Buka Puasa Bersama Shinta Nuriyah Wahid, Gubernur Zul; Sosok Lembut Yang Cinta Keberagaman

Shinta mengajak seluruh masyarakat bersama-sama melawan hoaks dan fitnah yang kerap terjadi belakangan ini.

MATARAM.lombokjournal.com — Acara buka bersama Dra. Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid berlangsung  di Masjid Raya Hubbul Wathan Islamic Center, Rabu (22/05).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh INTI (Perhimpunan Indonesia Tionghoa) NTB ini mengangkat tema “Dengan Berpuasa Kita Padamkan Kobaran Api Kebencian dan Hoaks”.

Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah yang hadir,  memberikan sambutan pada acara buka puasa bersama tersebut.

Dalam sambutannya  Gubernur mengucapkan terima kasih kepada INTI NTB serta seluruh pihak yang telah sukses menyelenggarakan kegiatan buka puasa bersama.

Mewakili masyarakat NTB, Gubernur mengungkapkan rasa bahagianya atas kedatangan Ibu Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid.

“Kita butuh sosok yang lembut, namun bisa merangkul semua pihak, sosok yang mencintai negara Indonesia kita ini,” ucap Doktor Zul.

Doktor Zul berharap kegiatan buka puasa bersama ini dapat memberikan banyak kebaikan bagi semua kalangan yang ada di Nusa Tenggara Barat.

“Mudahan kehadiran beliau dapat memberikan inspirasi kepada anak muda di NTB, untuk mencintai keanekaragaman yang ada di Indonesia,” kata Gubernur Zul.

Melawan hoax dan fitnah

Dra. Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid dalam tausyiahnya mengatakan, supaya bulan Ramadhan dapat dijadikan momentum saling mempererat tali silaturahim.

Shinta juga mengajak seluruh masyarakat bersama-sama melawan hoaks dan fitnah yang kerap terjadi belakangan ini.

“Di bulan Ramadhan ini, saya mengajak seluruh elemen dan suku yang ada di Indonesia untuk menjalankan ibadah puasa dengan sebaik-baiknya,” jelasnya.

Istri dari Presiden RI keempat Dr. K. H. Abdurrahman Wahid tersebut pun berpesan,  kerukunan, persatuan dan kesatuan dari seluruh anak bangsa adalah hal yang dapat memperkuat Indonesia di masa yang akan datang.

Kegiatan buka puasa bersama ini diikuti berbagai kalangan, baik pejabat pemerintah provinsi, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan (ormas), anak-anak yatim piatu, para penyandang disabilitas, dan juga masyarakat umum.

IWO/Hms NTB




Buka Puasa Bersama Shinta Nuriyah Wahid, Gubernur Zul; Sosok Lembut Yang Cinta Keberagaman

 

Shinta mengajak seluruh masyarakat bersama-sama melawan hoaks dan fitnah yang kerap terjadi belakangan ini.

MATARAM.lombokjournal.com — Acara buka bersama Dra. Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid berlangsung  di Masjid Raya Hubbul Wathan Islamic Center, Rabu (22/05).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh INTI (Perhimpunan Indonesia Tionghoa) NTB ini mengangkat tema “Dengan Berpuasa Kita Padamkan Kobaran Api Kebencian dan Hoaks”.

Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah yang hadir,  memberikan sambutan pada acara buka puasa bersama tersebut.

Dalam sambutannya  Gubernur mengucapkan terima kasih kepada INTI NTB serta seluruh pihak yang telah sukses menyelenggarakan kegiatan buka puasa bersama.

Mewakili masyarakat NTB, Gubernur mengungkapkan rasa bahagianya atas kedatangan Ibu Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid.

“Kita butuh sosok yang lembut, namun bisa merangkul semua pihak, sosok yang mencintai negara Indonesia kita ini,” ucap Doktor Zul.

Doktor Zul berharap kegiatan buka puasa bersama ini dapat memberikan banyak kebaikan bagi semua kalangan yang ada di Nusa Tenggara Barat.

“Mudahan kehadiran beliau dapat memberikan inspirasi kepada anak muda di NTB, untuk mencintai keanekaragaman yang ada di Indonesia,” kata Gubernur Zul.

Melawan hoax dan fitnah

Dra. Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid dalam tausyiahnya mengatakan, supaya bulan Ramadhan dapat dijadikan momentum saling mempererat tali silaturahim.

Shinta juga mengajak seluruh masyarakat bersama-sama melawan hoaks dan fitnah yang kerap terjadi belakangan ini.

“Di bulan Ramadhan ini, saya mengajak seluruh elemen dan suku yang ada di Indonesia untuk menjalankan ibadah puasa dengan sebaik-baiknya,” jelasnya.

Istri dari Presiden RI keempat Dr. K. H. Abdurrahman Wahid tersebut pun berpesan,  kerukunan, persatuan dan kesatuan dari seluruh anak bangsa adalah hal yang dapat memperkuat Indonesia di masa yang akan datang.

 

Kegiatan buka puasa bersama ini diikuti berbagai kalangan, baik pejabat pemerintah provinsi, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan (ormas), anak-anak yatim piatu, para penyandang disabilitas, dan juga masyarakat umum.

IWO/Hms NTB




Perusahaan Yang Terlambat Bayar THR Kena Sanksi Denda

Besaran THR bagi pekerja yang mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih, memperoleh THR satu bulan upah

MATARAM.lombokjournal.com — Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)  Provinsi NTB mengingatkan perusahaan di NTB agar memberikan tunjangan hari raya (THR) ke karyawan H – 7 lebaran.

“ketentuan batas akhir THR ini sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan, ” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Agus Patria Rabu (22/05) 2019

Agus menyatakan, jika Perusahaan terlambat membayarkan tunjangan dikenakan sanksi berupa denda dan sanksi yang akan diberikan oleh Pemerintah, ,karena semua itu sudah diatur dalam permen no 6 tahun 2016 tersebut.

Agus menambahkan,  jika mulai hari ini (22/05) sudah menurunkan Tim Pengawasan untuk pengaduan bagi karyawan yang tidak mendapatkan THR, sudah terbentuk di 10 kabupaten /kota.

“Sudah dibuat posko pengaduan dimasing-masing kab/kota se NTB,tentu gunanya untuk menampung karyawan yang melaporkan perusaahnya  jika tidak memberikan THR pada waktu yang sudah di sesuaikan,” terang Agus.

Seperti diketahui, sekitar 9000 Lebih  perusahaan di NTB dengan jumlah  110 ribu pekerja baik itu skala kecil sampai besar, termasuk UKM.

Besaran THR bagi pekerja yang mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih, memperoleh THR satu bulan upah.

“Jumlah THR yang diberikan kepada karyawan itu satu harus sesuai dengan upah sebulan di tempat  ia bekerja,” katanya.

Sedangkan, bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari 12 bulan secara terus menerus, THR diberikan secara proporsional .

AYA




NTB Sukses Selenggarakan PTQ Emas 2019 Yang Diikuti 34 Provinsi

Gubernur Zulkieflimansyah saat menutup kegiatan itu menyampaikan terima kasih atas kepercayaan RRI dan Kemenpar yang menjadikan NTB sebagai tuan rumah

Gubernur Zul serahkan bendera pataka PTQ ke Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru

MATARAM.lombokjournal.com – Pekan Tilawatil Qur’an (PTQ) Emas ke-50 tahun 2019 yang digagas RRI bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata RI itu berlangsung  sukses dan melahirkan qori’ qori’ah terbaik dari berbagai provinsi.

Provinsi NTB selaku tuan rumah yang membuka PTQ sejak 17 Mei lalu, terbilang sukses menyelenggarakannya.

Selama lima hari pelaksanaannya, lantunan suara merdu Al-Qur’an dari para peserta dari 34 provinsi di Indonesia itu, selalu terdengar di Masjid Hubbul Wathan NTB, sebagai venue kegiatan itu.

Apalagi, kegiatan tersebut digelar pada bulan Ramadhan seperti saat ini. Sehingga, menjadi nilai tersendiri bagi masyarakat dan pemerintah Provinsi NTB.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah yang menutup kegiatan itu menyampaikan terima kasih atas kepercayaan RRI dan Kemenpar menjadikan NTB sebagai tuan rumah perhelatan itu.

“Kami merasa senang, terima kasih telah datang meramaikan kota kami. Semoga kehadiran para peserta melantunkan ayat-ayat Al-Qur’an ini menambah keberkahan Provinsi Nusa Tenggara Barat,” kata Gubernur ,

Khusus kepada jajaran RRI, Gubernur Zul menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas terselenggaranya kegiatan tersebut. RRI memiliki sejarah tersendiri bagi masyarakat Indonesia.

Pada kesempatan yang sama,  Gubernur menyerahkan hadiah untuk para juraa lomba yang telah dipertandingkan dalam PTQ tersebut. Di antaranya, lomba tauziyah, lomba tahfiz, tilawah. Masing-masing juara pertama akan mendapat hadiah umrah dan uang pembinaan.

Selain itu, Doktor Zul menyerahkan bendera pataka PTQ kepada Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, selaku tuan rumah kegiatan 2020 mendatang.

Herman Deru menyampaikan tekadnya untuk melaksanakan dan menyukseskan PTQ 2020 di provinsinya. Sebagai daerah dengan predikat zero conflict ,  ia menjamin kegiatan itu akan berhasil dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.

Ia mengajak seluruh peserta yang mengikuti lomba tersebut untuk datang dan meramaikan PTQ 2020 di Sumatera Selatan.

Penutupan PTQ itu juga dirangkaikan juga dengan Peringatan Nuzulul Qur’an 1440 H. Penceramahnya Ust. Fikri Haikal dan diisi juga oleh penyanyi religi kenamaan, Opick Tombo Ati. Hadir juga Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Rudy Resnawan

AYA/Biro Hms-ProtokolNTB




Persalinan Melalui Operasi Caesar, Adiella Tak Pusingkan Biaya Karena Dijamin BPJS Kesehatan

Diharapkan  kenyamanan yang dirasakannya dapat dirasakan pula oleh masyarakat lain yang memiliki Kartu JKN-KIS saat menerima pelayanan di Fasilitas Kesehatan mana pun

lombokjournal.com —

JAMKESNEWS   ;      Adiella de Zita Lee Montana (27) bertempat tinggal di Rembiga Kabupaten Lombok Barat telah melahirkan putri pertamanya Miata Hanun Sholiha (1) di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Permata Hati tepat 1 bulan yang lalu.

Saat ditemui tim jamkesnews di kediamannya, Kamis (16/05) Bunda 1 orang anak ini menceritakan pengalamannya menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dari segmen Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) kelas 1, saat melakukan persalinan di RSIA Permata Hati.

Menurut  Adiella, menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sangat membantunya. Saat dokter menyatakan ia harus operasi Caesar,  suaminya langsung berfikir soal biaya yang akan dikeluarkan nantinya pasti tidak sedikit, karena RSIA Permata Hati merupakan RS swasta yang  memiliki tarif cukup mahal.

“Akan tetapi kami sekeluarga merasa cukup tenang karena telah memiliki Kartu JKN-KIS sehingga dalam proses menunggu persalinan kami bisa fokus dan tidak perlu lagi memikirkan biaya. Selama di RSIA Permata Hati kami dilayani dengan sangat baik tidak ada perbedaan dengan pasien umum, kami sangat bersyukur dan merasa tidak ragu menggunakan kartu JKN-KIS. Jika dibandingkan dengan biaya iuran yang kami bayarkan setiap bulan menjadi tidak ada artinya dibandingkan pelayanan yang kami dapatkan” tutur Adiella

Rasa sakit pasca operasi yang dirasakan Adiella saat itu hilang seketika setelah melihat putrinya lahir dalam keadaan selamat dan sehat tanpa kekurangan apapun.

Ia berharap kenyamanan yang ia rasakan dapat dirasakan pula oleh masyarakat lain yang memiliki Kartu JKN-KIS saat menerima pelayanan di Fasilitas Kesehatan mana pun.

Adiella  menyampaikan saran, agar masyarakat segera mendaftarkan istri, anak, suami, serta anggota keluarga yang lain ke dalam Progran JKN-KIS, jangan sampai menunggu sakit baru mendaftarkan diri.

Sebab sakit bisa datang kapan saja dan biaya serta kondisi keuangan kita belum tentu cukup untuk membiayai pengobatan.

“Terima kasih kepada pemerintah yang telah membuat Program JKN-KIS ini. Semoga semakin terus dapat melayani seluruh pesertanya dengan baik dan berkualitas,”  kata Adiella

ay/yn/JAMKESNEWS

Narasumber : Adiella de Zita Lee Montan

 




Gubernur Zulkieflimansyah Buka Puasa Bersama Tim Penyelaras Kebijakan Pemprov

Tim Penyelaras Kebijakan Pemerintah Provinsi NTB ini dapat membantu Pemerintah dalam menjalankan tugasnya dengan lebih maksimal untuk terwujudnya NTB yang Gemilang

MATARAM.lombokjournal.com —   Gubernur NTB menyampaikan apresiasinya kepada Tim Penyelaras Kebijakan Pemerintah Provinsi NTB karena aktif membantu pemerintah dalam membangun NTBi.

Apresiasi itu diungkapka Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc. didampingi Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, M.PdJ jelang  buka puasa bersama dengan Tim Penyelaras Kebijakan Pemerintah Provinsi NTB di Pendopo Gubernur, Selasa (21/05). 2019.

Gubernur merasa bahagia, karena Tim Penyelaras  dapat meluangkan waktunya untuk memberi masukan dalam segala program Pemprov NTB untuk memajukan daerah.

“Saat ini kami sedang membuat beberapa program, dan kami harap bapak-bapak dapat membantu kami menyempurnakannya,” ungkap Gubernur Zul.

Dikatakan, Tim Penyelaras Kebijakan Pemerintah Provinsi NTB juga dapat membantu dalam mengelola birokrasi dengan masukan-masukan dan penilaian yang diberikan untuk birokrasi di lingkup Pemerintah Provinsi NTB. .

“Tim Penyelaras Kebijakan membantu kami dalam mengelola birokrasi, mana yang betul-betul pantas menjadi Kepala di OPD-OPD dengan penilaian yang objektif dari Tim ini,” kata Gubernur Zul

Diharapkan, adanya Tim Penyelaras Kebijakan Pemerintah Provinsi NTB ini dapat membantu Pemerintah dalam menjalankan tugasnya dengan lebih maksimal untuk terwujudnya NTB yang Gemilang.

Sekretaris Daerah NTB, H Rosyadi Sayuti yang turut hadir  mengungkapkan, Tim Penyelaras Kebijakan Pemerintah Provinsi NTB ini sudah terbentuk sejak tahun 2009 dan telah banyak berpartisipasi dalam program-program pemerintah seperti program Bumi Sejuta Sapi, Gerakan Pijar, infrastruktur, dan program-program unggulan lainnya.

Rr/HMS ntb




Program Pengaduan “NTB Care” Akan Dimaksimalkan

Rencananya akan dibuatkan akun Facebook NTB care agar masyarakat bisa melakukan pengaduan disana

MATARAM.lombokjournal.com — Program pengaduan yang di canangkan Pemerintah Provinsi “NTB Care” di era kepemimpinan Gubernur NTB Zulkieflimansyah dan wakil Gubernur Hj.Sitti Rohmi Djalilah belum maksimal dirasakan masyarakat.

Masyarakat belum memanfaatkan  aplikasi NTB Care, ini terlihat masih banyaknya yang melakukan pengaduan melalui akun Facebook Gubernur ..

Menanggapi hal titu, Dinas Komunikasi dan informatika Provinsi NTB akan berkoordinasi dengan bidang IT, agar akun Facebook Gubernur dan Wakil Gubernur NTB bisa masuk ke NTB Care.

Sehingga seluruh pengaduan tersebut bisa dilihat dan direspon dengan cepat.

“Ini yang sedang kita lakukan dan sedang berunding dengan seluruh stakeholder yang ada,” ungkap Plt. Kadis Kominfotik Provinsi NTB, Putu Gede Aryadi, di Mataram, Selasa, (21/05) 2019.

Gede Aryadi  mengatakan,  rencananya akan dibuatkan akun Facebook NTB care agar masyarakat bisa melakukan pengaduan disana

“Mungkin nanti saya minta ijin akun pak gubernur itu kita taruh di NTB care sehingga kita meresponnya cepat. Itu sudah kita rencanakan kemarin. Cuma menurut saya ini butuh proses harus sosialisasi yang masif. Harus ada mekanisme yang jelas dan simpel antara penanganan dan  pengaduan itu,” ujarnya.

Selain itu juga akan membentuk jaringan duta-duta dari tingkat bawah untuk lebih gencar mensosialisasikan pemanfaatan NTB care ini.

“Nanti kita bentuk duta-duta yang akan kita berikan edukasi bagaimana memanfaatkan sistem ini. Kan di desa-desa itu banyak, ada kader posyandu, ada anak sekolah kita punya jaringan SMA/SMK, PKH, ini kita jadikan duta-duta untuk ikut bagaimana mensosialisasikan pemanfaatan NTB care ini,” ujarnya.

Menurutnya, harus ada mekanisme yang jelas dan simpel antara penanganan dan  pengaduan itu. Ada pengaduan yang realisasinya bisa ditunda seperti pengaduan masalah jalan ada juga pengaduan yang sifatnya darurat seperti orang sakit, kebakaran, atau kerusuhan.

“Ini kan tidak  bisa ditunda. Nah ini yang butuh jaringan,” katanya.

AYA/Hms NTB

 




Dinas Perhubungan NTB, Minta Pengecekan Transportasi Lebaran

Untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi para pemudik atau bagi orang -orang yang akan menikmati libur panjang pasca lebaran

MATARAM.lombokjournal.com  — Jelang lebaran tahun ini, Dinas Perhubungan Provinsi NTB, minta agar bus dan kapal cepat yang ada di masing-masing pelabuhan dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu.

Diperkirakan masyarakat banyak yang akan memanfaatkan untuk berlibur, mengingat lebaran tahun ini, hari libur cukup panjang..

“Kita melibatkan Polda, Dirlantas kemudian Dishub Kabupaten/ Kota, Angkutan Sungai dan Penyebrangan (ASDP) untuk melakukan pengecekan pada kendaraan seperti  bus dan kapal penyebrangan , Intinya agar semua sarana itu supaya dalm kondisi sudah di remcek,” jelas Kepala Dinas Perhubungan Lalu Bayu Windia,  Selasa ( 21/05).

Selain pengecekan rem  pada Bus, untuk Kapal penyebrangan  harus di cek fasilitas keselamatannya, semua pendukung keselamatan harus ada.

“Pelampung  jangan  hanya tersedia cukup tapi harus  berfungsi, pemadam kebakaran, fasilitas ruang menyusi untuk ibu-ibu, intinya yang sudah ada dipastikan berfungsi semuanya,” tegasnya

Menurut Bayu, semua itu dilakukan untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi para pemudik atau bagi orang -orang yang akan menikmati libur panjang pasca lebaran, apalagi tahun ini liburan cukup Lama.

AYA




Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah Merupakan Gubernur Pertama Yang Ucapkan Selamat Atas Kemenangan Jokowi-Amin

Terhadap pihak yang belum menerima keputusan atau merasa dirugikan, Gubernur Zul meminta menggunakan jalur-jalur konstitusional atau jalur hukum

MATARAM.lombokjournal.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah secara resmi menetapkan pasangan nomor urut 01, Joko Widodo – Ma’ruf Amin mengungguli perolehan suara atas pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno di pilpres 2019.

Hasil pilpres itu ditetapkan dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Perhitungan Secara Nasional di gedung KPU Jakarta Pusat Selasa (21/05) 2019 dini hari.

Atas keputusan KPU tersebut, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. Zulkieflimansyah memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kerja keras KPU menuntaskan perhitungan suara lebih kurang sebulan terakhir.

Doktor Zul, sapaan akrabnya, juga meminta seluruh pihak menerima dengan legowo, ikhlas dan lapang dada serta menghormati keputusan atas hasil rekapitulasi perhitungan suara yang dilakukan secara transparan dan terbuka tersebut.

Usai pilpres, saatnya untuk membangun rekonsiliasi seluruh anak bangsa demi membangun dan memajukan Indonesia lebih baik.

Terhadap pihak yang belum menerima keputusan atau merasa dirugikan, Gubernur Zul meminta menggunakan jalur-jalur konstitusional atau jalur hukum yang diatur oleh undang-undang ataupun konstitusi.

BACA JUGA ; Gubernur NTB  Serukan Warga NTB Rawat Keberagaman Dan Persatuan

Dan terakhir, Gubernur Zulkieflimansyah mengucapkan selamat kepada pasangan Joko Widodo- Ma’ruf Amin yang telah memenangi kontestasi Pilpres 2019, untuk memegang amanah sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024.

AYA/HUMAS Pemprov NTB




Gubernur NTB  Serukan Warga NTB Rawat Keberagaman Dan Persatuan

Mengajak seluruh peserta Pemilu untuk mengedepankan proses hukum dan tidak mengambil tindakan sendiri yang mengganggu kondusivitas wilayah

MATARAM.lombokjournsl.com – Seluruh Warga NTB diharapkan menjaga kondusivitas daerah, khususnya sebelum dan setelah diumumkannya hasil Perolehan Suara dari KPU RI, tanggal 22 Mei 2019 mendatang.

Seruan damai untuk seluruh warga NTB jelang pengumuman hasil Pemilu dan Pilpres 2019 diterbitkan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M.Sc.

Melalui surat imbauan bernomor 720/101/V/BKBPDN/2019, tertanggal 20 Mei 2019, Gubernur mengingatkan, perlunya upaya untuk terus menerus merawat keberagaman dan persatuan yang sudah terjaIin.

Terutama dengan terlaksananya pesta demokrasi Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, dan Pemilihan Anggota DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi NTB serta DPRD di 10 Kabupaten, Kota pada 17 April 2019 yang lalu.

“Demi kemajuan pembangunan Provinsi NTB ke depan, perlu adanya upaya untuk terus menerus merawat keberagaman dan persatuan yang sudah terjaIin sebagai modal sosial berharga bagi daerah dan bangsa,” ujar Gubernur NTB.

Pemprov NTB menyerukan sejumlah imbauan kepada masyarakat NTB. Pertama, Pemprov NTB mengimbau semua pihak tetap menjaga persatuan, kesatuan dan keamanan serta rasa persaudaraan di NTB. Meskipun berbeda pilihan baik dalam Pilpres maupun pemiIihan anggota legislatif.

Kedua, warga NTB juga diimbau untuk menghindari gerakan inkonstitusional dalam bentuk gerakan people power yang merusak tatanan demokrasi yang telah dibangun berlandaskan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

Ketiga, Gubernur juga mengajak semua pihak, Tim Sukses Paslon Presiden dan Wakil Presiden, Partai Politik serta Calon Legislatif agar menahan diri dan tidak memprovokasi pendukung, sebelum dan sesudah KPU RI menyelesaikan sidang pleno penetapan hasil pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Anggota DPR DPD RI dan DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.

Keempat, Gubernur mengajak seluruh peserta Pemilu untuk mengedepankan proses hukum dan tidak mengambil tindakan sendiri yang mengganggu kondusivitas wilayah dalam menyikapi adanya dugaan pelanggaran Pemilu.

Kelima, Gubernur mengajak dan mengimbau seluruh masyarakat NTB untuk bersama-sama berpartisipasi dalam menjaga keamanan, ketertiban, kondusivitas di lingkungan sekitar selama proses tahapan rekapitulasi Pemilihan Umum oleh KPU RI sampai dengan selesai.

Keenam, Gubernur mengajak para alim ulama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh pemuda NTB serta Organisasi Kemasyarakatan untuk bersama-sama menjaga keamanan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, menangkal berita-berita hoaks dan ujaran kebencian yang memicu perpecahan bangsa.

BACA JUGA ; Dr Zulkieflimansyah, Gubernur Pertama Yang Ucapkan Selamat Kepada Jokowi-Amin

Ketujuh, Gubernur menegaskan dukungannya atas terciptanya situasi damai di semua waktu dan tempat. Khususnya pada momen bulan suci Ramadan. “Demikian imbauan ini disampaikan dalam rangka mewujudkan suasana Pemilu 2019 yang aman, damai, jujur, adil dan berintegritas,” pungkas Gubernur.

AYA (*)