HBK Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Kebakaran di KLU

Untuk tiap keluarga, masing-masing diberikan bantuan Beras 5 kg, Mie Instant 1 dus, Air Minum Kemasan 1 Dus, Minyak Goreng 1 liter, Telor Ayam 1 Trey, dan Kopi instans

lombokjournal.com —

Lombok Utara;   Musibah kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah di Dusun Lendang Galuh, Desa Sigar Penjalin, KLU pada hari Sabtu (03/10/20) malam mendapat atensi khusus Wakil Ketua Komisi 1  DPR RI, H. Bambang Kristiono (HBK).

Mendengar khabar musibah kebakaran di KLU, ‘Samurai Prabowo’ tersebut  langsung memerintahkan Tim relawan HBK Pedulinya untuk segera mendata dan menginventarisir kebutuhan para korban kebakaran, kemudian menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi para korban terdampak kebakaran.

“Mendapat berita musibah ini semalam, dari Bogor saya langsung perintahkan dan pimpin langsung Tim HBK Peduli untuk menyalurkan bantuan bagi para korban kebakaran di KLU. Saya juga sudah perintahkan para pengurus DPC Partai Gerindra KLU dan anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD KLU untuk semaksimal mungkin memberikan bantuannya kepada masyarakat terdampak, yang pastinya mengalami berbagai kesulitan,” kata HBK, Minggu (04/10/20) melalui keterangan tertulisnya.

Diketahui, kebakaran di Desa Sigar Penjalin menyebabkan sekitar 20 unit rumah penduduk ludes terbakar, termasuk satu Mushola.

Dan sedikitnya 101 Keluarga yang terdiri dari 270 jiwa terdampak kebakaran harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

HBK melalui Tim relawan HBK Peduli langsung bergerak Minggu (04/10/20) pagi ke lokasi musibah kebakaran dan mendata serta menginventarisir kebutuhan mendesak dan darurat para korban kebakaran.

Pada Minggu siang, Tim HBK Peduli membawa bantuan kemanusiaan untuk para korban kebakaran di tiga titik lokasi pengungsian di Desa Sigar Penjalin.

Bantuan tanggap darurat berupa paket-paket sembako diberikan untuk tiap keluarga, masing-masing Beras 5 kg, Mie Instant 1 dus, Air Minum Kemasan 1 Dus, Minyak Goreng 1 liter, Telor Ayam 1 Trey, dan Kopi instans.

Tim relawan HBK Peduli juga membawa bantuan family kits, baju layak pakai untuk para korban kebakaran yang sangat membutuhkan.

“Saya dan keluarga merasa sangat prihatin dengan musibah ini, dan berharap masyarakat para korban bisa tabah dan sabar menghadapi ujian musibah ini. Tim HBK Peduli tetap kita standby-kan dan memperhatikan kebutuhan para korban dan membantunya semaksimal mungkin,” ujar HBK.

HBK mengatakan, Tim HBK Peduli juga mengerahkan unit-unit Ambulance HBK Peduli untuk membantu masyarakat korban kebakaran yang membutuhkan layanan medis, selama mengungsi di lokasi sementara.

Bantuan air bersih juga akan diberikan apabila masyarakat terdampak sangat membutuhkan.

Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra ini juga berharap, bantuan-bantuan tersebut bisa meringankan beban masyarakat korban kebakaran.

Penyaluran bantuan Tim HBK Peduli kepada para korban kebakaran di Dusun Lendang Galuh, Desa Sigar Penjalin, KLU, Minggu sore (04/10) disambut dengan sangat antusias oleh seluruh masyarakat korban kebakaran.

Ketua DPC Partai Gerindra KLU, Sudirsah Sujanto bersama anggota Fraksi Gerindra DPRD KLU, Artadi turut mengawal penyerahan bantuan tersebut langsung di lapangan.

Kepada masyarakat korban kebakaran, Sudirsah dan Artadi menyampaikan salam dan rasa prihatin yang teramat dalam dari HBK dan keluarga kepada masyarakat.

“Jadi, kehadiran kami disini juga sebagai bentuk rasa duka dan keprihatinan pak HBK atas musibah kebakaran yang menimpa keluarga besar masyarakat di Dusun Lendang Galuh ini. Beliau menyampaikan berbagi bantuan ini sebagai bentuk empati dan peduliannya kepada masyarakat Dusun Ledang Galuh yang sedang kena musibah ini, meringankan beban bapak, ibu serta keluarga korban kebakaran,” kata Sudirsah.

Penyerahan bantuan dilakukan Sudirsah dan Artadi kepada para perwakilan keluarga korban kebakaran, mewakili relawan HBK Peduli.

Kegiatan kemudian ditutup dengan do’a bersama dan pembacaan Al-Fatihah untuk kesehatan pak HBK dan keluarga yang dipimpin oleh anggota Fraksi Gerindra DPRD KLU Artadi.

“Mari kita sama-sama do’akan pak HBK supaya tetap diberi kesehatan dan kelimpahan rahmat oleh Allah SWT, dan agar diberikan balasan yang mulia atas kepeduliannya kepada kita semua. Dan kita semua yang terdampak musibah kebakaran ini bisa segera melewati dan mengatasinya,”  kata Artadi.

Usai penyerahan bantuan dan do’a bersama, masyarakat korban kebakaran menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada HBK dan keluarga yang sudah peduli dengan kondisi mereka saat ini.

“Kami bersyukur dan berterima-kasih kepada pak HBK dan keluarga yang sudah turut membantu kesusahan kami,”  kata Musripin, salah seorang korban kebakaran.

Me




Hati-hati, Calon Kepala Daerah dari Petahana Potensial Lakukan Kecurangan

Kecurangan itu bisa melalui operasi terselubung ASN mulai Sekda, OPD sampai struktur paling bawah seperti kepala dusun maupun lurah

MATARAM.lombokjournal.com

Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Alfitra Salamm mengatakan, Calon Kepala Daerah dari petahana paling potensial lakukan kecurangan Terstruktur, Sistemik dan Masif (TSM) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) langsung di masa  Pandemi Covid-19.

“Pilkada di masa Pandemi, calon petahana paling diuntungkan dan rawan lakukan kecurangan TSM melalui operasi terselubung, dengan memobilisir ASN memenangkan calon bersangkutan” kata Alfitra ketika menggelar acara ngobrol bareng media, di Hotel Lombok Astoria Mataram, Minggu (03/10/20).

Mobilisasi dilakukan baik untuk memaksa ASN memberikan dukungan suara, jadi tim pemenangan hingga melakukan politik uang.

Melalui operasi terselubung ASN mulai Sekda, OPD sampai struktur paling bawah seperti kepala dusun maupun lurah.

Praktik kecurangan dilakukan calon petahana juga dengan memanfaatkan program dan APBD melalui pemberian dana bantuan sosial untuk kepentingan kampanye politik praktis.

“Dengan kekuasaan dipegang, calon kepala daerah petahana bisa menekan ASN dengan ancaman mutasi jabatan bagi yang tidak mendukung atau sebaliknya menjadi alat promosi kenaikan pangkat dan jabatan bagi yang memberikan dukungan” katanya.

Praktik kecurangan semacam ini kemudian sulit terdeteksi oleh pengawas Pemilu, karena dilakukan secara terselubung bahkan TSM, tanpa peran serta dan partisipasi masyarakat.

AYA




Gubernur Silaturahim dengan Lombok Mercusuar dan Laskar Sasak

Bang Zul mengapresiasi Lombok Mercusuar yang telah menyatukan hati para tokoh-tokoh yang ada di Pulau Lombok

MATARAM.lombokjournal.com

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menerima silaturahim Tokoh Adat, Agama dan Budaya se-Pulau Lombok yang tergabung Lombok Mercusuar dan juga Laskar Sasak yang berlangsung di Pendopo Gubernur, Sabtu (03//10/20) siang.

Dalam acara silaturrahim itu, Gubernur mengajak masyarakat untuk selalu menjunjung tinggi adat, kebudayaan dan juga agama.

Sehingga dimanapun berada, akar budaya menjadi hal yang tidak boleh dilupakan.

“Pengalaman kami berkelana kemana mana, Islam itu adalah agama sangat lentur dalam menghargai keragaman dan memberikan ruang adat untuk berkembang,” ucapnya.

Bang Zul membahas perhelatan internasional yang akan segera berlangsung di NTB, yakni MotoGP Mandalika 2021.

Ia memotivasi tokoh-tokoh yang hadir agar turut mendukung progres pembangunan sirkuit hingga kesuksesan gelaran tersebut  nantinya.

Bang Zul juga tak ingin anak-anak NTB kelak akan hanya jadi penonton di daerahnya sendiri. Hadirnya program Beasiswa Luar Negeri diharapkan dapat membuat anak-anak muda NTB lebih percaya diri dan memiliki wawasan yang luas.

“Percuma pakai pakaian adat panjang sampai semeter, dua meter tapi hatinya tidak berpihak pada lokal. Percuma kerisnya panjang-panjang kalau ternyata tidak punya keberanian juga membela masa depan anak cucu kita,” tegas Bang Zul.

Ia pun berjanji, pintu pendopo akan selalu terbuka untuk menyambut masyarakat demi ikhtiar membangun NTB yang Gemilang.

Bang Zul mengapresiasi Lombok Mercusuar yang telah menyatukan hati para tokoh-tokoh yang ada di Pulau Lombok.

“Kita yakin, dengan adanya Lombok Mercusuar kita punya tuntutan, kita punya arahan, sehingga kita punya tempat kembali guyub, duduk bersama, hidup tentram menghadirkan kesejahteraan kemakmuran bagi pulau Lombok, NTB, Indonesia bahkan dunia dimasa yang akan datang,” tutupnya.

Kapolda NTB, Irjen Pol Mohammad Iqbal S.I.K., M.H, menekankan akan pentingnya menjunjung tinggi kearifan lokal dan adat istiadat yang begitu beragam di Indonesia.

“Sangat luar biasa beraneka ragam, saya kaitkan dalam konsep kepolisian sebagaimana Polri didalam memelihara ketertiban, kami sangat tidak bisa lepas dari kearifan lokal tersebut,” ujarnya.

Begitu juga dengan Suku Sasak yang disebutnya telah eksis dari zaman nenek moyang dan dikenal berkat keakrabannya. Ia mengimbau agar masyarakat Sasak dapat terus menjaga keharmonisan dan kerukunan antar sesama suku dan juga suku-suku lainnya.

“Silaturahim itu penting, oleh karena itu Polri senjatanya bukan KUHP, bukan hukum, borgol, water cannon, bahkan pistol. Namun, senjata paling utama adalah silaturahim dan komunikasi dengan hati yang lurus,” jelas Iqbal.

Sebelumnya, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah NTB, Ir. Wahyudi Adi Siswanto M.Si, menyampaikan dua hal terkait pentingnya menjalin silaturahim dan kaitan seni budaya dalam penegakkan peraturan-peraturan daerah.

“Pentingnya silaturahim yang merupakan wujud dari kasih sayang ini, jadi sehebat apapun ilmu wujudnya adalah kasih sayang,” tutur Wahyudi.

Selain itu, Ia menyinggung peran seni dan budaya dalam mendukung penegakkan peraturan. Menurutnya, seni dapat menjadi media untuk mengkampanyekan hal-hal positif yang tentunya akan lebih mudah dipahami dan diterima oleh masyarakat.

Ia pun mencontohkan musik yang mengajak orang-orang untuk patuh memakai masker saat beraktifitas.

“Jadi memakai masker bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi persoalan kepatuhan terhadap adat dan dengan begitu maka kita sudah dibataskan atau dipagari dari hal-hal yang tidak baik,” pungkasnya.

Momen ini juga menjadi tempat para tokoh-tokoh untuk menyampaikan harapan dan juga aspirasinya. Dimulai dari Tokoh Adat, Budaya hingga Agama satu persatu menyuarakan rasa nasionalisme dari Bumi Lombok untuk Indonesia.

Di hadapan Gubernur yang juga turut didampingi Kapolda NTB, Kabinda NTB serta sejumlah Kepala OPD lingkup Pemprov NTB, para tokoh-tokoh ini begitu akrab berdiskusi dan bertukar pikiran demi membangun daerah.

Perwakilan Tokoh Adat, Drs. Lalu Bayu Windia, M. Si, mengapresiasi era kepemimpinan Gubernur yang disebutnya sangat memberikan perhatian terhadap kebudayaan yang ada di NTB.

“Alhamdulillah pada era pak Gubernur, isu-isu kebudayaan mendapat perhatian yang proporsional, selain juga dengan isu-isu yang lainnya,” ungkapnya.

Melalui kesempatan ini, Ia berharap seluruh masyarakat dapat terus memberikan perhatian kepada adat budaya dan juga agama.

Senada dengan hal tersebut, Perwakilan Tokoh Budaya, H. Lalu Putria bertekad untuk terus menciptakan keamanan di daerah. Ia juga memuji para pimpinan daerah yang telah menunjukan kepeduliannya dalam mewujudkan keamanan di NTB.

 

“Alhamdulillah di Bumi Sasak Lombok Ini sudah ada Laskar Sasak, yang akan bersama-sama dengan masyarakat akan mewujudkan keamanan tersebut,” sebutnya.

Terakhir, TGH. Kudri Abdullah, MA., M. Si yang mewakili Tokoh Agama menyampaikan rasa terima kasihnya dapat menyapa dan bersilaturahim dengan  seluruh tokoh adat, budaya dan agama se-Pulau Lombok.

Bersama antar lintas tokoh, Ia bertekad menyatukan visi guna mengharmoniskan antara tokoh adat, tokoh budaya dan juga tokoh agama.

“Agama akan kuat kalau ditopang oleh adat dan budaya. Sebaliknya, adat dan budaya akan selamat kalau ditopang oleh agama,” jelasnya.

Oleh sebab itu, Ia berharap seluruh aspek tersebut dapat saling mendukung dan juga menguatkan. Dengan hal ini, Kudri yakin NTB dapat semakin harmonis dan menjunjung tinggi rasa kekeluargaan.

HmsNTB




Kebakaran di Sigar Penjalin, Gubernur Salurkan Bantuan

Pemprov NTB koordinasi dengan Pemda KLU melalui Dinas Sosial dan BPBD,  segera melakukan perbaikan rumah warga yang rusak akibat kebakaran 

 KLU.lombokjournal.com

Sekitar 20 rumah warga dan satu masjid di Desa Desa Sigar Penjalin, Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara (KLU) dimakan api, Sabtu (03/10/20) malam.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah langsung terjun ke lokasi kebakaran, Minggu (04/10/20) pagi. Saat meninjau dampak kebakaran tersebut, memberikan bantuan berupa 80 paket sembako, 4 paket peralatan dapur keluarga, 18 paket kebutuhan lansia dan 8 paket kebutuhan anak serta akan melakukan perbaikan pada rumah yang terdampak.

“Untuk bantuan sudah dimuat, sejauh ini masih tertangani dengan baik,” tuturnya.

Bng Zul berpesan, agar masyarakat tetap berhati-hati di musim kemarau ini, karena musim kemarau sangat rawan terjadi kebakaran.

“Pak Kades tolong diimbau masyarakat untuk berhati-hati di musim kemarau ini, gampang sekali terjadi bencana di musim ini,” pesannya.

Pemprov NTB akan melakukan koordinasi dengan Pemda KLU melalui Dinas Sosial dan BPBD, agar segera melakukan perbaikan rumah warga yang rusak akibat kebakaran .

“Untuk rumah, kita koordinasikan, karena kayu mudah terbakar jadi alternatifnya adalah seperti rumah tahan gempa itu,” terang Bang Zul.

Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, H. Ahsanul Khalik yang juga turut mendampingi Gubernur mengakatakan, untuk tahap awal, Pemerintah Provinsi menyalurkan bantuan yang berisfat darurat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kebutuhan alat rumah tangga yang pertama kita lakukan dan saya juga sudah berkoordinasi dengan Kalak BPBD. Kita akan drop air bersih, untuk beras selama kebutuhan masyarakat kita sudah tangani, siang ini akan dikeluarkan dari Bulog,” ungkapnya.

Kalak BPBD Provinsi NTB, Ir. I Gusti Bagus Sugiharta menyampaikan, BPBD akan menyesuaikan kebutuhan sehari-hari masyarakat yang menjadi korban bencana kebakaran ini, kemudian disalurkan bantuan.

HmsNTB




7 Cara Praktis Untuk Membayar Iuran BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan memiliki berbagai cara untuk mempermudah masyarakat saat akan membayar iuran

MATARAM.lombokjournal.com

Negara hadir di tengah masyarakat untuk memastikan seluruh penduduk Indonesia terlindungi oleh jaminan kesehatan.

Karena itu, tiap warga negara Indonesia sudah wajib menjadi peserta asuransi kesehatan nasional lewat Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan atau BPJS Kesehatan.

Melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan BPJS Kesehatan,

Per 1 Juli 2020, pemerintah memberlakukan tarif baru BPJS Kesehatan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

  • Berikut tarif BPJS Kesehatan terbaru:
  • Peserta mandiri kelas I: Rp 150.000
  • Peserta mandiri kelas II: Rp 100.000
  • Peserta mandiri kelas III: Rp 42.000

Pemerintah juga berencana menghapus sistem kelas I, II, dan III BPJS Kesehatan mulai tahun 2021.

Sebagai gantinya, pemerintah akan menerapkan sistem satu kelas atau kelas standar untuk peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau mandiri.

BPJS Kesehatan memiliki berbagai cara untuk mempermudah masyarakat saat akan membayar iuran BPJS. Adapun tenggat waktu dalam membayar iuran adalah paling lambat tanggal 10 pada setiap bulannya.

Berikut ini 7 cara membayar iuran BPJS Kesehatan ( cara membayar BPJS Kesehatan):

  1. Membayar melalui kantor pos terdekat
  2. Membayar melalui jaringan gerai minimarket yang sudah bekerja sama antara lain Indomaret dan Alfamart. Peserta tinggal mendatangi petugas kasir.
  3. Cara membayar BPJS Kesehatan juga bisa dilakukan lewat e-commerce atau penyelenggara toko online seperti Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak.
  4. Membayar menggunakan e-wallet yang bermitra dengan BPJS Kesehatan seperti OVO, Gopay, dan DANA.
  5. Menggunakan aplikasi mobile JKN yang bisa diunduh di Playstore dan App Store.
  6. Menggunakan layanan bank atau lembaga keuangan lainnya yang bermitra dengan BPJS Kesehatan seperti Bank Mandiri, Bank BTN, Bank BNI, Bank BRI, dan Bank BCA. Pembayaran bisa dilakukan dengan menggunakan ATM maupun internet dan mobile banking. Selain itu pihak bank juga menyediakan pembayaran BPJS Kesehatan dengan metode autodebet setiap bulannya, untuk cara ini peserta harus menghubingi pihak bank.
  7. Cara membayar iuran BPJS Kesehatan terakhir yakni dengan mendatangi langsung kantor cabang BPJS Kesehatan terdekat dengan membawa kartu peserta dan menunjukannya ke loket pembayaran.

Rr




UPDATE Covid-19: Hari Sabtu,  03 Oktober 2020, Bertambah 26 Pasien Positif Covid-19, Pasien Sembuh 10 Orang, Kasus Kematian 1 (satu) Orang

Dihimbau, agar seluruh warga NTB untuk tetap taat, disiplin dan waspada terhadap penyebaran Covid-19

MATARAM.lombokjournal.com

Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR RSUD dr. R. Soedjono Selong, Laboratorium PCR Klinik Medika Plaza, Laboratorium Genetik Sumbawa Technopark, dan Laboratorium TCM RSUD H.L. ManambaiAbdulkadir mengkonfirmasi, ada tambahan 26 pasien positif Covid-19.

Lalu Gita Aryadi

Dalam siaran pers hari Sabtu (03/10/20), Ketua Pelaksana Harian Gugus  Tugas NTB, Drs. HL Gita Ariadi, M.Si menjelaskan, telah diperiksa sebanyak 197 sampel dengan hasil 168 sampel negatif, 3 (tiga) sampel positif ulangan, dan 26 sampel kasus baru positif Covid-19, pasien sembuh 10  orang, kasus kematian 1 (satu) orang.

Dengan adanya tambahan 26 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 10 tambahan sembuh baru, dan 1 (satu) kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (3/10/2020) sebanyak 3.416 orang, dengan perincian 2.688 orang sudah sembuh, 203 meninggal dunia, serta 525 orang masih positif.

“Petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif,” kata Lalu Gita.

TAMBAHAN 26 PASIEN POSITIF COVID-19, SEMBUH 10 ORANG, KASUS KEMATIAN 1 (SATU) ORANG

Kasus baru positif tersebut, yaitu :

  1. Pasien nomor 3391, an. LWHDP, laki-laki, usia 27 tahun, penduduk Desa Kekeri Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Mataram;
  1. Pasien nomor 3392, an. LMDWA, laki-laki, usia 1 tahun, penduduk Desa Bunut Baok,  Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Praya;
  1. Pasien nomor 3393, an. M, perempuan, usia 52 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Provinsi NTB;
  2. Pasien nomor 3394, an. SBM, perempuan, usia 65 tahun, penduduk Desa Lampok, Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19;
  3. Pasien nomor 3395 an. N, perempuan, usia 55 tahun, penduduk Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 3214. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima;
  4. Pasien nomor 3396, an. S, laki-laki, usia 28 tahun, penduduk Kelurahan Manggemaci, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 3251. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima;
  5. Pasien nomor 3397, an. FK, laki-laki, usia 24 tahun, penduduk Kelurahan Penaraga, Kecamatan Raba, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima;
  6. Pasien nomor 3398, an. YH, perempuan, usia 38 tahun, penduduk Kelurahan Jatiwangi, Kecamatan Asakota, Kota Bima. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 3164. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima;
  7. Pasien nomor 3399, an. H, perempuan, usia 47 tahun, penduduk Kelurahan Tanjung, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 3164. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima;
  8. Pasien nomor 3400, an. MS, laki-laki, usia 44 tahun, penduduk Kelurahan Sarae, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 3156. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima;
  9. Pasien nomor 3401, an. RL, perempuan, usia 28 tahun, penduduk Kelurahan Sarae, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 3156. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima;
  10. Pasien nomor 3402, an. J, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Desa Laju, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima. Riwayat kontak dengan orang tanpa gejala Covid-19. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Bima;
  11. Pasien nomor 3403, an. M, laki-laki, usia 48 tahun, penduduk Desa Monta Baru, KecamatanLambu, Kabupaten Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Bima;
  12. Pasien nomor 3404, an. AG, perempuan, usia 4 bulan, penduduk Desa Parado Wane, Kecamatan Parado, Kabupaten Bima. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 3329. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Bima;
  13. Pasien nomor 3405, an. STP, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Desa Belo, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Bima;
  14. Pasien nomor 3406, an. J, perempuan, usia 44 tahun, penduduk Desa Runggu, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Bima;
  15. Pasien nomor 3407, an. N, perempuan, usia 43 tahun, penduduk Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Harapan Keluarga Mataram;
  16. Pasien nomor 3408, an. DHS, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk luar Provinsi NTB. Pasien merupakan pelaku perjalanan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
  17. Pasien nomor 3409, an. AESK, laki-laki, usia 21 tahun, penduduk luar Provinsi NTB. Pasien merupakan pelaku perjalanan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
  18. Pasien nomor 3410, an. MN, laki-laki, usia 44 tahun, penduduk luar Provinsi NTB. Pasien merupakan pelaku perjalanan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
  19. Pasien nomor 3411, an. WS, laki-laki, usia 52 tahun, penduduk Desa Mamben Lauk, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD dr. R. Soedjono Selong;
  20. Pasien nomor 3412, an. H, perempuan, usia 50 tahun, penduduk Desa Mamben Lauk, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD dr. R. Soedjono Selong;
  21. Pasien nomor 3413, an. DM, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Desa Mamben Lauk, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD dr. R. Soedjono Selong;
  22. Pasien nomor 3414, an. RWA, perempuan, usia 39 tahun, penduduk Desa Labuhan Haji, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD dr. R. Soedjono Selong;
  23. Pasien nomor 3415, an. M, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Desa Cendi Manik, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Patut Patuh Patju;
  24. Pasien nomor 3416, an. S, perempuan, usia 70 tahun, penduduk Kelurahan Melayu, Kecamatan Asakota, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dompu.

Hari ini terdapat penambahan 10 orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19, yaitu :

  1. Pasien nomor 3077, an. A, perempuan, usia 50 tahun, penduduk Desa Kelayu Selatan, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur;
  2. Pasien nomor 3149, an. NA, laki-laki, usia 11 tahun, penduduk Desa Denggen, KecamataSelong, Kabupaten Lombok Timur;
  3. Pasien nomor 3152, an. UH, perempuan, usia 24 tahun, penduduk Desa Rumbuk, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur;
  4. Pasien nomor 3202 an. H, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Desa Kerongkong,Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur;
  5. Pasien nomor 3205, an. AS, perempuan, usia 19 tahun, penduduk Desa Labuhan Haji, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur;
  6. Pasien nomor 3334, an. TUA, perempuan, usia 28 tahun, penduduk Desa Montong Tangi, Kecamatan Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur;
  7. Pasien nomor 3335, an. N, perempuan, usia 38 tahun, penduduk Desa Apitaik, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur;
  8. Pasien nomor 3408, an. DHS, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk luar Provinsi NTB.
  9. Pasien nomor 3409, an. AESK, laki-laki, usia 21 tahun, penduduk luar Provinsi NTB.
  10. Pasien nomor 3410, an. MN, laki-laki, usia 44 tahun, penduduk luar Provinsi NTB.

Hari Sabtu ini juga terdapat penambahan 1 (satu) kasus kematian baru, yaitu pasien nomor 3394, an. SBM, perempuan, usia 65 tahun, penduduk Desa Lampok, Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat. Pasien memiliki penyakit komorbid;

Lalu Gita Aryadi menghimbau, agar seluruh warga NTB untuk tetap taat, disiplin dan waspada terhadap penyebaran Covid-19.

“Setiap orang wajib menjaga dirinya dan orang-orang disekitarnya dengan menerapkan 3M dan 1T, yakni mamakai masker, mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, menjaga jarak minimal dua meter serta tidak berkerumun dan menjauhi keramaian,” katanya.

Demikian juga, bagi pengelola fasilitas publik dan pusat-pusat kegiatan ekonomi masyarakat untuk memperhatikan, mengawasi serta menyediakan sarana pencegahan penyebaran Covid-19.

Rr/AYA

 Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id

 Layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 0818

0211 8119.




Gubernur Silaturahim dengan Lombok Mercusuar dan Laskar Sasak

Bang Zul mengapresiasi Lombok Mercusuar yang telah menyatukan hati para tokoh-tokoh yang ada di Pulau Lombok

MATARAM.lombokjournal.com

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menerima silaturahim Tokoh Adat, Agama dan Budaya se-Pulau Lombok yang tergabung Lombok Mercusuar dan juga Laskar Sasak yang berlangsung di Pendopo Gubernur, Sabtu (03//10/20) siang.

Dalam acara silaturrahim itu, Gubernur mengajak masyarakat untuk selalu menjunjung tinggi adat, kebudayaan dan juga agama.

Sehingga dimanapun berada, akar budaya menjadi hal yang tidak boleh dilupakan.

“Pengalaman kami berkelana kemana mana, Islam itu adalah agama sangat lentur dalam menghargai keragaman dan memberikan ruang adat untuk berkembang,” ucapnya.

Bang Zul membahas perhelatan internasional yang akan segera berlangsung di NTB, yakni MotoGP Mandalika 2021.

Ia memotivasi tokoh-tokoh yang hadir agar turut mendukung progres pembangunan sirkuit hingga kesuksesan gelaran tersebut  nantinya.

Bang Zul juga tak ingin anak-anak NTB kelak akan hanya jadi penonton di daerahnya sendiri. Hadirnya program Beasiswa Luar Negeri diharapkan dapat membuat anak-anak muda NTB lebih percaya diri dan memiliki wawasan yang luas.

“Percuma pakai pakaian adat panjang sampai semeter, dua meter tapi hatinya tidak berpihak pada lokal. Percuma kerisnya panjang-panjang kalau ternyata tidak punya keberanian juga membela masa depan anak cucu kita,” tegas Bang Zul.

Ia pun berjanji, pintu pendopo akan selalu terbuka untuk menyambut masyarakat demi ikhtiar membangun NTB yang Gemilang.

Bang Zul mengapresiasi Lombok Mercusuar yang telah menyatukan hati para tokoh-tokoh yang ada di Pulau Lombok.

“Kita yakin, dengan adanya Lombok Mercusuar kita punya tuntutan, kita punya arahan, sehingga kita punya tempat kembali guyub, duduk bersama, hidup tentram menghadirkan kesejahteraan kemakmuran bagi pulau Lombok, NTB, Indonesia bahkan dunia dimasa yang akan datang,” tutupnya.

Kapolda NTB, Irjen Pol Mohammad Iqbal S.I.K., M.H, menekankan akan pentingnya menjunjung tinggi kearifan lokal dan adat istiadat yang begitu beragam di Indonesia.

“Sangat luar biasa beraneka ragam, saya kaitkan dalam konsep kepolisian sebagaimana Polri didalam memelihara ketertiban, kami sangat tidak bisa lepas dari kearifan lokal tersebut,” ujarnya.

Begitu juga dengan Suku Sasak yang disebutnya telah eksis dari zaman nenek moyang dan dikenal berkat keakrabannya. Ia mengimbau agar masyarakat Sasak dapat terus menjaga keharmonisan dan kerukunan antar sesama suku dan juga suku-suku lainnya.

“Silaturahim itu penting, oleh karena itu Polri senjatanya bukan KUHP, bukan hukum, borgol, water cannon, bahkan pistol. Namun, senjata paling utama adalah silaturahim dan komunikasi dengan hati yang lurus,” jelas Iqbal.

Sebelumnya, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah NTB, Ir. Wahyudi Adi Siswanto M.Si, menyampaikan dua hal terkait pentingnya menjalin silaturahim dan kaitan seni budaya dalam penegakkan peraturan-peraturan daerah.

“Pentingnya silaturahim yang merupakan wujud dari kasih sayang ini, jadi sehebat apapun ilmu wujudnya adalah kasih sayang,” tutur Wahyudi.

Selain itu, Ia menyinggung peran seni dan budaya dalam mendukung penegakkan peraturan. Menurutnya, seni dapat menjadi media untuk mengkampanyekan hal-hal positif yang tentunya akan lebih mudah dipahami dan diterima oleh masyarakat.

Ia pun mencontohkan musik yang mengajak orang-orang untuk patuh memakai masker saat beraktifitas.

“Jadi memakai masker bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi persoalan kepatuhan terhadap adat dan dengan begitu maka kita sudah dibataskan atau dipagari dari hal-hal yang tidak baik,” pungkasnya.

Momen ini juga menjadi tempat para tokoh-tokoh untuk menyampaikan harapan dan juga aspirasinya. Dimulai dari Tokoh Adat, Budaya hingga Agama satu persatu menyuarakan rasa nasionalisme dari Bumi Lombok untuk Indonesia.

Di hadapan Gubernur yang juga turut didampingi Kapolda NTB, Kabinda NTB serta sejumlah Kepala OPD lingkup Pemprov NTB, para tokoh-tokoh ini begitu akrab berdiskusi dan bertukar pikiran demi membangun daerah.

Perwakilan Tokoh Adat, Drs. Lalu Bayu Windia, M. Si, mengapresiasi era kepemimpinan Gubernur yang disebutnya sangat memberikan perhatian terhadap kebudayaan yang ada di NTB.

“Alhamdulillah pada era pak Gubernur, isu-isu kebudayaan mendapat perhatian yang proporsional, selain juga dengan isu-isu yang lainnya,” ungkapnya.

Melalui kesempatan ini, Ia berharap seluruh masyarakat dapat terus memberikan perhatian kepada adat budaya dan juga agama.

Senada dengan hal tersebut, Perwakilan Tokoh Budaya, H. Lalu Putria bertekad untuk terus menciptakan keamanan di daerah. Ia juga memuji para pimpinan daerah yang telah menunjukan kepeduliannya dalam mewujudkan keamanan di NTB.

 

“Alhamdulillah di Bumi Sasak Lombok Ini sudah ada Laskar Sasak, yang akan bersama-sama dengan masyarakat akan mewujudkan keamanan tersebut,” sebutnya.

Terakhir, TGH. Kudri Abdullah, MA., M. Si yang mewakili Tokoh Agama menyampaikan rasa terima kasihnya dapat menyapa dan bersilaturahim dengan  seluruh tokoh adat, budaya dan agama se-Pulau Lombok.

Bersama antar lintas tokoh, Ia bertekad menyatukan visi guna mengharmoniskan antara tokoh adat, tokoh budaya dan juga tokoh agama.

“Agama akan kuat kalau ditopang oleh adat dan budaya. Sebaliknya, adat dan budaya akan selamat kalau ditopang oleh agama,” jelasnya.

Oleh sebab itu, Ia berharap seluruh aspek tersebut dapat saling mendukung dan juga menguatkan. Dengan hal ini, Kudri yakin NTB dapat semakin harmonis dan menjunjung tinggi rasa kekeluargaan.

HmsNTB




Peringatan Ulang Tahun TNI, Gubernur Tanam Terumbu Karang di Senggigi

Gubernur minta penanaman terumbu karang masif dilakukan oleh semua lapisan

LOBAR.lombokjournal.com

Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 TNI tanggal 5 Oktober mendatang, berbagai kegiatan telah dilakukan, salah satunya penanaman terumbu karang di pesisir pantai Senggigi, Sabtu (03/10/20).

“Jika terumbu karang rusak atau terganggu kondisinya, maka semua rantai makanan dan siklus kehidupan biota laut akan terganggu. Bahkan berpotensi menuju kepunahan. Di sini pentingnya upaya program pengelolaan terumbu karang,” ujar Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah usai menanam terumbu karang.

Menyadari peran terumbu karang yang begitu besar dalam ekosistem laut, Gubernur minta penanaman terumbu karang masif dilakukan oleh semua lapisan.

Apalagi, terumbu karang punya manfaat lain, sebagai penghasil oksigen yang sangat dibutuhkan oleh manusia dan makhluk hidup lainnya.

“Menanam terumbu karang bukan hal yang sulit. Sangat mudah dilakukan, mudah-mudahan ini bukan yang pertama di pantai Senggigi,” harap Gubernur.

Selaku tuan rumah, Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid, S.Ag, M.Si menyampaikan, penanaman terumbu karang akan terus dilanjutkan, terutama di pantai Senggigi.

“Untuk mengajak orang kembali ke Senggigi, kami (Pemkab Lobar) menyiapkan banyak inovasi,” ungkapnya.

Tak hanya Senggigi, lanjut Bupati, banyak tempat wisata lainnya di Lombok Barat yang akan ditanami terumbu karang. Itu semua dilakukan untuk menarik kembali gairah sektor pariwisata di tengah pandemi Covid-19.

“Di Lombok Barat, kami berkomitmen, apapun kegiatannya, kami wajibkan patuhi protokol kesehatan,” tambah Bupati Fauzan.

Jangan sampai, lanjut Fauzan, niat untuk berwisata serta menikmati keindahan alam, tapi malah mendatangkan penyakit. Itu semua harus diantisipasi. Protokol kesehatan di tempat wisata akan dilaksanakan secara ketat.

“Silahkan nikmati keindahan alam, tapi ingat, wajib patuhi protokok kesehatan,” tambah Bupati.

Sementara itu, Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos, SH, M.Han mengucapkan terimakasih kepada suluruh pihak yang telah menyukseskan acara tersebut.

“Saya ucapkan terimakasih kepada BUMN, Nelayan, komunitas yang telah membantu kelancaran acara ini, semoga silaturrahim kita terus terjalin hingga masa mendatang,” ujarnya.

Jendral bintang satu tersebut bercerita, persiapan acara penanaman terumbu karang ini telah disiapkan satu bulan yang lalu, terhitung, sebanyak 750 terumbu karang di tanam di pantai Senggigi.

“Alhamdulillah, sebanyak 750 terumbu karang kita tanam hari ini,” ungkapnya.

Kapolda NTB, Irjen Pol. M. Iqbal yang juga hadir pada kesempatan tersebut mengapresiasi rangkaian acara HUT TNI yang ke-75.

“Alhamdulillah, sebagai saudara kandung, kami apresiasi penanaman terumbu karang ini,” ungkap Kapolda.

Kegiatan tersebut, lanjut Kapolda, selaras dengan tagline HUT TNI ke-75 tersebut, yaitu Sinergi Untuk Negeri. Menurut Kapolda, seluruh kegiatan memang diperlukan kekompakan serta sinergi yang kuat.

“Dengan bersinergi, kita akan semakin kuat,” tutup Kapolda.

HmsNTB




Gubernur Motivasi Para Penerima Beasiswa

Awardee merupakan duta masa depan untuk membela Indonesia dan membawa nama NTB yang nantinya bermanfaat bagi umat manusia

MATARAM.lombokjournal.com

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah mengunjungi dan memberikan motivasi kepada para penerima Beasiswa NTB di Rumah Bahasa NTB, Sabtu, (03/10/20).

Bang Zul dengan santai bercerita tentang telur elang yang menetas dan hidup bersama ayam.

Menurutnya, para awardee yang akan melanjutkan studinya ke Polandia dan Ceko ini adalah seekor elang yang diharapkan mampu mengepakkan sayapnya lebih lebar dan dapat bermanfaat bagi sesama.

“Bukan hanya melampaui bukit lembah dan lautan, tapi anda mampu menjangkau langit dengan tidak terbatas untuk kemudian menghadirkan kebaikan kepada umat manusia di kemudian hari,” pesan Bang Zul.

Bang Zul yang didampingi oleh Kepala Biro Humas dan Protokol ini mengatakan, negara-negara tujuan beasiswa seperti Polandia, Ceko dan Rusia dijadikan sebagai salah satu wahana untuk membuka mata bahwa dunia begitu luas untuk ditelusuri.

“Anda dikirim keluar negeri supaya anda sadar, anda elang yang bisa menjadi tokoh dunia dan anda bisa bekerja di World Bank, New York, dan anda bisa bekerja dimana saja di seluruh dunia yang menghadirkan kebaikan untuk NTB,” tutur Bang Zul.

Setelah mampu bekerja di seluruh dunia, awardee  diminta dapat memberikan inspirasi kepada anak-anak muda NTB.

Sebab, awardee merupakan duta masa depan untuk membela Indonesia dan membawa nama NTB yang nantinya bermanfaat bagi umat manusia.

“Jadi selamat, jaga nama baik NTB. Kuliah di luar negeri itu bukan gaya-gayaan tetapi menghadirkan cara pandang yang berbeda untuk menyikapi kesuksesan,” tutup Bang Zul.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB, Dr. H. Aidy Furqon mengatakan, di penghujung 2020 ini, para awardee ini telah sukses menunjukan kemampuan awal menjadi pemenang dari sekian banyak calon yang diseleksi dengan ketat dan kuat.

“Tentu sebuah kebanggaan bagi kami, telah lahir anak-anak NTB yang menambah jumlah target dari Provinsi NTB,” jelasnya.

Pada kesempatan ini, Ia berharap kepada para awardee untuk tetap menjaga dan membawa karakter ke-NTB-annya agar membanggakan nama NTB dan Indonesia.

Selain itu juga, Ia berpesan agar segera menyesuaikan diri dengan kultur dan kebiasaan belajar di luar negeri.

“Selamat kepada adik-adik yang mendapatkan beasiswa tujuan Polandia, Ceko dan Rusia,” ujarnya. Kita harus bersyukur Allah telah mempertemukan kita di satu Provinsi yang bernama NTB,” tutupnya.

HmsNTB

 




KLU Ada Tambahan 2 Pasien Positif Covid-19, 1 Diantaranya Meninggal Dunia

Masyarakat diminta tetap mematuhi protocol Covid-19

TANJUNG.lombokjournal.com

Penanganan pandemi Covid-19 di Kabupten Lombok Utara (KLU) mencatat perkembangan baru.

Dalam siara pers Jum’at (02/10/20), Plt Bupati Lombok Utara, H. Saripudin, SH, MH menyampaikan, hasil pemeriksaan Swab yang dilakukan Laboratorium Bioomedis RSUD Provinsi NTB hingga Kamis (01/10), ada tambahan kasus konfirmasi  sebanyak 2 (dua) orang.

“Satu di antaranya meninggal dunia,” kata H Saripudin melalui siaran pers yang diterima media hari Jum’at.

Rincian 2 (pasien) terkonfirmasi yang dimaksud adalah;

  1. Pasien nomo 3344 an Tn DD (21 th), lama Desa Bentek, Kecaatan Gangga.
  2. Pasien an Ny US (59 th) alamat Desa Anyar Kecamatan Bayan, meninggal dunia dan telah dilakukan pemulasaran yang dilakukan Satgas Covid-19, sesuai protocol Covid-19.

Sampai hari Jum’at (02/10/20, di KLU kasus konfirmasi positif Covid-19 berjumlah 109 orag, sembuh 102 orang, masih dalam perawatan medis  2 orag ( 1 orang dirawat di RSUD NTB, dan satu orang lainnya dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Mataram). Pasien meninggal 5 (lima) orag.

Saat ini masih terdapat 36 orang pasien kategori Kontak Erat yang masih melakukan karantina mandiri. Saat  ini terdapat 5 pa dengan kategori Suspek yang masih mlakukan isolasi mandiri.

Dijelaskan, orang dengan hasil RDT Reaktif, akan dilakukan tindakan medis Swab. Ini merupakan standar pemeriksaan laboratorium diagnosa Covid-19.

Saripudin mnghimbau agar masyarakat tidak melakukan perundungan terhadap paien terkonfirmasi posiif Covid-19.

“Kita cegah penyakitnya, bukan mengucilkan orangatau latar belakangnya,” katanya.

Selain iitu Saripudin menyerukan, agar warga Lombok Utara tetap mematuhi protocol Covid-19.

“Wajib menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun, jaga jarak, menghindari kerumunan, serta melakukan pola hidup hidup bersih dan sehat,” seru Saripudin.

Rr/Humaspro