut sebagai pilar demokrasi yang ke empat, yang memiliki peran dan fungsi menyampaikan pesan moral dan kebenaran kepada publik.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda NTB, Najamuddin Amy.,S.Sos,M.Si saat mewakili Gubernur pada acara Hari Jadi yang ke-4 Media Suara Rinjani di Senggigi, Sabtu (16/01/21).

“Teman-teman jurnalis itu memiliki fungsi dan peran membawa pesan moral dan kebenaran, serta menangkal hoaks” tutur Najamuddin.

Namun, penyampaian pesan kebenaran tersebut berbeda-beda caranya, antara satu media dengan media lainnya. Media Suara Rinjani ini memiliki ciri khas dalam menyampaikan pesan yang ramah lingkungan.

“Ada empat akhlak yang dicontohkan rasul, akhlak kepada Allah, akhlak kepada orang tua, akhlak kepada sesama dan akhlak kepada lingkungan. Suara Rinjani ini ramah kepada lingkungan, wartawan Suara Rinjani membawa pesan-pesan yang ramah lingkungan,” jelasnya.

Ia menambahkan, membawa pesan moral, pesan yang baik bagi bangsa adalah salah satu bagian dari tugas mulia seorang jurnalis.

Dengan membawa pesan-pesan yang baik, bisa mendatangkan manfaat yang banyak, baik bagi media itu sendiri maupun orang atau kelompok orang yang mendapatkan pesan baik tersebut.

Menurutnya, jurnalis yang memiliki tugas yang hampir sama dengan Nabi dan Rasul, juga bisa meniru cara mereka dalam menyampaikan pesan maupun masukkan terhadap orang ataupun organisasi pemerintahan yang dirasa keliru dalam melaksanakan tugasnya.

“Cara kita menyampaikan kritikan dan saran yang benar, bisa meniru cara Nabi atau Rasul dalam menyampaikan pesan dari Tuhan,” ujarnya.

Tanpa adanya jurnalis dan media, pemerintah tidak dapat memberikan kabar baik kepada masyarakat .Ia mengajak para jurnalis dan media untuk ikut serta dalam membangun NTB ini menjadi provinsi yang lebih baik.

“Tanpa teman-teman media, NTB ini tidak akan bisa mengabarkan hal-hal yang baik yang sudah dilakukan sebagai ikhtiar kita membangun NTB ini, menjadi sangat baik jika sinergi antara pemerintah dan media terus dibangun,” kata Najam.

Rr/Biro Admin




Wisata  Pemandian di ‘Bunut Ngengkang’

Lokasi wisata ini berada persis di hutan Sesaot, Lombok Barat

MATARAM.lombokjournal.com

Libur panjang selama pandemi Covid-19 rupanya banyak masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk menikmati destinasi wisata Alam . Salah satunya, wisata pemandian yang baru dibuka  “Bunut Ngengkang” yang terletak di Daerah Sesaot Lombok Barat, NTB.

Wisata alam yang berada di Desa Buwun Sejati dusun Aik Nyet Gubuk bajur Lombok barat Narmada dan berjarak 15 kilo dari Kota Mataram ini tampak ramai, Minggu (17/01/2021).

Terlebih lagi, suasana yang sejuk membuat mereka nyaman dan betah berlama-lama meski mandi di Bunut Ngengkang.

Tidak perlu merogoh kocek yang terlalu dalam, sebab untuk masuk ke lokasi pemandian harganya begitu ramah. Pengunjung hanya cukup membayar uang masuk sebesar Rp.2 ribu per orang dewasa dan untuk anak -anak di Gratiskan.

Suasana alamnya begitu terasa, sebab lokasi wisata ini berada persis di hutan sesaot, Lombok Barat. Sehingga, air yang cukup dingin dan begitu jernih dan bersih.

“Tempatnya begitu asri, jadi nyaman untuk ke sini sama bersama teman-teman. Apalagi ada aliran sungainya juga yang airnya jernih dan segar itu yang membuat saya datang untuk yang ke tiga kalinya,” ujar Nimas salah satu pengunjung. .

Begitu juga dengan apa yang disampaikan Fitriah, Ia mengungkapkan berwisata di Pemandian Bunut Ngengkang bisa menenangkan pikiran sejenak dari rutinitas pekerjaan.

“Lokasinya yang asri membuat saya suka liburan ke sini, ya karena kondisi alamnya masih hijau. Apalagi tiket masuknya cuma dipungut Rp.2 ribu dan gratis untuk anak saya ,” tuturnya.

Pengelola obyek wisata setempat, Darmawan , mengatakan sejak  pandemi memang kunjungan di tempatnya meningkat.

Jika hari biasanya hanya puluhan kAmi bisa mencapai ratusan pengunjung sehari.

“Dibanding hari-hari biasanya, pengunjung pada liburan kali ini lebih ramai. Walaupun biasanya, kalau pas hari Minggu pasti banyak yang datang,” jelasnya.

Darmawan menyebut hasil dari kunjungan wisatawan 60 persennya di alihkan untuk pembangunan Masjid Al-ikhlas Buwun sejati dan 40 persennya diserahkan untuk pengelola dan Desa.

Kendati demikian, meski banyak yang datang pihaknya meminta protokol kesehatan tetap diperhatikan. Sebab, seperti yang diketahui wabah COVID-19 masih mengancam.

“Protokol Covid tetap dilaksanakan yakni pengunjung wajib menggunakan Masker dan tidak berkerumun,” tutur Darmawan.

Aya




The BADJIGUR BLUEGRASS Presentasi Lagu Album SEVENIUM PRE MILENIUM

Komunitas ER-KA-EM (Rumah Kucing Montong) yang dimotori Ary Juliant , selalu punya agenda yang perlu terus disimak. Selama tiga hari berturut-turut, dan berakhir hari Sabtu (16/01/21), menyelenggarakan Pekan ER-KA-EM, menggelar pemutaram film-film Iran, diskusi musik hingga presentasi album musik  

MATARAM.lombokjournal.com

Bertandang di komunitas ErKaEm selalu menangkap denyut semangat kreatif yang tak putus-putus. Ada nuansa saling memberi semangat, ada kepercayaan bahwa kreativitas (dalam kesenian) merupakan upaya memperbaiki kualitas hidup.

Itu juga yang tersirat dalam Pekan ErKaEm, Pada hari terakhir agenda Pekan ErKaEm itu didahului dengan pembacaan puisi oleh Julia Arungan, guru sekolah dasar di Nusa Alam yang saat mahasiswa dikenal aktif di Teater Putih FKIP Universitas Mataram.

Julia Arungan

Paris

Sabtu sore itu, pekan ErKaEm berakhir dengan presentasi musik Ary Juitant & The BADJIGUR BLUEGRASS yang hadir membawakan musiknya pada sesi musik kamar. Ary dan kawan-kawannya (Arif Prasojo, Wawan Wardaya dan Aditya) membawakan 7 lagu lama karya Ary Juliyant (1987 – 2006) yang diaransemen ulang di Studio ARIFTONE-nya Arif Prasojo.

Itu juga bagian dari progres garapan album baru nya SEVENIUM PRE MILENIUM  produksi FOLKOPI Rec AJ&F / ARIFTONE. Album itu berisi tujuh lagu; OVERHANG (Ary Juliyant),  DOWN IN TIMIKA ROADS ( Ary Juliyant), SALAM.KEPADA IKAN- IKAN.(Ary Juliyant),  AKU TIDAK TIDUR, MANIS (Ary J/ Kartawi/ Ammy K),  DELAPAN BARIS HUJAN GERIMIS (Ary Juliyant), KEPUNAHAN (Ary Juliyant), dan NYANYIAN DEWI (Ary Juliyant).

Oseng

Meski sore itu yang dipresentasikan hanya tiga lagu, antara lain Panjat Tebing, Delapan Baris Hujan Gerimis, dan satu lagu renungan tentang hutan di Papua, suara Ary dan musik The Badjigur Buegrass yang unik nyerempet keroncong menyentuh telinga dan rasa kemanusiaan penonton di ErKaEm sore itu..

Dan yang menarik dari Ary Juliyant adalah tetap konsisten dengan semangat gerilya keseniannya. Karena itu ia mengesampingkan dan menolak terjerumus dalam industri seni.

“Saya tidak menolak industri, tapi apakah mungkin misalnya industri musik membiarkan seniman tetap bebas dan utuh dengan ekspresi musiknya,” kata Ay Juliyan.

ka-es.




Peluncuran Buku ‘Dakwah Nusantara’, TGB Mengobarkan Persaudaraan dan Persatuan

Sangat cocok dengan keberagaman di Indonesia. Rasa persaudaraan dan persatuan harus terus dijunjung tinggi dan menjadi hal yang sangat penting

MATARAM.lombokjournal.com

TGB. Dr. KH. Muhammad Zainul Majdi atau akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) dalam tiap dakwahnya selalu mengobarkan persaudaraan dan persauan,

“Memang kita sadari betul, ini sangat dibutuhkan oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kita cintai,”  kata Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah.

Ummi Rohmi

Tuan Guru Bajang

Hal itu dikatakan Wagub yang akrab disapa Ummi Rohmi saat mengikuti acara Launching dan Bedah Buku “Dakwah Nusantara Tuan Guru Bajang – Islam Wasathiyah Vol.1″ di Ballroom Islamic Center NTB, Sabtu (16/01/21).

Launching atau peluncuran buku dakwah TGB yang diharapkan t bermanfaat bagi seluruh kalangan. Dan diharapkan lahirnya buku itu memberikan inspirasi bukan hanya bagi masyarakat NTB saja, tetapi juga Indonesia dan dunia.

Dikatakan Ummi Rohmi, buku ini memang dihajatkan agar yang biasa menikmati isi dari dakwah Tuan Guru Bajang tidak hanya hadir pada saat beliau dakwah, tetapi seluruh masyarakat juga bisa membaca buku ini.

“Dari generasi ke generasi, yang Insya Allah akan memberikan manfaat yang jauh lebih besar,” tuturnya.

Buku “Dakwah Nusantara Tuan Guru Bajang – Islam Wasathiyah Vol.1” juga dikatakan Wagub sangat cocok dengan keberagaman di Indonesia. Rasa persaudaraan dan persatuan harus terus dijunjung tinggi dan menjadi hal yang sangat penting.

Umi Rohmi mengaku bangga karena Provinsi NTB dapat terus menjaga keharmonisan dan kerukunan di tengah keberagaman agama, suku dan lain sebagainya.

Ia minta seluruh lapisan masyarakat dapat terus merawat dan menjaga hal tersebut untuk bersama-sama menjadi kekuatan di dalam membangun daerah.

“Alhamdulillah, NTB dari waktu ke waktu bisa menjaga persatuan dan persaudaraannya. Baru-baru ini kita dapat Harmony Award, menunjukan bahwa di NTB ini persatuan, persaudaraan, keguyuban terus bisa kita jaga, kita wujudkan dari waktu ke waktu,” kata Umi Rohmi.

Pesan-pesan kebaikan

Peluncuran buku “Dakwah Nusantara Tuan Guru Bajang – Islam Wasathiyah Vol.1” juga mendapatkan pujian dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Boy Rafly Amar.

Melalui media daring, Boy Rafly Amar menilai buku yang diluncurkan tersebut memiliki banyak pesan-pesan kebaikan. Khusus kepada generasi muda.

Disebutnya, buku ini mengajarkan bahwa selain memiliki ilmu dan skill yang tinggi, hal yang tak kalah penting adalah harus bermodalkan nilai-nilai agama yang luhur. Begitu juga dengan pentingnya menjaga tali silaturahim yang selalu dicontohkan oleh Tuan Guru Bajang.

“Banyak pesan-pesan tentang silaturahim dengan para ulama, dakwah akademik dan  menjaga adab di ruang publik,” jelas Boy Rafly Amar.

Ia kemudian berharap buku ini kelak dapat membentuk generasi muda yang hebat, yang tentunya akan menjadi para calon pemimpin bangsa di masa depan.

“Buku ini sudah sepatutnya disebarluaskan kepada generasi muda Indonesia, supaya pesan-pesan kebaikan yang disampaikan oleh beliau dalam buku ini dapat terus terawat dan diamalkan,  diimplementasikan kepada para generasi muda Indonesia sebagai calon pemimpin bangsa di masa yang akan datang,” harap Boy Rafly .

TGH M. Zainul Majdi yang hadir saat itu mengatakan, salah satu cara mencintai NKRI adalah berkeliling hingga ke penjuru-penjuru Indonesia. Hal inilah yang dilakukannya saat melakukan dakwah nusantara.

“Teori-teori, kemudian petuah-petuah, tentang membangun kecintaan kepada Indonesia itu akan dapat kita rasakan, dapat kita saksikan secara langsung, ketika kita membangun silaturahim,” ujarnya.

TGB mengucapkan terima kasih pada semua pihak yang berkontribusi lahirnya buku “Dakwah Nusantara Tuan Guru Bajang – Islam Wasathiyah Vol.1” .

Acara ini dihadiri jajaran Forkopimda NTB, sejumlah Kepala OPD, Tokoh Agama baik secara langsung maupun virtual dan perwakilan ponpes serta sejumlah lembaga keagamaan.

Rr/BiroAdpim




50 Rumah Penginapan Dekat Lokasi MotoGP, Dipuji Menparekraf Sandiaga  

Pembangunan penginapan rumah warga ini menggambarkan kedekatan pemerintah dengan masyarakat

LOTENG.lombokjournal.com

Usai meninjau persiapan rumah warga di Desa Gerupuk Lombok Tengah yang yang disiapkan sebagai  penginapan untuk wisatawan yang akan menyaksikan perhelatan MotoGP Mandalika 2021, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno memuji desain penginapan milik warga itu.

Menparekraf Sandiaga yang didampingi Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, menilai penginapan rumah warga yang sederhana itu terlihat mewah tanpa mengurangi nuansa local.

Bahkan Sandiaga berencana akan menginap di tempat ini pada kunjungan berikutnya.

“Ini konsepnya cantik ya, next trip kesini kita nginap satu malam,” tutur Menteri yang akrab disapa Bang Sandi, Sabtu (16/01/21).

Mendengar itu, Gubernur Zulkieflimansyah tak mau kalah, mengatakan juga berencana ingin menginap di homestay rumah warga ini, ingin mendahului Menpar.

Namun dijawab dengan santai oleh Bang Sandi dengan jawaban candaan.

“Gubernur (menginap) di masjid aja,” candanya disambut tawa Gubernur.

Bang Sandi mengungkapkan, konsep penginapan ini sangat tepat sekali dengan fasilitas yang lengkap namun dengan harga terjangkau. Pembangunan penginapan rumah warga ini menggambarkan kedekatan pemerintah dengan masyarakat.

Ia memastikan akan menginap satu malam sebelum perhelatan MotoGP Mandalika digelar.

“Ini adalah infrastruktur yang berkeadilan karena masyarakat bersama pemerintah membangun fasilitas rumah swadaya,” terangnya.

Kementerian Pariwisata, akan membantu mendorong masyarakat untuk  melakukan promosi melalui digital, mengingat penginapan ini sangat penting bagi wisatawan yang akan menyaksikan event Internasional tahun ini.

“Pemasaran harus pakai digital, nanti kita akan fasilitasi, karena lintasan MotoGP sangat dekat sekali dari sini, pasti akan ramai sekali” tuturnya.

Total penginapan rumah warga yang ada di Desa Gerupuk ini sebanyak 50 rumah penginapan, dan keseluruhan yang tersedia di Kuta Mandalika adalah 300 unit rumah penginapan.

Desa Gerupuk ini juga akan dilengkapi dengan spot sepeda, spot lari, sunset point, serta sarana penjualan suvenir.

Untuk menunjang akses ke Desa Gerupuk, Balai Jalan Bina Marga akan membangun jalan sepanjang 17,36 km di sekitar Desa Gerupuk.

Rr/BiroAdpim




Event Pariwisata Akan Digelar Tiap Bulan Untuk Sambut MotoGP bulan Oktober-November 2021

Masyarakat diajak meningkatkan hasil kerajinan, seraya tetap menjaga kebersihan, keamanan, kenyamanan dan kelestarian lingkungan

MATARAM.lombokjournal.com

Sebelum event MotoGP digelar  pada bulan Oktober-Nopember mendatang, maka setiap minggu dan se

Tiap bulan akan digelar event untuk menggeliatkan kehidupan pariwisata dan ekonomi kreatif masyarakat.  Rencana itu untuk menyambut event MotoGP yang berlangsung bulan Oktober-November 2021.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno menegaskan itu  di KEK Mandalika, Lombok Tengah – NTB, Jumat (15/01/21).

Didampingi Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc, Menparekraf Sandiaga meninjau Desa Wisata Bile bante, Kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah. Sandiaga juga meninjau Desa Sukarara sebagai sentra kerajinan tenun Lombok, juga berkeliling di kawasan KEK Mandalika .

“Sektor pariwisata harus mampu memutus mata rantai pengangguran, harus mampu meminimalisir kemiskinan.” tegas Sandiaga.

Ia mengungkapkan, tak hanya pariwisata dan ekonomi kreatif saja yang menjadi perhatian. Tetapi juga kelestarian lingkungan.

Karena itu, Menparekraf mengajak masyarakat untuk bangkit, dan juga terus meningkatkan hasil kerajinan, seraya tetap menjaga kebersihan, keamanan, kenyamanan dan kelestarian lingkungan.

Di KEK Mandalika, Menparekraf Sandiaga bersama Gubernur Dr. Zul, dan rombongan sempat  berkeliling di lintasan sirkuit menggunakan sepeda motor listrik buatan putra-putra NTB.

Saat itu, ia mengapresiasi atas upaya-upaya percepatan pembangunan KEK Mandalika termasuk di dalamnya pembangunan lintasan untuk gelaran MotoGP.

“Dengan adanya Sirkuit Mandalika diharapkan dapat mengembangkan pariwisata berbasis olahraga (sport tourism),” ujarnya.

Daftar cadangan

Indonesia diketahui masuk daftar cadangan untuk penyelenggaraan ajang balap MotoGP 2021. Karena itu, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) terus mengebut pengerjaan Sirkuit Jalan Raya Mandalika di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika. Didukung view Pantai Mandalika yang indah dan eksotik.

Ditegaskan Menteri Sandiaga, pergelaran MotoGP yang sedang diperjuangkan untuk diselenggarakan di Sirkuit Mandalika Kabupaten Lombok Tengah, diharapkannya memicu kebangkitan ekonomi daerah sekitar.

“Saya ingin MotoGP ini bukan hanya sekedar infrastrukturnya saja yang terbangun tetapi juga sumber daya manusianya agar mereka bisa dengan cepat memanfaatkan peluang untuk membuka lapangan kerja,” ujar mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.

Gubernur NTB Dr.H.Zulkieflimansyah membenarkan, Presiden Jokowi telah memberikan arahan kepada Menparekraf untuk mensukseskan event MotoGP.

Kementerian Pariwisata, selain mensukseskan MotoGP, akan membuat event-event besar sebelum MotoGP. Menurutnya, salah satu cara mendongkrak perekonomian masyarakat adalah dengan memperbanyak event yang melibatkan masyarakat.

Menyinggung keberadaan motor listrik, jelas Gubernur di hadapan Menparekraf, motor listrik ini merupakan produk kreatif anak muda NTB.

Motor listrik hadir di NTB sebagai salah satu langkah menghadapi gelaran MotoGP di Lombok. Moment MotoGP juga sebagai unjuk kompetensi atas kemampuan anak-anak muda kreatif NTB untuk bisa bersaing dengan dunia luar.

Pada kesempatan tersebut, Menparekraf menyerahkan bantuan toilet terbaik untuk KEK Mand alika. Toilet ini diklaim sebagai toilet paling lengkap dan juga terbaik jika dibandingkan dengan toilt-toilet di sejumlah destinasi wisara Indonesia.

her@diskominfotik




BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Gotong Royong Sukseskan Vaksinasi Covid-19

BPJS Kesehatan telah mendukung layanan vaksinasi Covid-19 dengan menyiapkan aplikasi Primary Care Vaksinasi (P-Care Vaksinasi)

MATARAM.lombokjournal.com

Direktur Utama Badan Penyeleggara Jaminan Sosisal (BPJS) Kesehatan, Fachmi Idris mengimbau masyarakat ikut menyukseskan Program Vaksinasi Nasional sebagai upaya pengendalian Covid-19.

Dengan contoh Presiden Joko Widodo yang perdana disuntik vaksin Covid-19, masyarakat tak perlu lagi khawatir ikut serta disuntik vaksin Covid-19.

“Bapak Presiden  sudah divaksinasi, ini artinya vaksin sudah jelas terbukti aman dan halal,” kata Fachmi, Jumat (15/01/21)

Karena itu, program vaksinasi akan didukung penuh dengan sumber daya yang dimiliki. Selain itu BPJS Kesehatan ikut memberikan informasi kepada masyarakat, agar lebih paham tentang keharusan dan pentingnya vaksinasi.

“Kami mengimbau masyarakat juga terus bergotong royong bersama mengatasi pandemi Covid-19,” ajak Fachmi.

Dan juga diingatkan, meski masyarakat sudah divaksinasi namun harus tetap menjaga protokol Kesehatan. Hal ini penting dilakukan, demi melindungi diri, keluarga, dan orang-orang sekitar.

Dalam Program Vaksinasi Nasional, BPJS Kesehatan telah mendukung layanan vaksinasi Covid-19 dengan menyiapkan aplikasi Primary Care Vaksinasi (P-Care Vaksinasi).

Aplikasi P-Care Vaksinasi merupakan bagian terintegrasi dari Sistem Satu Data Vaksinasi Covid-19. Ini akan mendukung proses pencatatan dan pelaporan pelayanan vaksinasi di fasilitas kesehatan.

BPJS Kesehatan sudah mensosialisasi terkait vaksinasi itu di akhir 2020, khususnya kepada Dinas Kesehatan serta fasilitas kesehatan (Faskes) agar pelaksanaan vaksinasi Covid-19 berjalan dengan lancar.

Lebih lanjut dijelaskan, saat ini sebanyak 13.341 fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia sudah terintegrasi dengan P-Care Vaksinasi.

Data hasil input P-Care Vaskinasi akan terintegrasi pada tabulasi dan dashboard Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN).

“Data hasil layanan vaksinasi tersebut diharapkan dapat membantu Pemerintah dalam upaya pengendalian Covid-19 dan menyukseskan Program Vaksinasi Nasional,” kata Fachmi Idris.

BPJS Kesehatan mengapresiasi atas kepercayaan Pemerintah pada BPJS Kesehatan, agar turut berkontribusi dan bertanggung jawab dalam pelaksanaan vaksinasi. Khususnya penggunaan aplikasi P-Care Vaksinasi.

Diiharapkan, sinergi bersama antara Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Kesehatan, PT Telekomunikasi Indonesia, PT Biofarma, serta pemangku kepentingan lain yang terlibat dalam penyelenggaraan program vaksinas,i makin solid dan terus terjalin.

Kepercayaan ini memberikan motivasi kepada BPJS Kesehatan terus berkontribusi bagi bangsa dan negara.

“Apalagi sebelumnya Pemerintah telah mempercayakan kepada BPJS Kesehatan untuk melakukan verifikasi klaim pemberian pelayanan Covid-19, ” tutur Fachmi.

Rr

 

 

 




Sandiaga Uno Ingin Kerajinan Tangan Siap Sambut MotoGP

Kata Gubernur, Kementrian Pariwisata selain mensukseskan MotoGP, tentu akan membuat event-event besar sebelum MotoGP

LOTENG.lombokjournal.com

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno meninjau kerajinan di Desa Sukarara, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah pada Jum’at (15/01/21).

Ia mengaku bangga dengan kerajinan tangan masyarakat Sukarara. Menurutnya, kerjinan tangan tersebut harus tetap dilestarikan, terlebih dalam menyambut Event MotoGP tahun ini.

Sandiaga Uno

“Oleh Presiden, saya sudah ditugaskan, sebelum MotoGP, setiap minggu akan ada event, setiap bulan akan tetap ada event,” ungkap Sandiaga Uno.

Meenurutnya, Pariwisata harus mampu memutus mata rantai pengangguran, harus mampu meminimalisir kemiskinan.

Tak hanya pariwisata, ekonomi kreatif dan kelestarian lingkungan harus tetap digerakkan oleh masyarakat.

Harapan Sandiaga, ke depan masyarakat harus bangkit, hasil kerajinan harus tetap meningkat. Itu semua harus diwujudkan Bersama.

Ia mengaku, kedatangannya ke NTB tidak hanya mengunjungi kerajinan tangan, namun sebagai salah satu wujud menjadikan Indonesia negara yang maju dan rakyatnya makmur.

“Melalui tempat ini, mari bersama kita wujudkan Indonesia berkah, adil makmur serta Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur,”tutup Sandiaga Uno.

Gubernur NTB Dr.H.Zulkieflimansyah yang menyertai kunjungan itu menyampaikan, Presiden Jokowi telah memberikan arahan kepada Menparekraf. Salah satu arahan Presiden adalah mensukseskan event MotoGP.

“Presiden telah memberikan arahan kepada Menparekraf, bahwa MotoGP akan terlaksana tahun ini (2021),” ungkap Gubernur dihadapan Sandiaga Uno.

Kementrian pariwisata, lanjut Bang Zul, selain mensukseskan MotoGP, tentu akan membuat event-event besar sebelum MotoGP. Karena menurutnya, salah satu cara mendongkrak perekonomian masyarakat adalah dengan memperbanyak event yang melibatkan masyarakat.

“Desa kita ini akan banyak dikunjungi oleh banyak orang, tentu itu semua akan mendongkrak perekonomian masyarakat,” ujar Gubernur.

Rr/Biro Adpim