Pemprov NTB Matangkan BSC untuk Tingkatkan Kinerja Birokrasi

“Jika sistem ini jalan, kami bisa memantau kinerja OPD dengan detil. Berbagai program strategis dan unggulan yang sudah berjalan akan terlihat progres dan capaiannya”

MATARAM.lombokjournal.com —  Untuk mematangkan serta menyamakan persepsi  kerangka acuan draft A3 Balanced Scorecard (BSC) dalam impelementasinya pada aplikasi e-Kinerja Pemerintah Provinsi NTB, maka digelar Rapat Pimpinan (Rapim) di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB, Selasa (25/02/2020).

Gubernr Zulkieflimansyah yang didampingi Sekretris daerah (Sekda) Drs Lau Gita Aryadi, MSc  menyampaikan itu dalam Rapim  yang dihadiri para Asisten, Kepala Biro dan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi NTB,

E-Kinerja berbasis Balanced Scorecard sendiri direncanakan sebagai instrumen, alat ukur serta metode untuk mengukur perencanaan, pelaksanaan, hingga hasil kerja yang dilaksanakan oleh seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB.

Membuka rapat, Gubernur berharap dengan draft A3 Balanced Scorecard ini nantinya, kinerja Perangkat Daerah dapat terlihat dengan mudah dan lebih objektif saat dievaluasi.

“Dengan draft ini, mengukur kinerja akan lebih efektif dan efisien. BSC ini adalah salah satu alat yang baik untuk mengukur kinerja,” tegas Gubernur.

Gubernur sangat  yakin, BSC ini adalah instrumen dan alat yang memudahkan dirinya melihat detil-detil pekerjaan para ASN di Pemprov NTB dalam rangka mempercepat program-program Strategis dan unggulan NTB.

“Jika sistem ini jalan, kami bisa memantau kinerja OPD dengan detil. Berbagai program strategis dan unggulan yang sudah berjalan akan terlihat progres dan capaiannya.” jelas Gubernur Zul

Bahkan bisa langsung mengetahui dimana lokasi pekerjaan, sehingga kegiatan yang tidak bermanfaat bisa dialihkan anggarannya kepada kegiatan yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

Program-program strategis yang dicanangkan NTB tahun 2019-2023 meliputi pariwisata andalan dan strategis,  Reformasi Birokrasi, industrialisasi, pengembangan daya saing SDM, NTB ramah investasi, NTB Bahagia, Pengembangan konektivitas dan aksebilitas Wilayah NTB dan NTB bersih dan berkelanjutan.

AYA/HmsNTB

 




Wagub Ajak Semua Pihak Bangun Sinergitas untuk Menjaga Alam NTB

“Mari kita bergandengan tangan, berjalan bersama, dalam menjaga lingkungan hidup kita yang bersih dan lestari”

MATARAM.lombokjournal.com — Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Bali Nusa Tenggara menggelar dialog interaktif rencana pengelolaan sumber daya lahan pasca-banjir di pulau Sumbawa, dihadiri Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah beserta pimpinan perangkat daerah digelar di Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur NTB, Selasa, (25/02/2020)

Sialog ini didasari pemikiran, peningkatan eksplorasi dan eksploitasi sumber daya alam tanpa disadari menimbulkan kerusakan ekosistem yang berdampak pada bencana lingkungan.

Wakil Gubernur NTB Dr. Hj Sitti Rohmi Djalilah dalam sambutannya menegaskan, hakikatnya pembangunan dilaksanakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Namun seiring waktu, tuntutan pembangunan yang dihadapi selalu berubah dan semakin kompleks, sedangkan kemampuan dan sumber daya pembangunan yang tersedia cenderung terbatas.

“Sumber daya yang tersedia, harus kita optimalkan untuk memenuhi tuntutan yang tidak terbatas dengan membuat pilihan dalam bentuk skala prioritas,” tegas Wagub

Wewenang dan tanggungjawab Pemerintah Daerah dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup harus disikapi dengan komitmen yang kuat dan peran serta seluruh pemangku kepentingan.

“Mari kita bergandengan tangan, berjalan bersama, dalam menjaga lingkungan hidup kita yang bersih dan lestari,” tambah Wagub

Sejak tahun 2017, di Pulau Sumbawa khususnya Bima dan Dompu telah terjadi banjir yang sangat memprihatinkan.

Di saat pemerintah sedang mengejar target untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat, namun di sisi lain usaha tersebut telah memberi dampak penurunan kualitas lingkungan, yang berdampak pada penurunan kesejahteraan masyarakat.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri, saya berharap, melalui dialog ini, akan terbangun sinergitas antara pusat dan daerah dalam mendukung pelaksanaan upaya pengelolaan sumber daya lahan pasca banjir di Pulau Sumbawa.” tutup Wagub H Rohmi.

AYA/HmsNTB

 




Kwartir Daerah Komitmen Wujudkan NTB Gemilang

“Kita ingin juga Pramuka dapat berperan dalam penanggulangan bencana-bencana yang terjadi di provinsi ini. Jadi pemerintah tidak sendiri dan tidak mungkin bisa sendiri tanpa campur tangan yang lain dalam mewujudkan NTB Gemilang ini”

MATARAM.lombokjournal.com — Pramuka Kwartir Daerah Nusa Tenggara Barat (Kwarda NTB) akan menjadi bagian dari sumber daya yang akan membawa NTB menuju kegemilangan.

Kwarda NTB merupakan salah satu pioner dalam membentuk generasi muda masa depan bangsa utamanya di Provinsi NTB.

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengungkapkan, Pramuka memiliki peran penting dalam program-program yang ada di NTB ini utamanya program NTB Hijau dan Lestari.

“Pramuka ini kan memiliki peran yang sangat besar dalam pembangunan, utamanya dalam segi pelestarian. Selain itu, Pramuka bekerja dengan tanpa pamrih dan gotong-royong,” terang Wakil Gubernur.

Umi Rohmi akrabnya menyampaikan, Pramuka juga dapat menjadi bagian dari ujung tombak dalam persiapan penanggulangan bencana bekerjasama dengan instansi-instansi terkait.

“Kita ingin juga Pramuka dapat berperan dalam penanggulangan bencana-bencana yang terjadi di provinsi ini. Jadi pemerintah tidak sendiri dan tidak mungkin bisa sendiri tanpa campur tangan yang lain dalam mewujudkan NTB Gemilang ini,” tuturnya.

Wagub juga meminta kepada Kwarda NTB untuk memberikan pendidikan ke sekolah-sekolah terkait dengan program pemerintah agar pelajar-pelajar di NTB mengetahui dan dapat berperan dalam pembangunan.

Ia berharap, Pramuka dapat berperan maksimal dalam mewujudkan NTB Gemilang.

Sementara itu Kepala Kwarda NTB, Drs. H. Fathul Gani.,M.Si menegaskan bahwa Kwarda NTB akan mendukung program-program NTB dengan kegiatan-kegiatan kepramukaan yang akan disusun pada saat rapat kerja.

“Kami akan menjadi salah satu instrumen dari pemerintah yang akan melaksanakan program-program pemerintah menuju NTB Gemilang,” tuturnya.

Kak Gani, panggilannya dalam organisasi Pramuka ini mengatakan bahwa banyak hal yang dapat dilakukan oleh Pramuka dalam mewujudkan NTB Gemilang, mulai dari aksi penghijauan, penanggulangan bencana dan lain sebagainya.

“Pramuka dapat berperan dalam banyak hal, kami dididik untuk dapat melakukan segalanya,” ucapnya.

Ia menerangkan beberapa kegiatan yang dilakukan oleh Pramuka berkaitan dengan program-program NTB Gemilang.

“NTB Hijau sudah sering kami lakukan penanaman pohon, program zero waste, penanggulangan bencana kami sering turun gotong-royong. Insya Allah dengan kegiatan-kegiatan yang kami lakukan dapat membantu mewujudkan NTB Gemilang,” tutupnya.

AYA/HmsNTB

 




Kontribusi Plan International Indonesia di NTB Diapresiasi Gubernur Zul

Pernikahan dini di NTB masih menjadi momok di tengah masyarakat, kurangnya edukasi harus segera diatasi

MATARAM.lombokjournal.com —  Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah mengatakan,  Provinsi Nusa Tenggara Barat ini membutuhkan kehadiran Plan International Indonesia.

Hal itu dikatakannya saat menghadiri kegiatan ramah tamah dengan jajaran Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, di Hotel Santika Mataram, Senin (24/02/2020), yang diselenggarakan Yayasan Plan International Indonesia.

Gubernur Zul hdir bersama Ketua TP PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, beserta sejumlah Kepala OPD lingkup Pemprov, hadir .

Yayasan Plan International Indonesia merupakan yayasan nasional yang memajukan dan memperjuangkan kesetaraan hak anak-anak dan perempuan.

Berbagai program telah dilakukan Yayasan Plan International Indonesia di NTB antara lain, Sustainable Sanitation and Hygiene in Eastern Indonesia atau biasa disingkat SEHATI.

SEHATI ialah Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Gubernur yang kerap disapa Bang Zul juga mengajak Yayasan Plan International Indonesia agar terus membangun sinergi dan berkontribusi dalam pembangunan di NTB.

Pemprov dan juga Pemda diajaknya untuk semakin solid dengan berbagai NGO (Non Government Organization) dalam menyejahterakan masyarakat.

“Kami atas nama Pemerintah Nusa Tenggara Barat mengucapkan banyak terima kasih dan mudah-mudahan kedepan kerjasama atau sinergi yang lebih baik bisa dibangun kembali,” tutur Bang Zul.

Bang Zul mengatakan, kalau ada hal-hal yang diperlukan, pihaknya akan membantu maksimal.

Kesejahteraan Anak-anak

Sejak 2016, Plan International Indonesia telah menjalankan berbagai programnya di NTB. Selain SEHATI,  program-program lainnya seperti Yes I Do yang berfokus pada pencegahan pernikahan usia dini.

Selain itu, ada pula Women and Disability Inclusive WASH and Nutrition Project (Winner Project) yang mengedepankan kesetaraan gender dan kebersihan serta masalah kesehatan seperti penurunan angka stunting dan juga berbagai program-program lainnya.

Direktur Executive Yayasan Plan International Indonesia, Dini Widiastuti mengungkapkan, jika Plan Indonesia selalu berusaha meningkatkan kinerjanya di NTB.

Pada kesempatan itu, Ia sengaja mengajak dewan pembina Plan untuk langsung mengunjungi Lombok.

“Untuk makin memberikan dampak bagi anak-anak dan terutamanya anak-anak perempuan, memastikan hak-hak mereka bisa terpenuhi dan juga kesetaraan bagi anak perempuan dan laki-laki,” ungkap Dini.

Dini mengatakan jika pernikahan dini di NTB masih menjadi momok di tengah masyarakat. Untuk itu, kurangnya edukasi harus segera diatasi.

Kemudian kasus-kasus lain seperti perundungan atau bullying hingga pengentasan narkotika di kalangan remaja. Menurutnya, orang tua dan guru memiliki peranan yang sangat penting dalam mencegah hal tersebut terjadi.

“Saya tentu saja berharap, kerjasamanya dan dukungan dari pemerintah, dari mitra-mitra akan terus berlangsung di sini,” harapnya.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan dari pihak Plan International Indonesia kepada Gubernur NTB serta penghargaan dari Plan International India kepada Ketua TP PKK Provinsi NTB.

AYA/HmsNTB




Gubernur Anjurkan Kades Studi Banding Ke Desa yang Lebih Maju

“Seorang Kepala Desa yang sukses adalah kepala desa yang punya kerendahan hati untuk belajar. Dan salah satu cara yang paling tepat untuk belajar itu adalah studi banding”

MATARAM.lombokjournal.com —  Para Kepala Desa se-NTB dianjurkam melakukan studi banding ke desa- desa yang sudah maju. Baik itu di dalam daerah, di provinsi lain di Indonesia atau bahkan di negara lain.

Gagasan studi banding tersebut disampaikan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah di hadapan ribuan Kepala Desa Se-NTB saat Rapat Kerja Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa Tahun 2020 Provinsi NTB, di Hotel Lombok Raya, Selasa (25/02/2020).

Dikatakan, membangun desa itu sebenarnya tidak susah.

Yang penting adanya perubahan mindset atau pola pikir dari para Kepala Desa. Apalagi kata Bang Zul, zaman sudah berubah sehingga tantangan untuk menuju perubahan itu semakin besar.

“Saya menganjurkan kepada kepala desa untuk melakukan studi banding kepada desa-desa yang sudah sukses. Jangan alergi untuk studi banding, mengunjungi tempat-tempat yang bisa menghasilkan inovasi bagi para kepala desa,” ungkap Gubernur Zul yang disambut tepuk tangan meriah ribuan Kepala Desa yang hadir.

Orang nomor satu di NTB itu menegaskan, membangun desa tidak bisa hanya dengan menggunakan strategi yang singuler atau sama.

Satu Desa punya cara hidup, punya kompetensi, punya kapasitas yang berbeda-beda antara satu desa dengan desa yang lain.

“Seorang Kepala Desa yang sukses adalah kepala desa yang punya kerendahan hati untuk belajar. Dan salah satu cara yang paling tepat untuk belajar itu adalah studi banding,” tegas Bang Zul.

Ia menambahkan, dengan studi banding para Kepala Desa akan mendapatkan banyak inspirasi yang dapat membawa perubahan dan kemajuan pada desa di NTB.

Salah satu contoh katanya, penataan sungai di Singapura yang sebenarnya bisa dilakukan di daerah. Apabila sungai sungai di NTB ini bisa ditata dengan baik, maka akan berdampak ada peningkatan kualitas ekonomi masyarakat.

“Jangan alergi terhadap studi banding. Asal studi bandingnya tidak terlampau sering. Sekali setahun, atau dua kali setahun, saya kira cukup baik,” katanya.

Yang penting, sepulang dari studi banding, seluruh desa yang ada di NTB ini mengalami perubahan.

Sebab, para Kepala Desa tidak akan mengerti zero waste, kalau tidak pernah menikmati indahnya kebersihan.

Gagasan tentang industrialisasi tidak akan nyambung di Kepala Desa, kalau tidak pernah melihat pabrik-pabrik pengolahan di daerah atau negara yang sudah maju.

Gubernur meminta kepada Badan Pemeriksa Keuangan Pemerintah (BPKP) untuk melakukan pembinaan kepada para Kepala Desa terkait pengelolaan dana desa.

Hal ini untuk memberikan pemahaman yang utuh kepada mereka tentang alokasi dana desa serta menghindari terjadinya kasus hukum.

Staf Ahli Bidang Hukum dan kesatuan Bangsa, Kementerian Dalam Negeri, Didik Suprayitno menjelaskan bahwa dana desa dalam setiap tahun selalu mengalami perubahan peningkatan.

“Dalam kurung waktu tahun 2015 sampai dengan tahun 2019, total dana yang telah dikucurkan sebesar 257,65 triliun,” jelasnya

Dengan rincian, tahun 2015 sebesar 20,67 triliun. Pada tahun 2016 Sebasar 46,98 triliun. Sedangkan tahun 2017 dan 2018 masing masing sebesar 60 triliun. Pada tahun 2019 sebesar 70 triliun.

Pada tahun 2020 ini, pemerintah pusat telah menganggarkan 72 triliun untuk dana desa se Indonesia.

Presiden Jokowi, katanya. memerintahkan seluruh Kepala Desa untuk memanfaatkan dana desa tersebut melalui program pemberdayaan padat karya.

Program tersebut dapat memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat yang tidak mampu.

Penggunaan anggaran dana desa lanjutnya juga diarahkan untuk menggerakkan sektor sektor produktifitas di tingkat desa.

Mulai dari pengelolaan pasca panen, industri kecil budidaya perikanan, desa wisata dan industrialisasi pedesaan yang mampu menjadi pengungkit ekonomi desa.

Selanjutnya, dana desa harus dikelola dengan manajemen yang baik dan diikuti pendampingan yang memadai. Sehingga pengelolaan dana desa semakin transparan dan akuntabel.

“Di samping itu, pelibatan masyarakat pada pengelolaan dana desa sangat diperlukan,” katanya.

AYA/HmsNTB




HUT Korem 162/WB ke 59, Dengan Syukuran Penuh Khidmat

“Bagi para Prajurit Korem agar selalu berbuat terbaik dan ikhlas maka yakinlah akan memperoleh karier terbaik dan barokah”

MATARAM.lombokjournal.com —  Puncak peringatan HUT Korem 162/WB dilaksanakan dengan acara syukuran di Aula Sudirman Makorem 162/WB jalan Lingkar Selatan nomor 162 Mataram, Senin (24/02/20).

Acara syukuran yang dihadiri Gubernur NTB Dr. H. Zukieflimansyah, SE. M.Sc., mantan Danrem 162/WB Mayjen (Purn) TNI Heru Suryono, S.IP., dan Kolonel Czi Lalu Rudy Irham Srigede, ST., berlangsung sederhana penuh khidmat.

Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., mengatakan,  syukuran peringatan HUT Korem 162/WB dilaksanakan tiap tahun.

Syukuran diaksanakan untuk meningkatkan hubungan silaturrahmi dan sinergitas antara TNI dengan Pemerintah Daerah, Kepolisian dan seluruh komponen masyarakat.

Sampai saat ini Korem 162/WB dapat terus melaksanakan tugasnya dengan semaksimal mungkin guna mendukung pemerintah daerah wujudkan NTB gemilang sesuai dengan tema ulang tahun “Dengan Dilandasi Profesionalisme Prajurit Korem 162/WB Siap Mewujudkan NTB Gemilang”.

Menurut Danrem, peringatan hari ulang tahun dan syukuran merupakan momentum penting bagi seluruh anggota Korem 162/WB.

“Karena mengandung nilai historis perjalanan sejarah dan pengabdian satuan kepada masyarakat, bangsa dan negara yang tidak terlepas dari campur tangan para  sesepuh maupun dukungan Pemerintah Daerah dan seluruh stakeholder instansi terkait yang ada di wilayah NTB,” terang Danrem.

Danrem berharap, melalui momentum ulang tahun kali ini untuk mengintrospeksi diri bagi segenap Prajurit dan warga Korem 162/WB lebih meningkatkan kualitas pengabdiannya dan senantiasa berbuat yang terbaik bagi masyarakat.

Sehingga keberadaan Korem dan jajaran benar-benar dapat dirasakan dan bermanfaat bagi masyarakat NTB di masa datang.

“Insyaa Allah ke depan Korem 162/WB akan lebih profesional dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya kepada masyarakat, bangsa dan negara,” pungkasnya.

Gubernur NTB, Zulikieflimansyah atas nama Pemerintah Daerah NTB mengucapkan HUT ke 59 tahun 2020 yang dalam waktu dekat akan berubah menjadi tipe A dengan pejabatnya Brigadir Jenderal TNI atau bintang satu.

Diungkapnya, dua tahun lalu, daerah NTB disapa bencana gempa yang sangat dahsyat, namun itu dapat diatasi dengan bantuan dari Korem 162/WB dan jajaran mulai dari tanggap darurat, penanggulangan bencana hingga proses rehab rekon yang begitu cepat.

Itu semua bisa dilakukan karena ada sinergitas antara TNI, Polri dan Pemerintah Daerah bersama seluruh komponen masyarakat.

“Semoga sinergitas ini akan terus berlanjut pada masa yang akan datang,” kata Bang Zul.

Mayjen TNI Heru Saryono, S.IP., mengatakan Korem 162/WB tidak lama lagi akan diresmikan menjadi Korem tipe A dengan jabatan bintang satu.

Menurutnya, Korem 162/WB lahir dan besar bersama rakyat, aktivitas Korem sangat menyatu dan bersama dengan rakyat. Hal itu sesuai dengan slogan jika mencintai rakyat maka korem 162/WB akan dicintai dan dibanggakan rakyat.

Mantan Danrem tahun 2010-2012 tersebut juga berpesan agar terus berkoordinasi dengan Matra Laut dan Udara maupun Kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban sehingga NTB Gemilang akan terwujud.

“Bagi para Prajurit Korem agar selalu berbuat terbaik dan ikhlas maka yakinlah akan memperoleh karier terbaik dan barokah,” pungkasnya.

Usai memberikan sambutan, acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Danrem 162/WB, Gubernur NTB dan mantan Danrem yang dibagikan kepada para Prajurit dan Persit KCK yang berprestasi, pembagian hadiah pemenang lomba dan hiburan.

Acara syukuran HUT Korem juga dihadiri Forkopimda NTB, Danlanal Mataram, Danlanud Zam Rembiga, Forkopimda Kabupaten Kota se Provinsi NTB, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan acara dimeriahkan tarian yang ditampilkan ibu-ibu Persit KCK dan hiburan oleh artis lokal NTB serta artis dari ibu Kota.

AYA




UMKM NTB Membangun Jaringan Bisnis Ke Amerika Serikat

Kurator asal New York, Jennifer Isaacson mengakui perajin IKM di NTB memiliki potensi yang mumpuni untuk berkompetisi di pasar Amerika

MATARAM.lombokournal.com — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat bekerjasama dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) New York menyelenggarakan pelatihan Pengerajin atau UKM di NTB.

Pelatihan bertujuan untuk mengasah kemampuan memasarkan produk dan membangun jaringan bisnis, untuk mengikuti pameran dagang dan kriya terbesar di Amerika Serikat,  (24/02/2020) di Hotel Lombok Raya Mataram.

Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah, hadir membuka kegiatan tersebut berharap, pelatihan ini dapat meningkatkan kualitas SDM  pengrajin UMKM, untuk membidik pangsa pasar di benua Amerika Serikat.

Disamping itu, pemasaran produk yang dihasilkan oleh pengrajin UMKM juga mampu bersaing di pasar Internasional, dengan kulaitas yang berkelas internasional pula.

Pengrajin UMKM harus dapat memanfaatkan perkembagan IT sebagai media untuk publikasi produk dan memasrkan produk.

“Manfaatkan pasar online yang sedang diminati oleh konsumen dunia, agar cepat dan mudah mereka melihat produk yang dipasrkan,” pesan pria asli Sumbawa ini.

Pelatihan ini juga merupakan proses seleksi (kurasi) peserta untuk pameran dagang dan kriya tersebar di Amerika Serikat, yakni New York NOW (NYNOW) tahun 2020.

Pameran kriya dan dagang terbesar di AS ini  menghadirkan lebih dari 2.500 peserta pameran dan mendatangkan lebih dari 25.000 buyers dari seluruh dunia.

“Peserta terpilih sepulangnya dari New York, harus bisa memberikan perubahan sosial dan perubahan ekonomi bagi daerah,” pesan Gubernur Zulkieflimansyah.

Kadis Koperasi NTB, H. Lalu Saswadi, mengungkapkan Pelatihan ini sendiri diikuti oleh 40 peserta yang telah diseleksi oleh Dinas Koperasi UKM (Diskop) NTB, bersama Dinas Perdagangan, Dinas Perindustrian, Dinas Pariwisata, dan Bank Indonesia.

Jenis komoditi yang akan dipasarkan sendiri berupa ,tenun, mutiara, ketak, dan batok kelapa, yang mana merupakan produk kerajinan tangan/homemade yang ramah lingkungan.

“Kerajinan Homemade yang ramah lingkungan memiliki pasar tersendiri di dunia. Dan kita optimis produk kita dapat bersaing,” jelas Lalu Saswandi.

Terkait kuota  peserta yang akan mewakili NTB di New York NOW, Lalu Saswadi mengaku tak bisa memastikan karena hal tersebut merupakan pilihan langsung kurotor KJRI.

“Nantinya acara ini tak hanya memilih UKM yang akan mewakili NTB di pasar Amerika tetapi UKM yang tidak terpilih pun akan terus dilatih oleh KJRI,” tambahnya.

Kurator asal New York, Jennifer Isaacson mengakui perajin IKM di NTB memiliki potensi yang mumpuni untuk berkompetisi di pasar Amerika.

Tahun 2020 ini, merupakan tahun pertama pihaknya bekerja sama dengan Pemprov NTB.

“Saya berharap dalam seleksi ini dapat dipilih beberapa produk yang merepresentasikan NTB di Amerika Serikat,” tandasnya.

AYA/HmsNTB




Tenun NTB, Ramaikan MUFFEST 2020

“Tenun NTB juga memiliki motif unik yang selalu mengangkat budaya setempat berbeda. Misalnya saja, tenun Sukarare Lombok, Tenun Sasambo, Sandikala hingga Tebe Nggoli di Bima”

lombokjournal.com —

JAKARTA  ;  Tenun NTB ikut di ajang Festival busana berskala nasional seperti MUFFEST, sangat efektif dan menjadi bukti bahwa kain tenun NTB memiliki daya tarik tersendiri di kalangan pelaku fashion.

Ketua Dekranasda NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah mengatakan itu pada acara Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2020, di Hall Cendrawasih Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta (23/02/2020).

Hj Niken

Menurut Hj Niken, Tenun NTB mampu bersaing di kancah nasional.

Karena itu, pihaknya kini terus menggencarkan pemberdayaan serta pengembangan produk tenun bagi para pengerajin di NTB. Apalagi, di tahun 2025 Indonesia akan ditargetkan menjadi kiblat fashion muslim dunia.

“Kami sudah mempersiapkan diri dengan memberi pelatihan kepada para pengerajin tenun, penjahit, desainer dan pemilik modal, sebagai langkah pemasalan tenun NTB ready to wear menuju pusat fashion muslim dunia”, tegasnya.

Istri gubernur Dr.Zulkieflimansyah itu berharap, agar para desainer lokal maupun nasional mulai memperhatikan tenun tradisional, serta menjadikannya sebagai busana siap pakai di keseharian.

Kain tenun ke depan  harus mampu ditampilkan dalam wujud busana muslim bergaya ready to wear dengan gaya yang elegan dan kekinian.

“Brand mode tenun NTB sedang kami rencanakan bersama desainer, agar nantinya bisa digunakan oleh semua lapisan masyarakat dengan nyaman,” katanya.

Desainer kawakan,  Irna Mutiara, mengaku memilih tenun NTB sebagai bahan baku busananya ke ajang muslim Fashion Festival kali ini, karena kekhasan yang dimilikinya.

“Mengapa saya ambil tenun NTB? Karena materialnya sangat, tebal, nyaman untuk busana ready to wear, dengan model busana muslim. Tenun NTB juga memiliki motif unik yang selalu mengangkat budaya setempat berbeda. Misalnya saja, tenun Sukarare Lombok, Tenun Sasambo, Sandikala hingga Tebe Nggoli di Bima,” terang Irna.

Pada ajang Muffest ini, Irna mengangkat tema Mandalika yang disesuaikan dengan tema utama Suisteneble.

Sisa rajutan kain dari para penenun lokal, digunakan kembali untuk dirancangnya sebagai selendang, manset jilbab hingga sarung tangan.

“Busana muslim ready to wear ini simple namun elegant, didominasi warna-warna pastel, dusty pink, hijau mint dan putih bercorak unik variatif,” ungkap perempuan bercadar itu.

Pada ajang Muslim Fashion Festival 2020, selain rancangan karya Irna Mutiara berbahan dasar kain Tenun NTB juga  menampilkan rancangan dari 117 desainer kenamaan Indonesia lainnya, seperti Ivan Gunawan, Itang Yunasz, serta Hannie Hananto.

Rabuang@ Kominfotik




Senggigi Jadi Perhatian, Pemprov Akan Bangkitkan Senggigi

Bupati Fauzan berencana akan membentuk badan pengelola khusus terkait dengan kepariwisataan di Senggigi dan akan membuat perencanaan-perencanaan yang berkaitan dengan pariwisata bersama dengan pelaku pariwisata itu sendiri

LOBAR.lombomjournal.com —  Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Sekda NTB), Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si didampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata NTB, H. Lalu. Moh. Faozal dan Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid, A.Ag, M.Si mengungkapkan bahwa pemerintah provinsi akan berusaha membangkitkan Pariwisata Senggigi.

Senggigi sebagai salah satu destinasi pariwisata yang ada di NTB, menjadi perhatian pemerintah daerah.

Berbagai macam cara dilakukan pemerintah dalam memajukan sektor pariwisata. Salah satunya adalah berdiskusi dengan para pelaku pariwisata untuk mencari jalan demi kemajuan pariwisata.

“Spirit hari ini adalah senggigi reborn, dari kabupaten ada revitalisasi Senggigi, kemudian tadi kita sampaikan juga refreshing hubungan antara media dengan pelaku pariwisata dan pemerintah daerah,” tutur Sekda.

Hal itu dikatakannya, usai menggelar diskusi dalam acara silaturahmi pelaku pariwisata dan pengusaha hiburan kawasan wisata Senggigi, Lombok Barat, Sabtu (22/02/2020).

Forum-forum dialog dengan media juga menjadi perhatian pemerintah mengingat media sebagai salah satu instrumen untuk memperkenalkan dunia pariwisata yang ada di NTB ini.

Sekda juga menyampaikan, pemerintah daerah akan mencoba melakukan reorganisasi dalam bentuk lembaga yang melibatkan banyak pihak termasuk di dalamnya akan ada pelaku usaha.

“Kita ingin kelembagaan itu terkonsolidasi, dan di dalamnya ada pelaku dan lain sebagainya. Kita akan cari bentuknya. Kalau tidak ada aturannya, kita buatkan aturan, tidak boleh abu-abu. Kalau ini bagus, orang lain akan belajar ke kita,” tegas Sekda.

Terkait dengan adanya lahan-lahan yang tidak terpakai dan yang ditinggalkan oleh investor di Senggigi, Sekda NTB mengatakan akan berkoordinasi dengan BPN, lahan mana yang bisa digarap optimal oleh kabupaten akan diserahkan.

“Kita ingin Senggigi bangkit kembali, provinsi tentu akan mendukung termasuk tadi ada harapan-harapan tanah provinsi, kalau memang optimalisasi itu lebih baik ke kabupaten, kami ikhtiarkan untuk diserahkan ke kabupaten,” terangnya.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Lombok Barat mengaku banyak mendapat masukan dari pelaku pariwisata untuk membangkitkan kembali detinasi pariwisata Senggigi.

Lombok Barat berkomitmen untuk membantu provinsi meraih target kunjungan wisatawan.

Ia menyampaikan beberapa langkah konkret yang akan dilakukan oleh Pemda Lombok Barat untuk membangkitkan pariwisata di Senggigi ini.

“Tadi kita banyak mendapatkan treatment bagaimana menghidupkan Senggigi,” akunya.

Bupati berencana akan membentuk badan pengelola khusus terkait dengan kepariwisataan di Senggigi dan akan membuat perencanaan-perencanaan yang berkaitan dengan pariwisata bersama dengan pelaku pariwisata itu sendiri.

Pemerintah daerah bersama pelaku pariwisata dan pengusaha hiburan sepakat berdiri bersama untuk memajukan pariwisata NTB.

AYA/hmsNTB




Pencanangan Desa Sukadana Bebas KDRT; Bupati Najmul Bicara Musrenbang Perempuan Dan Anak

Pemda Lombok Utara menganggap penting musrenbang perempuan dan anak, guna menyerap aspirasi masyarakat yang sampai sekarang diselenggarakan

BAYAN.lombokjournal.com —  Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar,SH,MH hadir dalam pencanangan Desa Sukadana Bebas KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) dan PTB (Perempuan Tangguh Bencana), yang berangsung di Desa Sukadana, Bayan, Jumat (21/02/2020).

Pencanangan itu dilakukan Deputi Bidang Perlindungan Anak (PA) dan Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak (TKA), mewakili Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kementerian PPPA Republik Indonesia, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, SE,M.Si

Pada kesempatan itu Bupati Najmul  mengatakan, pada tahun 2017 Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Lombok Utara mendapatkan anugerah PPD (Pangripta Nusantara) dari Presiden RI, sebagai kabupaten perencana pembangunan terbaik kedua di Indonesia.

“Kenapa hal ini kami sampaikan pada kesempatan ini, karena salah satu poinnya kami menyelenggarakan Pramusrenbang dengan melibatkan simpul-simpul yang ada. Salah satu di antaranya Musrenbang Perempuan dan Anak,” terang Sekjen APKASI ini disambut applaus hadirin.

Bupati mengatakan, musrenbang perempuan dan anak ini sebetulnya menghasilkan keputusan-keputusan yang jarang dipikirkan oleh bapak-bapak.

Dicontohkan, di setiap kantor pelayanan ada smoking room, pojok menyusui, termasuk tangga. Dimana area-area itu tidak lebih dari 30 cm.

“Ini semua adalah usulan kaum ibu-ibu,” kata Bupati Najmul.

Pemda Lombok Utara menganggap penting musrenbang perempuan dan anak guna menyerap aspirasi masyarakat yang sampai sekarang diselenggarakan.

Pada musrenbang itu juga menghadirkan forum anak dengan memberikan anak-anak untuk menyampaikan aspirasinya.

Lebih lanjut disampaikan orang nomor satu di KLU ini, pada bulan ini pemda menyelenggarakan musrenbang pemuda, pelajar, mahasiswa dan difabel, dengan mengembangkan simpul masyarakat mulai dari Desa, Kecamatan kemudian Musrenbang Kabupaten plus simpul-simpul khusus di masyarakat.

Di antaranya Musrenbang perempuan yang ternyata menjadi nilai positif tersendiri sehingga Presiden memberi penghargaan kepada Lombok Utara sebagai kabupaten dengan perencanaan pembangunan terbaik kedua.

Program lain yang diimplementasikan di KLU adalah sekolah-sekolah perempuan yang dilaksanakan sejak 3-4 tahun lalu.

Kegiatan tersebut cukup efektif walaupun tempat pembelajarannya di pantai, kebun, dan tengah sawah. Tetapi substansi yang ditargetkan dapat tercapai. Juga adanya program-program unggulan khusua untuk perempuan dan anak.

Pada kesempatan itu, Najmul Akhyar mengharapkan bantuan material dan moril dari kementerian agar program yang tengah diterapkan tetap bisa dilanjutkan secara berkelanjutan. Pasalnya, program ini ternyata sangat bermanfaat untuk masyarakat KLU.

Usai penandatanganan prasasti pencanangan Desa Sukadana Bebas KDRT dilakukan penyerahan cinderamata oleh Bupati H. Najmul Akhyar kepada Deputi Bidang PA Kementerian PPPA Nahar, SH didampingi oleh Deputi Bidang TKA Leny Nurhayanti.

BACA JUGA ;  Menteri PPPA RI Canangkan Desa Sukadana Bebas KDRT dan PTB

Acara yang dipusatkan di Ponpes Nurul Bayan ini dihadiri oleh Kepala OPD, Ketua MUI TGH. Abdul Karim, Lc, Ketua TP PKK Hj. Rohani Najmul Akhyar, Ketua GOW Nani Tri Cahyani Sarifudin, Ketua DWP Hj. Laely Suardi, Sekolah Perempuan serta tamu undangan lainnya.

api/humaspro