Dr Zul Disambut Di Desa Adat Sembagek, Kecamatan Bayan, Lombok Utara

Pelanjut TGB tentu orang yang paham dan tahu visi misi TGB selama 10 tahun memimpin

lombokjournal,com —

BAYAN-LOMBOK UTARA :  Cagub NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah mengunjungi Kecamatan Bayan, Lombok Utara. Sesuai komitmennya, DR Zul akan  mengunjungi seluruh dusun dan desa NTB, dan  saat ini mengunjungi salah satu titik di Bayan, Lombok utara, Senin (09/04)

Dr Zul mengunjungi sembagek, Desa Adat di Lombok Utara yang masih menjunjung tinggi budaya dan adat istiadatnya. Ia berkeliling melihat megahnya rumah adat, masjid kuno, dan bertemu kepala suku Sembagek, Bayan.

Masri, salah satu masyarakat setempat mengatakan, aalaupun blusukan kemana-mana, hingga ke pelosok-pelosok NTB, belum sempurna jadi calon gubernur sebelum ke Sembagek.

“Di sini ada dua lokasi budaya yang masih kental. Salah satunya di sini (Sembagek). Mudah-mudahan calon yang datang ke tempat ini bisa memenangkan Pilgub. Harapan masyarakat sini, jika Bapak terpilih nantinya bisa membantu kelancaran saat melakukan acara ritual disini,” lanjutnya.

Sedangkan salah satu masyarakat, Muhammad Nur mendoakan Doktor Zul semoga terpilih. “Kami doakan mudah-mudah Bapak terpilih. Mudah-mudah dengan pengalaman Bapak dari negara ke negara menuntut ilmu, bisa membantu kami disini”. Ungkapnya.

Di tempat terpisah, Kardi Ketua Fraksi Demokrat Lombok Utara yang hadir bersama rombongan, menyampaikan kepada masyarakat Bayan.

“10 Tahun di era Tuan Guru Bbajang. Kami melihat roda pemerintahan sudah berjalan pada roda yang tepat. Kontestasi Pilkada yang akan datang, kita berikhtiar untuk menentukan pelanjut ikhtiar TGB. Kita punya tanggung jawab yang sama untuk menentukan pilihan. Siapa orang itu, Siapa orangnya? Tentu orang yang faham dan tahu visi misi TGB selama 10 tahun memimpin. Mereka adalah Dr. H. Zulkieflimansyah dan Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah. Kewajiban moral bagi kita untuk melanjutkan ikhtiar itu dengan mendukung ZulRohmi.” ungkapnya.

Sejalan dengan apa yang disampaikan Kardi, Sirajuddin Ketua PKS Lombok Utara menyampaikan, ZulRohmi adalah figur yang pantas kita dukung, kita usung, perjuangkan, dan menangkan 27 juni nanti.

“Beliau berdua ini adalah cinta pendidikan. Insya Allah jika beliau terpilih nantinya, beliau akan mengirim banyak sekali pemuda NTB ke luar negeri untuk melanjutkan pendidikannya seperti yang sudah dilakukannya di UTS,” ungkapnya.

Doktor Zul sendiri menyampaikan rasa bahagianya bisa mengunjungi Bayan/

“Kami bahagia sekali berkunjung ke Bayan hari ini. Banyak hal baru yang kami dapatkan hari ini. Secara batiniah, secara spiritual kami merasakan kedamaian dan ketentraman berada di tempat ini,” ungkapnya.

DR Zul mengakku, maju menjadi calon gubernur berpasangan dengan kakak kandung Tuan Guru Bajang, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah. Berharap dengan kehadiran Hj. Rohmi Djalilah akan banyak program yang bersahabat dengan Ibu-Ibu,” Lanjutnya.

“Ke depan, di Lombok Utara akan ada mega proyek Global Hub Bandar Kayangan. Hotel-hotel besar, hotel-hotel berbintang akan menyapa Lombok Utara, tapi tidak boleh kita jadi penonton disini,” jelasnya.

Dikatakannya, ingin agar anak-anak di Lombok Utara tidak boleh menjadi penonton di daerah sendiri. Zul-Rohmi hadir untuk memastikan kita akan menjadi pemain di daerah sendiri.

“Walaupun kita miskin, bagaimanapun kondisinya, anak-anak kita harus tetap sekolah,” tutupnya.

AYA




Rohmi Ajak Kaum Perempuan Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga

Melalui implementasi 10 program PKK, kehadiran kaum prempuan sebagai ujung tombak pembangunan keluarga benar-benar semakin dirasakan manfaatnya

 

lombokkjournal.com —

ALAS BARAT – SUMBAWA : Calon Wakil Gubernur  nomor urut 3, Hj Sitti Rohmi mengajak masyarakat dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga. Kaum wanita turut berperan penting dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan keluarga.

Peran itu perlu terus dioptimalkan melalui implementasi 10 program pokok Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang menjadi agenda utamanya dalam memimpin Provinsi Nusa Tengga Barat untuk 5 tahun ke depan priode 2018-20123.

Hal itu dikatakannya saat menyampaikan sambutan atas nama keluarga pada  kunjungan siraturahim pada acara perkawinan keluarga besar Sanusi di Dusun Hijrah Desa Usar Mapin Kecamatan Alas Barat,  Kabupaten Sumbawa, Senin ( 09/04 )

Hj Sitti Rohmi mengajak seluruh kaum perempuan mulai dari Provinsi, kotamadya, Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan dan Desa, bersama-sama bergandeng tangan untuk mewujudkan peningkatan ekonomi keluarga.

Hal ini dapat dilakukan dengan mengajak masyarakat dan kaum prempuan untuk mencoblos nomor 3 pada Pilkada 27 Juni 2018 mendatang.

“Seperti meningkatkan pola asuh anak. Mengingat pada masa sekarang ini banyak kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, seks bebas dan LGBT. Jangan sampai anak-anak yang kita cintai terpengaruh dengan perilaku itu,” ujarnya sembari mengatakan tindakan menyimpang ini perlu ditangkal dari dalam keluarga .

Peranan wanita lainnya secara lebih luas di dalam kehidupan masyarakat, tentunya harus dimplementasikan dengan 10 program PKK, sehingga kehadiran kaum prempuan sebagai ujung tombak pembangunan keluarga benar-benar semakin dirasakan manfaatnya.

Tidak hanya dalam lingkup organisasi wanita tetapi dampaknya sangat  dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

“Sungguh disayangkan bila pada era modern seperti sekarang masih banyak wanita muda Indonesia yang belum mendapat kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi. Padahal jika wanita punya pendidikan yang memadai mereka akan lebih mandiri di masa depan dan berkontribusi bagi keluarga,“ kata Hj Sitti  Rohmi dihadapan ratusan undangan yang didominasi kaum perempuan ini.

Hj Rohmi  menyayangkan banyak hal yang menjadi penghambat wanita melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Di kota besar, masih sedikit wanita yang berpendidikan hingga jenjang Strata 2 dan Strata 3. Sementara di daerah masih banyak wanita yang belum S1.

“Kendala finansial masih menjadi penghambat wanita untuk kuliah. Selain itu, stereotipe gender yang menyatakan bahwa wanita tugasnya di dapur juga menjadi salah satu penyebab tingkat pendidikan wanita belum setara dengan pria, dan ditambah aturan-aturan adat di daerah, untuk itu wanita harus mampu berperan aktif dalam pembangunan “ jelas Rektor Universitas Hamzanwadi Pancor ini.

Menurutnya, wanita berpendidikan sangat menguntungkan dalam banyak hal. Baik bagi lingkungan, diri sendiri, pasangan, dan keluarga.

“Kalau wanita berpendidikan lalu mereka berkarier dan memiliki penghasilan, mereka berkontribusi bagi banyak hal. Wanita pasti mandiri secara finansial, berkontribusi meningkatkan kesejahteraan keluarga bersama pasangan, khususnya soal tumbuh-kembang anak. Wanita berpendidikan pasti ingin anaknya sehat sehingga memberikan imunisasi yang paling bagus, dan memilih pendidikan yang baik,” jelasnya.

Namun sayang, sambung wanita yang Calon Wakil Gubernur NTB yang diusung oleh Partai Demokrat Dan PKS ini  ini, menilai masih banyak anggapan yang menyebut bahwa wanita yang berpendidikan dan berkarier, mereka hanya menghabiskan pendapatan untuk dirinya sendiri.

“Padahal penelitian membuktikan sebaliknya. Data dari world bank merilis, wanita menyisihkan pandapatannya untuk keluarga. Mereka memberikan fasilitas yang terbaik untuk anak,” bebernya.

Wanita adalah kunci dari penyelesaian masalah. Diharapkan wanita yang berpendidikan punya kepedulian yang lebih besar bagi masyarakat umum.

“Misalnya dengan peduli terhadap lingkungan dan mau berbagi. Wawasannya dipakai untuk membantu menyelesaikan masalah yang terjadi masyarakat, menjadi sosok tangguh, berinisiatif, dan mampu memimpin membuat perubahan,” tukasnya.

Me (*)




Elang Merah Bergerak Bersama Zul-Rohmi

Elang Merah organisasi Pam Swakarsa yang didirikan sejak 1995 ini menyatakan, siap di depan Calon Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah

lombokjournal.com —

LOMBOK TIMUR ;   Dukungan kembali mengalir buat pasangan nomor urut tiga Zul-Rohmi. Pam Swakarsa Elang Merah memberi dukungan penuh buat pasangan NTB Gemilang.

Bertempat di Sakra, organisasi yang dipimpin Datuk H. Lalu Lukman Nurhakim ini mendeklarasikan dukungan untuk memenangkan Zul-Rohmi (07/04).

Lukman membeberkan alasan mendukung ZulRohm. Diakuinya, ia sudah bergerak mulai bulan Maret lalu. Memilih dan mendukung ZulRohmi karena dilihat ada sinergisitas Sumbawa dan Lombok.

Pasangan ZulRohmi merupakan paket komplit. Sangat tepat untuk melanjutkan ikhtiar TGB.

“Kami sudah bergerak mulai Maret. Kami bertemu dengan Pam Swakarya Lombok Tengah. Kami bergerak atas inisiatif sendiri. Kami melihat di calon ini ada sinergi Sumbawa dan Lombok. Kami yakin, calon inilah yang cocok melanjutkan ikhtiar TGB. Mudah-mudahan apa yang kita cita-citakan tercapai,” ungkap Lukman.

Organisasi yang didirikan sejak 1995 ini menyatakan, siap di depan Calon Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah. Satu per satu Ketua dari masing-masing kecamatan yang hadir menyatakan tekad dan komitmen disaksikan para anggotanya.

Pam Swakarsa yang hadir sebagian besar dari Lombok Tengah, seperti Pringgarate, Pujut, Jonggat, dan lain lain.

Dari  Lombok Tengah, Ketua Pam Swakarsa Tiga Bersatu, H. Tahri pertama kali menegaskan dan menyatakan kebulatan tekad untuk mendukung Zul-Rohmi.

“Dari dulu kami sudah menjadi pendukung setia TGB-Amin. Dari pengurus kita akan berjuang semaksimal mungkin. Kebulatan tekad tetap kita akan bersama. Apapun yang terjadi kami siap didepan mendukung paslon nomor 3, ZulRohmi,” tegas Tahri

Ketua Pam Swakarsa Bumi Gora, Amak Endang mewakili anggota juga menyatakan, bersatu untuk menjadi memenangkan Zul-Rohmi.

Begitu juga halnya Ketua Pam Swakarsa Briuk Sadar, H. Amin juga dengan tegas menyatakan kesiapannya.

“Pringgarata siap mendukung paslon nomor 3. Insya Allah kita tidak akan kalah dengan calon yang lain,” ungkapnya.

Doktor Zul sendiri menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih serta bersyukur atas dukungan Pam Swakarsa Elang Merah buat Zul-Rohmi.

“Kami bersyukur, Ini bukan kebetulan tapi sudah direncanakan Allah untuk menautkan hati kita demi provinsi yang kita cintai ini,” ujar Zul.

“Nama Elang Merah bukan kebetulan. Saya mendirikan kampus di Sumbawa, UTS dinamakan juga Kampus Elang. Jadi hari ini bukan kebetulan, bertemunya dua elang dari Lombok dan Sumbawa sudah direncanakan,” lanjutnya

Ditedaskannya, Elang Merah ini mudah-mudahan bisa terbang tinggi menjangkau langit, sehingga  yang  berada di bawah naungannnya bisa ikut terbang menuju NTB Gemilang.

“Saya senang sekali Bapak bisa bergabung bersama kami. Mudah-mudahan dengan bergabungnya Bapak bersama kami paslon nomor 3, kemenangan akan semakin mudah kita raih. Terima kasih”. Tandasnya.

Me (*)

 

 

 




Aktifis KNPI Usulkan Kombes Tajudin Gantikan Brigjen Firli.

Wakapolda NTB yang sekarang dianggap layak menempati Jabatan Kapolda NTB, karena terbukti mampu bekerjasama secara baik dalam menjaga kondisi keamanan di NTB

lombokjournal.com —

MATARAM ;  Dilantiknya Irjen Pol Firli sebagai Deputi Penindakan KPK merupakan kebanggaan tersenidiri bagi warga NTB.  Bagimna tidak, Irjen Firli belum genap setahun menjabat Kapolda NTB kini menjabat posisi strategis di lembaga anti rasuah tersebut.

S selamat buat Pak Firli untuk posisi baru mengemban amanah yang lebih besar lagi.

Dengan telah terpilihnya pak Firli maka tentu posisi Kapolda NTB kini masih kosong, untuk menjaga kesinambungan dan stabilitas keamanan serta kondusifitas di NTB tentu di butuhkan sosok yang tepat sebagai pengganti Irjen Firli.

Menimbang siapa yang layak melanjutkan tongkat komanda di korps seragam coklat ini maka tidak salah kiranya Wakapolda Kombes Pol Drs Tajidin,  MH diangkat sebagi pengganti Irjen Firli yang sudah dilantik sebagai deputi penindakan KPK

Sekretaris Mi6, Lalu Athari Fadlullah, SE menngatakan itu melalui siaran pers yang disampaikan ke media, Sabtu (07/04).

Menurut Athari. bukan tanpa alasan kenapa Wakapolda NTB yang sekarang dianggap layak untuk menempati Jabatan Kapolda NTB,  sebab selama bersama dengan Kapolda NTB Irjen Firli,  Waka Polda NTB  terbukti mampu bekerjasama secara baik dalam menjaga kondisi keamanan di NTB selama ini.

“Terlebih dalam waktu dekat ada agenda pesta demokrasi yang membutuhkan perhatian, khusus untuk pengamanan,” ujar Athari yang juga Sekretaris DPD KNPI NTB.

Selain itu, Lalu Athari menilai  sekiranya Wakapolda NTB  yang saat ini menjadi pengganti Irjen Firli akan semakin  memudahkan  melakukan koordinasi dan penyesuaian tugas – tugas dalam pengamanan,  karena sudah mengetahui kondisi dan situasi di wilayah Hukum NTB.

Oleh sebab itu sambung Lalu Athari  berharap dengan alasan untuk lebih memudahkan kinerja kepolisian dengan berbagai agenda penting ke depan.

“Ada baiknya Kapolri mengangkat Wakapolda NTB yang sekarang sebagai pengganti Irjen Firli,” pungkasnya.

Me (*)




Upaya Atasi Blank Spot Di Kawasan Ekonomi Produktif

Kewenangan telekomunikasi berada di pusat, meski begitu Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) tidak menutup mata dengan masalah tersebut

MATARAM.lombokjournal.com —  Masih banyak kawasan ekonomi produktif yang belum memiliki sinyal provider alias blank spot, padahal keberadaan keberadaan provider sangat diperlukan di kawasan tersebut.

Sinyal provider mendukung kegiatan ekonomi produktif masyarakat.

“Tahun lalu kita dapat bantuan 27 BTS (Base Transceiver Station) dari pusat,” ujar Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) NTB, Tri Budiprayitno, Sabtu (07/04)

Ia menuturkan, kewenangan telekomunikasi berada di pusat. Meski begitu Tri mengaku pihaknya tidak menutup mata dengan masalah tersebut.

Pihaknya mengambil sisi Gubernur NTB sebagai perwakilan pemerintah pusat. Di antaranya dengan melakukan pendataan dan mengajukan usulan ke pemerintah pusat melalui Gubernur NTB.

“Kita bersurat melalui gubernur,” sambungnya.

Usulan tersebut diajukan pada pemerintah pusat yang memiliki anggaran. Tujuannya agar mereka melakukan intervensi terhadap kawasan blank spot yang ada.

Pemerintah pusat dapat membukakan akses jalur telekomunikasi di kawasan itu. Tahun ini, NTB memperoleh bantuan pembangunan BTS sebanyak 78 spot.

“Data terakhir kita jumlah blank spot ada 78 titik,” ungkapnya.

Namun Tri mengatakan, jumlah tersebut belum final. Pertengan April ini, pihaknya akan menyisir kembali daerah NTB yang kemungkinan mengalami blank spot.

Saat ini hanya 78 titik saja yang mendapatkan pemasangan BTS. Titik-titik tersebut jumlahnya merata di delapan kabupaten NTB.

“Saya tidak hapal dimana saja tapi merata,” katanya.

Ia melanjutkan, dirinya juga telah berkomunikasi dengan Diskominfo masing-masing kabupaten untuk data kawasan blank spot. Kawasan tersebut nantinya akan mendapatkan intervensi dari Kemenkominfo,

Diskominfo dan Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI).

“Kita masuk kategori dimungkinkan untuk pembangunan BTS,” katanya.

Pembangunan BTS tersebut nantinya akan lebih diprioritaskan pada kawasan yang memiliki nilai ekonomi. Seperti daerah wisata dan daerah ekonomi produktif masyarakat.

Di antaranya, seperti di beberapa titik kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika hingga Tolo’oi di Kabupaten Bima.

“Beberapa waktu lalu menteri berkunjung ke Tolo’oi dan itu menjadi salah satu pembahasan,” tandasnya.

AYA




Upaya Atasi Blank Spot Di Kawasan Ekonomi Produktif

Kewenangan telekomunikasi berada di pusat, meski begitu Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) tidak menutup mata dengan masalah tersebut

MATARAM.lombokjournal.com —  Masih banyak kawasan ekonomi produktif yang belum memiliki sinyal provider alias blank spot, padahal keberadaan keberadaan provider sangat diperlukan di kawasan tersebut.

Sinyal provider mendukung kegiatan ekonomi produktif masyarakat.

“Tahun lalu kita dapat bantuan 27 BTS (Base Transceiver Station) dari pusat,” ujar Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) NTB, Tri Budiprayitno, Sabtu (07/04)

Ia menuturkan, kewenangan telekomunikasi berada di pusat. Meski begitu Tri mengaku pihaknya tidak menutup mata dengan masalah tersebut.

Pihaknya mengambil sisi Gubernur NTB sebagai perwakilan pemerintah pusat. Di antaranya dengan melakukan pendataan dan mengajukan usulan ke pemerintah pusat melalui Gubernur NTB.

“Kita bersurat melalui gubernur,” sambungnya.

Usulan tersebut diajukan pada pemerintah pusat yang memiliki anggaran. Tujuannya agar mereka melakukan intervensi terhadap kawasan blank spot yang ada.

Pemerintah pusat dapat membukakan akses jalur telekomunikasi di kawasan itu. Tahun ini, NTB memperoleh bantuan pembangunan BTS sebanyak 78 spot.

“Data terakhir kita jumlah blank spot ada 78 titik,” ungkapnya.

Namun Tri mengatakan, jumlah tersebut belum final. Pertengan April ini, pihaknya akan menyisir kembali daerah NTB yang kemungkinan mengalami blank spot.

Saat ini hanya 78 titik saja yang mendapatkan pemasangan BTS. Titik-titik tersebut jumlahnya merata di delapan kabupaten NTB.

“Saya tidak hapal dimana saja tapi merata,” katanya.

Ia melanjutkan, dirinya juga telah berkomunikasi dengan Diskominfo masing-masing kabupaten untuk data kawasan blank spot. Kawasan tersebut nantinya akan mendapatkan intervensi dari Kemenkominfo,

Diskominfo dan Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI).

“Kita masuk kategori dimungkinkan untuk pembangunan BTS,” katanya.

Pembangunan BTS tersebut nantinya akan lebih diprioritaskan pada kawasan yang memiliki nilai ekonomi. Seperti daerah wisata dan daerah ekonomi produktif masyarakat.

Di antaranya, seperti di beberapa titik kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika hingga Tolo’oi di Kabupaten Bima.

“Beberapa waktu lalu menteri berkunjung ke Tolo’oi dan itu menjadi salah satu pembahasan,” tandasnya.

AYA




Zul-Rohmi Dorong Tumbuhnya Industri Kreatif Di Sentra Kerajinan Rakyat

DR Zul sangat bersemangat dan tertarik melihat kreativitas para pengrajin yang begitu terampil

lombokjournal.com  —

LOMBOK TENGAH ;   Cagub Nomor urut tiga DR Zulkieflimansyah, tanpa mengenal lelah terus turun menerima undangan dari masyarakat yang rindu akan pemimpin muda nan cerdas dan mampu melanjutkan ikhtiar TGB.

Sembilan Desa di Kecamatan Janapria mendapat jadwal kunjungan Jumat (06/04), setelah sehari sebelumnya menyapa warga Kecamatan Batukliang Utara.

Di awali dari Desa Durian,  Cagub yang akrab disapa Bang Zul ini bersilaturahmi dengan warga yang sebagian besar sebagai pengrajin rotan. Ia sangat bersemangat dan sangat tertarik melihat kreativitas para pengrajin yang begitu terampil.

“Sesuai dengan visi dan misi kami untuk mengembangkan industri olahan membantu kelancaran produksi dengan menyediakan peralatan permesinan sehingga pesanan konsumen bisa secepat mungkin dikirim,” ungkapnya.

Ia memastikan, jika akses keuangan dan modal usaha akan dipermudah terutama untuk industri kreatif serta mendirikan rumah industri kreatif disentra sentra kerajinan katanya jika masyarakat dengan ikhlas memilih Zul-Rohmi sambil membeli beberapa hasil kerajinan rotan tersebut.

Beberapa warga sempat mengajak Bang Zul ke rumah warga yang begitu girang menerima kehadirannya. Sebelum Bang Zul melanjutkan silaturahmi ke Desa Pendem.

Di Desa Pendem,  Dr Zul kembali  menggelar dialog di rumah Syawaluddin salah satu tokoh muda setempat. Syawaluddin menyampaikan apresiasinya serta ucapan terima kasih tak terhingga atas kunjungan Bang Zul. Ia menyebut Bang Zul adalah kader terbaik PKS asli NTB.

“ Bang Zul ini Muda dan berprestasi. Layak untuk melanjutkan ikhtiar TGB.” tegasnya.

Sementara itu di Desa Pendem,  Bang Zul menyempatkan diri ramah tamah yang diisi dialog masukan dan dukungan di salah satu rumah tokoh masyarakat Haji Ilyas, sambil menunggu waktu ibadah Jumat.

“Belum pernah saya temukan seorang calon pemimpin yang hebat, ramah nan sederhana, dan selalu membawa harapan bagi masyarakat seperti Bang Zul ini. Mari kita sama sama doakan agar Zul-Rohmi bisa memimpin ke depan dan buat bang Zul agar selalu menjaga kesehatan,” tandas Haji Ilyas.

Sehabis berkhutbah dan mengimami sholat Jum’at, Cagub yang juga salah satu pendiri PKS ini melanjutkan silaturahmi ke desa berikutnya, hingga malam hari menjelang

AYA (*)




Di Hadapan Tuan Guru Sekarbela, Sitti Rohmi Janji Perjuangkan Hak Perempuan

Rohmi berjanji memberdayakan perempuan dan pemuda, dalam membangun Nusa Tenggara Barat ke depan

Rohmi bersama Tuan Guru

lombokjournal.com —

MATARAM ;  , Siti Rohmi Jalilah, Calon Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat nomor urut tiga bersilaturrahmi ke sejumlah Tuan Guru dan masyarakat,di  lingkungan Ppadi Mas Timur, Kelurahan Sekarbela, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Jum’at (06/04).

Pasangan DR Zlkifli imansyah itu disambut meriah oleh para perempuan hijab hijau, dan ibu ibu di Kelurahan Sekarbela.

Di depan Tuan Gguru dan masyarakat yang didominasi perempuan, utamanya ibu rumah tangga, Rohmi bertekad melanjutkan program pemerintahan yang dinahkodai oleh adik kandungnya Zainul Majdi, selama menjabat dua priode sebagai Gubernur NTB.

Rohmi juga berjanji memberdayakan perempuan dan pemuda, dalam membangun Nusa Tenggara Barat ke depannya. Tidak hanya berbicara pembangunan fisik saja tapi bagaimana cara agar perempuan dan pemuda bisa muncul kepermukaaan.

Apalagi selama ini hanya sedikit perempuan yang memiliki ketrampilan.

Siti Rohmi yang merupakan  satu satunya calon perempuan di Pilgub NTB, yang bercita cita  ingin perempuan NTB menjadi perempuan yang tangguh dan soleha .

“Perempuan NTB harus bisa memberikan kontribusi terbaiknya bagi daerah. Perempuan NTB tidak boleh dibedakan dengan laki laki, dalam pendidikan dan kiprahnya semua harus diperjuangkan,” pungkas Rohmi.

Sementara itu,  Tuan Guru H.Mustain yang merupakan tokoh agama di lingkungan Padi Mas Sekarbele berharap, pasangan Zul-Rohmi sukses dan berhasil.

“Tadi saya doakan semoga beliau berhasil menang di kontestas Pilgub NTB 2019, sehingga pendukungnya merasa puas, suksesnya ibu juga menjadi kemenanngan kita sebagai pendukungnya,” kata tuann Guru H Mustain.

Pilihannya ke Rohmi karena merupakan keluarga tuan guru.

“Ssaya pertama tama tertarik dengan Tuan Guru Bajang, apa lagi ini kakaknya, begitu saya lihat fotonya bahwa dia menjadi calon, perasaan saya tergugah untuk mendukungnya, aku H Mustain.

Me (*)




Bupati Najmul : Layani Dulu Baru Tanya Administrasinya

Bupati tidak mau dengar ada pertanyaan-pertanyaan siapa yang bertanggung jawab terhadap si pasien

LOMBOKUTARA.lombokjournal.com — Bupati Lombok Utara, H. Najmul Akhyar, mengingatkan pihak menejemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjung, agar mempermudah pelayanan kepada masayarakat.

Hal itu diungkapkan Najmul seusai melakukan peletakan batu pertama pembangunan “Pusat Pelayanan Terpadu/ Penitipan Anak (PPT/PA) dan lounching Pelayanan Haemodialisa (HD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjung, Kamis (5/4).

“Saya tidak mau dengar ada pertanyaan-pertanyaan dari RSUD. Misalnya siapa yang bertanggung jawab terhadap si pasien. Tangani pasien dulu baru ditanya administrasinya,” bebernya.

Dikatakan Najmul, RSUD merupakan etalase pelayanan di daerah. Sehingga akan nampak mana pelayanan yang baik dan yang buruk.

“Silahkan konsen pada fungsi masing-masing, untuk administrasi silahkan bagian administrasi yang urus, sementara dokter ya tugasnya melayani pasien,” ungkapnya.

APBD, lanjut Najmul, adalah uang rakyat, sepanjang untuk kepentingan masyarakat umum, ia mempersilahkan kepada jajarannya di tingkat SKPD untuk membangun apa saja tanpa ragu-ragu.

“Untuk pembangunan TPA ini, silahkan pihak RSUD bersjnergi dengan dinas terkait. Ini merupakan bagian dari persiapan kita untuk menjadi Kabupaten layak anak,” katanya lagi.

Direktur Utama RSUD Lombok Utara, dr. Baharudin, menjelaskan, beberapa pembangunan fisik yang akan direalisasikan tahun 2018 ini diantaranya Tempat Penitipan Anak (TPA), Gedung tunggu keluarga dan unit transpuai darah.

“Tahun ini kami juga menambah ruang operasi dan tempat tidur pasien termasuk tempat tidur pasien diruang ICU,” tukasnya.

DNU




DR Zul Disambut Penuh Kehangatan Di Batukliang Utara

Kalau yang terpilih menjadi pemimpin tidak punya kemampuan, tidak punya kapasitas, dan punya orientasi lain buat kehidupannya sendiri, maka mimpi-mimpi anak-anak kita ke depan akan hancur

lombokjournal.com —

LOMBOK TENGAH:  Kali ini giliran masyarakat Batukliang Utara, Lombok Tengah dari pagi hingga siang hari menyambut kedatangan Cagub Dr. Zulkieflimansyah, yang ramah dan murah senyum ini dengan sambutan yang luar biasa hangat, Kamis (05/04).

Di Desa Lantan Kamis, salah seorang tokoh masyarakat Batukliang Utara, TGH. Jamaluddin menyampaikan, dalam memilih pemimpin sama dengam membeli barang. Kita harus tahu barangnya seperti apa.

Menurutnya, jangan hanya perlihatkan fotonya saja.  Fisiknya juga harus kita tahu. Apakah barangnya bagus, barangnya berkualitas.

“Nah, Doktor hadir disini, bersilaturrahim dengan kita agar kita bisa tahu calon pemimpin kita, bisa kenal calon pemimpin kita,” kata TGH Jamaluddin saat menyampaikan sambutan.

Di akhir sambutannya, TGH. Jamaluddin menutup dengan sebuah syair, “Dalam hati yang indah, Dalam hati yang Ikhlas Terukir namamu, Zulkieflimansyah,” ungkapnya.

Doktor Zul sendiri merasa sangat bahagia atas sambutan hangat masyarakat Batukliang Utara. Ia bersyukur, kehadirannya ke kampung-kampung, ke dusun-dusun, tidak pernah ada permintaan yang macam macam dari masyarakat, malah ia didoakan selamat dunia akhirat.

“Sudah dua bulan lebih saya turun menyapa masyarakat, turun ke kampung-kampung, turun ke dusun-dusun, tapi belum pernah saya menemukan permintaan aneh-aneh. Tidak pernah ada tokoh masyarakat yang meminta didaratkan pesawat di kampungnya, mereka malah mendoakan, semoga kami selamat dunia akhirat”. Ungkapnya

Cagub nomor urut tiga ini menjelaskan betapa pentingnya memikirkan pemilihan gubernur dengan baik. Ada keterkaitan pemilihan gubernur dengan kepedulian masyarakat.

Menurut Zul, kalau orang yang terpilih menjadi pemimpin tidak punya kemampuan, tidak punya kapasitas, dan punya orientasi lain buat kehidupannya sendiri, maka mimpi-mimpi anak-anak kita ke depan akan hancur.

“Masyarakat harus berhati-hati dalam memilih pemimpin NTB. Jika salah memilih, jika tidak hati-hati memilih, masyarakat bisa mati di tengah keberlimpahan, seperti anak ayam yang mati di lumbung padi. Jangan pilih pemimpin yang hobi umbar janji apalagi yang selalu menjelekkan calon lain.” tegasnya.

Hingga pukul 14.00 Cagub yang akrab disapa Bang Zul ini telah mengunjungi 7 titik pertemuan di antaranya Dusun Jeliman, Dusun Sintung Timur, Ai Berik, Dusun Sumberan, Dusun Lantan, Dasan Lekong, dan Teratak.

Me (*)