Main Medsos Bukan Tidak Percaya Birokrasi, Gubernur : “Lewat Medsos, Lebih Simple & Efektif”

Main Medsos bukan karena tidak percaya birokrasi atau apa, tapi Medsos memang mampu menjangkau kita secara langsung, real time tanpa birokrasi yang lambat dan bertele-tele

MATARAM.lombokjournal.com —  Postingan Gubernur NTB, Dr. H.Zulkieflimansyah pada akun facebook terkait tumpukan sampah yang menggunung di  Jalan  Gajahmada Pagesangan Kota Mataram, dekat kampus UIN, (Minggu, 24/11-2019), langsung direspon cepat pihak Dinas Kebersihan dan Lingkungan hidup Pemerintah Kota Mataram.

Respon Cepat Dinas Kebersihan Mataram

Bahkan dalam hitungan jam saja, petugas dari Dinas Kebersihan Kota Mataram langsung terjun ke lapangan,  membersihkan sampah di Jalan Gajah Mada sebagaimana termuat dalam akun media sosial orang nomor satu di Bumi gora itu.

Terkait respon cepat Pemerintah Kota Mataram, Bang Zul sapaan akrab gubernur ekonom tersebut, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Walikota Mataram dan seluruh jajarannya.

“Terima kasih Dinas Kebersihan Kota Mataram yang langsung terjun ke lapangan membersihkan sampah di Jalan Gajah Mada,” tulis Bang Zul di akun facebooknya.

Ditegaskan, postingannya lewat media sosial bukan latah. Atau bahkan mungkin ada yang menafsirkan sebagai pencitraan atau apa.

“Tidak seperti itu, tapi  karena itu nyata dan langsung sampai ke kami, tanpa birokrasi yang bertele-tele dan lelet,” tegasnya.

Bang Zul, hanya ingin simple dan praktis saja.

“Karena sibuk, kita sering lupa menyampaikan ke pihak yang berwenang berbagai masalah di lapangan dan di sekitar kita. Dan mungkin merasa yang lain akan melakukannya, akhirnya berlarut dan terbengkalai,” ungkapnya

Padahal Medsos menyediakan sarana yang murah meriah dan mampu menjangkau banyak kalangan sekaligus dan solutif.

“Medsos sangat efektif memangkas jalur birokrasi, yang terkadang ribet dan berbelit-belit. Lama banget,” tuturnya.

Bang Zul mengakui hal yang sama terjadi di lingkungan Pemerintah  Provinsi NTB.

“Saya kaget karena pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap kerusakan-kerusakan hutan di NTB. Lengkap dengan gambar-gambar kerusakan hutan yang disampaikan oleh masyarakat di media sosial,” ungkap gubernur.

Rupanya pemerintah pusat, juga mengikuti dan mencermati laporan dan postingan masyarakat yang di unggah di medsos. Karenanya laporan dan unggahan di medsos sangat efektif dan segera direspon  dan cermati, imbuhnya.

“Jadi kalau kami merespon cepat lewat medsos bukan karena latah, atau pencitraan tapi karena itu nyata dan langsung sampai ke kami, tanpa birokrasi yg bertele-tele dan lelet,” tegasnya.

Menurut Gubernur Zul, pemimpin di segala lapisan harus mulai menyadari bahwa zamannya sudah berubah.

Main Medsos bukan karena tidak percaya birokrasi atau apa, tapi Medsos memang mampu menjangkau kita secara langsung, real time tanpa birokrasi yang lambat dan bertele-tele, Ungkap Gubernur Zul

Gubernur meyakini bahwa Postingannya tentang sampah di Jalan Gajah Mada Mataram pagi ini,  Pak Wali Kota dan jajarannya pasti nggak tahu.

“Bukan karena nggak ada yang lapor, tapi laporannya entah nyasar ke mana-mana,” tulis gubernur dalam akun facebooknya.

Ayo bermedsos dengan baik dan bijak, karena medsos efektif memangkas birokrasi kita yg lambat dan bertele-tele, ajaknya.

“Sekali lagi terima kasih teman-teman Dinas Kebersihan Kota Mataram. We love you full,” kata Bang Zul.

AYA/HmsNTB




Kesadaran Bayar Pajak Masyarakat NTB, Terus Meningkat

Walaupun KLU pernah di guncang gempa bumi dasyat tahun lalu. Namun, volume pembelian kendaraan bermotor terus meningkat

TANJUNG.lombokjournal.com – Kesadaran masyarakat NTB dalam menunaikan kewajiban membayar pajak, dinilai Kepala Bappenda NTB, Dr.Ir H. Iswandi terus meningkat.

Pak Is memgambil undian

Hal ini dibuktikan dengan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2019 yang bersumber dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mengalami peningkatan sebesar 14 persen atau sebesar Rp 314,01 miliyar lebih, jika dibandingkan tahun 2018 lalu.

Begitu juga dengan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) sebesar Rp 299.28 miliyar lebih atau mencapai 78,55 persen, meningkat 13,06 persen dibandingkan tahun 2018 yang hanya 75,43 persen atau sekitar Rp 264.72 miliyar lebih.

“Pencapaian tahun ini lebih maju dari tahun kemarin. Padahal kita sedang recovery pasca gempa tahun lalu. Ini menunjukan kita masih punya semangat dan motivasi untuk cepat bangkit. Dan ini terbukti di KLU yang meraih progres yang baik,” ujarnya.

Menurutnya, hal tersebut sangat membanggakan karena NTB masih dalam tahap pemulihan pasca bencana Gempa Bumi 2018.

“Salah satu contoh di Lombok Utara ini. Progresnya sangat bagus. Masyarakatnya sadar pajak, meski kita tahu daerah ini terdampak paling parah saat gempa tahun lalu, namun raihan pajak kendaraan bermotor  mencapai Rp60 Miliar lebih, hingga November 2019 ini,” ungkap Iswandi.

Bupati KLU, Dr. H. Najmul Akhyar SH mengatakan, masyarakat Kabupaten Lombok Utara merupakan masyarakat yang paling agresif untuk membayar pajak di NTB.

Hal itu dibuktikan kesadaran masyarakat membayar pajak semakin meningkat.

“Hanya perlu waktu sepuluh bulan untuk mencapai target yang ditetapkan selama satu tahun,” ungkapnya.

Dijelaskannya, pencapaian itu tentu didasarkan pada kesadaran masyarakat membayar pajak mulai tinggi. Mereka sadar bahwa membayar pajak merupakan  kontribusi besar untuk memajukan daerahnya.

Selain itu, kata Najmur, walaupun KLU pernah di guncang gempa bumi dasyat tahun lalu. Namun, volume pembelian kendaraan bermotor terus meningkat “Mudah-mudahan yang rajin bayar pajak akan mendapatkan hadiah umroh,” harap Bupati KLU itu.

Bupati Najmul yang didampingi Sekda NTB mengambil kupon undian yang disaksikan oleh ribuan masyarakat yang memadati lapangan Tanjung. Kali ini, hadiah utamanya yaitu umroh gratis bagi masyarakat yang beruntung.

Kemudian undian untuk hadiah sepeda, motor dan beberapa hadiah menarik lainya.

Dirlantas Polda NTB, diwakili Kanit Regident Ditlantas Polda NTB, Kompol Nurhadi Ismanto SIK mengapresiasi kegiatan Gebyar Pajak 2019 yang berlangsung meriah di Lombok Utara.

“Kegiatan ini akan terus dilaksanakan setiap tahun. Ini juga sebagai bentuk apresiasi kepada wajib pajak yang selalu taat membayar pajak tepat waktu,” katanya.

Acara Gebyar Pajak 2019 di Lombok Utara dibuka dengan kegiatan Jalan Sehat, Senam Zumba masal, dan pembagian doorprize.

BACA JUGA  ;   Meriah Gebyar Pajak Kendaraan 2019, Bayar Pajak Bisa Pakai Sampah

Dalam kegiatan ini, H. Iswandi juga meresmikan secara simbolik Kantor dan Penandatanganan Prasasti untuk Kantor UPTB UPPD dan SAMSAT Tanjung-Lombok Utara, Kantor SAMSAT Selong Lombok Timur, DRIVE THRU Sengkol Lombok Tengah, Kantor UPTB UPPD Bima.

Juga dilaksanakan Penyerahan Sertifikat ISo Launching SAMSAT ONLINE NASIONAL, Launching E Wisma NTB, dan Launching Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor Menggunakan Sampah Plastik.

AYA/ HmsNTB




Meriah Gebyar Pajak Kendaraan 2019, Bayar Pajak Bisa Pakai Sampah

Gebyar Pajak selain bertujuan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, juga memberi pemahaman bahwa membayar pajak itu mudah dan pelayanannya cepat

TANJUNG.lombokjournal.com — Ratusan masyarakat antusias mengikuti Gebyar Pajak Kendaraan Bermotor 2019 yang digelar Bappenda Provinsi NTB, di lapangan Supersemar, Tanjung, Lombok Utara, Minggu (24/11) 2019.

Event yang diselenggarakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak kendaraan bermotor ini, diisi dengan berbagai kegiatan menarik.

Mulai dari jalan sehat sambil pungut sampah hingga puluhan hadiah doorprize yang menarik pun ikut meramaikan.

Di antaranya, Hadiah Utama berupa Umroh gratis, sejumlah sepeda motor, sepeda gunung, HP dan puluhan alat elektronik yang menarik masyarakat, khususnya para wajib pajak untuk mengikuti rangkaian kegiatan Gebyar pajak dari awal sampai akhir.

Penjabat Sekda Provinsi NTB yang juga Kepala Bappenda NTB, Dr. Ir.H Iswandi, M.Si menjelaskan, Gebyar Pajak merupakan event  tahunan yang digelar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak.

“Tahun ini lokasi di Lombok Utara, setiap tahun lokasi digilir. Karena kita ingin memotivasi masyarakat di tiap daerah dan terus berupaya meningkatkan kesadaran membayar pajak,” terangnya.

Menurut Pak Is saaan akrab Sekda NTB itu, Gebyar Pajak selain bertujuan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, juga memberi pemahaman bahwa membayar pajak itu mudah dan pelayanannya cepat.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Gebyar Pajak kali ini sekaligus mensosialisasikan inovasi Bappenda NTB dalam mendukung program Zero Waste (bebas sampah), guna mewujudkan NTB Asri dan lestasi.

Juga melibatkan BPS NTB untuk mensosialisasikan sensus penduduk tahun 2020 yang menggunakan pola yang berbeda dengan sensus-sensus pendududuk sebelumnya.

Ditegaskan Sekda,  mulai saat ini dan seterusnya masyarakat sudah bisa membayar pajak kendaraan bermotor dengan sampah plastik.

BACA JUGA  ;   Kesadaran Bayar Pajak Masyarakat NTB, Terus Meningkat

“Satu unit mobil Samsat khusus pelayanan pajak dengan sampah juga kita sediakan di lokasi kegiatan ini. Jadi untuk mendukung Zero Waste, kita inisiasi program bayar pajak dengan sampah plastik,” ujarnya.

Dengan program itu, ia berharap masyarakat akan termotivasi untuk mulai memilah sampah dari rumah.

AYA/HmsNTB




Bupati Najmul Resmikan PAUD Hibah Rotary NTB

Kepala Dinas Dikpora diminta mencari guru-guru ke pengungsian, sehingga jeda anak-anak tidak sekolah hanya dua pekan. Setelah itu mereka bisa belajar di tenda-tenda dan di mana pun

KAYANGAN.lombokjournal.com —  Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH, MH bersama Distric Gubernur (DG) 3420 Rotary NTB, Febri meresmikan tiga PAUD di dua Kecamatan.

Masing-masing PAUD Aisyah di Dusun Tanak Muat Kecamatan Bayan, PAUD Karya Lotara Dusun Temuan Sari dan PAUD Nurul Huda Dusun Rebakong.  Acara peresmian dipusatkan di Dusun Rebakong Kecamatan Kayangan, Jumat (22/11) 2019.

Rotary International atau Rotary Club adalah sebuah club yang tersebar di seluruh dunia, dan anggotanya dipanggil Rotarian adalah pemimpin bisnis dan profesional yang memberikan jasa kemanusiaan, yang mendorong adanya standar etika yang tinggi dalam setiap kegiatan sukarela.

Rotary Club membantu membangun kebersamaan dan kedamaian di dunia dengan motto “service above self“, yaitu mementingkan kegiatan saling membantu tinimbang kepentingan diri sendiri.

Bupati Lombok Utara, H. Najmul Akhyar sebelum meresmikan ketiga PAUD mengungkapkan rasa bangga bersama pelbagai komponen yang mengikuti acara tersebut.

Dikatakan, meskipun musibah menimpa semua lapisan masyarakat tapi Allah SWT tidak mematikan mimpi bersama. Justru mengganti dengan mimpi yang lebih besar dan hikmahnya luar biasa.

Masyarakat Lombok Utara bisa bersilaturahmi dengan saudara-saudaranya yang lain dari berbagai penjuru yang datang ke Lombok Utara.

Mengetuk pintu Allah

Bupati menguraikan cerita menarik saat kejadian gempa di wilayah setempat. Saat masyarakat masih tinggal di tenda pengungsian dan masih membutuhkan bantuan lalu terjadi gempa di Palu.

Warga setempat menyikapinya dengan humanis. Anak-anak SD setempat turun membawa kotak meminta donasi bukan untuk Lombok Utara tetapi untuk Palu.

Begitu pula masyarakat di Desa Gumantar mengumpulkan hasil bumi dengan jumlah yang cukup banyak lalu dijual, dan semua hasil penjualannya disumbangkan ke Palu. Padahal pada saat itu masyarakat setempat tinggal di tenda pengungsian.

“Kami juga dari pemerintah dan masyarakat lainnya mengumpulkan donasi dengan mendatangkan Kyai Abdullah Bin Bahtiar. Alhamdulillah kita dapat jumlah yang cukup besar dan kami kirim ke palu,” ujar Najmul menceritakan.

Dikatakan bupati, itulah cara pemda dan masyarakat bumi Tioq Tata Tunaq belajar mengetuk pintu Allah di langit, sehingga Allah ridho membuka pintu kemurahan-Nya di bumi. Salah satu pintu Allah itu, sambungnya, dengan datangnya para filantropi dari Rotary Club memberikan bantuan.

“Saya terinspirasi saat bom Nagasaki dan Hiroshima yang paling pertama ditanya itu adalah berapa guru yang masih tersisa,” kata Bupati Najmul. .

Kepala Dinas Dikpora diminta mencari guru-guru ke pengungsian, sehingga jeda anak-anak tidak sekolah hanya dua pekan. Setelah itu mereka bisa belajar di tenda-tenda dan di mana pun,  dengan siapa saja guru-guru yang ada, serta tidak membedakan SD atau SMP.

“Itulah cara-cara yang kami tempuh dalam memperhatikan dunia pendidikan. Tidak boleh ada kegiatan belajar yang berhenti. Pada kesempatan ini kami ucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada Rotary Club, adik-adik dari internasional school dan semua yang hadir di sini,” tutup Doktor Ilmu Hukum ini.

Distric Gubernur (DG) Rotary NTB Febri menyampaikan syukur yang mendalam lantaran Rotary Club sudah bekerja sama khusus di bidang pendididkan.

Presiden Rotary Indonesia, Ace Robinson mendapat penghargaan dari Rotary Internasional dan PBB sebagai Srikandi A People Action, orang yang peduli terhadap penggungsi di Lombok, seraya berharap kehadiran pihaknya di KLU bisa memberikan manfaat untuk  semua lapisan masyarakat.

Menurut Febri, organisasi Rotary adalah organisari tertua di dunia yang bekerja sama di bidang pendidikan dengan 6 fokus kerja yang semuanya berorientasi untuk kesejahteraan masyarakat.

Pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan masyarakat KLU yang telah bekerjasama dan menerima Rotary Club dengan terbuka. Ke depan diharapkan kerjasama tersebut dapat terus berlanjut secara kontinyu.

“Atas nama Distric 3420 Rotary Indonesia saya mengucapkan terima kasih atas semuanya. Di sini kami belajar ketegaran, Insya Allah Rotary akan selalu siap,” kata Febri..

Peresmian ketiga PAUD tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati dan Distrik Gubernur (DG) 3420 Rotary.

sta/humaspro




Pertemuan Percepatan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Pemda KLU Dibuka Bupati Najmul

Dulu masyarakat KLU untuk mengurus KK, KTP, dan Akte Kelahiran, butuh waktu hingga 6 bulan. Tapi sekarang bisa didapatkan hanya dalam waktu satu jam

TANJUNG.lombokjournal.com — Untuk percepatan pelaksanaan reformasi birokrasi di KLU, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (Pemkab KLU) melalui Bagian Organisasi dan Tata Laksana Setda KLU menggelar pertemuan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Tim Pengarah dan Tim Pelaksana Reformasi Birokrasi, di Aula Kantor Bupati, Jum’at (22/11) 2019.

Bupati H Najmul Akhyar

Kegiatan yang juga diikuti seluruh Camat lingkup Pemda KLU ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Dr. Budi Utomo, SIP, MS, Kepala Bagian Reformasi Birokrasi Kemendagri dan Kepala Bidang Penyiapan Perumusan Kebijakan Reformasi Birokrasi, Hatni, SE dari Kemen PANRB Republik Indonesia.

Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH, MH sebelum membuka acara mengatakan, mengatakan acara itu untuk melaksanakan visi misi keempat Pemda KLU, yaitu percepatan reformasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik terutama kondisi pascabencana.

Menurut Najmul, reformasi birokrasi menjadi program paling utama dalam melaksanakan amanah di Lombok Utara, dan merupakan kunci utama kesuksesan dalam menjalani amanah yang diemban pihaknya.

“Saya selalu menyampaikan bahwa Kepala OPD ini adalah pemegang amanah bukan sebagai pejabat,” tegasnya.

Dikatakannya,  walaupun itu hanya kata-kata ketika kita merasa diri adalah pejabat maka kita akan minta dilayani oleh anak buah kita. Jika kita merasa diri adalah pemegang amanah, maka kita adalah pelayan masyarakat.

“Kami sejak awal sudah berkomitmen dengan satu konsep yaitu PIN (percepatan inovasi dan nilai tambah). Konsep inilah yang kami gunakan untuk mengukur semua hal yang diusulkan sebagai program kerja di dinas-dinas yang ada. Ini adalah semangat awal yang kita bangun selama ini yaitu percepatan,” jelas bupati.

Orang nomor satu di KLU ini mencontohkan, dulu masyarakat KLU untuk mengurus KK, KTP, dan Akte Kelahiran, butuh waktu hingga 6 bulan. Tapi sekarang bisa didapatkan hanya dalam waktu satu jam.

Di dalam percepatan itu, juga ada inovasi yaitu menempatkan print out di rumah sakit untuk melayani masyarakat, sehingga akte kelahiran langsung bisa dibawa pulang oleh pasien. Di Inspektorat pun dilakukan hal yang sama.

“Kita harus berpikir out ot the box, selama itu tidak kita langgar kenapa tidak kita lakukan. Satu nilai kita yang warna orange adalah tingkat kepatuhan kita untuk kepentingan bersama. Contohnya, penyusunan APBD ketika kita menyampaikan usulan ke dewan ini kadang-kadang kita menagih berkali-kali,” tutup Bupati Najmul.

Ketua Panitia Pelaksana yang juga Asisten Bidang Administrasi Umum Setda KLU, Ir. H. Melta dalam laporannya mengatakan, dasar dari pelaksanaan kegiatan ini yaitu Peraturan Presiden RI nomor 81 tahun 2010, Peraturan Menteri PAN RB nomor 14 Tahun 2019, Permendagri nomor 235 Tahun 2018 dan SK Bupati Lombok Utara nomor 58/11/ortala/2019.

Dijelaskannya, percepatan reformasi birokrasi dan percepatan kualitas pendayagunaan pelayanan publik merupakan misi ke-4 RPJMD Kabupten Lombok Utara tahun 2016 /2021.

Diharapkan, misi tersebut dapat terwujud dengan maksud membangun komitmen dalam rangka reformasi birokrasi secara menyeluruh dan konsisten. Sehingga indeks reformasi bisa meningkat sesuai hasil evaluasi tim internal inspektorat KLU.

  1. Melta menuturkan, nilai indeks reformasi birokrasi KLU yaitu 44,15 persen.

Pemaparan materi oleh Hatni, SE dengan topik Arah Kebijakan Reformasi Birokrasi, dilanjutkan oleh Dr. Budi Utomo, SIP, MS yaitu Percepatan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Pemerintahan Daerah (PPRB) KLU.

sta/humaspro




Safari Subuh Gubernur Zul, Bantu Masyarakat Memahami Ilmu Perbankan

Masyarakat yang ingin mendapatkan bantuan, kredit usaha bahkan cara mengelola keuangan dengan baik, dapat langsung berkonsultasi dengan OJK, BI dan Bank NTB Syari’ah

MATARAM.lombokjournal.com —   Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menggelar Safari Subuh di Masjid Jami’ Hamidah, Kebun Roek, Ampenan Kota Mataram, Sabtu (23/11) 2019, didampingi Kepala BI Perwakilan NTB, Acris Sarwani, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTB, Farid Faletehan dan Direktur Utama Bank NTB Syari’ah, H. Kukuh Rahardjo.

Tiga pimpinan yang menangani perbankan di NTB diajak Safari Subuh, untuk membantu masyarakat memahami ilmu perbankan,  sehingga memudahkan masyarakat mendapatkan akses bantuan dana atau pinjaman usaha di bank.

Menurut Gubernur, selama ini masyarakat belum memahami ilmu perbankan secara utuh. Sehingga banyak di antara mereka yang terjebak pada praktek rentenir.

“Kahadiran kami di sini, agak khusus. Karena memperbaiki umat ini tidak cukup dengan ceramah-ceramah. Hadir di tengah-tengah kita orang orang hebat yang menentukan pembangunan ekonomi di NTB. Di sini ada Kepala Bank Indonesia, Kepala OJK dan Kepala Bank NTB Syari’ah,” ungkap Gubernur Zul yang akrab disapa Bank Zul itu pada Safari Subuh bertajuk ‘Membangun NTB Gemilang, Mencetak 1000 Pengusaha’ itu.

Masyarakat yang ingin mendapatkan bantuan, kredit usaha bahkan cara mengelola keuangan dengan baik, dapat langsung berkonsultasi dengan OJK, BI dan Bank NTB Syari’ah.

“Di OJK itu ada istilah financial inclusion, bagaimana umat Islam di Pondok, di Masjid harus melek keuangan,” jelas Bang Zul.

Dijelaskan, Bank NTB Syari’ah merupakan salah satu bank yang dapat mengkongkritkan kebutuhan dengan memberikan bantuan modal, pinjaman serta bimbingan kepada masyarakat.

“Kalau bapak bapak dan ibu ibu punya usaha dan menginginkan modal, silahkan langsung menghubungi beliau-beliau,” kata Gubernur.

Dengan kemudahan akses perbankan, sudah saatnya umat Islam memakmurkan Masjid dengan kegiatan-kegiatan ekonomi.

Dikatakan gubernur, disamping surga di akhirat, surga dunia berupa pembangunan ekonomi juga harus diciptakan. Sudah saatnya Masjid yang ada di NTB ini dilengkapi infrastruktur yang mampu membangkitkan ekonomi.

Salah seorang warga Ampenan, Alwi Aljufri mengaku bersyukur karena Gubernur dapat menggelar Safari Subuh dengan masyarakat. Apalagi, Gubernur dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan bantuan pemodalan di bank.

“Masya Allah, luar biasa. Apa yang masyarakat belum tahu, sekarang sudah terbuka. Hal-hal yang menjadi kepentingan masyarakat paling terbuka. Misalnya kredit tanpa jaminan, untuk menghilangkan dan menghapus rentenir di pasar-pasar,” jelasnya.

TGH. Hanan, Lc juga menyampaikan rasa bangganya atas gagasan menggelar Safari Subuh. Menurut Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Mataram itu, Safari Subuh Gubernur membangkitkan kembali semangat membangun NTB. Ia mengaku, banyak informasi yang dibutuhkan masyarakat tersampaikan dengan utuh melalui kegiatan itu.

“Banyak informasi yang selama ini putus. Tapi, Alhamdulillah tersampaikan hari ini hingga ke masyarakat paling bawah,” katanya.

AYA/HmsNTB




Unicef Dukung Program Pengelolaan Gizi Berbasis Masyarakat

“Kalau ditemukandi masyarakat pita tersebut berwarna merah atau kuning, maka akan dirujuk ke Puskesmas dan dirawat oleh tenaga kesehatan”

MATARAM.lombokjournal.com — Tim Unicef mendukung program pengelolaan gizi berbasis masyarakat yang terintegrasi di Dinas Kesehatan NTB.

Dalam program tersebut, dukungan Unicef akan bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi NTB dan mitra lokal Sobat NTB.

Dukungan itu terungkap saat Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati menerima kunjungan Unicef dan Sobat NTB di Pendopo Gubernur, Kamis (21/11) 2019.

Selain itu, PKK diharapkan dapat berkontribusi dalam penemuan dini kasus anak yang memiliki gizi buruk, perawatan hingga kunjungan ke rumah atau melakukan penyisiran bersama kader untuk menemukan anak-anak yang tidak datang ke Posyandu.

Hj. Niken merespon baik program tersebut dan berterimakasih kepada Unicef dan Sobat NTB. Peran TP-PKK Provinsi NTB memang sangat penting dalam menurunkan angka gizi buruk.

“Terima kasih banyak, Insya Allah Pemerintah Provinsi akan mendukung program ini,” ungkap Hj. Niken.

Anak gizi buruk

Penanggungjawab Program Gizi Unicef Perwakilan NTB-NTT, Blandina Rosalina Bait menerangkan, anak-anak yang menderita gizi buruk tanpa komplikasi mendapatkan perawatan rawat jalan.

Dalam program tersebut terdapat satu komponen, yaitu mobilisasi masyarakat yang diperankan PKK sangat penting untuk menemukan secara dini gizi buruk di dusun atau desa.

Sebenarnya, anak-anak gizi buruk ini bisa ditemukan sedini mungkin, kemudian diberikan perawatan maka akan membantu penderita stunting.

“Karena anak yang stunting, sebenarnya sudah mengalami gizi akut beberapa kali sebelumnya. Sehingga dia mengalami stunting atau kekurangan gizi kronis,” jelas Blandina.

Dalam pertemuan tersebut, Blandina menunjukkan satu alat bernama Pita Lila yang memiliki kode warna untuk mengukur lingkar lengan atas anak yang berusia 6-59 bulan.

Pita Lila berfungsi untuk menemukan secara dini kasus gizi buruk. Alat tersebut dapat digunakan oleh kader Posyandu atau kader PKK.

“Kalau ditemukan di masyarakat pita tersebut berwarna merah atau kuning, maka akan dirujuk ke Puskesmas dan dirawat oleh tenaga kesehatan,” ungkapnya.

Terkait gizi buruk pada anak, Blandina juga menjelaskan bahwa Unicef mendukung Pemerintah Provinsi NTB terkait gizi pada remaja.

Populasi remaja di NTB sangat besar, sehingga semua pihak harus mempersiapkan pengetahuan terkait gizi, sikap dan perilaku agar NTB memiliki generasi yang dapat bersaing di era global.

AYA/HmsNTB




Seminar Nasional Bank Pembangunan Daerah Se Indonesia Di Mataram

“Semula, FKDK BPSDI ini dijadwalkan di NTT, tapi berkat ikhtiar pak gubernur, kegiatan ini terlaksana di NTB atas kesepakatan Ketua Umum FKDK Pusat dengan Gubernur NTB”

MATARAM.lombokjournal.com —  Rapat Kerja Nasional Forum Komunikasi Dewan Komisaris Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (FKDK BPSDI), di Hotel Lombok Raya Mataram, Kamis (21/11) 2019,  diharapkan terjadi interaksi antar BPD se-Indonesia untuk kemajuan bersama.

Gubernur Zulkkieflimansyah

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah saat membuka Seminar Nasional dalam kegiatan itu juga mendorong inovasi dan mengimbangi perkembangan teknologi agar tidak ditinggalkan oleh era digital.

Seminar Nasional FKDK BPSDI tersebut dihadiri 150 peserta. Mereka terdiri dari Komisaris Utama, Komisaris, Direktur Utama, Direksi dan Komite-komite yang membantu tugas Dewan Komisaris.

Mereka berasal dari seluruh Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Indonesia. Hadir pula pihak lainnya sebagai partisan.

“Komisaris BPD ini orang-orang yang luar biasa, kalau sudah berkumpul BPD-BPD di NTB ini, InsyaAllah NTB akan mendapatkan banyak keberkahan atas kedatangan orang-orang hebat dari seluruh Indonesia,” ujar Bang Zul panggilan akrab gubernur.

Bang Zul berharap, BPD dari seluruh Indonesia terus melakukan ikhtiar terbaik guna memberikan manfaat untuk Indonesia, baik untuk para peserta, masyarakat dan BPD tempat pengabdian tersebut.

“Yang terpenting, BPD Seluruh Indonesia terus memberikan manfaat yang sebanyak-banyaknya kepada negara kita tercinta,” tutup Bang Zul.

Sebelumnya, Zainal Fanani selaku Komisaris Utama Bank NTB Syari’ah, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan pada Bank NTB menyelenggarakan  suatu perhelatan berskala nasional dengan dihadiri oleh para pejabat tinggi dari BPD-BPD seluruh Indonesia.

“Semoga dengan terpilihnya NTB sebagai tempat pelaksanaan kegiatan FKDK BPSDI ini semakin memperkenalkan destinasi wisata NTB yang telah didaulat menjadi wisata halal terbaik dunia,” ungkapnya.

Zainal mengungkapkan, kegiatan FKDK BPSDI ini terlaksana atas ikhtiar Gubernur NTB yang telah menjalin silaturahmi dengan Ketua Umum FKDK Pusat. Dalam silaturahmi tersebut, gubernur mengungkapkan kesiapannya menjadi tuan rumah dalam perhelatan acara nasional tersebut.

“Semula, FKDK BPSDI ini dijadwalkan di NTT, tapi berkat ikhtiar pak gubernur, kegiatan ini terlaksana di NTB atas kesepakatan Ketua Umum FKDK Pusat dengan Gubernur NTB,”  ujarnya.

Ketua Umum FKDK Pusat, Sanny J. Parengkuan mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi NTB atas sambutan hangatnya dan telah bersedia menjadi tuan rumah FKDK BPSDI.

“NTB luar biasa, saya baru datang langsung dikasih Ikat Kepala (Sapuk), yang perempuan dikasih selempang, Keren NTB ini,” ungkapnya

Ia berharap, momentum FKDK semakin meningkatkan kerjasama dan sinergi antar BPD, untuk selaras dan seirama mendukung pertumbuhan dan kemakmuran masyarakat.

Pembukaan kegiatan tersebut ditandai pemukulan Gendang Beleq oleh Gubernur NTB ditemani Ketua Umum FKDK Pusat dan Komisaris Utama Bank NTB.

AYA/HmsNTB




NTB Raih Anugerah Badan Publik Informatif Tahun 2019

Pemerintah Provinsi NTB telah menyediakan berbagai media komunikasi yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk mengakses informasi publik

lombokjournal.com –

JAKARTA  ;   Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2019 diterima NTB dengan kualifikasi tertinggi, yakni Badan Publik Informatif Tahun 2019.

Wakil Presiden RI, KH.Ma’ruf Amin dan Wakil Gubernur NTB, Dr.Hj. Siti Rohmi Djalilah

7 Provinsi lainnya se-indonesia, juga meraih anugerah Badan Publik Informatif Tahun 2019, yaitu DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera Barat, Riau, Sumut dan Kalimantan Barat.

Wakil Presiden Republik Indonesia, KH.Ma’ruf Amin menyerahkan anugerah itu yang diterima oleh Wakil Gubernur NTB, Dr.Hj. Siti Rohmi Djalilah, di Istana Wapres RI di Jakarta, Kamis (21/11) 2019.

Saat itu Wagub Hj Rohmi didampingi Plt.Kadis Kominfotik NTB selaku Ketua PPID Utama Provinsi NTB, Gde Putu Aryadi, S.Sos.MH, Asisten I Setda NTB, Hj.Bq Eva Nurcahyaningsih serta dua Komisioner KI – NTB, Ajeng Roslina dan H.Dahlan A.Bandu.

“Terima kasih buat Diskominfotik dan seluruh PPID serta OPD dan semua pihak yang telah berkontribusi untuk mewujudkan NTB yang terbuka, sehingga meraih prestasi ini,” kata wagub.

Jika tahun lalu NTB masih menjadi Badan Publik Menuju Informatif, atau peringkat ke-6 dari 34 Provinsi se-indonesia, tahun ini berhasil meraih predikat tertinggi.

Wakil Presiden RI, KH. Ma’ruf Amin mengapresiasi  Badan Publik yang berkomitmen dan berinovasi dengan baik untuk mewujudkan transparansi dan layananan keterbukaan informasi publik.

Menurut Wapres, keterbukaan informasi dan penyediaan layanan informasi yang mudah diakses dan berkualitas, sangatlah penting. Dan menjadi faktor penentu dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan dan terpercaya.

Wapres mengingatkan, tiga peluang dan tantangan dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan terpercaya kedepan. Pertama, tantangan keterbukaan informasi saat ini, tidak terbatas pada akses namun juga konten yang harus ditingkatkan kualitasnya.

“Saya berharap badan publik dapat meningkatkan kualitas konten informasi karena masyarakat berhak menerima informasi yang akurat dan benar,” jelas Wakil Presiden sambil berharap, badan publik harus menjadi rujukan utama masyarakat dalam mendapatkan informasi sekaligus ujung tombak menangkal hoax atau disinformasi.

Kedua, Wapres juga mengingatkan pentingnya konsistensi untuk terus melakukan upaya -upaya baru, mendorong transparansi dan keterbukaan informasi publik. Kata kuncinya adalah komitmen dan inovasi dari para pemimpin badan publik.

Ketiga, pesatnya perkembangan teknologi informasi saat ini telah mengubah pola interaksi dan komunikasi, termasuk cara  masyarakat mengakses dan menggunakan informasi.

Ia menegaskan masyarakat tidak  lagi bersifat pasif hanya menerima informasi, melainkan menjadi aktif sebagai penyebar informasi.

Hal ini menurutnya menjadi peluang baru badan publik dengan mengembangan pola komunikasi  yang semakin baik dan terbuka dengan cara membuka seluruh akses dan ruang komunikasi dengan masyarakat.

Membuka ruang komunikasi

Bak gayung bersambut dengan harapan Wakil Presiden RI tersebut, maka praktek dalam setahun pemerintahan Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur Dr.Hj.Siti Rohmi Djalilah telah membuka ruang komunikasi yang seluas-luasnya kepada masyakat.

Hampir tidak ada sekat antara Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Bupati/Walikota dan berbagai elemen masyarakat NTB, untuk bisa berkomunikasi setiap saat atau kapan saja.

“Inilah yang menjadi kunci keberhasilan sehingga berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi Komisi Informasi Pusat terhadap komitmen dan praktek keterbukaan informasi publik tahun ini, NTB berhasil meraih kualifikasi bergengsi sebagai badan publik informatif,” ungkap Plt.Kadis Kominfotik NTB, Gde Aryadi, di Istana Wakil Presiden di Jakarta usai menerima teopy dari KI pusat.

Pemerintah Provinsi NTB telah menyediakan berbagai media komunikasi yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk mengakses informasi publik maupun berkeluh kesah dan menyampaikan ide-ide baik membangun NTB Gemilang.

Di antaranya, komunikasi langsung melalui program Jumpa Bang Zul-Umi Rohmi yang rutin digelar setiap hari jumat pagi.

Kemudian, Layanan publik melalui aplikasi NTB Care, yakni kanal komunikasi dan sharing informasi berbasis mobile antara Pemerintah dan masyarakat sekaligus media penanganan pengaduan yang cepat dan mudah.

Aplikasi itu diadakan karena komunikasi langsung, hampir tidak mungkin dapat menjangkau seluruh masyarakat. Terlebih NTB merupakan provinsi kepulauan.

Saat ini jumlah masyarakat yang men-download aplikasi NTB Care mencapai 4.600 orang. Sedangkan jumlah pengaduan di NTB care mencapai 1000 lebih pengaduan.

Pemda NTB juga menyediakan layanan informasi melalui portal  NTB Satu data. Melalui Portal itu, memberi kemudahan publik mengakses data strategis dan statistik sektoral pembangunan daerah serta informasi terkait kebencanaan.

Disediakan pula kanal informasi melalui NTB SMS Centre : 0811391300, Website dan media sosial resmi Pemerintah Daerah. Serta ada juga WA Group khusus Gubernur/Wagub dengan para Pimpinan Daerah dan Bupati/Walikota.

NTB juga telah memiliki aplikasi RAPI (Repository Agency Public Information) sebagai media pengumpulan dan sharing infomasi secara kolaborasi antar Perangkat Daerah Provinsi NTB, sehingga informasi publik yang dibutuhkan masyarakat, secara cepat dapat terkumpul dan dipublikasikan.

Juga program DBip (Desa Benderang informasi publik) yang saat ini memasuki tahap ke-3, merupakan kolaborasi Komisi Informasi Provinsi, PPID Provinsi, Kabupaten/Kota, dan Desa.

“Dari 956 desa di NTB, tinggal 80 desa saja yang belum memiliki Website, karena desa-desa itu masih menghadapi masalah keterbatasan akses internet atau sinyal lemah.

Ketua Komisi Informasi (KI) Pusat, Gde Narayana mengungkapkan,  jumlah badan publik yang berhasil meraih kualifikasi badan publik informatif masih relatif kecil jumlahnya. Menurutnya  jumlah badan publik (BP ) yang masuk kategori “Tidak Informatif”  justru mencapai 53,24 persen dari 355 BP yang di-monitoring dan evaluasi (monev) tahun 2019 ini.

Ia menjelaskan, dari 355 BP yang dimonev, ternyata sebanyak 189 BP yang “Tidak Informatif”.

Gede Narayana mengharapkan kepada semua pimpinan BP selaku atasan PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) sebagai pelaksana pelayanan informasi kepada publik dapat menjadikan keterbukaan informasi sebagai budaya.

“Jika pimpinan badan publik sudah menjadikan pelaksanaan keterbukaan informasi publik sebagai budaya maka otomatis mindset-nya selalu berupaya memberikan pelayanan informasi terbaik kepada publik,” katanya menjelaskan.

AYA




Pasokan Daya Listrik Pulau Lombok Sudah Pulih

Saat ini sistem kelistrikan Lombok memiliki daya mampu sebesar 271 MW dengan beban puncak sebesar 259 MW, sehingga terdapat cadangan sebesar 12 MW

MATARAM.lombokjournal.com — PT PLN (Persero) berhasil mempercepat penormalan pasokan listrik di Pulau Lombok sejak Selasa (19/11) 2019.

Percepatan operasi Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas Uap (PLTMGU) Lombok Peaker yang berlokasi di Tanjung Karang, Kota Mataram berhasil memenuhi kebutuhan daya di Pulau Lombok.

“Alhamdulillah listrik sudah mulai pulih. Uji coba operasi PLTMGU Lombok Peaker berhasil kami percepat, yang sebelumnya akan dilakukan pada Desember, bisa dilakukan sejak Selasa malam,” tutur General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB, Rudi Purnomoloka.

Meskipun masih uji coba, PLTMGU Lombok Peaker sudah berhasil memasok daya listrik ke sistem Lombok.

Hingga Rabu (20/11), uji coba untuk 4 unit mesin di PLTMGU Lombok Peaker menghasilkan daya listrik sebesar 38 Mega Watt (MW). Penambahan pengujuan mesin pembangkit di PLTMGU Lombok Peaker akan dilakukan secara bertahap hingga kapasitas sebesar 130 MW sampai dengan bulan Desember 2019.

Sementara untuk steam turbin sebesar 10 MW ditargetkan selesai pada semester 1 tahun 2020.

Selain PLTMGU Lombok Peaker, PLN juga berhasil mempercepat operasional Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jeranjang Unit 2. Meskipun masih tahap uji coba, PLTU Jeranjang Unit 2 saat ini juga sudah berhasil memasok daya listrik sebesar 10 MW ke sistem Lombok.

“PLTMGU Lombok Peaker dan PLTU Jeranjang unit 2 ini masih uji coba, jadi kami perlu berhati-hati sambil melihat parameter dan indikator pengujian yang ada,” jelas Rudi.

Saat ini sistem kelistrikan Lombok memiliki daya mampu sebesar 271 MW dengan beban puncak sebesar 259 MW, sehingga terdapat cadangan sebesar 12 MW.

“Karena daya sudah cukup, sejak kemarin sudah tidak ada pemadaman akibat kurangnya pasokan daya. Kami mohon doanya agar kelistrikan selalu andal,” kata Rudi.

Jika pelanggan masih mengalami gangguan listrik, pelanggan dapat menghubungi layanan;

  • contact Center PLN 123 melalui telepon (kode area) 123, Facebook PLN 123, Twitter @pln_123,Instagram @pln123_official, atau melalui Aplikasi PLN Mobile yang ada di Google Playstore untuk android dan AppStore untuk iOS.

 

AYA