Akademi Presenter NTB, Ikut Mendukung Mewujudkan Visi-Misi NTB Gemilang

Lembaga penyiaran TV, Radio dan media penyiaran lainnya, akan maju jika didukung SDM dan anak-anak muda NTB yang bertalenta, sehingga tampil sebagai presenter-presenter handal  mengenalkan NTB pada dunia

MATARAM.lombokjournal.com – Terobosan baru bagi dunia entertainment show biz yang bertujuan membuka ruang ekspresi kepada publik seputar pemahaman  media komunikasi. khususnya dunia penyiaran.

Gde Aryadi

71 orang peserta dari sepuluh kabupaten kota se-NTB mengikuti ajang audisi Akademi Presenter NTB tahun 2019.  Penyelenggara kegiatan ini adalah stasiun televisi INews TV Mataram, bekerja sama dengan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) dan Diskominfotik Provinsi NTB di Hotel Lombok Raya, Mataram (Sabtu, 26/10-2019).

Kegiatan ini mendorong potensi dan kualitas output SDM generasi muda berbakat di NTB, agar mampu bersaing di level nasional maupun internasional menujuNTB Gemilang.

Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi NTB, Gde Putu Aryadi mewakili Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah mengatakan, kegiatan pemilihan presenter ini menjadi instrumen penting mewujudkan visi-misi NTB Gemilang.

Menurut Gde Aryadi, Lembaga penyiaran TV, Radio dan media penyiaran lainnya, akan maju jika didukung SDM dan anak-anak muda NTB yang bertalenta, sehingga tampil sebagai presenter-presenter handal  mengenalkan NTB pada dunia.

Promosi daerah

Mantan Humas Pemkab Bima tersebut, menyebut Audisi Akademi presenter NTB itu, memiliki kaitan erat dengan kegiatan promosi potensi daerah.

Para peserta akan menjadi duta-duta NTB untuk mensyiarkan, mempromosikan dan mengenalkan NTB di kancah nasional maupun internasional.

Mnurut Gde Aryadi, peserta diwajibkan mengangkat berbagai hal tentang ke-NTB-an,  terutama program unggulan NTB Gemilang seperti progres pembangunan MotoGP di Mandalika, Zero Waste, 99 desa wisata serta banyak lagi kearifan budaya dan potensi ekonomi serta berbagai produk industri kerajinan rakyat yang perlu dipasarkan.

“Ini tentu sejalan dengan pembangunan yang sedang digencarkan oleh Gubernur, Dr. Zulkieflimansyah dan Wkil Gubernur, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah,” katanya.

Mantan Irbansus Inspektorat Provinsi NTB ini, lebih lanjut mengungkapkan, kalau bicara tentang desa wisata, berarti kita membangun dalam konsep komprehensif. Artinya desa yang bersih, lestari dan kearifan lokal serta kebudayaannya-pun terus berkembang.

“Juga toleransi serta UKM-nya yang maju. Tentunya keamanan desa harus terjamin dan tangguh,” tambahnya.

Desa yang disebut dengan desa wisata, lanjutnya, tidak hanya dilihat dari keindahan alamnya semata. Tapi yang paling menentukan adalah daya tarik manusianya dan kreativitas sumber daya manusianya.

Termasuk kreativitas dan SDM yang inovatif dalam  menciptakan nilai tambah produk serta menggali potensi dirinya untuk menjadi insan-insan pembangunan NTB yang profesional.

Dalam kesempatan sama, Direktur Inews TV Mataram, H. M. Samiarto mengatakan, kegiatan akademi presenter NTB memang dihajatkan untuk menggali potensi generasi muda yang handal dan profesional.

Ke depannya, mereka diharapkan menjadi penyiar-penyair hebat dan menjadi kebanggaan untuk masyarakat NTB.

“Nantinya, mereka akan dipilih menjadi presenter melalui seleksi dewan juri yang memiliki keahlian di bidang itu,” ungkapnya.

Samiarto mengungkapkan, lembaga penyiaran seperti Inews TV juga ikut membantu pemerintah NTB  menyiarka berbagai program-program unggulan maupun pembangunan yang sedang digencarkan oleh Gubernur, Dr. Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah.

Tema dalam audisi setiap peserta adalah berbagai program unggulan NTB seperti progres pembangunan MotoGP di Mandalika, Zero Waste, pengembangan pariwisata dan program lainnya.

“Kami tentukan tema-nya dari program pembangunan pemerintah saat ini. Sehingga peserta memiliki wawasan luas tentang program yang menjadi prioritas pembangunan NTB saat ini dan ke depannya,” jelasnya.

Ketua KPID NTB, Yusron Saudi  menjelaskan, kegiatan ini sebagai ajang mengasah bakat para kader presenter di Provinsi NTB.

Dikatakan, terobosan baru bagi dunia entertainment ini bertujuan membuka ruangan ekspresi kepada publik, seputar pemahaman peran KPID NTB bagi dunia penyiaran daerah.

“Event ini juga mendorong potensi dan kualitas output SDM generasi muda berbakat di NTB. Kami pun berharap agar mereka mampu bersaing di level nasional maupun internasional,” ujarnya.

AYA




Dimotori Pangdam IX Udayana, Rombongan TNI Bersepeda Bersama Dilepas Bupati Najmul Akhyar

Saat pemerintah daerah dan semua elemen masyarakat mengalami musibah TNI selalu setia bersama warga Lombok Utara ikut berperan mendorong serta membantu percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pembangunan rumah tahan gempa (RTG)

PEMENANG.lombokjournal.com — Usai shalat Jumat Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH, MH melepas rombongan TNI pada kegiatan bersepeda bersama dimotori Panglima Komondo Daerah Militer (Pangdam) IX Udayana Mayor Jenderal Beni Susianto di halaman masjid jami’ Nurul Hikmah Pemenang (25/10) 2019.

Rombongan Pangdam start di pelataran masjid jami’ Nurul Hikmah menempuh rute etape 1 Holiday Resort Lombok dan finish di etape 2 hotel Golden Palace.

Pandam IX Udayana Mayo,r Jenderal Beni Susianto bersyukur bisa shalat Jum’at bersama masyarakat Pemenang.

Mayjen Beni Susianto menceritakan pengalamannya shalat Jumat pertama kali bersama masyarakat setempat pasca kejadian gempa bumi 2018 dengan kondisi masjid masih rusak.

Namun saat ia kembali lagi untuk shalat Jumat berjamaah, fisik masjid sudah terbangun kembali. Ia kemudian mengajak masyarakat setempat untuk bersama-sama berdoa dan bersyukur agar jamaah bisa nyaman beribadah sembari berharap semua pihak bisa mengurangi beban yang dilalui.

“Alhamdulillah mari kita sama-sama bersyukur dan berdoa agar bapak-bapak dan saudara semua nyaman. Insyaallah saya selalu berupaya jauh dari seberang datang ke sini ke Lombok Utara melihat semua pekerjaan-pekerjaan yang akan kita tuntaskan,” jelas perwira TNI Bintang Dua tersebut.

Lebih lanjut disampaikannya, dari segi tenaga pihaknya mengirim prajurit-prajurit TNI seraya berpesan kepada masyarakat agar membangun kerjasama yang baik, memperkuat rasa kegotong-royongan, serta berikhtiar bersama supaya cobaan yang dihadapi bisa diselesaikan dengan baik dan berakhir melegakan.

“Berkolaborasilah dengan pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat, insyaallah kita bisa menyelesaikan segala persoalan yang ada,” tutup Mayjen Beni.

Sebelum melepas keberangkatan Pangdam bersama rombongan, Bupati Lombok Utara H. Najmul Akhyar menyampaikan rasa syukur yang mendalam, saat pemerintah daerah dan semua elemen masyarakat mengalami musibah TNI selalu setia bersama warga Lombok Utara ikut berperan mendorong serta membantu percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pembangunan rumah tahan gempa (RTG) di Kabupaten Lombok Utara.

“Alhamdulillah, sebagai wujud rasa syukur kami sampaikan terima kasih kepada Bapak Pangdam dan rombongan yang datang bersilaturahmi dengan masyarakat kami, atau jamaah kami yang ada di sini,” tutur Bupati Najmul Akhyar.

sta/humaspro




Buka Musda 2019 Gerakan Pramuka Kwarda NTB, Wagub Ajak Pramuka Dukung Program Pemprov

Pramuka dapat mengkampanyekan dan mengedukasi masyarakat terkait program zero waste, dan bersama-sama menuju NTB Gemilang

LOBAR.lombokjournal.com —  Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, menghadiri sekaligus membuka Musyawarah Daerah (Musda) 2019 Gerakan Pramuka Kwartir Daerah NTB, yang terselenggara di Hotel Jayakarta, Jumat (25/10/2019) sore.

Dalam Musda yang bertajuk “Kiprah Kwarda Gerakan Pramuka Menyukseskan NTB Gemilang” ini, Wagub menyampaikan, Pramuka sangat strategis, dalam pembentukan karakter bangsa dan Pramuka sangat konsisten dalam hal itu.

“Saya sangat ingin NTB ini juga menjadikan Pramuka, sebagai salah satu kegiata ekstra, yang betul-betul memiliki fungsi strategis, salah satunya pembentukan karakter. Pramuka menjadi tempat yang sangat baik untuk membimbing serta membina mental supaya bisa survive,” lanjut Wagub.

Lebih jauh Wagub menyampaikan rasa terimakasih Pemerintah Provinsi NTB, atas kontribusi  Kwarda NTB selama ini.

“Saya atas nama Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengucapkan terimakasih atas kontribusi Kwarda NTB,” tutur Wagub.

Wagub juga menyampaikan agar Pramuka dapat  mendukung program-program unggulan Pemprov, utamanya yang bersinggungan langsung dengan Pramuka.

“Ke depan kita harus menyediakan mitigasi bencana yang baik, mengingat daerah kita memiliki risiko bencana yang cukup tinggi. Tapi hal itu bukanlah menjadi masalah, akan tetapi hal yang utama adalah bagaimana kita mempersiapakan diri, untuk bisa menghadapi potensi itu dengan tenang serta, tahu apa yang harus dilakukan,” terang Wagub.

Wagub juga berpesan bahwa ke depan, di NTB tidak boleh ada lagi  bangunan dengan struktur dan atap yang tidak baik.  Lebih jauh, Wagub tidak henti-hentinya mengingatkan bahwa terwujudnya program zero waste tidak kalah penting.  Edukasi pemilahan sampah dari rumah amatlah perlu dalam terwujudnya NTB zero waste.

Maka dari itu, kontribusi Pramuka menjadi penting dalam mewujudkan hal tersebut. Dan Pramuka dapat menjadi yang terdepan, dalam mengkampanyekan dan mengedukasi masyarakat, dan bersama-sama menuju NTB Gemilang.

“Semoga membawa berkah, dan mendapatkan ketua yang mau belajar dan memiliki passion di Pramuka sehingga menjalankan tugas dan kewajibannya dengan cinta dan kasih, dan semoga Kwarda NTB, terus menurus dapat memberikan yang terbaik bagi NTB,” harap Wagub sebelum menutup sambutannya.

Sementara itu, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka NTB, Dr. H. Rosiyadi H. Sayuti, menyampaikan ke depan agar Kwarda NTB dapat terlibat dalam kegiatan-kegiatan Nasional dan Internasional.

“Kalau mungkin juga pada 2021 pada saat MotoGP ada di KEK Mandalika, Pramuka juga turut ambil bagian, mengambil salah satu bagian program perkemahan internasional seperti, menjadi tuan rumah perkemahan Pramuka se Asia-Pasifik,” tutup Ketua Kwarda NTB atau akrap disapa Kak Ros.

Pada kegiatan tersebut Wagub menyerahkan piagam penghargaan kepada 10 Kwartir Cabang se-NTB. Yakni, Kwarcab Bima, Kwarcab Kota Bima, Kwarcab Dompu, Kwarcab Sumbawa, Kwarcab Sumbawa Barat, Kwarcab Lotim, Kwarcab Loteng, Kwarcab Lobar, Kwarcab KLU dan Kwarcab Mataram.

AYA/HmsNTB

 




Kunjungi Almamater Jack Ma, Gubernur Zul Ajak HNU dan Alibaba Business School Ke NTB

“Kami ingin anak-anak muda NTB juga menjadi bagian dari pemain pasar ekonomi digital ke depan. Menjadi enterpreneur-enterpreneur muda yang visioner dengan perusahaan-perusahaan UMKM, rintisan (startup), digital maupun konvensional berbasis teknologi digital”

lombokjounal.com —

HANGZHOU, ZHEJIANG, TIONGKOK  —  Kunjungan kerja Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah ke Tiongkok tak melewatkan untuk kunjungan ke Hangzhou Normal University.

Ada alasan kuat bagi Gubernur Zul untuk mengunjungi kampus ini.

Kesuksesan raksasa e-Commerce dari Tiongkok, Alibaba milik Jack Ma, menjadi salah satu alasan bagi Gubernur Zul mengunjungi Hangzhou Normal University (HNU).

Tujuannya menjajaki kerja sama bidang pendidikan, khususnya beasiswa mahasiswa NTB. Hangzhou Normal University (HNU) adalah almamater Jack Ma dan berkolaborasi dengan lini edukasinya, yakni Alibaba Business School.

Rombongan Gubernur NTB bertemu dengan Prof. Zhang Zhijun, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Prof. Wu Xiaowei, Wakil Rektor Program Internasional, yang juga adalah dosen pembimbing Jack Ma selama kuliah dan Ma Liying, Direktur Program Internasional Alibaba Business School.

“Selamat datang di kampus kami, universitas yang sudah berusia lebih dari 100 tahun. Memang kami berawal dari jurusan kesehatan, keperawatan dan farmasi. Namun kami terus berkembang, membuka banyak jurusan baru yang relevan dengan perkembangan zaman. Mulai dari sains dan seni, musik, teknik, teknologi informatika, hukum hingga ekonomi bisnis,” ucap Zhang Zhijun menyambut delegasi NTB di Kampus Bahasa HNU, Hangzhou Jumat (25/10) 2019 sore.

Zhan menuturkan, HNU memiliki lebih dari 20 ribu mahasiswa, lebih dari tiga ribu di antaranya adalah mahasiswa S2 dan S3. Seribu dosen di HNU, terdiri lebih dari 100 orang di antaranya doktor dan 283 lainnya master.

Untuk program internasional, HNU sudah memiliki 125 mahasiswa asing yang kuliah dengan bahasa pengantar Mandarin dan Inggris.

Sementara kolaborasi HNU dengan lini edukasi Alibaba dalam disiplin ekonomi digital, membuat kampus itu menjadi kian populer beriringan dengan semakin pesatnya bisnis perdagangan digital (e-Commerce).

Hal itu jadi alasan Gubernur Zulkieflimansyah antusias mengirim anak-anak muda terbaik NTB untuk mengenyam pendidikan di HNU.

“Kami ingin anak-anak muda NTB juga menjadi bagian dari pemain pasar ekonomi digital ke depan. Menjadi enterpreneur-enterpreneur muda yang visioner dengan perusahaan-perusahaan UMKM, rintisan (startup), digital maupun konvensional berbasis teknologi digital,” kata Gubernur.

Bang Zul ini menyebutkan, program beasiswa 1000 mahasiswa NTB ke luar negeri salah satunya untuk menciptakan para milenials dari Lombok dan Sumbawa yang bisa mandiri.

Bahkan menciptakan lapangan kerja di bidang e-commerce, pariwisata, e-payment maupun sektor pertanian dan peternakan modern.

Pertukaran belajar mengajar

Ia mengajak dua Rektor kampus negeri di NTB untuk merintis kerjasama pendidikan dengan HNU dan Alibaba Business School.

Rektor Universitas Mataram (Unram) Prof. Lalu Husni, menyatakan sangat tertarik untuk bekerjasama dalam bidang pengiriman mahasiswa dan dosen maupun pertukaran belajar mengajar sesuai jurusan di kampus.

“Jurusan manajemen bisnis, teknik informatika dan farmasi bisa menjadi pilot project awal kerja sama ini. Apalagi setelah kami ikut tur keliling kampus melihat berbagai fasilitas penunjang kuliah yang begitu lengkap dan bagus. Mulai dari wisma mahasiswa, laboratorium riset hingga aplikasi terapan. Saya optimis ini awal kolaborasi yang baik,” cetus Prof. Husni.

Rektor UIN Mataram, Prof. Mutawali menyebutkan e-Commerce memang menjadi sebuah realitas masif penguasaan teknologi digital atas perekonomian dunia saat ini.

Jurusan Ekonomi Bisnis Syariah di UIN disebutnya bisa berkolaborasi dengan inti kurikulum ekonomi bisnis di HNU maupun Alibaba School Business.

“Tak bisa dipungkiri e-Commerce jadi kekuatan bisnis baru di ekonomi dunia, salah satunya belanja online. Dengan platform yang sesuai Syariah Islam misalnya transaksi non-riba atau tanpa kartu kredit dan pembayarannya menggunakan bank syariah. Banyak yang bisa dilakukan atau dimodifikasi yang baik, sepanjang tidak melanggar aturan-aturan Islam,” jawab Prof. Mutawali.

Bang Zul yang didampingi Kepala Divisi Kerja Sama Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) NTB Immanuela Andi Lolo, langsung mengajak pihak Program Internasional HNU dan Alibaba Business School berkunjung ke NTB sehingga kerja sama segera bisa terealisasikan.

“Tradisi di institusi Tiongkok, biasanya mereka baru mau melakukan kesepakatan kerjasama atau nota kesepahaman jika sudah saling mengunjungi. Jadi kita menunggu mereka melakukan kunjungan balasan ke NTB, sembari kita siapkan segala prasyarat yang dibutuhkan supaya segera konkret kerja sama beasiswa pendidikan ini,” tukas Immanuela.

Bang Zul berharap dari kunjungan kerja itu, NTB mendapatkan kuota puluhan hingga ratusan mahasiswa.

AYA/HmsNTB




BKOW Diminta Bangun Sinergi, Agar Bisa Jadi Kekuatan Pembangunan

“Semangat ibu-ibu, kita berkumpul untuk melakukan sesuatu yang penting dan bermanfaat bagi daerah kita”

MATARAM.lombokjournal.com —  Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bima dihimbau agar dapat membantu program-program unggulan Pemerintah Provinsi NTB seperti Revitalisasi Posyandu dan Zero Waste.

Wagub Hj Rohmi dan Hj.Rustiati Dahlan,

Diharapkan juga, GOW Kabupaten Bima lebih peka terhadap isu-isu sosial yang terjadi di Kabupaten Bima.

Wakil Gubernur NTB Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd selaku Ketua Umum BKOW NTB mengatakan itu saat menerima kunjungan dari Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bima di Pendopo Gubernur, Jumat (25/10) 2019.

Wagub yang kerap disapa Ummi Rohmi itu mengaku bahagia mendapat kunjungan dari GOW Kabupaten Bima. Dikatakan, organisasi wanita seperti BKOW merupakan kumpulan dari wanita-wanita hebat yang memiliki wawasan dan kompetensi.

“Banyak orang-orang hebat yang terkumpul disini, BKOW akan terus membantu dan memfasilitasi anggota BKOW dan GOW agar menjadi kekuatan pembangunan di NTB,” jelas Ummi Rohmi.

Dicontohkan, buruh migran ilegal yang diberangkatkan keluar negeri tanpa keahlian, sehingga terjadi permasalahan-permasalahan yang tidak diinginkan.

Berkolaborasi, bekerja sama, dan yang terpenting adalah GOW dapat membuat kegiatan yang memiliki pencapaian yang sangat terukur. Sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Bima tentunya.

Ummi Rohmi mengatakan mudah-mudahan apa yang diniatkan dan lakukan dapat bermanfaat membantu Pemerintah Daerah maupun Provinsi.

“Semangat ibu-ibu, kita berkumpul untuk melakukan sesuatu yang penting dan bermanfaat bagi daerah kita,” tutup Wagub.

Ketua Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bima Hj.Rustiati Dahlan, S.Pd bersama dengan 60 anggotanya ingin dapat dibina langsung oleh Ketua Umum BKOW. Ia menjelaskan dalam GOW terdiri dari 32 organisasi yang ada di Kabupaten Bima.

“Dengan kehadiran kami, diharapkan dapat bersinergi antara BKOW Provinsi dan GOW Kabupaten Bima dalam berbagai bidang,” jelasnya.

AYA/HmsNTB




Everbright International Tiongkok, Siap Olah Sampah dan Produksi Listrik Hijau di NTB

“Tinggal nanti jika sepakat, kita adakan feasibility study ke NTB, untuk menjajaki kecocokan teknologi dengan lahan dan sumber daya di NTB”

lombokjournal.com —

HANGZHOU, ZHEJIANG  —  Everbright International (EI), perusahaan pengelolaan sampah terbesar di Tiongkok jadi target hari ketiga kunjungan kerja Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah ke Tiongkok.

Pengelolaan sampah

EI merupakan pengelola sampah terbesar, bahkan disebut-sebut sebagai yang terbesar di dunia.

Everbright di Hangzhou juga sekaligus perusahaan pembangkit listrik tenaga biomass (sampah) terbesar untuk Tiongkok, yang dibangun selama tiga tahun sejak 2014 dan beroperasi selama dua tahun.

Memasuki komplek pabrik di Distrik Yuhang, Kota Hangzhou, Prov. Zhejiang itu, tak tampak sedikitpun nuansa sebuah perusahaan yang aktivitas hariannya adalah pengangkutan, pengumpulan, sampai pemrosesan gunungan sampah dari berbagai jenis material.

Ciri khas yang umumnya terlihat kumuh, berantakan, hingga bau-bauan serba tak sedap yang menusuk, sama sekali tidak ditemukan di sini.

Melihat penampakan luar dan dalam pabrik yang begitu hijau, bersih, rapi, teratur serba digital dan minus aroma khas sampah, membuat Gubernur yang akrab disapa Bang Zul sangat antusias ketika bertemu para pengelolanya dan menggali teknik manajemen pengelolaannya.

Gubernur Zul mengungkapkan, pariwisata adalah salah satu sektor andalan di NTB. Persoalan pengelolaan sampah yang baik adalah konsekuensi logis dari pariwisata, dari mulai volume sampah yang begitu besar hingga tuntutan seluruh kawasan tujuan wisata harus bebas sampah.

“Zero waste province adalah program kami, dengan zero waste management yang efektif dan efisien. Jadi kami sangat berharap bisa menjalin kerja sama untuk investasi dan transfer teknologi serta manajemen pengelolaan sampah dari Everbright International di NTB,” ucap Gubernur Zulkieflimansyah di depan jajaran pengelola Everbright International, Jumat siang (25/10/2019) waktu setempat.

General Manager Everbright International Chen Honxiong, mengaku bangga menyambut tawaran kerjasama dari rombongan kerja Gubernur NTB.

Baginya, sangat terbuka lebar pintu kerja sama itu karena Indonesia adalah negara yang termasuk dalam kebijakan One Belt Road Initiative (OBRI) dari Tiongkok.

“Indonesia adalah negara sahabat RRT yang termasuk dalam kerangka kebijakan OBRI, jadi setiap jalinan kerja sama dan persahabatan sangat terbuka untuk direalisasikan. Tinggal nanti jika sepakat, kita adakan feasibility study ke NTB, untuk menjajaki kecocokan teknologi dengan lahan dan sumber daya di NTB. Untuk informasi saja, salah satu mitra kami untuk pengelolaan sampah di Indonesia adalah Sinar Mas,” kata Chen.

 

Menurut hitungan, sambung Chen, jika tanpa fasilitas pengelolaan sampah EI di Hangzhou, maka seluruh permukaan tanah wilayah Provinsi Zhejiang akan tertutupi sampah dalam waktu kurang dari lima tahun.

“Setiap hari saja, sekitar 3 ribu ton sampah organik rumah tangga diangkut truk-truk ke pabrik ini untuk diolah menjadi bahan biomass pembangkit energi listrik,” lanjutnya.

Dari pemrosesan sampah itu, EI Hangzhou mampu memproduksi energi “listrik hijau” sekira 390 juta KWH per tahun.

“Bahkan air mancur yang ada di depan lobi itu dibuat dari ekstraksi larutan sampah, dan seluruh listrik di pabrik ini berasal dari produksi sendiri,” ujar Chen.

Bang Zul berharap bisa segera merealisasikan kerjasama investasi dan transfer teknologi pengelolaan sampah dengan Everbright.

“Kami sediakan lahan dan permudah segala perizinan investasinya, jika memang teknologi Everbright cocok dibangun di NTB. Kami siapkan semua fasilitas yang mempermudah EI untuk mengelola sampah sekaligus memproduksi listrik secepat mungkin di NTB. Silakan segera berkunjung dan melakukan survei kelayakan di tempat kami,” pungkas Doktor Zul.

Everbright International sendiri memiliki fasilitas pengelola sampah di lebih dari 170 lokasi di 22 provinsi di Tiongkok, menangani 370 proyek pengelolaan sampah dan pembangkit listrik.

AYA/HmsNTB




Menkes Terawan Serahkan Gaji Pertamanya untuk BPJS Kesehatan

Tidak menutup kemungkinan langkah tersebut akan diikuti secara masif oleh karyawan di Kementerian Kesehatan

lombokjournal.com —

MATARAM   ;  Gaji pertama dan tunjangan kinerja Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan

Menteri Kesehatan Terawan menyatakan akan menyerahkan.gaji dan tunjangan kinerja itu usai kunjungannya ke Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jumat (25/10) 2019.

Langkah tersebut adalah inisiatif pribadinya untuk membantu kondisi keuangan BPJS Kesehatan.

Menurut Terawan langkah menyerahkan gaji pertama dan tunjangan kinerja (tunkin) kepada BPJS Kesehatan tersebut merupakan pelaksanaan dari Gerakan Moral, program yang diusung Kementerian Kesehatan untuk mengatasi defisit BPJS Kesehatan.

“Kementerian Kesehatan akan mengawalinya untuk membantu defisit ini, pribadi saya, saya akan serahkan gaji pertama saya sebagai menteri dan tunjangan kinerja [tunkin] saya, Pak Sekretaris Jenderal [Sekjen Kementerian Kesehatan] juga menyetujuinya,” ujar Terawan.

Terawan pun menjelaskan, tidak menutup kemungkinan langkah tersebut akan diikuti secara masif oleh karyawan di Kementerian Kesehatan.

Para karyawan diperbolehkan secara sukarela menyerahkan gajinya kepada BPJS Kesehatan.

Terkait langkah tersebut, Terawan menjelaskan bahwa pihak BPJS Kesehatan akan meninjau pemberian ‘bantuan’ tersebut apakah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dia menegaskan, langkah tersebut merupakan inisiatif pribadi dan bukan institusional, sehingga perlu ditinjau lebih lanjut.

“Mungkin kalau dihitung enggak banyak, tapi enggak tahu karena ukuran banyak dan tidak itu kan angka. Nanti kalau BPJS Kesehatan apakah ikut gerakan moral ini, Bapak Fachmi Idris [Direktur Utama BPJS Kesehatan] bisa menjawabnya,” ujar Terawan.

Pada hari kedua masa kerjanya, Terawan mengunjungi Kantor Pusat BPJS Kesehatan dan melakukan rapat tertutup dengan badan tersebut.

Fachmi menjelaskan bahwa kunjungan Menteri Kesehatan tersebut merupakan bentuk pelaksanaan tugas khusus dari presiden untuk menyelesaikan masalah BPJS Kesehatan.

Tugas khusus tersebut terdiri dari penyelesaian masalah stunting, program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan, harga obat yang masih tinggi, dan rendahnya penggunaan alat kesehatan dalam negeri.

Isu BPJS Kesehatan menjadi salah satu pesan utama yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo saat memanggil Terawan ke istana,  Selasa (22/10) 2019).

Keesokan harinya, Terawan dinobatkan sebagai Menteri Kesehatan Kabinet Indonesia Maju.

Rr (sumber ; Bisnis.com)




Menkes Terawan Serahkan Gaji Pertamanya untuk BPJS Kesehatan

Tidak menutup kemungkinan langkah tersebut akan diikuti secara masif oleh karyawan di Kementerian Kesehatan

lombokjournal.com —

MATARAM   ;  Gaji pertama dan tunjangan kinerja Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan

Menteri Kesehatan Terawan menyatakan akan menyerahkan.gaji dan tunjangan kinerja itu usai kunjungannya ke Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jumat (25/10) 2019.

Langkah tersebut adalah inisiatif pribadinya untuk membantu kondisi keuangan BPJS Kesehatan.

Menurut Terawan langkah menyerahkan gaji pertama dan tunjangan kinerja (tunkin) kepada BPJS Kesehatan tersebut merupakan pelaksanaan dari Gerakan Moral, program yang diusung Kementerian Kesehatan untuk mengatasi defisit BPJS Kesehatan.

“Kementerian Kesehatan akan mengawalinya untuk membantu defisit ini, pribadi saya, saya akan serahkan gaji pertama saya sebagai menteri dan tunjangan kinerja [tunkin] saya, Pak Sekretaris Jenderal [Sekjen Kementerian Kesehatan] juga menyetujuinya,” ujar Terawan.

Terawan pun menjelaskan, tidak menutup kemungkinan langkah tersebut akan diikuti secara masif oleh karyawan di Kementerian Kesehatan.

Para karyawan diperbolehkan secara sukarela menyerahkan gajinya kepada BPJS Kesehatan.

Terkait langkah tersebut, Terawan menjelaskan bahwa pihak BPJS Kesehatan akan meninjau pemberian ‘bantuan’ tersebut apakah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dia menegaskan, langkah tersebut merupakan inisiatif pribadi dan bukan institusional, sehingga perlu ditinjau lebih lanjut.

“Mungkin kalau dihitung enggak banyak, tapi enggak tahu karena ukuran banyak dan tidak itu kan angka. Nanti kalau BPJS Kesehatan apakah ikut gerakan moral ini, Bapak Fachmi Idris [Direktur Utama BPJS Kesehatan] bisa menjawabnya,” ujar Terawan.

Pada hari kedua masa kerjanya, Terawan mengunjungi Kantor Pusat BPJS Kesehatan dan melakukan rapat tertutup dengan badan tersebut.

Fachmi menjelaskan bahwa kunjungan Menteri Kesehatan tersebut merupakan bentuk pelaksanaan tugas khusus dari presiden untuk menyelesaikan masalah BPJS Kesehatan.

Tugas khusus tersebut terdiri dari penyelesaian masalah stunting, program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan, harga obat yang masih tinggi, dan rendahnya penggunaan alat kesehatan dalam negeri.

Isu BPJS Kesehatan menjadi salah satu pesan utama yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo saat memanggil Terawan ke istana,  Selasa (22/10) 2019).

Keesokan harinya, Terawan dinobatkan sebagai Menteri Kesehatan Kabinet Indonesia Maju.

Rr (sumber ; Bisnis.com)




Gubernur Disarankan Tak Perlu Umumkan Nama Tiga Calon Sekda NTB

“Di luar hasil Pansel, Gubernur juga pasti mempertimbangkan track record kinerja masing-masing calon. Kan, Pemprov sudah punya sistem Balance Score Card (BSC) yang polanya sangat objektif”

lombokjournal.com —

MATARAM – Tiga nama calon Sekda NTB yang akan diajukan ke Kemendagri tidak Diumumkan atau dipublikasikan.

Ha itu untuk mempertegas bahwa urusan Sekda adalah hak prerogatif Gubernur, lebih dari itu untuk menjaga marwah dan value dari lima calon Sekda yang berkompetisi dalam bursa.

Permintaan tidak mengumumkan tiga nama calon Sekda itu disampaikan Direktur Lembaga Kajian Sosial dan Politik, M16, Bambang Mei Finarwanto, SH, Jumat (25/10) di Mataram.

“Gubernur kami pikir tidak perlu mengumumkan tiga nama yang ada di kantongnya. Supaya tidak “gaduh”, seperti kata Gubernur juga, jangan “gaduh-gaduh” (dalam pemilhan Sekda),” kata Bambang Mei Finarwanto SH,

Proses seleksi dalam bursa Calon Sekda NTB sudah usai di tangan Panitia Seleksi (Pansel), dan hasil assesment sudah diserahkan ke tangan Gubernur NTB, tanggal 19 Oktober lalu.

Bambang MeI yang akrab disapa Didu itu mengatakan,, pansel tentu hanya menyerahkan hasil penilaian berdasarkan rangking nilai test yang diraih kelima calon Sekda. Bukan menyerahkan hanya tiga nama dengan rangking tertinggi yang harus dikirim Gubernur ke Kemendagri.

Sebab, hasil penilaian Pansel hanya salah satu indikator yang akan digunakan Gubernur Zul untuk menentukan siapa tiga besar yang akan diajukan ke Kemendagri.

“Diluar hasil Pansel, Gubernur juga pasti mempertimbangkan track record kinerja masing-masing calon. Kan, Pemprov sudah punya sistem Balance Score Card (BSC) yang polanya sangat objektif, tentu ini jadi pertimbangan juga,” kata Didu.

M16 juga sudah pernah menggelar diskusi publik “Sekda NTB Idola”, yang tujuannya memberi ruang pada Gubernur Zulkieflimansyah mempertimbangkkan aspirasi publik terkait lima calon Sekda NTB.

Hasil penilaian Pansel, standar pengukuran kinerja melalui BSC, dan aspirasi publik yang berkembang, dipastikan Didu akan menjadi masukan dan pertimbangan Gubernur secara holistik untuk memutuskan siapa yang tepat menjabat Sekda NTB.

“Jadi semua kembali ke Gubernur. Tapi menurut kami, karena Gubernur juga mengakui lima calon ini semuanya baik dan bagus, maka sebaiknya tidak perlu diumumkan siapa tiga nama yang akan diajukan ke Mendagri,” katanya.

Bukan saja untuk menjaga marwah dan valeu para calon Sekda. Hal ini juga untuk menghindari disrupsi opini yang muncul dari kubu-kubu pendukung masing-masing calon.

Menurut Didu, dengan tidak mengumumkan tiga nama calon itu, maka Gubernur Zulkieflimansyah mampu menunjukan power sebenarnya sebagai Gubernur.

“Logika ini yang harus dipahami masyarakat, publik harus tahu bahwa Sekda itu hak Gubernur. Kan Gubernur yang menjadi user, maka hargai apapun keputusan Gubernur,” kata Didu.

Kendati demikian, melalui sejumlah analisa yang dilakukan, M16 tetap meyakini bahwa tiga calon Sekda yang bakal diajukan Gubernur ke Kemendagri berformasi gender; dua pria dan satu perempuan.

Disinggung soal nama, Didu memilih merahasikannya, untuk menjaga marwah dan value para calon Sekda.

“Jangan sebut nama lah, yang penting dua pria satu perempuan. Biar nggak ruet,” kata Didu.

Me




Penerbangan Langsung NTB-Brunei Darussalam Segera Terwujud

Pembukaan penerbangan langsung ini mendukung pembangunan NTB saat ini, khususnya di bidang pariwisata dan pertanian

MATARAM.lombokjournal.com —  Pemerintah Provinsi NTB, di bawah kepemimpinan Gubernur, Dr. H. Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menggagas sejumlah penerbangan langsung (Direct Flight) dari berbagai negara ke NTB.

Selain Lombok-Jeddah, saat ini  Pemerintah Provinsi NTB bekerjasama dengan Kedutaan Besar Indonesia untuk Brunei Darussalam akan menggagas penerbangan langsung pulang-pergi NTB-Brunei.

Dari Dubes RI Untuk Brunei

Gagasan penerbasan langsung itu terungkap usai Wakil Gubernur NTB menerima kunjungan kerja Duta Besar RI untuk Brunei Darussalam, Dr. Sujatmiko, MA, di ruang kerja Wagub NTB, Jum’at (25/10) 2019.

Kunjungan itu membahas Peningkatan Kolaborasi dan Harmonisasi Langkah Lanjut Dalam Isu Yang Menjadi Kepentingan Bersama.

Sujatmiko menjelaskan, pembukaan penerbangan langsung ini mendukung pembangunan NTB saat ini, khususnya di bidang pariwisata dan pertanian.

Apalagi NTB merupakan salah satu destinasi wisata halal terbaik dunia. Sejalan dengan Brunei Darussalam yang baru saja menerapkan Hukum Syari’at Islam.

“Kita ingin pesawat kita yang terbang ke sana. Seperti Garuda atau Citilink,” jelas Dubes yang bermarkas di Bandar Seri Begawan itu.

Untuk memuluskan rencana tersebut, ia mengaku telah berbicara dengan berbagai pihak, seperti Menteri Pariwisata, Menteri Perhubungan, CEO Garuda serta pihak-pihak terkait.

Bahkan pemerintah Brunei Darussalam pun sudah menyatakan kesiapannya untuk merealisasikan rencana tersebut.

“Sekarang kita tinggal kalkulasi bisnisnya,” ungkapnya.

Ia menilai, dengan dibukanya penerbangan ini akan memberikan dampak positif bagi peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke NTB.

Tidak hanya warga Brunei Darussalam, tapi warga dunia yang berkunjung ke Brunei pun bisa langsung ke NTB.

Selain itu, potensi pertanian, perikanan kelautan dan hasil industri kreatif masyarakat di NTB pun dapat dipasarkan di negara yang berpenduduk sekitar 440.000 jiwa itu.

Wakil Gubernur NTB menyambut baik rencana dibukanya penerbangan langsung itu. Sebab, dampaknya bagi masyarakat sangat terasa.

Pak Dubes memilih NTB tepat sekali untuk direct flight,” ungkap wagub.

NTB ini jelas Umi Rohmi, memiliki potensi pertanian yang bisa dipasarkan di mancanegara. Hanya saja, hasil pertanian itu tidak dikirim dalam bentuk mentahan.

Namun akan diolah dan dikemas dengan baik, baru diekspor. Sehingga akan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Wagub meminta jajaran Dinas Perhubungan untuk menindaklanjuti rencana tersebut.

AYA/HmsNTB