Melalui Tata Kelola Keuangan Yang Baik Akan Cegah Korupsi

Upaya untuk memberantas korupsi sangat membutuhkan sinergitas dengan pihak lain, diantaranya dari para penegak hukum dan partai politik

MATARAM.lombokjournal.com —  Tindak pidana korupsi yang terjadi di dunia birokrasi dapat dicegah dengan berbagai cara. Salah satunya adalah melalui tata kelola keuangan yang baik serta memenuhi standar akutansi yang ditetapkan oleh lembaga pemeriksa dan pengawas keuangan, seperti BPK.

Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Ir. H. Rosiady H. Sayuti, Ph.Dmenegaskan itu, saat Seminar Nasional Anti Korupsi, di Gedung Dome Universitas Mataram, Jumat (29/06). Seminar nasional yang digelar Fakultas Hukum, Universitas Mataram tersebut menghadirkan Ketua Mahkamah Konstitusi RI, Dr. Anwar Usman.,SH.,M.H dan Wakil Ketua DPR RI, Fahri hamzah sebagai narasumber.

Sekda menegaskan, salah satu bukti nyata adalah provinsi NTB yang telah mengembangkan inovasi untuk menata dan mengelola keuangan daerah secara baik dan benar. Bahkan, NTB merupakan salah satu Provinsi  dengan tata kelola keuangan terbaik se-Indonesia, sehingga BPK RI memberikan Predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tujuh kali berturut-turut.

Hal tersebut lanjut Sekda harus terus dilakukan, karena dari tahun ke tahun indikator untuk bisa meraih predikat itu semakin dinamis

“Dalam tata kelola keuangan, memang dituntut  inovasi, dalam arti pahami terus aturan yang ada. Mengapa penatausahaan ini demikian penting? Karena hal itu merupakan salah satu langkah awal pencegahan dini tindak pidana korupsi,” jelas Sekda.

Sementara itu, Ketua Mahkamah Konstitusi Dr. Anwar Usman.,SH.,M.H menjelaskan tindak pidana korupsi merupakan tindakan yang didasari pengaruh hedonis dan cinta dunia.

“Jika kita tidak  terpengaruh pada kemewahan dunia,  korupsi akan hilang dari bumi ini,” tegas Pria Kelahiran Bima tersebut.

Ia menegaskan, usaha memberantas korupsi telah dilakukan sejak pasca revolusi kemerdekaan 1945. Hingga era reformasi, terlahir lembaga KPK, lembaga yang khusus menangani korupsi. Namun demikian, menurutnya, upaya untuk memberantas korupsi sangat membutuhkan sinergitas dengan pihak lain, diantaranya dari para penegak hukum dan partai politik.

Partai politik disebutnya berperan  signifikan sebagai salah satu elemen pendukung penegakan korupsi. Selanjutnya,  pengelolaan birokrasi yang profesional transparan dan akuntabel.

Wakil Ketua DPR RI, Fahri hamzah, yang  juga putra daerah NTB, menyebutkan bahwa, moralitas, pendidikan dan etika adalah benteng korupsi.

“Korupsi adalah adalah sebuah tindakan yang merugikan keuangan Negara,” terangnya.

Rr/Humas NTB




Juru Bicara Suhaili-Amin Duga Server Quick Count KPU Dihack

Masyarakat Diimbau Tunggu Hasil Pleno KPU Provinsi NTB

MATARAM.lombokjournal.com – Juru bicara Paslon Suhaili-Amin, Hasan Masat menilai adanya kejanggalan dalam server quick count Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nusa Tenggara Barat.

Karena itu Hasan minta masyarakat tidak menggunakan Quick Count yang dimunculkan website KPU menjadi rujukan untuk mengetahui pemenang Pilkada NTB.

“Pasalnya, quick count versi KPU sarat kejangalan. Bahkan kuat dugaan server KPU yang merilis quick count berdasarkan C1 diduga dimasuki hacker,” jelas Hasan dalam siaran pers pada media, Jum’at (29/06).

Hasan mencontohkan, jumlah pemilih, pengguna hak pilih dan total suara sangat tidak sinkron. Terjadi perbedaan yang sangat jomplang antara pengguna hak pilih dengan total suara.

“Perbedaan ini terjadi di semua kabupaten kota berdasar quick count KPU yang katanya disadur dari C1,” terang Hasan.

Dirincikan, untuk Kabupaten Sumbawa Barat saja, jumlah pemilih yang tercatat berdasarkan Quick Count KPU sebanyak 81.213 dengan pengguna hak pilih sebanyak 57.900. Sedangkan total suara tercatat 58.141.

“Kan lucu sekali total suara lebih tinggi dari pengguna hak pilih. Masak siluman juga bisa milih. Kondisi ini terjadi di semua kabupaten. Silahkan saja dicek di website KPU,” pesannya.

Kejanggalan lainnya, saat proses quick count berlangsung, server KPU yang melansir hitungan cepat sehari setelah pemilihan sering hank.

Setelah hank selama puluhan menit, server KPU bisa dibuka dan suara kandidat yang dimenangkan quick count KPU terus menanjak. Kondisi ini terus berulang-ulang sampai suara masuk di atas 90 persen.

Yang membuat Hasan semakin yakin server KPU dihack dan ada dugaan permainan karena suara Lombok Timur, Lombok Barat dan Sumbawa paling terakhir masuk. Jika melihat tupografi wilayah, seharusnya suara Lombok Barat lebih dahulu masuk dibanding suara lombok Tengah.

“Kami akan bongkar dan buktikan dugaan kecurangan yang dimainkan oknum hacker dan oknum lainnya yang ingin menciderai Pilkada NTB dengan praktek kotor,” tegasnya.

Berdasarkan hasil penelusuran, link yang masuk untuk menghack server KPU sudah diidentifikasi. Termasuk terduga nama hacker yang berperan di balik permainan ini. Hanya saja Hasan belum mau memberkan nama-nama link hacker tersebut.

“Ada saatnya nanti kami umumkan apa nama-nama link itu. Tunggu saja,” ancamnya.

Terhadap hal ini, ia meminta masyarakat tidak mempercayai hasil quick count KPU yang sudah dihack tersebut. Hal ini bukan salah KPU melainkan salah oknum-oknum yang diduga melakukan kejahatan teknologi.

“Hasil rekapitulasi manual di semua TPS yang dilakukan internal kami menunjukkan Paslon nomor satu meraih suara terbanyak,” ujarnya.

Karena itu, ia mengimbau semua tim pemenangan, relawan dan simpatisan Suhaili-Amin di seluruh penjuru NTB untuk menunggu hasil rekapitulasi yang dilakukan KPU NTB. Tahapan rekapitulasi masih sedang berlangsung di tingkat kecamatan. Setelah itu pleno rekapitulasi manual kabupaten dan provinsi.

“Mari kita sama-sama menaati imbauan KPU agar menunggu hasil rekapitulasi yang akan diumumkan 7 sampai 9 Juli mendatang.

Ia juga meminta semua pendukung Suhaili-Amin agar menjaga kondusifitas di wilayah masing-masing. Jangan sampai melakukan hal-hal bisa memicu kegaduhan. Termasuk tidak terpancing oleh informasi yang berseliweran di media sosial.

Rr




Erupsi Gunung Agung, Bandara Ngurah Rai Ditutup Bandara Lombok Beroperasi Normal

Penerbangan kedatangan yang terdampak saat ini yaitu Lion Air JT 658 dengan jumlah penumpang diperkirakan sebanyak 200 pax

LOMBOK TENGAH,lombokjournal.com —  Erupsi Gunung Agung di Bali berujung penghentian (sementara) operasionnal Bandar Udara Ngurah Rai, yang akan dilakukan selama 16 jam terhitung  hari Jum’at (29/06) 2018 pukul 03.00 WITA sampai dengan pukul 19.00 WITA.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mengeluarkan NOTAMN A2551/18 tanggal 29 Juni 2018 yang ditujukan kepada seluruh Maskapai dan Bandar Udara di dunia terkait dengan penutupan kegiatan operasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali sebagai dampak debu vulkanik (volcanic ash) erupsi efusif Gunung Agung.

Sehubungan hal tersebut, Lombok International Airport tetap beroperasi normal. Namun, dampak dari penutupan Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali untuk sementara penerbangan keberangkatan sebanyak 4 penerbangan yaitu Wings Air IW 1851 & IW 1883, Garuda Indonesia GA 7049 dan Lion Air JT 659 dengan jumlah penumpang keseluruhan sebanyak 388 pax.

Sedangkan untuk penerbangan kedatangan yang berdampak saat ini 1 penerbangan yaitu Lion Air JT 658 dengan jumlah penumpang diperkirakan sebanyak 200 pax.

“Saat ini operasional Lombok International Airport masih normal. Adapun yang berdampak adalah penerbangan menuju dan dari Bali. Namun saat ini tim safety kami terus memantau perkembangan dari dampak erupsi Gunung Agung. Tidak hanya itu kami juga melakukan kordinasi dengan instansi terkait seperti BMKG dan Perum LPPNPI untuk perkembangan selanjutnya,” ujar I Gusti Ngurah Ardita

AYA




Zulkieflimansyah Komitmen Bangun Prestasi Olahraga NTB

Berdasarkan hasil quick count beberapa lembaga, perolehan suara pasangan ini berada di urutan teratas

MATARAM.lombokjournal.com —  Calon Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah, menyatakan komitmennya membangun prestasi olahraga NTB, jika ia terpilih menjadi Gubernur NTB periode lima tahun ke depan.

“Ikhtiar kami adalah melanjutkan pembangunan di segala bidang yang telah dilakukan TGB. Termasuk untuk olahraga daerah, TGB sukses mengangkat prestasi  NTB di tingkat nasional dan para atlet NTB juga berhasil mengharumkan nama daerah di level dunia. Hal itu akan saya lanjutkan, jika nanti terpilih menjadi Gubernur NTB,” katanya kepada Bimakini, Kamis (28/06).

Zulkieflimansyah berharap geliat olahraga NTB untuk melahirkan prestasi dunia tetap bergairah. Secara khusus pula ia berpesan kepada atlet-atlet NTB yang dipanggil untuk membela Merah Putih di Asian Games 2018 agar tetap termotivasi memberikan yang terbaik untuk Indonesia.

Dan, saatnya nanti dia juga akan berada di tengah-tengah  para atlet NTB dan masyarakat olahraga NTB, termasuk saat Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB bulan Nopember 2018.

“Insya Allah,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, Dr Zulkieflimansyah – Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah, adalah salah satu paslon Pilgub NTB dalam Pilkada serentak 27 Juli 2018. Populer dengan nama Zul – Rohmi, berdasarkan hasil quick count beberapa lembaga, perolehan suara pasangan ini berada diurutan teratas dibanding tiga paslon lainnya.

Me (*)




Panwaslu KLU Dalami Dugaan Pelanggaran Bimtek Paslon No 3

Bimtek saksi dilaksanakan Paslon nomor urut 3 itu di Gedung Serbaguna Gondang, yang merupakan fasilitas milik negara

LOMBOKUTARA.lombokjournal.com — Dugaan pelanggaran yang dilakukan salah satu pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Zulkiflimansyah -Rohmi Djalilah, yang menyelenggarakan Bimtek saksi pada H-1 pencoblosan akan ditindaklanjuti Panwaslu Lombok Utara.

“Tim Zul-Rohmi mengadakan Bimtek kepada 518 saksi sehari sebelum pencoblosan. Ini akan kita dalami, itu kan masa tenang,” kata  Ketua Panwaslu KLU, Adi Purmanto, Rabu (27/6).

Adi mengaku, pihaknya kini masih menunggu laporan sembari melakukan kajian-kajian apakah kasus tersebut termasuk pelanggaran dan masuk ranah pidana atau tidak.

Bimtek saksi, lanjut Adi, dilaksanakan Paslon nomor urut 3 itu di Gedung Serbaguna Gondang, yang merupakan fasilitas milik negara.

“informasinya, persoalan ini sudah sampai di tingkat pusat,” paparnya.

DNU




Masyarakat Diminta Tunggu Hasil Resmi KPUD NTB

Kemungkinan hasil resmi disampaikan tanggal 9 Juli

MATARAM.lombokjournal.com  — Beredarnya  berbagai quick count (hitung cepat) hasil Pemilihan Kepala daerah NTB, yang menimbulkan kesimpang siuran masyarakat, mmendapat tanggapan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah NTB.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Aksar Ansari meminta masyarakat NTB percaya, dan bersabar menunggu hasil resmi dari KPUD NTB terkait hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Aksar menyampaikan, KPU secara berjenjang setelah melaksanakan pemungutan dan penghitungan di TPS, mulai hari ini sampai lusa melakukan rekapitulasi di tingkat kecamatan.

Dilanjutkan di tingkat kabupaten/kota. Untuk di tingkat provinsi dilakukan pada 7-9 Juli.

“Jadi kemungkinannya kita mengetahui hasil resmi tanggal 9 Juli 2018,” katanya, Rabu (28/06)

Ia menegaskan, KPUD NTB tidak berurusan dengan hasil  quick count atau hitung cepat yang dilakukan lembaga survei apa pun. Aksar menilai, hasil hitung cepat yang dilakukan lembaga survei tidak boleh dijadikan acuan, rujukan, atau pegangan karena tidak bisa digunakan untuk menetapkan hasil pilkada 2018.

“Kami (KPUD NTB) tidak berkaitan dan tidak memiliki tanggung jawab apa pun, karena kami tidak akan pernah merujuk hasil hitung cepat (untuk penetapan resmi),” tegas Aksar.

 

AYA




Pasien RSUD KLU Dan Tahanan Berikan Hak Pilih Di Pilgub NTB

Yang memilih dengan A5, adalah warga yang memang tidak bisa memberikan hak pilihnya di daerah domisilinya karena berbagai faktor, seperti pasien, tenaga medis dan tahanan

LOMBOKUTARA.lombokjournal.com — Sebanyak 13 tahanan dan 24 orang pasien di RSUD KLU, memberikan hak pilihnya pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Rabu (27/06).

“Ya di RSUD ada 31 orang yang menggunakan A5 atau surat pindah memilih. Dengan rincian 7 orang tenaga medis dan 24 pasien. Sementara untuk tahanan di Polres ada 13 orang,” ungkap Ketua KPU KLU, Fajar Marta, Rabu (27/06).

Mereka yang memilih dengan A5, lanjut Fajar, adalah warga yang memang tidak bisa memberikan hak pilihnya di daerah domisilinya karena berbagai faktor, seperti pasien, tenaga medis dan tahanan.

“Untuk tenaga medis misalnya, mereka tidak sempat memilih di tempatnya karena jarak yang cukup jauh, begitu juga dengan pasien karena alasan kesehatan,” katanya lagi.

“Ini adalah TPS 8 Karang Swela atau TPS melayani. Semua pasien merupakan warga Lombok Utara, ada yang dari Bayan, Gangga dan beberapa daerah lainnya,” tandas Fajar.

DNU




Menang Versi Quick Count LSI Denny JA, Zul Bersyukur Rohmi Ucapkan Istighfar

Dr Zul bersyukur dan berharap hasil hitung cepat ini juga dapat terwujud dalam real count nantinya

lombokjournal.com —

MATARAM :   Pasangan nomor urut tiga, Zulkieflimansyah dan Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi) menyampaikan pernyataannya terkait hasil hitung cepat (quick count) versi LSI Denny JA, yang memenangkan pasangan ini dalam Pilgub NTB.

Dr Zul menghaturkan terima kasih tak terhingga kepada seluruh pihak, baik dari penyelenggara pemilu, aparat penegak hukum, media, dan juga masyarakat yang telah menjaga prosesi pilkada berjalan sejuk dan lancar.

“Alhamdulilah, terima kasih kepada seluruh pihak yang sangat menentukan, pilkada menjadi sejuk, dan tidak penuh dengan hal-hal yang panas menyengat,” katanya, Rabu malam (27/06) di kediaman Tuan Guru Bajang (TGB) di Lombok Timur.

Dr Zul juga menyampaikan terima kasihnya kepada keluarga, partai politik pengusung, relawan, dan juga para kandidat lain atas kompetisi yang berjalan ini. Ia menganggap calon lain merupakan sahabatnya.

Terkait hasil hitung cepat, Dr Zul bersyukur dan berharap hasil hitung cepat ini juga dapat terwujud dalam real count nantinya.

“Semoga hasil quick countini betul-betul nyata dalam real count nantinya,” kata Dr Zul

Sementara Rohmi mengaku langsung  mengucapkan istigfar begitu tahu ia dan Dr Zul unggul dalam hitung cepat.

“Lihat hasil quick count, pertama yang tercetus tentunya mohon ampun, astagfirullahaladzim pada Allah SWT,” ujarnya

Rohmi menilai apabila hasil ini benar-benar terealisasi, ia dan Dr Zul mendapat sebuah amanah yang harus dipertanggungjawabkan secara baik ke depan.

“Mohon doa seluruh masyarakat NTB, semoga proses ini akan berjalan lancar sampai nanti selesai,” katanya.

Me (*)




Rohmi dan Keluarganya Ke TPS Dengan Kawalan Relawan Jilbab Ijo

Cawagub nomor tiga ini memang banyak digemari kaum perempuan, karena Rohmi satu-satunya representasi perempuan pada Pilgub 2018

Rohmi di TPS

lombokjournal.com —

LOMBOK TIMUR — Calon Wakil Gubernur nomor urut 3 Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah, menuju tempat pemungutan suara (TPS) dengan kawalan Relawan Jilbab Ijo.

Puluhan relawan tersebut tak henti memberi smangat pada Rohmi. Di TPS 01 Rakam, Kelurahan Rakam, Lombok Timur, Ummi Rohmi didampingi suami, H Khairul Rizal dan keluarga.

Berangkat dari kediaman sekitar pukul 09.00 Wita. Rohmi yang tampil dengan jilbab hijau terlihat sumringah.

Mengantri sekitar 15 menit, Rohmi bersama suami masuk ke bilik suara, Rohmi menunjukkan jari yang diberi tinta. Tanda sudah menggunakan hak pilih.

“Saya sudah ya, ayo yang belum segera gunakan hak pilih,” katanya, Rabu (27/06).

“Saya dan keluarga sangat bersyukur dapat menjalankan hak pilih dengan baik tanpa kendala apapun. Kami berterima kasih kepada penyelenggara pemilu semua proses berjalan dengan baik dan lancer,” sambungnya.

Dari informasi yang dihimpun dari warga sekitar TPS di Rakam, diperkirakan suara paslon gubernur nomor 3 akan menguasai. Hal tersebut terlihat dari penuturan sejumlah warga yang usai mencoblos.

“Insya Alloh jilbab ijo,” kata seorang ibu.

Cawagub nomor tiga ini memang banyak digemari kaum perempuan. Pasalnya, Rohmi satu-satunya representasi perempuan pada Pilgub 2018.

Dari program yang disampaikan, Rohmi cukup getol menyampaikan keberpihakan pada kaum ibu. Bahkan dalam dua kali debat, Rohmi secara tegas menyebut akan banyak memberi ruang bagi kaum perempuan di NTB. Baik dari birokrasi, perekonomian, maupun sektor industri lainnya.

Sebelum ke TPS, Cawagub Hj Sitti Rohmi Djalilah, berkumpul dahulu dengan keluarga. Tampak Ummi Rauhun, Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi, serta calon Bupati Lombok Timur H Syamsul Lutfi.

Hanya saja, ketiganya tidak satu TPS dengan Rohmi. Mereka ke TPS di Terminal Gelang, Lombok Timur.

Untuk diketahui, Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah adalah kakak dari Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi. Satu-satunya perwakilan perempuan dari empat calon yang ikut Pilgub NTB. Rohmi mendampingi Dr Zulkieflimansyah.

Paket yang akrab disebut Zul-Rohmi ini diusung oleh Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Me/AYA (*)




Zul-Rohmi Bisa Jadi Andalan Generasi Milenial

Zul-Rohmi harus segera merealisasikan konsep kerja bagi anak muda begitu dinyatakan menang

Haris Munandar

lombokjournal.com —

LOMBOK TENGAH:   Debat kedua Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB di Lombok Raya,  Jum’at (22/06) lalu menghadirkan kepastian pilihan bagi mahasiswa.

Di antara empat paslon, hanya paslon nomor 3 Dr Zulkieflimansyah-Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah yang peduli dengan kalangan mahasiswa.

Menurut Ketua Forum Pemuda Dan Mahasiswa Lombok Tengah, Haris Munandar gagasan Zul-Rohmi terlihat dari ide segar yang akan menjadi ruang anak muda.

“Di antaranya akan menyekolahkan 1000 anak muda NTB ke luar negeri. Ini kongkrit,” katanya, Senin (25/06 ).

Mahasiswa kelahiran Praya 9 Maret 1996 ini menambahkan, paslon lain juga bagus, ada ide untuk NTB ke depan. Hanya saja, Zul-Rohmi yang terlihat begitu pasti menjadi lokomotif generasi milenial.

“Kita akan lebih nyaman dengan pemimpin yang paham dengan kebutuhan anak muda,” sambungnya.

Haris mengatakan, tak bisa dipungkiri pembangunan NTB ke depan akan ditentukan oleh anak mudanya. Selain soal infrastruktur maupun fisik, pembangunan sumber daya manusia (SDM).

“Membangun SDM ini manfaatnya akan dirasakan NTB di masa depan,” imbuhnya.

Lebih jauh, sebagai anak muda mendorong semua pihak mewujudkan pilkada yang sehat. Kontestasi politik tidak boleh mengerikan dan penuh intimidasi.

“Jangan buat kami yang muda trauma untuk terlibat politik. Pilkada ini harus sehat,” imbuhnya.

Untuk segala macam kampanye hitam dan fitnah yang menyebar, Haris berharap, ini tak disikapi berlebihan. Ia sudah berkomunikasi dan berjejaring dengan mahasiswa lain, khususnya di Lombok Tengah untuk melihat figur calon secara baik. Tidak perlu terprovokasi dengan fitnah.

“Dan Zul-Rohmi ini memiliki track record yang baik. Insya Alloh NTB gemilang,” imbuhnya.

Sementara itu Pjs. Direktur M16 Lalu Athari Fadlullah, SE  menilai, pilihan anak muda pada paket Zul-Rohmi itu wajar. Mengingat dalam debat kedua, hanya Zul-Rohmi yang kongkrit punya konsep bagi anak muda. Pemilih milenial tidak boleh dipandang sebelah mata.

Lalu Athari Fadlullah, SE

“Jangan lupa, kita akan mendapat bonus demografi. Jumlah anak muda kita lebih banyak, masak mereka tak diberi ruang,” katanya.

Pria yang akrab disapa Athar  ini menambahkan, generasi milenial saat ini memiliki kegiatan dan program yang canggih. Aspek kehidupan menyesuaikan dengan kemajuan teknologi. Termasuk juga terkait dengan lapangan pekerjaan.

“Jangan sampai NTB ke depan tetap bertahan dengan gaya konvensionalnya. Sementara anak mudanya udah siap berlari kencang,” sambungnya.

Athar  mengingatkan, Zul-Rohmi harus segera merealisasikan konsep kerja bagi anak muda begitu dinyatakan menang. Selain mengirim anak muda NTB kuliah ke luar negeri, pengembangan skill kemajuan teknologi harus didukung penuh.

“Bisa menghadirkan youtuber, developer digital, ataupun ahli digital lainnya untuk menjadi mentor anak muda NTB,” tukasnya.

Me (*)