Hj. Niken Hadiri Khataman Dan Imtihan Tartil Al-Qur’an Metode Ummi

“Kita masih memerlukan lagi para penghafal Al-Qur’an, para pengkhatam Al-Qur’an dan pengamal Al-Qur’an, karena masa depan yang semakin tidak pasti memerlukan petunjuk-petunjuk yang akan senantiasa mengarahkan kita ke jalan kebenaran”

MATARAM.lombokjournal.com – “Anak-anak yang soleh seperti ini adalah bibit-bibit unggul yang tentu saja kita harapkan tidak hanya sampai disini saja. Kita harus dampingi mereka, kita harus bimbing mereka menjadi pemimpin-pemimpin yang akan menggantikan kita nanti di masa yang akan datang,” Ketua TP-PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati.

Hj. Niken mengatakan itu saat menghadiri acara khataman dan imtihan tartil Al-Qur’an dengan metode Ummi, di Gedung Graha Bakti Praja, Kantor Gubernur NTB, Minggu (9/2/2020).

Hj Niken

Ditegaskannya, generasi Al-Qur’an adalah masa depan bangsa.

Mendengar lantunan-lantunan ayat suci Al-Quran, membuatnya terharu karena di usia yang begitu dini, anak-anak binaan ini sudah mampu mengaji dengan suara yang sangat merdu.

Ia menuturkan, hari ini adalah hari kebanggaan untuk anak-anak dan para orang tua karena telah berhasil mendidik mereka dengan baik.

“Saya terharu mendengar anak-anak melantunkan Al-Qur’an dengan begitu semangat dan begitu indahnya. Kepada anak-anakku yang saya banggakan, saya ucapkan barokallohuufiikum, Alhamdulillah kalian telah melewati hari ini dengan memberikan kebanggaan kepada ustadz dan ustadzah serta orang tua kalian,” kata Hj. Niken.

Generasi sekarang ini memerlukan lebih banyak lagi orang yang membaca dan mengamalkan Al-Qur’an sebagai pengarah masyarakat agar tidak keluar dari koridor yang telah ditentukan oleh agama.

“Kita masih memerlukan lagi para penghafal Al-Qur’an, para pengkhatam Al-Qur’an dan pengamal Al-Qur’an, karena masa depan yang semakin tidak pasti memerlukan petunjuk-petunjuk yang akan senantiasa mengarahkan kita ke jalan kebenaran,” tuturnya.

Bunda Niken sapaan akrabnya, menyampaikan apresiasinya kepada Ummi Foundation karena telah mencetak generasi-generasi Al-Qur’an yang kelak diharapkan dapat menjadi pemimpin-pemimpin bangsa.

ia juga berterimakasih kepada para ustadz dan ustadzah yang dengan sabarnya menghadapi berbagai macam karakter anak-anak binaan hingga dapat menguasai ilmu Al-Qur’an dengan baik.

AYA/HmsNTB




Jalan Sehat Perwira NTB, Ketua TP-PKK NTB Melepas Peserta Di Tengah Gerimis

Semangat para peserta yang mengikuti kegiatan tersebut merupakan perwujudan  dukungan terhadap UKM serta membangkitkan perekonomian di daerah ini

MATARAM.lombokjournal.com —  Ketua TP-PKK Provinsi NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah melepas peserta jalan sehat, di Taman Sangkareang Kota Mataram Minggu (09/02/2020) pagi.

Meski langit Mataram mendung dan gerimis, namun Hj. Niken. tetap bersemangat dan mmengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh DPD Perkumpulan Perempuan Wirausaha Indonesia (Perwira) NTB itu.

“Saya mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Selain sebagai penggairah dari produk-produk UKM kita, ini juga merupakan penggairah perekonomian di Kota Mataram,” jelas Bunda Niken, sapaan akrabnya.

Diingatkannya, pentingnya bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Tuhan.

“Saya pikir hujan bukan halangan, karena hujan merupakan nikmat dan berkah. Maka kita harus bersyukur masih diberi nikmat dan curahan kasih sayang dari Tuhan Yang Maha Esa,” sambungnya

Ia mengatakan, semangat para peserta yang mengikuti kegiatan tersebut merupakan perwujudan  dukungan terhadap UKM serta membangkitkan perekonomian di daerah ini.

“Semoga acaranya sukses dan kita semua mendapatkan manfaat, manfaat kesehatan, manfaat ekonomi, dan keberkahan bagi umat,” harapnya.

Ketua Perwira NTB, Rohania Hermawati menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasinya kepada Bunda Niken yang berkesempatan hadir.

“Hal ini membuktikan TP-PKK sangat peduli tentang perkembangan UKM yang ada di Kota Mataram,” ungkap ketua DPD Perwira NTB mengawali sambutannya.

Tidak hanya jalan sehat, kegiatan ini juga dirangkai dengan launching produk Perwira NTB Bummas (Badan Usaha Milik Masyarakat), dan menyedian berbagai stand dari UKM UKM di Kota Mataram.

AYA/HmsNTB




Bagaimana Dampak dari Terlambat Bayar Iuran BPJS Kesehatan?

lombokjournal.com —

MATARAM ;   Kenaikan iuran Badan Penyeleggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan per 1 Januari 2020 seakan menjadi kabar buruk bagi sebagian peserta BPJS Kesehatan, yang mengaku berat memenuhi tagihan yang meningkat itu.

Dikutip dari bpjs-kesehatan.go.id kenaikan iuran menjadi sebesar:

  • Kelas I: Rp 80.000 menjadi Rp 160.000 per bulan
  • Kelas II: Rp 51.000 menjadi Rp 110.000 per bulan
  • Kelas III: Rp 25.500 menjadi Rp 42.000 per bulan

Atas kenaikan iuran ini, pihak BPJS Kesehatan menuai kritik dari masyarakat sebab sebagian besar dari peserta mengaku kesulitan membayar kenaikan iuran tersenut.

Tidak sedikit dari peserta program JKN-KIS Akibat kenaikan ini masyarakat jadi bertanya-tanya apakah dapat berhenti dari kepesertaan BPJS Kesehatan.

Setidaknya, setelah kenaikan itu banyak dari para peserta yang terpasa turun kelas layanan.

Kepala Humas BPJS Kesehatan M Iqbal Anas Ma’ruf mengatakan seperti dikutip  Kompas.com pada Kamis (19/12/2019) lalu mengatakan bahwa peserta tidak dapat berhenti menjadi peserta BPJS Kesehatan sebab sifatnya wajib.

“Kepersertaan akan terhenti jika meninggal dunia atau pindah kewarganegaraan,” kata Iqbal.

Pada Peraturan Presiden No. 12 tahun 2013 Pasal 11 Ayat 1-4 juga dijelaskan untuk para pemberi kerja, pekerja bukan penerima upah wajib, sampai orang bukan pekerja wajib mendaftarkan diri dan anggota keluarganya sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Dengan naiknya iuran BPJS Kesehatan ini peserta harus bisa menyisihkan uang agar dapat membayar iuran BPJS Kesehatan tepat waktu.

Keterlambatan dalam membayar iuran BPJS Kesehatan dapat membuat peserta dinonaktifkan sementara.

Dilansir dari bpjs-kesehatan.go.id keterlambatan membayar tagihan iuran juga dapat menghambat peserta dalam menerima pelayanan kesehatan, karena hal-hal berikut ini:

  1. Status peserta menjadi non-aktif sejak tanggal 1 (satu) bulan berikutnya, sehingga penjaminan pelayanan kesehatan diberhentikan sementara.
  2. Kepesertaannya dapat menjadi aktif kembali dan penghentian sementara penjaminan pelayanan kesehatan berakhir apabila peserta:
  3. Membayar iuran bulan tertunggak paling banyak 24 (dua puluh empat) bulan dan;
  4. Membayar iuran bulan berjalan.
  5. Apabila dalam kurun waktu 45 (empat puluh lima) hari sejak status kepesertaan aktif kembali, peserta membutuhkan pelayanan rawat inap, maka dikenakan denda pelayanan.

Rr/Kompas.com

 




Ini Cara Mengecek Tagihan BPJS Kesehatan dengan Teknologi Digital

lombokjournal.com —

MATARAM   ;   Siapa saja yang mengikuti layanan BPJS Kesehatan mandiri sudah pasti diharuskan untuk melakukan pembayaran bulanan sesuai tagihan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan.

Nah, bagamana mengetahui besaran tagihan tiap bulannya bisa kita pantau dengan mudah. Bukankah di zaman yang serba digital ini,  semua informasi terkait BPJS Kesehatan bisa dengan mudah kita peroleh.

Sebagaimana kita ketahu bahwa BPJS Kesehatan selalu berinovasi umtuk mempermuda layanan bagi peserta program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Seperti halnya dengan layanan lainnya, BPJS Kesehatan juga sudah mengikuti perkembangan dunia informatika dengan mengahadirkan fitur-fitur yang memudahkan para pemakai layanan BPJS.

Cara Cek Tagihan BPJS Kesehatan

Berikut ini adalah beberapa cara cek tagihan BPJS Kesehatan :

  1. Cek Tagihan BPJS Kesehatan Melalui Web Resmi

BPJS Kesehatan memiliki situs resmi yang bisa Anda kunjungi. Dengan adanya situs ini, para peserta bisa melakukan pengecekan kapan pun dan di mana pun dengan jaringan internet.

Situs resmi yang bisa Anda kunjungi yaitu pada laman berikut. Di web resmi BPJS ini ada beberapa informasi yang bisa Anda kelola atau dapatkan.

Untuk langkah melakukan pengecekan tagihan BPJS Kesehatan adalah sebagai berikut :

Masuk ke alamat web resmi BPJS Kesehatan

Apabila sudah masuk di halaman utama website, arahkan ke sebelah kiri lalu klik pada menu “cek iuran BPJS Kesehatan”

Setelah halaman baru muncul pada layar, Anda akan diminta mengisi dua kolom yang terdiri dari “Nomor Kartu” dan “Tanggal Lahir” Anda sebagai pemegang kartu BPJS Kesehatan.

Apabila sudah mengisi kedua kolom tersebut, maka Anda harus mengetikan angka validasi yang tertera di sana. Setelah itu langsung klik “cek”.

Rincian pembayaran Anda akan muncul pada layar, yang terdiri dari rincian pembayaran yang telah dibayarkan dan belum dibayarkan.

  1. Cek Tagihan BPJS Kesehatan Melalui Aplikasi Mobile JKN

Untuk memudahkan pengecekan dan melihat fitur-fitur lain dari BPJS Kesehatan Anda juga bisa mengunduh aplikasi mobile JKN.

Aplikasi JKN merupakan bentuk transformasi digital model BPJS Kesehatan yang pada awalnya merupakan kegiatan adminstratif di kantor fasilitas kesehtan, berubah menjadi ke dalam bentuk aplikasi.

Cara mengecek tagihan BPJS kesehatan lewat aplikasi JKN:

Anda bisa memulai dengan mengunduh aplikasi mobile JKN dari ponsel android Anda. Bisa melalui Google Play Store atau App Store kemudian cari di kolom pencarian aplikasi JKN.

Setelah berhasil untuk mendownload Anda bisa registrasi untuk membuat akun

Jika proses registrasi telah berhasil dilakukan maka Anda bisa masuk ke akun mobile JKN Anda

Untuk bisa mengetahui tagihan Anda, pilih menu Tagihan, lalu Premi

Nanti akan tertera informasi tagihan dan pembayaran iuran BPJS Kesehatan.

  1. Cek Tagihan BPJS Kesehatan Melalu SMS Gateway

Bagi yang terkendala dengan jaringan internet atau minim akses internet, bisa juga melakukan cek tagihan BPJS melalui SMS Gateway.

Pemerintah memberikan kemudahan bagi pengguna layanan BPJS melalui layanan SMS.

Layanan SMS Gateway ini tentu akan memudahkan Anda dan juga para pengguna BPJS lainnya yang tidak atau jarang menggunakan layanan internet dalam keseharian mereka.

Layanan ini bisa diakses dengan jaringan seluler di nomor 08777 5500 400.

Banyak informasi mengenai layanan BPJS kesehatan yang bisa Anda gunakan dan diakses dengan nomor tersebut.

Salah satunya adalah jumlah tagihan bulanan yang harus dibayarkan dan jumlah denda yang dikenakan (apabila Anda terdapat tunggakan pada bulan-bulan sebelumnya).

Informasi tentang tagihan BPJS Kesehatan Anda itu bisa diakses dengan menggunakan salah satu data diri Anda, yaitu Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Kartu BPJS Kesehatan (NOKA), atau Nomor Induk Pegawai yang Anda miliki/

Nah, tidak sulit kan untuk mengecek besaran tagihan BPJS Kesehatan.

Rr/ Suara.com




Gubernur Zul Hadiri Pelantikan Pengurus Baru PHDI NTB Masa Bhakti 2019-2024

“Komitmen PHDI sesuai dengan tema yang diusung hari ini adalah ‘Melalui Upacara Mejaya – Jaya Perkuat Komitmen PHDI NTB Secara Spiritual Untuk Mengabdi dan Melayani’

MATARAM.lombokjornal.com —  Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi NTB menggelar upacara Wijaya-Jaya (Pelantikan) pengurus baru PHDI NTB, sekaligus pengukuhan pengurus Krama Pura NTB masa bhakti 2019-2024, Sabtu (08/02/2020).

Pelantikan tersebut disaksikan langsung oleh Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah yang setibanya di Pura Jagatnata Mayura langsung disambut dengan Tari Penyambutan Sekar Jagat.

Dalam kesempatan itu, Bang Zul, sapaan akrab Gubernur mengucapkan selamat atas terpilihnya ketua dan pengurus baru PHDI NTB.

Bang Zul meminta kepada pengurus baru agar menjalankan amanat dengan baik serta bekerja maksimal dalam melayani masyarakat. Selain itu, Ia juga mengatakan tentang pentingnya ilmu spiritual di masa sekarang ini.

“Salah satu kunci masyarakat di dunia moderen untuk merasakan kebahagiaan itu yang pertama adalah punya kemauan, kerendahan hati untuk memberi maaf,” kata Bang Zul.

Bang Zul juga menilai, spiritualitas yang baik harus segera dibangun dari sekarang. Meski kerap dianggap sepele, menurut Bang Zul hanya orang yang berhati besar dan jiwanya lapang saja yang mampu melakukan hal tersebut.

“Dan mudah-mudahan kalau pengurus baru ini bisa menghadirkan umat Hindu di NTB ini punya kebesaran jiwa, memberi maaf, saya kira kohesi sosial kita di NTB ini akan berubah,” sambungnya.

Selanjutnya, Bang Zul menyampaikan tentang pentingnya untuk bersyukur. Ia mengajak semua orang untuk menikmati dan mensyukuri apa yang dimiliki saat ini.

Dikatakannya, orang yang jiwanya matang adalah jiwa yang memungkinkan batinnya diajak berhenti sejenak, mensyukuri hidup ini kemudian jernih dalam mengambil banyak keputusan.

“Saya kira tugas besar pengurus hari ini adalah menghadirkan kedamaian agar umat Hindu, masyarakat Nusa Tenggara Barat menjadi jiwa-jiwa yang tenang, tentram sehingga mampu menjernihkan umat manusia di masa yang akan datang,” pungkasnya.

Ketua PHDI NTB terpilih, Ida Made Santhi Adnya, SH., MH, mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasinya terhadap Ketua PHDI NTB terdahulu serta para pengurus-pengurusnya.

Ia juga mengucapkan selamat kepada Gubernur yang baru-baru ini menerima penghargaan sebagai Tokoh Pemberdayaan Tahun 2019.

“Kami akan membuat piagam penghargaan atas jasanya kepada umat Hindu di Nusa Tenggara Barat, khususnya kepada Parisada,” tutur Made Santhi.

Made Santhi berharap kedepannya sinergi PHDI NTB dengan kelembagaan agama di NTB dapat lebih ditingkatkan, baik Hindu maupun dengan agama lain.

Begitu pun dengan kerjasama pemerintah daerah diharapkan bisa terjalin dengan baik. Hal ini bertujuan untuk memicu terciptanya keharmonisan dan kedamaian di Nusa Tenggara Barat.

Mewakili PHDI NTB, Ia menyatakan komitmennya dalam mendukung penuh program pemerintah Nusa Tenggara Barat.

Sebelumnya, Ketua Panitia Upacara Wijaya-Jaya, I Gusti Ayu Agung Andriani, SH., MH, dalam laporannya mengatakan bahwa selain melantik pengurus PHDI NTB yang baru, upacara ini juga sekaligus untuk membersihkan dan mensucikan diri secara spiritual.

“Sehingga semakin memperkuat komitmen PHDI sesuai dengan tema yang diusung hari ini adalah ‘Melalui Upacara Mejaya – Jaya Perkuat Komitmen PHDI NTB Secara Spiritual Untuk Mengabdi dan Melayani’,” ungkapnya.

Pelantikan ini ditandai dengan penyerahan pataka kepada pengurus PHDI NTB yang lama kepada pengurus PHDI NTB periode 2019-2024.

AYA/HmsNTB




Wagub NTB Hadiri Peringatan HPN 2020

“Peran pers diharapkan tidak menambah kepanikan. Negara sangat membutuhkan dalam perspektif yang jernih”

lombokjournal.com —

BANJARBARU   ;   Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd (Ummi Rohmi) menghadiri acara Hari Pers Nasional (HPN) 2020 di Banjar Baru Kalimantan Selatan.

Ummi Rohmi hadir diundang bersama para Kepala Daerah Provinsi dan kab/kota dari seluruh Indonesia lainnya.

Ummi Rohmi tiba pukul 07. 30 Wita di Kompleks Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kalimantan Selatan, Jalan Aneka Tambang, Banjar Baru, Kalimantan Selatan, Sabtu (08/02/2020).

Tema acara HPN tahun ini adalah ‘Pers Menggelorakan Kalimantan Selatan Sebagai Gerbang Ibu Kota Negara’.

Tidak menambah kepanikan

Membuka acara, Presiden Jokowi mengucapkan selamat kepada seluruh insan pers yanga da di seluruh Indonesia.

Presiden Jokowi (tengah)

“Selamat hari pers kepada insan pers, dimana pun suara berada. Saya selalu berusaha hadir di setiap kegiatan HPN, ini demi hari Pers Nasional,” jelas Jokowi.

Presiden Jokowi yang hadir dengan kemeja khas putihnya mengaku menyempatkan diri menghadiri peringatan HPN 2020 di tengah kesibukannya.

“Dalam perjalanan menuju Canberra saya membelokkan perjalanan ke Banjarmasin. Sekali lagi ini demi HPN,” ucapnya.

Jokowi juga mengingatkan kembali peran pers dalam berbangsa. Ia menuturkan selain sebagai lembaga untuk memberitakan kinerja pemerintah, pers juga berkontribusi menjaga kondusivitas bangsa.

“Peran pers diharapkan tidak menambah kepanikan. Negara sangat membutuhkan dalam perspektif yang jernih,” ujarnya.

Pada HPN 2020 ini, Presiden Joko Widodo didampingi  sejumlah menteri kabinet Indonesia Kerja Jilid 2. Selain itu, turut mendampingi Gubernur Kalimantan Selatan Sabhirin Noor, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua Dewan Pers M. Nuh dan Ketua Umum PWI Atal S Depari.

Tampak juga Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko, Menko Polhukam Mahfud MD, Menko PMK Muhadjir Effendy. Selain itu, ada juga Menkum HAM Yasonna Laoly, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri KLHK Siti Nurbaya Bakar.

Selain itu, terlihat hadir juga Staff Khusus Milenial Presiden Putri Tanjung, Aminuddin Ma’ruf, Andi Taufan Garuda Putra, Gracia Billy Mambrasar.

Ditemui usai kegiatan, Wagub NTB juga turut menyampaikan dukungan dan apresiasi terhadap HPN Tahun 2020. Menurut Ummi Rohmi, pers sebagai mitra Pemerintah memiliki peran yang sangat penting dan strategis untuk senantiasa berkontribusi menginformasikan pembangunan yang dilakukan Pemerintah.

Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Atal Sembiring Depari mengatakan rangkaian peringatan  Hari Pers Nasional (HPN) 2020 di Kalimantan Selatan menjadi yang terhijau dalam pelaksanaan selama ini.

“Baru kali ini HPN dirangkai penanaman pohon dalam gerakan penghijauan. Apalagi Presiden langsung ikut menanam, kami sangat apresiasi,” ucap Atal dalam sambutannya

Rangkaian peringatan HPN 2020 berlangsung sejak 7-9 Februari 2019 di Banjarmasin dan Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Sejumlah kegiatan dilaksanakan dalam rangkaian peringatan HPN 2020 diantaranya seminar inovasi pelayanan publik, pameran karya pers, serta Konvensi Nasional Media Massa.

AYA/HmsNTB

 




Menutup Tanwir IMM, Gubernur Zul Minta Generasi Muda Muhammadiyah Berpikiran Maju

 Dengan terbukanya wawasan dan rasa nasionalisme generasi muda, diharapkan tidak ada lagi sikap-sikap kesukuan, kedaerahan dalam diri generasi muda, namun yang ada adalah rasa ke Indonesiaan

MATARAM.lombokjounal.com –  Kemajuan teknologi menuntut kita untuk selalu berpikiran maju,  yang tidak lagi memiliki berpola pikir lama dalam meraih  cita-cita.

“Sekarang tidak lagi zamannya kita berpikir meraih sesuatu dengan demonstrasi. Zaman sudah berubah dengan kemajuan teknologi, sebentar lagi kita akan punya mobil listrik dan kemajuan teknologi lainnya,” ujar Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, bersama Wakapolri, Komjen Pol Gatot Eddy Pramono, didampingi Kapolda NTB, saat menutup Tanwir Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) ke XXVIII, di Hotel Santika, Sabtu (08/02/2020).

Gubernur Zul minta generasi muda Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah memperkaya diri dengan peningkatan kemampuan yang sesuai dengan tuntutan zaman.

Pengurus IMM harus mampu memperkaya pengetahuan dan mengimpelentasikan ide dan gagasan yang ada dalam pikirannya untuk kemajuan  bangsa.

Hal inilah yang menjadi pemikiran pemerintah untuk mengirim mahasiswa NTB menempuh pendidikan di luar negeri.

Selain untuk memperluas wawasan, juga untuk menumbuhkan rasa nasionalisme kebangsaan yang tinggi kepada generasi muda Indonesia.

Dengan terbukanya wawasan dan rasa nasionalisme generasi muda, ia berharap tidak ada lagi sikap-sikap kesukuan, kedaerahan dalam diri generasi muda, namun yang ada adalah rasa ke Indonesiaan.

Sehingga tidak ada lagi sikap primordialisme pada generasi muda di Indonesia.

“Kita mengirim generasi muda bersekolah ke luar negeri, bukan karena kualitas pendidikan  dalam negeri tidak bagus. Kualitas pendidikan kita luar biasa di dunia, namun ini untuk menambah wawasan dan rasa nasionalisme generasi muda kita,” ujarnya.

Gubernur Zul berharap, generasi muda Muhammadiyah akan mampu memberikan kontribusi besar dengan mampu menangkap sinyal-sinyal perubahan agar tampil sebagai agen perubahan bagi kemajuan bangsa.

Selain itu, diharapkan kegiatan Tanwir IMM ke XXVIII di NTB, memiliki kesan baik yang mendalam bagi peserta dari luar daerah untuk kemudian dapat diceritakan di daerahnya masing-masing.

Wakapolri, Komjen Pol Gatot Eddy Pramono dalam kuliah umumnya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Gubernur NTB saat ini.

Dengan melakukan pengiriman mahasiswa keluar negeri adalah hal yang luar biasa, untuk membangun rasa nasionalisme dan menghilangkan sikap primordialisme generasi muda.

“Seribu mahasiswa keluar bersekolah ke luar negeri, ini luar biasa,” ujarnya.

Menurut Wakapolri, program ini patut untuk dicontoh, untuk terus membangun wawasan yang luas bagi generasi muda, serta untuk membangun rasa nasionalisme yang tinggi.

Ia juga memberikan apresiasi kepada generasi muda Muhammadiyah yang telah melaksanakan musyawarah, merumuskan permasalahan dengan aman dan damai.

Menurutnya hal ini harus dicontohi dalam kehidupan bangsa kita, sehingga dapat menyelesaikan permasalahan dengan beradab.

Sebelumnya, dalam kesempatan yang sama, Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram, Dr. H. Arsyad Gani memberikan apresiasi atas terselenggaranya Tanwir IMM di NTB dengan aman dan damai.

“Ini Tanwir IMM tercepat di Indonesia, hanya dua hari bisa selesai dengan aman dan damai,” ujarnya.

Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan Gubernur NTB dan Kapolda, yang telah membuat NTB aman dan nyaman, sehingga kegiatan dapat berjalan lancar.

Menurutnya, NTB bisa jadi contoh dalam menyelesaikan dan merumuskan penyelesaian masalah dengan baik, dengan mengedepankan  musyawarah dan diskusi.

Baginya hal ini sangat penting untuk terus dijaga agar kerukunan terus dapat terpelihara, sehingga dapat menyelesaikan segala masalah dengan cara yang beradab.

 AYA/HmsNTB

 




Tingkatkan Kulitas PPID, Kominfo Gelar Bimtek

“Beberapa sosial media OPD seperti Instagram dalam memberikan caption terlalu berat sehingga masyarakat terkadang tidak ingin membacanya”

MATARAM.lombokjournal.com — Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi NTB selaku Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama Provinsi NTB, berupaya meningkatkan kapasitas sumber daya PPID Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis PPID OPD di Aula Dinas Kominfotik Provinsi kemarin (Kamis, 07/07/2020).

Kepala Dinas Kominfotik, I Gede Putu Aryadi, S. Sos., M.H membuka kegiatan sekaligus menjadi narasumber bersama Ketua Komisi Informasi, Hendriadi dan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Mataram, Sirtupilaili dan Ming Muslimin (Sutradara, pembuat film).

i Gde Putu Aryadi

Gede Putu Aryadi menyatakan, banyaknya sosial media dari masing – masing OPD belum menunjukkan informasi yang mudah dicerna oleh masyarakat.

Menurutnya, perlu dilakukan perubahan penyampaian informasi yang akan disampaikan.

“Beberapa sosial media OPD seperti Instagram dalam memberikan caption terlalu berat sehingga masyarakat terkadang tidak ingin membacanya. Hal ini menyebabkan pesan yang disampaikan tidak mengena dan yang paling penting adalah informasi itu harus dipilah mana saja informasi yang penting untuk masyarakat,” katanya.

Dijelaskannya, untuk menulis berita dari sisi pemerintah, media pemerintah harus dapat menyajikan berita yang dapat dipercaya, lengkap, cerdas, dan akurat.

“Media tidak boleh berbohong, harus memisahkan antara fakta dan opini. Lebih dari itu media harus melaporkan kebenaran. Karena kita sumber berita, validitas harus terjamin dan gunakan diksi yang tidak multitafsir,” tegasnya.

Pria yang akrab disapa pak Gede ini menyampaikan materi manarik seputar teknik – teknik penulisan berita.

Ketua Komisi Informasi, Hendriadi menjelaskan kondisi Keterbukaan Informasi Publik(KIP) Badan Publik OPD Provinsi NTB 2019.

Skor tertinggi diraih Biro Humas dengan nilai 92,58 masuk dalam kategori informatif, disusul dengan Rumah Sakit Umum Provinsi NTB dengan nilai 91,04 (informatif) dan skor terendah diperoleh Biro Pemerintahan dengan nilai 32,07 (tidak informatif).

“Komisi Informasi hakekatnya ingin semua badan publik masuk dalam katagori informatif, itu yang harus ditanam oleh rekan – rekan, karena tugas kami mengevaluasi badan publik bukan untuk menghakimi. Tetapi disini kami ingin melihat sejauh mana keterbukaan publik telah dijalankan oleh semuanya,” kata Hendri.

Informasi yang akan disebarkan harus dilihat terlebih dahulu, karena sebuah informasi berkaitan dengan hajat hidup orang banyak, bahkan nyawa orang lain.

“Kita mampu menjembatani informasi publik ditarik menjadi konsep yang lebih ringan dan mudah dipahami misalnya dengan dibuat dalam bentuk news atau berita,” tuturnya.

Materi YANG disampaikan Ketua Asosiasi Jurnalis Independent (AJI) Mataram Sirtupilaili membahas mengenai menulis informasi “seksi”, dan materi videografi yang disampaikan oleh Ming Muslimin yang merupakan sutrada dan editor film.

AYA




Lantik 375 Pejabat, Wagub; Kedepankan Profesionalitas

“Saya berharap agar ASN sungguh – sungguh profesionalitas itu dikedepankan”

MATARAM.lombokjournal.com — Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah bersama Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si didampingi Asisten III Provinsi NTB, H. Fathurrahman, melakukan pelantikan/pengambilan sumpah jabatan sebanyak 375 Pejabat setingkat Eselon III dan IV.

Wagub Hj Rohmi

Mereka terdiri dari Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas dan Kepala Sekolah lingkungan Pemerintah Provinsi NTB, di Gedung Graha Bhakti Praja, Kantor Gubernur NTB, Jumat (07/02/2020).

Wagub mengingatkan, amanah yang diemban agar betul-betul dapat dilaksanakan sesuai dengan  sumpah janji yang diucapkan kepada Tuhan yang Maha Esa.

“Semoga amanah yang bapak ibu emban bentul-betul dapat dilaksanakan sesuai dengan sumpah janji yang bapak ibu sampaikan,” ucapnya.

Wagub mengatakan, di posisi apa pun seorang abdi negara, maka itu adalah ujian untuk menapaki tahap-tahap selanjutnya. Bagi yang saat ini ada di eselon IV adalah ujian untuk perjalanan selanjutnya, begitu juga dengan eselon III dan seterusnya,

“Profesionalitas itu harus sungguh-sungguh dikedepankan,” ujarnya.

ASN dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab diminta memiliki kemampuan managerial.

“Harus terus diasah dan ditingkatkan,”  tegas wagub.

Seluruh pejabat yang dilantik diminta bisa memposisikan diri dengan posisi yang ada, untuk mendukung dan mensupport atasan.

Bukan untuk mempersulit pekerjaan yang ada di OPD masing-masing.

Menurutnya, jejak karier akan menjadi catatan dan perjalanan dalam proses baik di eselon IV maupun eselon III.

Semuanya akan menjadi sejarah dalam perjalanan selama mangabdi sebagai ASN sampai dengan menikmati waktu pensiun nanti.

“Saya berharap agar ASN sungguh – sungguh profesionalitas itu dikedepankan. Tidak ada bawahan yang mencelakakan atasannya, yang ada adalah bagaimana kita bekerja dalam satu tim, begitu juga atasannya semua harus ada dalam satu tim, koordinasi yang baik, saling mengayomi, saling support, saling mengenali, bagaimana struktur managemen itu sungguh-sungguh bisa berfungsi,” ujarnya.

Ditegaskan Wagub, dalam menempati jabatan, tidak ada transaksi-transaksi apa pun.

“Kalau ditemukan ada transaksi yang terjadi didalam menempati satu jabatan, maka hal itu akan menjadi catatan, untuk kemudian bisa mencelakai jabatan bapak/ibu sendiri ke depan,” ingatnya.

AYA/HmsNTB




Hj. Niken Sapa Pelaku Industri di Kabupaten Bima

Sebagai penghasil bawang terbesar di NTB, diharapkan masyarakat Bima menjadikan bawang merah sebagai program prioritas

KABUPATEN BIMA.lombokjournal.com —  Ketua Umum Dekranasda Provinsi NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah meninjau Rumah Produksi Bantuan DAK di Dadibou, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, Kamis (6/2/2020).

Hj. Niken sangat mengapresiasi Rumah Tenun tersebut dan diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah untuk usaha.

“Kerjasama dengan dinas-dinas terkait dan sekolah kejuruan juga harus semakin dikembangkan agar menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dapat bersaing di era digital saat ini,” jelas Hj. Niken.

Hj. Niken menjelaskan, NTB i memiliki potensi yang bagus, baik dari segi wisata, makanan maupun kekayaan budaya yang memiliki kekhasannya masing-masing di tiap daerahnya. Hal inilah yang membuat NTB terkenal sebagai salah satu wisata halal terbaik.

Pada kesempatan ini Hj. Niken menyerahkan sertifikasi halal kepada 10 pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) dan pemberian 1 paket alat pengolah kopi.

Setelah Rumah Produksi Bantuan DAK, Hj. Niken beserta rombongan bergegas menuju Rumah Industri Garam di Desa Darussalam Kec. Belo.

Hj. Niken yang tampak antusias melihat hasil olahan garam tersebut. Sebab tak hanya garam makan, garam spa dengan warna-warna yang manis juga dihasilkan di Rumah Industri Dangga Sia tersebut.

Setelah itu, Hj. Niken diajak untuk melihat proses awal hingga akhir pembuatan garam. Hj. Niken berharap, Rumah Industri ini semakin besar sehingga dapat mengurangi jumlah pengangguran di Desa tersebut.

Setelah cukup meninjau Rumah Industri Garam, Hj. Niken dan rombongan menuju Desa Risa untuk melihat Rumah Industri Bawang Merah.

Desa Risa yang juga salah satu Desa Wisata Pertanian tersebut mendapatkan apresiasi dari Hj. Niken karena memiliki potensi yang besar Jika terus ditingkatkan dari berbagai aspek.

Hj. Niken yang didampingi Kadis Perindustrian Provinsi NTB Nuryanti, SE, ME menyarankan untuk menggunakan sistem CAS (Controled Astmosphere Storage). CAS sendiri adalah sebuah tempat penyimpanan komoditas hortikultura seperti buah atau sayuran.

Dengan menggunakan CAS, bawang merah akan tidak akan membusuk bila disimpan dengan waktu yang lama.

Sebagai penghasil bawang terbesar di NTB, diharapkan masyarakat Bima menjadikan bawang merah sebagai program prioritas.

Di Galeri Bawang ini, Hj. Niken tak ketinggalan untuk mencoba dan menggoreng bawang langsung di Ruang Produksinya.

AYA/HmsNTB