Peduli Yatim Merupakan Refleksi Cinta Rasul

Pembangunan Rumah Yatim oleh Yayasan “Mi’raajus Shibyan” di atas tanah 1,5 are, merupakan wujud dari kepedulian pemerintah, para dermawan, terutama masyarakat di Ampenan Selatan

MATARAM.lombokjournal.com —   Mencintai Anak Yatim piatu berarti mencintai Rasulullah SAW, karena rasulullah sangat mencintai anak yatim.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah mnyamapaikan itu, saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Yatim “Mi’raajus Shibyan” di Lingkungan Karang Panas, Ampenan Selatan, Selasa (04/02/2020).

Gubernur Zu mengingatkan, peduli anak yatim piatu merupakan kewajiban. Ia mengajak semua elemen, bukan hanya pemerintah namun juga para dermawan untuk peduli, karena peduli kepada anak yatim merupakan refleksi dari kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Pemerintah Provinsi dan dirinya akan memberikan bantuan maksimal, agar proses pembangunan Rumah Yatim dapat berjalan baik dan cepat diselesaikan.

“Pembangunan ini adalah hal yang harus kita segerakan, tidak perlu kita tunda. Semoga dengan kepedulian dan bantuan ini Allah meringankan beban kita semua,” ujar gubernur.

Dihapkan proses pembangunan itu tidak hanya dapat ia lakukan saat peletakan batu pertama, namun juga segera meresmikan gedungnya.

Ketua Yayasan H. Muhamad Zaini mengatakan, pembangunan Rumah Yatim oleh Yayasan “Mi’raajus Shibyan” di atas tanah 1,5 are itu, merupakan wujud dari kepedulian semua pihak. Baik pemerintah, para dermawan, terutama masyarakat di Ampenan Selatan.

Ia berterimakasih atas kehadiran gubernur untuk melakukan  peletakan batu pertama Rumah Yatim tersebut.

Ia berharap dengan kehadiran  Gubernur Z ul akan menjadi penyemangat bagi dirinya dan masyarakat, agar ke depan dapat membangun yayasan dengan baik untuk anak Yatim Piatu.

“Harapan kami kepada pemerintah, dan para dermawan untuk dapat membantu pembangunan agar dapat selesai dengan cepat dan baik,” ujarnya.

AYA/HmsNTB

 




Pendeta Seluruh Indonesia Diajak Nikmati Keindahan Alam NTB

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Gubernur dan Forkopimda atas sambutannya bagi kami para peserta MPL-PGI di Pulau yang dikenal dengan julukan pulau seribu masjid ini”

LOBAR.lombokjournal.com – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah mengajak para pendeta yang hadir dalam acara pembukaan Sidang Majelis Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MLP-PGI) MPL-PGI tahun 2020 di Hotel Aruna Senggigi, Senin (03/02/2020), untuk mengunjungi daerah wisata di NTB.

Keindahan alam yang dimiliki oleh NTB memukau semua orang yang pernah berkunjung ke provinsi ini. Datang ke NTB tidak lengkap jika tidak menikmati indahnya alam di NTB.

“Saran saya anda tidak mungkin menulis keindahan Indonesia kalau anda duduk dalam ruangan, tugas para pendeta di zaman sekarang adalah datang mengunjungi lautan, melihat keindahan eksotisme alam, kemudian mendistribusikan harapan yang indah kepada seluruh umat dan masyarakat kita di Indonesia,” tutur Gubernur Bang Zul.

Bang Zul berterimakasih kepada PGI karena telah mempercayakan NTB sebagai tuan rumah pada acara Sidang MPL-PGI tahun ini.

“Kami mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Nusa Tenggara Barat untuk menjadi host dalam acara ini,” tutupnya.

Ketua PGI, Pdt. Dr. Bambang Widjaja mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi NTB atas keramahtamahan yang diberikan pada peserta Sidang ini.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Gubernur dan Forkopimda atas sambutannya bagi kami para peserta MPL-PGI di Pulau yang dikenal dengan julukan pulau seribu masjid ini,” kata Pdt. Bambang.

Ia mengungkapkan , sidang ini akan menegaskan tentang kesatuan dalam keragaman.

Melalui sidang ini, perbedaan suku, ras, budaya dan perbedaan agama tidak boleh menjadi pemisah sebagai sesama anak bangsa.

Acara pembukaan Sidang MPL-PGI yang bertemakan ‘Bersama Seluruh Warga Bangsa, Gereja, Memperkokoh NKRI yang Demokratis, Adil, dan Sejahtera  Bagi Semua Ciptaan Barlandaskan Pancasila dan UUD1945, ditandai dengan pemukulan gendang beleq.

Acara tersebut juga menampilkan kesenian tarian kontemporer medley nusantara, yaitu tarian-tarian dari berbagai macam daerah, mulai dari tarian Bali, Betawi, Aceh, Papua dan lain-lain.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk partisipasi dalam melestarikan budaya Indonesia.

AYA/HmsNTB




Wagub; Masyarakat Perlu Ubah Pola Pikir Masalah Kebersihan

“Justru pola kebiasaan masyarakatnya dahulu yang harus diubah, barulah kebersihan lingkungan bisa kita jaga”

LOBAR.lombokjournal.com  —  Masyarakat perlu merubah pola pikIr terkait masalah kebersihan, agar kondisi lingkungan yang bersih dapat tercipta dan terwujud.

Sebab, kebersihan tidak lepas dari kebiasaan dari masyarakat itu sendiri.

Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah saat membuka kegiatan Aksi Bersih di kawasan pantai Senggigi, Selasa (04/02/2020).

Aksi bersih pantai tersebut diselenggarakan oleh Peserta Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (MPL-PGI) Tahun 2020.

Ummi Rohmi, sapaan Akrab Wagub, mengatakan persoalan kebersihan juga melibatkan kebiasaan. Sebab, kebiasaan masyarakat harus sudah mulai diubah untuk menjaga lingkungan.

“Menjaga kebersihan lingkungan ini tidak cukup jika hanya menggalakkan bersih-bersih setiap pekan. Namun, setelah sampah diangkut, nanti akan bertambah lagi. Justru pola kebiasaan masyarakatnya dahulu yang harus diubah, barulah kebersihan lingkungan bisa kita jaga,” ujarnya.

Ummi Rohmi mengaku bersyukur, NTB menjadi tuan rumah MPL-PGI.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada panitia yang telah memilih menjaga kebersihan sebagai salah satu agenda persidangan tersebut.

“Sampah harus ditempatkan di tempatnya, supaya menjadi berkah. Jika tidak, sampah tersebut akan menjadi musibah,” ujarnya.

Di NTB ini aksi bersih-bersih dimulai dari desa dan dusun. Dengan demikian, bukan hanya pemerintah saja yang bergerak. Seluruh elemen harus kompak dan ikhtiar bersama dalam menjaga lingkungan yang bersih.

“Ayo peduli terhadap lingkungan. Gerakan menjaga kebersihan lingkungan harus dimulai dari kita,” katanya.

Sementara itu Maureen Grace Wenas, selaku Ketua Panitia, Peserta sidang MPL – PGI tersebut mengungkapkan, pembahasan dalam sidang tersebut adalah tentang ekologi.

“Salah satu agenda kegiatan kami adalah bersih-bersih pantai sebagai wujud kami semua untuk bersinergi dalam mewujudkan NTB yang bersih (Zero Waste),” ujarnya.

Hadir pula Ketua TP-PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah.

AYA/HmsNTB




Antisipasi Virus Corona, Bandara Lombok Tingkatkan Pemeriksaan Kesehatan Penumpang  

Selanjutnya, Bandara Internasional Lombok akan berkoordinasi dengan KKP terkait simulasi penanganan penumpang suspect virus Corona sesuai dengan SOP yang telah disepakati

LOTENG.lombokjornal.com  –  Bandar Udara (bandara) sebagai pintu masuk utama penumpang dari luar negeri  meningkatkan kewaspadaan untuk mengatisipasi penyebaran virus corona.

15 bandara yang dikelola Angkasa Pura I di Indonesia, termasuk Lombok, meningkatkan pemeriksaan kesehatan untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona dari Wuhan, Tiongkok.

Humas Bandara Internasional Lombok, I Nyoman Siang, mengatakan BIL bekerjasama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) terus melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap penumpang.

“Bandara Internasional Lombok bekerjasama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) terus meningkatkan pemeriksaan kesehatan penumpang baik penumpang domestik maupun penumpang internasional,” katanya, Senin (03/02/2020).

Pemeriksaan menggunakan alat pengukur suhu tubuh atau thermal scanner yang telah terpasang di area kedatangan domestik maupun area kedatangan internasional.

Jika penumpang yang tiba memiliki suhu tubuh 38 derajat Celsius, maka akan dilakukan pemeriksaan kesehatan lanjutan.

“Alat thermal scanner berfungsi untuk mendeteksi suhu tubuh penumpang, jika terdapat penumpang yang terdeteksi memiliki suhu tubuh 38 derajat Celsius atau lebih maka penumpang tersebut akan diperiksa kesehatannya lebih lanjut oleh KKP,” katanya.

Dia juga menjelaskan, meskipun penumpang memiliki suhu tubuh 38 derajat Celsius atau lebih, tidak berarti mereka terpapar virus Corona.

“Namun, bukan berarti penumpang yang memiliki suhu tubuh 38 derajat Celsius atau lebih pasti terjangkit virus Corona. Penumpang tersebut masih berstatus suspect yang akan diperiksa kesehatannya lebih lanjut,” katanya.

Selain penggunaan thermal scanner, petugas frontliner bandara juga telah diwajibkan untuk memakai masker, kacamata, dan sarung tangan saat bertugas.

Monitoring juga dilakukan terkait kesiapan dan pelayanan personil KKP untuk memeriksa kesehatan penumpang.

Selanjutnya, Bandara Internasional Lombok akan berkoordinasi dengan KKP terkait simulasi penanganan penumpang suspect virus Corona sesuai dengan SOP yang telah disepakati.

AYA




Aplikasi Mobile JKN BPJS Kesehatan Dilengkapi Dengan Fitur Baru

Bila suatu ketika rumah sakit tidak dapat menerima pasien rawat inap dengan alasan tidak ada lagi ketersediaan tempat tidur, peserta dapat melakukan pengecekan ketersedian tempat tidur pada display tempat tidur tersebut

lombokjournal.com

MATARAM   ;    Aplikasi Mobile JKN makin bisa memberi informasi layanan kesehatan, dengan memperkenalkan beberapa fitur baru.

BPJS Kesehatan memperkenalkan fitur baru di aplikasi Mobile JKN, yang meliputi  cek ketersediaan kapasitas tempat tidur di fasilitas kesehatan, mendaftarkan pelayanan kesehatan baik di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL), hingga melihat jadwal tindakan operasi.

Saat ini kalau membuka mobile JKN akan dapat terlihat mana rumah sakit terdekat yang kosong display tempat tidurnya.

“Saya yakin ini akan sangat membantu. Ini komitmen kita memperbaiki sistem antrean,” kata Deputi Direksi Bidang Jaminan Pembiayaan Kesehatan Rujukan BPJS Kesehatan, Budi Mohamad Arief, di Jakarta, bulan Januari.

Lebih jauh dijelaskan, hal ini juga dilakukan sebagai tindak lanjut dari komitmen BPJS Kesehatan bersama dengan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI).

Dituturkan, BPJS Kesehatan dan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) pada pertengahan November 2019 lalu sepakat untuk melakukan beberapa peningkatan kualitas pelayanan.

Di antaranya, berupa layanan antrean elektronik untuk memberikan kepastian waktu layanan pada peserta JKN-KIS.

Selain itu, rumah sakit harus memiliki display informasi ketersediaan tempat tidur untuk perawatan dan komitmen memastikan kemudahan pasien gagal ginjal kronis mendapatkan kemudahan layanan cuci darah.

Lebih lanjut Budi Mohamad Arief  menjelaskan, pihak nya mengakomodir kebutuhan untuk memenuhi komitmen tersebut, melalui integrasi sistem informasi platform bersama antara rumah sakit dan BPJS Kesehatan dalam aplikasi Mobile JKN.

“Diharapkan dukungan seluruh fasilitas kesehatan baik itu FKTP maupun FKRTL atau rumah sakit yang bekerja sama untuk dapat mengintegrasikan sistem ini secepatnya. Ini bagian dari komitmen BPJS Kesehatan karena tahun ini merupakan tahun pelayanan dan tahun peningkatan kepuasan pelanggan,” jelasnya.

Dalam fitur terbaru Pendaftaran Pelayanan, peserta JKN-KIS dapat melakukan pendaftaran ke FKTP melalui Mobile JKN dan mendapatkan nomor antrean di FKTP.

Apabila dirujuk atau membutuhkan pelayanan di rumah sakit, peserta dapat mendaftar ke FKRTL melalui Mobile JKN. BPJS Kesehatan telah mengintegrasikan sistem informasi dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).

Bersama dengan PERSI, pihak BPJS Kesehatan telah melakukan spotcheck di awal tahun ke RSUD Margono Soekarjo (RSMS) Purwokerto. Peserta JKN-KIS yang dirujuk dari FKTP sekitar bisa langsung didaftarkan ke antrean di RSMS Purwokerto dengan menggunakan aplikasi Mobile JKN.

“Fitur baru yang ada dalam Mobile JKN ini terintegrasi dengan data nomor rujukan pada aplikasi Pcare milik FKTP. Fitur ini juga memungkinkan peserta untuk bisa mengubah jadwal kedatangan 1 kali ke RS sehingga ada kepastian kedatangan dan kepastian pelayanan di RS,” kata Budi.

Budi juga menjelaskan fitur terbaru lain yaitu fitur Ketersediaan Tempat Tidur.

Fitur ini tersedia sebagai sarana peserta untuk dapat melihat ketersediaan tempat tidur di rumah sakit sehingga dapat memberikan alternatif pilihan rumah sakit sebagai tujuan tempat rawat inap di lokasi terdekat peserta.

Bila suatu ketika rumah sakit tidak dapat menerima pasien rawat inap dengan alasan tidak ada lagi ketersediaan tempat tidur, peserta dapat melakukan pengecekan ketersedian tempat tidur pada display tempat tidur tersebut.

Peserta yang direncanakan akan dilakukan tindakan medis operatif akan memperoleh kemudahan informasi di aplikasi Mobile JKN melalui fitur jadwal tindakan operatif. Fitur ini secara bertahap akan diimplementasikan di tahun 2020.

Peserta dapat mengetahui kapan ia akan mendapat pelayanan tindakan operasi. Fitur ini terdiri dari informasi jadwal pelaksanaan, nama rumah sakit, dan SMF yang melakukan tindakan pembedahan.

“Kami harap dengan pengembangan yang dilakukan ini juga didukung oleh rumah sakit sehingga hal-hal yang selama ini menjadi keluhan peserta khususnya terkait keterbukaan informasi dapat segera teratasi. Kami mendorong rumah sakit lain dalam waktu dekat dapat menerapkan hal serupa. RSMS Purwokerto adalah role model yang dapat dicontoh oleh rumah sakit lain atas penerapan komitmen peningkatan mutu dan kualitas layanan,” tambahnya.

Rr/BPJS Kesehatan




Peluang Iuran BPJS Kesehatan Turun Sulit, Ini Alasannya

Pemerintah dan BPJS Kesehatan tetap merujuk pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan

lombokjournal.com –

JAKARTA :    Permintaan penurunan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan diprediksi tidak akan terwujud.

Hal itu dikatakan Koordinator Advokasi BPJS Watch, Timboel Siregar mengatakan, pemerintah tetap menjalankan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019, dan itu berarti iuran ttp naik.

“Saya menilai pemerintah tetap menjalankan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 yaitu iuran tetap naik sehingga apa yang diharapkan Komisi IX agar iuran Kelas III Mandiri tetap Rp 25.500 tidak terlaksana,” ujarnya seperti dikutip Kompas.com, di Jakarta, Selasa (21/o1/20) lalu.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang berlangsung pada Senin (20/01/20) lalu, Komisi IX DPR RI mendesak kepada pemerintah dan BPJS Kesehatan untuk segera menurunkan iuran tersebut.

Penurunan iuran khususnya bagi Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) Kelas III. Namun  desakan dari wakil rakyat itu dinilai sulit terwujud.

Pasalnya kata Timboel, pemerintah dan BPJS Kesehatan tetap merujuk pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan

Meurutnya, solusi lainnya menurut harus dilakukan proses pendataan lagi bagi peserta layanan BPJS Kesehatan agar bisa diketahui masyarakat yang tak mampu.

Kemudian, peserta tidak mampu ini akan mendapat subsidi kesehatan atau kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI).

“Proses cleansing data dipercepat sehingga orang miskin di Kelas III Mandiri bisa dapat PBI. Ini cleansing dipercepat,” kata Timboel.

Opsi lainnya, pemerintah mendata masyarakat tak mampu ke Dinas Sosial setempat untuk memastikan keabsahan status mereka.

Saat RDP berlangsung Senin lalu, Anggota Komisi IX Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI, Kurniasih Mufidayati menilai pemerintah tidak punya itikad baik kepada rakyat kecil karena tetap menaikkan iuran BPJS Kesehatan.

Ia juga kecewa hasil rapat Komisi IX deban pemerintah tanggal 12 Desember 2019 lalu tidak ditindaklanjuti pemerintah.

Saat itu kata Kurniasih, Komisi IX dan pemerintah sepakat tidak ada kenaikan iuran BPJS Kesehatan bagi Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) Kelas III Mandiri pada 1 Januari 2020.

Rr




Gerindra NTB  Berikan Rekomendasi 7 Paslon Yang Diusung Di Pilkada 2020

HBK berkomitmen akan bertanggung-jawab penuh dan mengawal ketat agar pasangan calon yang diajukan Desk Pilkada Partai Gerindra NTB tidak bergeser ke pasangan calon yang lain

lombokjurnal.com —

SENGGIGI   ;   H. Bambang Kristiono, yang akrab disapa HBK bersama istri tercinta Hj. Dian BK, mengadakan pertemuan khusus dengan tujuh Pasangan Balon (Paslon) yang akan diusung Partai Gerindra di perhelatan Pilkada serentak di NTB 2020, Sabtu malam (01/02/20) di Restaurant The Sail, Hotel Katamaran, Senggigi, Lombok Barat.

Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra itu yang didampingi Ketua Desk Pilkada dan Ketua DPD Partai Gerindra NTB, memberikan surat tugas atau rekomendasi kepada masing-masing paslon Bupati/Wakil Bupati dan Walikota/Wakil Walikota, HBK didampingi.

HBK melkkan langkah cepat dan strategis iniagar setiap paslon yang diusung Partai Gerindra merasa firmed. Sehingga masing-masing Paslon bisa berkonsentrasi dalam pekerjaan lain, seperti mencari dukungan dari Partai lain, mengingat Gerindra tidak bisa maju sendiri.

Saat itu, HBK mengatakan, saat ini Desk Pilkada Partai Gerindra NTB sedang menyiapkan diri untuk menghadapi perhelatan Pemilukada 2020.

Partai Gerindra mencari dan menyeleksi tokoh-tokoh serta putra-putra terbaik NTB yang akan diusung menjadi calon Bupati/Wakil Bupati serta Walikota/Wakil Walikota, yang akan melayani masyarakat di daerahnya selama lima tahun ke depan.

Dari sekian banyak calon Kepala Daerah yang mendaftarkan diri di Partai Gerindra, sesuai hasil fit and proper test Desk Pilkada Partai Gerindra NTB, maka pilihannya untuk Kota Mataram mengarah kepada pasangan Makmur/Ahda, Lombok Utara mengarah kepada pasangan Johan/Danni.

Kemudian, Lombok Tengah mengarah kepada Lalu Pathul Bahri (Cabup). Kabupaten Bima mengarah kepada pasangan Dinda/Dahlan.

Untuk Kabupaten Dompu mengarah kepada pasangan Abdul Kader Zaelani/Nurlaeli Khaerunisa, untuk Kabupaten Sumbawa mengarah kepada pasangan Jarot/Mokhlis, kemudian untuk KSB mengarah kepada pasangan Musyafirin/Syaifudin.

“Dalam acara penyerahan surat tugas ini, saya dan istri mengundang satu  tamu istimewa kami yaitu saudara Ferdiansyah, putera Bupati Suhaili FT.  Saya sangat berharap, saudara Ferdiansyah bisa bergabung bersama Partai Gerindra dalam perhelatan Pemilukada Kabupaten Loteng tahun 2020. Karena beliau adalah kekuatan generasi milenial yang luar biasa dan sangat berpengaruh di Kabupaten Loteng. Mudah-mudahan saudara Ferdiansyah direstui Partai juga keluarganya untuk berjuang bersama-sama Partai Gerindra,” kata HBK.

Di Pilkada serentak NTB 2020, ada 3 milenial yang akan didorong bertarung di Pulau Lombok yaitu Ahda, Danni dan Ferdi.

Kemudian ada 3 milenial lagi yang didorong di Pulau Sumbawa yaitu Abdul Kader, Fud dan IDP.

Lebih jauh HBK mengatakan, terkait  siapa-siapa  yang akan diusung secara resmi oleh Partai Gerindra di Pemilukada 2020 nanti akan ditentukan oleh hasil rapat pleno Badan Seleksi Pemilukada (Baleksikada) Partai Gerindra yang dipimpin langsung Ketum/KDP Partai Gerindra, H. Prabowo Subianto.

Namun HBK berkomitmen akan bertanggung-jawab penuh dan mengawal ketat agar pasangan calon yang diajukan Desk Pilkada Partai Gerindra NTB tidak bergeser ke pasangan calon yang lain.

Menurutnya,  ini sangat penting bagi keberlanjutan proses yang telah dilakukan Desk Pilkada Partai Gerindra Prov. NTB, agar proses mendapatkan Surat Keputusan (SK) dari DPP nanti tidak menjadi bola panas.

Dan para bakal calon merasa firmed sehingga bisa berkonsentrasi ke pekerjaan2 lainnya seperti mencari dukungan dari Partai pendukung lainnya mengingat Gerindra tidak bisa maju sendiri.

“Saya akan bertanggung jawab penuh dan mengawal ketat proses pengambilan keputusan di DPP nanti”, tegas HBK

HBK  menilai, mereka yang telah lolos dalam seleksi dan fit and proper test yang dilakukan Desk Pilkada Partai Gerindra Provinsi NTB adalah  putra dan tokoh terbaik NTB, yang paham betul dalam menata dan mengelola management pemerintahan.

Mereka adalah pribadi-pribadi-pribadi yang sejuk, sederhana serta tipikal pemimpin yang melayani dan mengayomi.

“Apabila nanti hasil rapat Badan Seleksi Pemilukada (Baleksikada) Partai Gerindra memutuskan bakal2 pasangan calon ini sebagai pasangan calon  yang definitif diusung Partai Gerindra, maka HBK mengajak kepada segenap warga NTB untuk berjuang bersama-sama Partai Gerindra, bekerja keras dan memenangkan pasangan-pasangan  calon pilihan Partai Gerindra dan Prabowo Subianto ini sebagai pimpinan daerah yang akan melayani dan mengayomi daerahnya selama lima tahun kedepan,”  kata HBK yang juga Wakil Ketua Komisi 1 DPR RI.

HBK siap  turun gunung dan bekerja keras bersama mayoritas masyarakat NTB untuk memenangkan pasangan calon ini agar NTB bisa lebih baik dan lebih maju untuk kurun waktu lima tahun ke depan.

Menurut pendapat HBK, NTB ke depan butuh sosok  pemimpin dengan kualitas kepemimpinan yang mumpuni, jujur, profesional dalam menata dan mengelola management pemerintahan, serta memiliki jaringan atau net-working yang luas di luar NTB.

“Visi dan misi bakal pasangan-pasangan calon ini sangat aplikatif dan sederhana dalam mengembangkan keunggulan kompetitif daerahnya masing-masing,” ujar HBK.

Ketua DPD Partai Gerindra NTB, H. Ridwan Hidayat memuji  terobosan yang sangat luar biasa yang dilakukan oleh HBK di Partai Gerindra NTB ini.

“Saya kira Partai Gerindra yang paling maju dimana Partai-partai lain masih mengusung dua atau tiga calon untuk diajukan ke DPP-nya , tapi Partai Gerindra NTB hanya mengajukan satu calon saja, jadi ada satu kepastian bagi pasangan calon yang maju bersama di Partai Gerindra,” katanya.

Ketua Desk Pilkada Partai Gerindra Prov. NTB, Ali Usman Ahim menyampaikan terima kasih kepada seluruh bakal pasangan calon atas kepercayaannya untuk berjuang bersama-sama Partai Gerindra.

“Dan dapat saya pastikan, 99,9 persen, in syaa Allah pasangan-pasangan calon yang kita ajukan ke DPP Partai Gerindra ini akan mendapat SK dari DPP Partai Gerindra,” ujarnya.

Ali Usman Ahim  mengatakan, ia mendengar langsung bahwa HBK akan bertanggung-jawab dan mengawal langsung proses penurunan SK dari DPP Partai Gerindra.

“Saya percaya Johan-Danni akan bertarung di Pemilukada KLU nanti. Karena mas HBK, selain Ketua Badan Pengawas Partai juga anggota Badan Seleksi Pemilukada (Baleksikada) DPP Partai Gerindra”, kata Sudirsah Sujanto, Ketua DPC Partai Gerindra KLU.

HBK juga menugaskan masing-masing bakal pasangan calon tersebut untuk mencari Koalisi Partai pendukungnya, serta menugaskan kepada bakal calon Kepala Daerah untuk mencari pendampingnya, bagi yang belum memiliki pendamping.

Me




Resto Malacca Hill, Pesona Gili Trawangan dari Ketinggian

Soal harga, di resto tersebut sangat nyaman di kantung

KLU.lombokjournal.com — Gili Trawangan memang terkenal dengan keindahan pantainya, dan di pulau kecil itu para wisatawan berdatangan menghabiskan liburan.

Namun kini, turis tidak hanya dimanjakan dengan keindahan pantai, tetapi juga bukit di Gili Trawangan.

Resto dan bar baru dibuka di bukit Gili Trawangan, Malacca Hill, satu-satunya resto yang memanjakan pengunjung Trawangan dengan sensasi menikmati alam di atas bukit.

Uniknya, pengunjung yang datang ke Malacca Hill akan dijemput dengan Cidomo, sebuah transportasi tradisional dari kuda yang ada di Lombok.

Owner Malacca Hill, Rudi Sugiyanto mengatakan, Malacca Hill memiliki konsep romantik untuk pengunjung.

Selain nuansa alam perbukitan, di sana pengunjung dapat melakukan outbound di alam bebas.

Selain itu, view sunset dan sunrise juga dapat dinikmati dari ketinggian sekitar 300 meter itu.

“Konsep romantik yang kita tawarkan. View sunset sunrise dapat semua,” katanya, Minggu (02/02/20) di Gili Trawangan.

Tidak hanya itu, di Malacca Hill dibangun konsep instagramable, yang menyediakan banyak spot selfie mulai dari ayunan ala milenial, taman bunga hingga ke depan akan dibangun rumah pohon.

“Saya lihat di Gili Trawangan bawah (bagian pantai) tempat selfie berkurang sehingga kita buat di perbukitan ini karena selama ini sepi,” ujarnya.

Tidak tanggung-tanggung, ke depan akan disediakan sepeda listrik untuk memudahkan pengunjung menuju Malacca Hill.

Pengunjung dapat memilih menuju lokasi dengan berjalan kaki atau menggunakan sepeda listrik yang disediakan gratis.

“Karena tempat kita di bukit, kita siapkan akomodasi sepeda listrik. Pengunjung bebas mau jalan atau menggunakan sepeda listrik,” katanya.

Sepanjang jalan menuju Malacca Hill sengaja dibuat jalan setapak yang menanjak naik, hingga ke resto. Bahkan, untuk menikmati outbound, di atas bukit juga ada gua peninggalan Jepang yang memiliki nilai historis bermakna. Itu akan menjadi wisata baru dari deretan wisata lainnya.

Konsep Malacca Hill cukup sederhana dengan bangunan dari bambu dengan atap ilalang. Semua bangunan tanpa menggunakan plastik, sehingga ramah lingkungan.

“Akses kita buat sendiri. Harapan di bukit ini ada konsep khas Lombok semua terbuat dari bahan yang ada di Lombok, seperti bambu, meja, kursi. Kita mengurangi bahan dari plastik,” ujarnya.

Soal harga, di resto tersebut sangat nyaman di kantung. Dengan Rp120 ribu, pengunjung dapat menikmati makanan khas sana langsung dengan fasilitas Cidomo antar jemput pengunjung dari pelabuhan Gili Trawangan menuju kaki bukit.

Minggu siang tadi juga sekaligus menjadi acara soft launching yang mengundang sejumlah pelaku pariwisata, awak media hingga Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lombok Utara.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lombok Utara, Vidi Eka Kusuma, memberi apresiasi atas pembangunan Malacca Hill. Dia merasa bangga ada investor yang mampu melirik lokasi baru untuk bisnis pariwisata.

“Bicara dari industri pariwisata kami salut dan support. Kami senang dengan investor yang melirik sektor yang belum tersentuh di sini, yang bisa melihat potensi. Saya apresiasi owner yang bisa melihat tempat ini sebagai peluang,” katanya.

Dia menegaskan akan siap membantu setiap investor yang serius mengembangkan bisnis pariwisata di Lombok Utara, terutama dalam hal perizinan.

“Cuma pesan saya jangan segan-segan menghubungi pemerintah jika ada yang bisa kami bantu terutama soal perizinan,” katanya.

AYA




Ini Penyakit-penyakit Yang Bikin BPJS Kesehatan Defisit

lombokjournal.com —

JAKARTA  ;    Banyak pertayaan muncul, kenapa Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus didera defisit?

Seelah ditelisik, satu demi satu beban  yang harus ditanggung BPJS Kesehatan mulai terkuak.

Memang tak bisa dibantah bahwa BPJS Kesehatan harus menghadapi modus atau niat buruk peserta maupun praktik dokter di rumah sakit yang sudah diberitakan sebelumnya.

Selain itu, ternyata beban BPJS Kesehatan cukup dahsyat dari sisi penyakit katastropik yang harus ditanggung.

Penyakit katastropik merupakan penyakit-penyakit yang membutuhkan biaya tinggi dalam pengobatannya serta memiliki komplikasi yang dapat mengancam jiwa.

Penyakit yang termasuk dalam golongan katastropik adalah golongan penyakit-penyakit tidak menular.

Dai sumber yang bersal dari dokumen BPJS Kesehatan, jumlah biaya katastropik dari Januari sampai Maret 2019 saja  mencapai Rp 5,65 triliun.

Pada tahun  2018 sendiri penyakit katastropik biayanya mencapai Rp 20,4 triliun.

Ternyata, besarnya biaya pelayanan kesehatan itu disebabkan antara lain profil morbiditas penduduk yang banyak menderita penyakit kronis, itu penjelasan BPJS Kesehatan dalam dokumennya.

Penyakit-Penyakit Ini yang Buat BPJS Kesehatan Tekor; Data Katastropik (Dok. BPJS Kesehatan)

Penyakit katastropik yang cukup merogoh kocek BPJS Kesehatan cukup dalam adalah jantung. Dengan biaya selama 2018 mencapai Rp 10,5 triliun. Dari Januari-Maret 2019 sendiri biaya penyakit jantung ini mencapai Rp 2,81 triliun.

Penyakit kedua yang cukup besar biayanya adalah kanker. Di mana di 2018 biayanya mencapai Rp 3,40 triliun dan selama Januari-Maret 2019 mencapai Rp 1,09 triliun.

BPJS Kesehatan mencatat biaya pelayanan kesehatan totalnya khusus penyakit katastropik mencapai Rp 94,2 triliun di 2018. Sedangkan di 3 bulan pertama 2019 mencapai Rp 25,5 triliun.

Rr

 




Perayaan Imlek, Gubernur Ingatkan Pentingnya Persatuan

Imlek yang juga berarti pergantian musim, dari musim dingin ke musim semi, dan identik dengan angpau yang dibagikan

MATARAM.lombokjournal.com – Nusa Tenggara Barat  akan selalu aman dan nyaman, bila masyarakat dengan selalu menjunjung tinggi persatuan dan kebersamaan.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah yang didampingi istri Hj. Niken Saptarini Widyawati menyampaikan pesan itu dalam kemeriahan perayaan tahun baru imlek di Gedung Hakka Lombok, Mataram, Minggu (02/02/2020).

“Dengan persatuan dan kebersamaan kita, Insyaallah Nusa Tenggara Barat yang kita cintai ini, akan aman, nyaman penuh kekeluargaan dan hangat untuk kita semua,” ungkap Gubernur yang akrab disapa bang Zul.

Bang Zul menambahkan,  dengan perayaan imlek ini dapat memberikan suatu energi baru bagi kita untuk lebih baik lagi di masa yang akan datang. P

Bang Zul memperkenakan Irjen Tomsi Tohir  yang baru saja menjabat sebagai Kapolda NTB.

Ketua Perkumpulan Sosial Bhakti Mulia (PSBM) Mataram, S. Widjanarko alias Wang Ping Sen, dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa Imlek yang juga berarti pergantian musim, dari musim dingin ke musim semi, dan identik dengan angpau yang dibagikan.

“Semoga di tahun 2020 ini atau tahun 2571 yang merupakan merupakan perlambang tahun shio tikus logam kita semakin keras seperti logam, atau giat berusaha kreatif dalam mengelola usaha dan diberikan keberuntungan dan kejayaan serta dijauhkan dari segala malapetaka,” harapnya.

Selain dihadiri Kapolda NTB, dalam perayaaan Imlek itu juga hadir Danrem NTB, Danlanal, Danlanud, Walikota Mataram, Bupati Lombok Barat, Ketua MUI NTB, Ketua FKUB NTB, dan Ketua FPK NTB.

AYA/HmssNTB