Menakar Peluang Zul-Rohmi Lewat Strategi Blusukan Day by Day

Oleh : Bambang Mei F /Didu

lombokjournal.com —

MATARAM ; Ibarat  bercocok tanam, apa yg dilakukan oleh Zul Rohmi hari ini  menganut falsafah itu , seperti menyemai , merawat dan petik hasil . Menyemai bibit padanannya adalah gerakan day by day Zul Rohmi ataupun relawannya menemui konstituen dari titik ke titik secara cepat.

Hal ini dimaknai sebagai upaya memperbanyak kontak konstituen di setiap wilayah sebagai bagian operasi teritorial untuk mengenal lebih awal para calon pemilih Zul Rohmi .

Ibarat deret hitung politik , maka yg dilakukan oleh Zul Rohmi secara kecil kecilan ini  menemui titik titik pemilihnya ingin menegaskan sikap bahwa rakyat hrslah didatangi dan didengarkan kehendaknya oleh calon yg akan ia pilih.

Pola gerakan day by day seperti ini dari  sisi ilmu komunikasi memiliki implikasi yakni saban hari Zul Rohmi tetap diperbincangkan di basis , minimal disetiap tempat yg dia kunjungi. Perbincangan dimasyarakat bawah karakteristiknya yg utama adalah mudah menyebar jika ada hal hal yg tidak biasa yg terjadi di wilayah tsb . Maka dari sisi tindakan pragmatis , apa yg dilakukan oleh Zul Rohmi ,  selain ingin meraih persepsi pemilih juga agar menjadi perbincangan di basis basis rakyat tsb . Ini lah yg dimaksudkan sebagai deret hitung dlm konteks resonansi perbincangan yang tinggal dikalikan kelipatannya.

Sementara itu dalam konteks strategi politik tentu semua Paslon punya variasi tersendiri dlm mendesign metode pendekatan ke basis pemilih. Hal ini untuk memastikan segala gerakan dalam meraih simpati pemilih yang bisa terpastikan dan terverifikasi  secara akurat populasi dukungannya .

Zul Rohmi dengan pola blusukan atau apapun istilahnya,  ingin memberikan pesan bahwa gerakan harian temu konstituen day by day tersebut sebagai bentuk tanggungjawab moral dan politik untuk mengintertain ( baca: memanusiakan ) pemilihnya dari berbagai strata sosial. Pada akhirnya saat  ini Zul Rohmi tidak boleh dipandang lemah karena faktanya  Paslon ini lebih sering jalan dan bergerak membuka jejaring pemilih secara all out.

Saat ini di H – 70 hari jelang 27 Juni , sudah ratusan titik yg telah dijelajahi oleh ZR maupun relawannya yg bergerak secara mandiri dan simultan tersebut. Tentu sudah ada data base pemilih tsb yakni by name , by adress ataupun by phone yg dimiliki oleh ZR.  Yang penting  what next to do ?

Merawat konstituen

Demikian pula dengan konstituen , setelah berkenalan , bersilaturahmi , berdialog , dll tentu harus ada yg menjaga dan membesarkan hati nya para pemilih yang telah dikunjungi tsb . Maka apa yg dilakukan oleh Zul Rohmi dengan mengadakan rolling kunjungan ke basis konstituen disetiap kabupaten/kota di NTB sebagai bagian menjaga semangat dan perhatian kepada pemilihnya.

Selain itu menjadi tanggungjawab relawan Zul Rohmi ataupun Partai Pengusung untuk menjaga agregasi yg telah dilakukan Zul Rohmi agar tetap solid basis basis konstituen tersebut. Suatu pekerjaan yg tidak mudah dilakukan oleh Komponen Zul Rohmi ditengah persaingan dengan Paslon lain yang dipandang lebih memiliki kedigdayaan. Zul Rohmi dipandang paket Underdogs ditambah lagi dengan hasil survey lembaga Nasional yg tetap menempatkan Zul Rohmi diposisi terakhir.

Sebagai info pembanding, hasil survey tersebut  menjadi second opini tapi juga tidak boleh terlalu diyakini kebenarannya 100 persen . Karena  survey itu hanya tools yakni salah satu alat untuk melihat persepsi pemilih terhadap Paslon pada waktu itu,  bukan menentukan perolehan suara di TPS.

Dalam konteks ini tentu dengan sisa 70 hari ini maka apapun bisa terjadi dlm meraih dukungan pemilih . Pun demikian dengan Zul Rohmi bukan tidak mungkin meraih succes glory di Pilgub NTB ini.

Dengan pola gerakan blusukan seperti ini setidaknya Zul Rohmi telah memiliki jejaring pemilih yang makin banyak dan menyebar yang teridentifikasi secara pasti wilayahnya. Tentu pada akhirnya akan memudahkan proses komunikasi dan konsolidasinya .

Peran strategis TGB

Tandem politik atau vote Getter Zul Rohmi yang ditunggu khalayak adalah turunnya TGB dlm memback up Zul Rohmi di basis konstituen lewat pendekatan safari dakwah dan  pengajian ala TGB.

Memori publikpun tentu tak lupa pada Pilgub NTB 2008 saat TGB maju dalam konstestasi itu dan  menang mengalahkan petahana. Padahal saat itu TGB sebagai pendatang baru , hampir tidak diunggulkan . Tapi realitasnya justru TGB mengalahkan calon kuat saat itu yakni paket Serius , Serinata -Husni Djibril.

Apa yang diukir TGB sepuluh tahun lalu,  agaknya mengilhami Zul Rohmi untuk meraih kemenangan serupa.Dengan berbagai strategi dan pendekatan ke konstituen ,Zul Rohmi bergerak dan terus mendatangi pemilihnya tanpa jeda. Zul Rohmi sadar bahwa sebagai new comer harus membuktikan kapasitasnya sebagai petarung politik yang tangguh .

Sementara itu terlepas dari berbagai ikhtiar yang sudah dilakukan Zul Rohmi, secara power politik dan kekuatan massa ,  brand TGB masih  dipandang memiliki  magnet kuat  dalam merekatkan pemilih  mendukung Zul Rohmi . Energi dan aurora  TGB bisa menambah energizer atau daya laju kekuatan Zul Rohmi meraih simpati dan dukungan publik.

Permasalahannya adalah kapan TGB akan turun gelanggang bela  Zul Rohmi ?. Jika TGB turun dalam palagan Pilgub NTB  bisa dipastikan   secara otomatis dapat mendongkrak elektabilitas Zul Rohmi.

Konsekwensi lainnya yakni  naiknya  intensitas  dinamika politik Pilgub NTB.  Paslon lain pasti  tidak ingin dipecundangi atau kalah telak oleh Zul Rohmi. Disinilah publik akan disuguhi permainan cantik para Paslon lewat strategi dan taktik politik yang tidak biasa.

Terkait perubahan konstelasi politik itu,  paslon lain saat ini sedang menunggu kepastian,  apakah TGB akan  all out back up Zul Rohmi ataukah ada taktik lain yang akan dimainkan oleh Zul Rohmi di babak  injuri time .

Mataram , 19 April 2018




Masih Banyak Pemilih Tidak Terdaftar

Yang tidak terdaftar dalam DPS sebanyak 2.179 di NTB, itu yang kemudian sudah direkomendasikan ke Dukcapil dan KPU

MATARAM.lombokjournal.com —  Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) NTB menemukan masih banyak pemilih bermaslah, bahkan banyak pemilih yang tidak terdaftar di Daftar Pemilih Sementara (DPS).

Ketua Bawaslu NTB, Muhammad Khuwailid menyebutkan, dari jumlah DPS di NTB 3.545.106 komprehensifitas data pemilih dalam DPS yang bermasalah adalah mulai dari NIK kosong sebanyak 28.496 orang, NKK kosong 59.755 orang, NIK dan NKK 9.703 orang, NIK Ganda 4.708 orang, Tanggal Lahir Kosong 1.887 orang dan Alamat kosong 1.709 orang.

Dari segi validitas data pemilih, juga banyak bermaslah mulai dari Nik tidak standar 21.961 orang,  NKK tidak standar 17.220 orang,  Pemilih meninggal dunia 3.708 orang,  pemilih ganda 16.681 orang, pemilih di bawah umur 389 orang, pemilih TNI POLRI 174 orang, pemilih pindah domosili 5.172, pemilih hilang ingatan 56 orang.

“Kami sudah meminta kepada seluruh pengawas tingkat kabupaten/kota untuk merekomendasikan dan menyampaikan segala temuannya itu kepada KPU,  agar kemudian segara di laksanakan kordonasi dengan dukcapil sebagai pihak yang punya otoritas terhadap NIK,” ujarnya, Kamis (19/04).

Ia menuturkan untuk yang tidak terdaftar dalam DPS sebanyak 2.179 di NTB, itu yang kemudian sudah di rekomendasikan ke Dukcapil dan KPU.

“Jadi Pemilih yang belum terdaftar ini dari proses coklit itu belum di lakukan pendataan di pemilih yang bersangkutan,” tururnya.

Menurutnya ada beberapa hal yang perlu fahmi, misalnya soal NIK,  ini kemudian di dukcapil sebetulnya harus bergerak cepat untuk memberikan Nomer Induk kependudukan kepada pemilih- pemilih yang belum punya NIK.

Belum lagi soal pemilih yang belum memiki identitas dan belum melakukan perekaman.

“Nah itukan menjadi penting bagi dukcalil bergerak lebih cepat untuk melakukan perekaman dan sterusnya,” ucap Khuwailid.

Kalau melihat angka tersebut, lanjutnya, lumayan besar daftar pemih yang bermasalah. Artinya permaslahanya itu mulai dari Nik,  Nik tidak standar itu yang kemudian harus di tuntaskan oleh dukcalil.

Apabila hal tersebut diselesaikan maka akan menjadi atensi masalah pada saat penetapan DPT samapai pada pemungutan suara tgal 27 Juni nanti.

Ia mencontoh terkahir di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) ada 2000 pemilih yang tidak jelas identitasnya, itu kemudian kalau itu tidak terlselesaikan itu bisa bermaslah , karna pemilih di kSB itu hanya 88 ribu.

“Ya kita harapkan diselesaikan lah segara, dan penetapan DPT tinggal beberapa hari lagi,”tambahnya.

Khuwailid juga mengaku sampai saat ini, Bawaslu NTB terus melakukan monitor terkit dengan hasil kordinasi dengan pengawas kabupaten/kota.

“Kordonasi terus kita lakukan,” akunya

Sementara itu Ketua KPU NTB, Lalu Aksar Ansori mengatakan, data Bawaslu tersebut sudah dituntaskan,  meski belum semuanya.

“Data itu sudah kita tindaklanjuti, Sekarang sudah banyak progres,” katanya.

Ia menuturkan sebagian besar sudah didata, dan KPU kabupaten /kota hingga Rabu 18/4 terus berkoordinasi dengan Dukcapil, PPK, PPS dan panwas kabupaten/kota menuntaskan itu.

“Intinya penetapan DPT Sabtu  (21/4/2018) siap akan di laksanakan,” pungkasnya.

AYA




Masih Banyak Pemilih Tidak Terdaftar Yang tidak terdaftar dalam DPS sebanyak 2.179 di NTB, itu yang kemudian sudah direkomendasikan ke Dukcapil dan KPU

MATARAM.lombokjournal.com — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) NTB menemukan masih banyak pemilih bermaslah, bahkan banyak pemilih yang tidak terdaftar di Daftar Pemilih Sementara (DPS).

Ketua Bawaslu NTB, Muhammad Khuwailid menyebutkan, dari jumlah DPS di NTB 3.545.106 komprehensifitas data pemilih dalam DPS yang bermasalah adalah mulai dari NIK kosong sebanyak 28.496 orang, NKK kosong 59.755 orang, NIK dan NKK 9.703 orang, NIK Ganda 4.708 orang, Tanggal Lahir Kosong 1.887 orang dan Alamat kosong 1.709 orang.

Dari segi validitas data pemilih, juga banyak bermaslah mulai dari Nik tidak standar 21.961 orang, NKK tidak standar 17.220 orang, Pemilih meninggal dunia 3.708 orang, pemilih ganda 16.681 orang, pemilih di bawah umur 389 orang, pemilih TNI POLRI 174 orang, pemilih pindah domosili 5.172, pemilih hilang ingatan 56 orang.

“Kami sudah meminta kepada seluruh pengawas tingkat kabupaten/kota untuk merekomendasikan dan menyampaikan segala temuannya itu kepada KPU, agar kemudian segara di laksanakan kordonasi dengan dukcapil sebagai pihak yang punya otoritas terhadap NIK,” ujarnya, Kamis (19/04).

Ia menuturkan untuk yang tidak terdaftar dalam DPS sebanyak 2.179 di NTB, itu yang kemudian sudah di rekomendasikan ke Dukcapil dan KPU.

“Jadi Pemilih yang belum terdaftar ini dari proses coklit itu belum di lakukan pendataan di pemilih yang bersangkutan,” tururnya.

Menurutnya, ada beberapa hal yang perlu fahmi, misalnya soal NIK, ini kemudian di dukcapil sebetulnya harus bergerak cepat untuk memberikan Nomer Induk kependudukan kepada pemilih- pemilih yang belum punya NIK. Belum lagi soal pemilih yang belum memiki identitas dan belum melakukan perekaman.

“Nah itukan menjadi penting bagi dukcalil bergerak lebih cepat untuk melakukan perekaman dan sterusnya,” ucap Khuwailid.

Kalau melihat angka tersebut, lanjutnya, lumayan besar daftar pemih yang bermasalah. Artinya permaslahanya itu mulai dari Nik, Nik tidak standar itu yang kemudian harus di tuntaskan oleh dukcalil. Apabila hal tersebut diselesaikan maka akan menjadi atensi masalah pada saat penetapan DPT samapai pada pemungutan suara tgal 27 Juni nanti.

Ia mencontoh terkahir di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) ada 2000 pemilih yang tidak jelas identitasnya, itu kemudian kalau itu tidak terlselesaikan itu bisa bermaslah , karna pemilih di kSB itu hanya 88 ribu.

“Ya kita harapkan diselesaikan lah segara, dan penetapan DPT tinggal beberapa hari lagi,”tambahnya.

Khuwailid juga mengaku sampai saat ini, Bawaslu NTB terus melakukan monitor terkit dengan hasil kordinasi dengan pengawas kabupaten/kota. “Kordonasi terus kita lakukan,” akunya

Sementara itu Ketua KPU NTB, Lalu Aksar Ansori mengatakan, data Bawaslu tersebut sudah dituntaskan, meski belum semuanya.

“Data itu sudah kita tindaklanjuti, Sekarang sudah banyak progres,” katanya. Ia menuturkan sebagian besar sudah didata, dan KPU kabupaten /kota hingga Rabu 18/4 terus berkoordinasi dengan Dukcapil, PPK, PPS dan panwas kabupaten/kota menuntaskan itu.

“Intinya penetapan DPT Sabtu (21/4/2018) siap akan di laksanakan,” pungkasnya.

AYA




Masih Banyak Pemilih Tidak Terdaftar

Yang tidak terdaftar dalam DPS sebanyak 2.179 di NTB, itu yang kemudian sudah direkomendasikan ke Dukcapil dan KPU

MATARAM.lombokjournal.com —  Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) NTB menemukan masih banyak pemilih bermaslah, bahkan banyak pemilih yang tidak terdaftar di Daftar Pemilih Sementara (DPS).

Ketua Bawaslu NTB, Muhammad Khuwailid menyebutkan, dari jumlah DPS di NTB 3.545.106 komprehensifitas data pemilih dalam DPS yang bermasalah adalah mulai dari NIK kosong sebanyak 28.496 orang, NKK kosong 59.755 orang, NIK dan NKK 9.703 orang, NIK Ganda 4.708 orang, Tanggal Lahir Kosong 1.887 orang dan Alamat kosong 1.709 orang.

Dari segi validitas data pemilih, juga banyak bermaslah mulai dari Nik tidak standar 21.961 orang,  NKK tidak standar 17.220 orang,  Pemilih meninggal dunia 3.708 orang,  pemilih ganda 16.681 orang, pemilih di bawah umur 389 orang, pemilih TNI POLRI 174 orang, pemilih pindah domosili 5.172, pemilih hilang ingatan 56 orang.

“Kami sudah meminta kepada seluruh pengawas tingkat kabupaten/kota untuk merekomendasikan dan menyampaikan segala temuannya itu kepada KPU,  agar kemudian segara di laksanakan kordonasi dengan dukcapil sebagai pihak yang punya otoritas terhadap NIK,” ujarnya.

Ia menuturkan untuk yang tidak terdaftar dalam DPS sebanyak 2.179 di NTB, itu yang kemudian sudah di rekomendasikan ke Dukcapil dan KPU.

“Jadi Pemilih yang belum terdaftar ini dari proses coklit itu belum di lakukan pendataan di pemilih yang bersangkutan,” tururnya.

Menurutnya ada beberapa hal yang perlu fahmi, misalnya soal NIK,  ini kemudian di dukcapil sebetulnya harus bergerak cepat untuk memberikan Nomer Induk kependudukan kepada pemilih- pemilih yang belum punya NIK.

Belum lagi soal pemilih yang belum memiki identitas dan belum melakukan perekaman.

“Nah itukan menjadi penting bagi dukcalil bergerak lebih cepat untuk melakukan perekaman dan sterusnya,” ucap Khuwailid.

Kalau melihat angka tersebut, lanjutnya, lumayan besar daftar pemih yang bermasalah. Artinya permaslahanya itu mulai dari Nik,  Nik tidak standar itu yang kemudian harus di tuntaskan oleh dukcalil.

Apabila hal tersebut diselesaikan maka akan menjadi atensi masalah pada saat penetapan DPT samapai pada pemungutan suara tgal 27 Juni nanti.

Ia mencontoh terkahir di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) ada 2000 pemilih yang tidak jelas identitasnya, itu kemudian kalau itu tidak terlselesaikan itu bisa bermaslah , karna pemilih di kSB itu hanya 88 ribu.

“Ya kita harapkan diselesaikan lah segara, dan penetapan DPT tinggal beberapa hari lagi,”tambahnya.

Khuwailid juga mengaku sampai saat ini, Bawaslu NTB terus melakukan monitor terkit dengan hasil kordinasi dengan pengawas kabupaten/kota.

“Kordonasi terus kita lakukan,” akunya

Sementara itu Ketua KPU NTB, Lalu Aksar Ansori mengatakan, data Bawaslu tersebut sudah dituntaskan,  meski belum semuanya.

“Data itu sudah kita tindaklanjuti, Sekarang sudah banyak progres,” katanya.

Ia menuturkan sebagian besar sudah didata, dan KPU kabupaten /kota hingga Rabu 18/4 terus berkoordinasi dengan Dukcapil, PPK, PPS dan panwas kabupaten/kota menuntaskan itu.

“Intinya penetapan DPT Sabtu  (21/4/2018) siap akan di laksanakan,” pungkasnya.

AYA




Rinjani 100 Siap Digelar Kembali.

Animo peminat Rinjani 100 begitu terlihat dengan banyaknya yang sudah mendaftarkan diri, tahun ini 1.144 peserta yang sudah daftar

MATARAM.lombokjournal.com —  Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Dinas Pariwisata NTB akan menggelar lomba lari lintas alam, Rinjani 100, pada tanggal 4 Mei sampai 6 Mei 2018.

Pagelaran Rinjani 100 untuk tahun ini terasa berbeda lantaran Gunung Rinjani baru saja ditetapkan sebagai geopark dunia oleh Unesco.

Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalu Muhammad Faozal mengatakan, animo peminat Rinjani 100 begitu terlihat dengan banyaknya yang sudah mendaftarkan diri.

“Tahun ini 1.144 peserta yang sudah daftar. Awalnya kita batasi 1.000 peserta, tapi ternyata lebih, inilah magnet Rinjani,” ujar Faozal saat jumpa pers Rinjani 100 di Kantor Dinas Pariwisata NTB, Rabu (18/04).

Dinas Pariwisata NTB mempersiapkan semaksimal mungkin Rinjani 2018 agar lebih baik dibanding penyelenggaraan pada tahun-tahun sebelumnya. Salah satu yang mendapat perhatian ialah pembenahan jalur trekking, hingga penambahan toilet dan juga toilet portable.

“Persiapan Rinjani 100 sejauh ini sudah 80 persen. Aksesibilitas sudah tidak ada masalah,” lanjut Faozal.

Faozal menyebutkan, yang juga menjadi perhatian utama ialah amenitas atau berbagai fasilitas di luar akomodasi yang dapat dimanfaatkan wisatawan selama berada di Sembalun, Lombok Timur nanti. Pasalnya, seluruh kegiatan akan dipusatkan di kaki Gunung Rinjani tersebut.

“Amenitas yang masih ada maslaah. Nanti kita coba desain amenitas itu,” ucap Faozal.

Faozal menambahkan, Dinas Pariwisata NTB mendukung penuh kegiatan Rinjani 100 karena memiliki nilai ekonomi yang positif bagi masyarakat sekitar. Kata Faozal, atlet yang akan turun di Rinjani 100 juga menjadi wisatawan yang mengisi setiap penginapan, restoran, dan berbelanja di kawasan Sembalun.

“Selain menjadi atlet di Rinjani 100, tapi juga menjadi bagian penguatan ekonomi masyarakat di Sembalun,” ungkap Faozal.

Faozal menambahkan, Rinjani 100 tahun ini juga akan menggelar expo pada hari kedua dan ketiga dengan kegiatan budaya yang melibatkan masyarakat di Sembalun.

“Para peserta juga akan diberikan piagam penghargaan bahwa mereka pernah lari di Unesco Global Geopark (UGG),” lanjut Faozal.

Perwakilan dari panitia Rinjani 100 Ahmad Riston Sani mengatakan, Rinjani 100 pada 2018 masih menawarkan empat kategori seperti tahun lalu, yakni 100 kilometer (Km), 60 Km, 36 Km, dan 27 Km.

Kata Ahmad, terjadi peningkatan peserta yang cukup signifikan pada Rinjani 100 tahun ini yakni mencapai 1.144 peserta dari 38 negara, di mana 100 peserta dari NTB, dan sisanya dari luar NTB dan luar negeri. Jumlah ini melonjak dari tahun sebelumnya yang diikuti 600 peserta.

“Peminat selalu meningkat dari tahun ke tahun,” kata Ahmad.

Tim panitia Rinjani 100 saat ini sedang mematangkan persiapan teknis dan nonteknis dengan melibatkan tiga kelompok pemuda di Sembalun. Ahmad menyampaikan, untuk start lari terbagi di dua tempat, yakni di Sembalun dan Senaru tergantung kategorinya.

AYA




Tokoh Perbukuan Islam 2018 Untuk Gubernur NTB

Penghargaan tersebut bukan hanya untuk Gubernur NTB melainkan juga untuk generasi muda bangsa, khususnya NTB

lombokjournal.com —

Gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi dianugerahi penghargaan sebagai tokoh perbukuan Islam 2018.

Gubernur didampingi istri, Hj. Erica Zainul Majdi menerima penghargaan tersebut saat 17th Islamic Book Fair, yaitu pameran buku Islam terbesar se-Asia Tenggara bertempat di Jakarta Convention Center Senayan Jakarta, Rabu (18/04).

Hadir juga saat itu, Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Ketua IKAPI Jakarta, Hikmat Kurnia.

Pada kegiatan yang mengusung tema meraih kejayaan Islam melalui literasi, IKAPI memilih Gubernur sebagai peraih penghargaan tersebut karena sejumlah penilaian. Yaitu, Gubernur Tuan Guru Bajang merupakan sosok yang gemar membaca dan menularkan hasil bacaannya tersebut kepada masyarakat luas.

Selain itu, Gubernur TGB dinilai sebagai gubernur inspiratif bagi generasi bangsa, dengan sederet prestasi, baik sebagai ulama, maupun sebagai kepala daerah. Menurutnya juga, TGB merupakan kepala daerah yang berhasil mengangkat dan membangun NTB ke level yang membanggakan. Bahkan mampu bersaing dengan daerah-daerah lain yang lebih dahulu maju.

“Penghargaan ini kami berikan kepada Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi,” Jelas Sekretaris IKAPI Jakarta saat membacakan profil Gubernur TGB.

Gubernur NTB, peraih ratusan penghargaan itu, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut. Gubernur menyampaikan, masih banyak tokoh-tokoh lain yang juga harus mendapatkan penghargaan tersebut, sebagai bentuk penghargaan atas karya-karya besar mereka dalam bentuk literasi.

Menurutnya, IBF tersebut merupakan milestone bagi generasi muda. Bahwa kalau ingin bangsa ini maju dan kuat, maka literasihya harus kuat.

Lebih jauh lagi, TGB menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan hanya untuk dirinya melainkan juga untuk generasi muda bangsa, khususnya NTB.

“Penghargaan ini untuk anak-anak muda NTB,” ungkapnya yang sambut tepuk tangan para undangan yang hadir.

Selain tokoh perbukuan Islam 2018, IKAPI Jakarta juga menyerahkan penghargaan kepada para penulis dengan kategori Buku Islam terbaik kategori fiksi dewasa, Buku Islam terbaik kategori non-fiksi anak, Buku Islam terbaik kategori non-fiksi dewasa, Buku Islam terbaik kategori Terjemahan, Buku Islam dengan Desain Sampul Terbaik dan Buku Islam dengan Ilustrasi Terbaik

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh ikatan penerbit Indonesia (IKAPI) DKI Jakarta.

Ketua Panitia, Muhammad Anis Baswedan melaporkan menjelaskan IBF tahun ini merupakan wahana dan salah satu ajang untuk wisata literasi Islami. Sekitar 151 penerbit dan 53.000 judul buku serta 15.000.000 eksemplar buku dipamerkan dalam IBF tersebut.

Lebih lanjut ia menjelaskan, tujuan digelarnya pameran buku tersebut agar para generasi muslim menyadari pentingnya membaca dan menguatkan diri dengan literasi.

“Harapan kami pengunjung datang ke pameran ini sebagai kegiatan wisata yang indah nyaman dan menyenangkan,” ungkapnya.

AYA/Hms




Sosialisasi JKN-KIS Bagi Pengurus Dan Anggota PWRI NTB

Meningkatkan pemahaman Peserta BPJS Kesehatan terkait dengan Program JKN baik itu prosedur, hak dan kewajiban sebagai peserta khususnya bagi peserta Pensiunan

 MATARAM.lombokjournal.com —  BPJS Kesehatan Cabang Mataram melakukan Sosialisasi pada kegiatan Musyawarah Rutin bagi pengurus dan Anggota PWRI Kota Mataram di Aula Kantor PKK Prop. NTB. (09/04).

Kegiatan tersebut sebagai salah satu upaya peningkatan pemahaman peserta adalah dalam hal sosialisasi secara rutin. Sebab tingkat pemahaman peserta dan awareness tentang Program JKN-KIS ini juga perlu dipastikan merata di semua segmen kepesertaan.

Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS) secara nasional saat ini sudah menghasilkan 191 juta peserta,

Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Lalu Martawang, Kepala PT Taspen (Persero) Cabang Mataram Marsudi, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mataram Muhammad Ali, Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Mataram Lalu Kahar Kusman, Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi NTB H. Sahri Suwandi ,Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Mataram H. Nasrun serta para Pengurus dan Anggota PWRI lainnya.

Sosialisasi ini dilakukan untuk memastikan peserta eksisting dari program Askes dapat menyesuaikan dengan skema layanan saat ini di era JKN.

Selain itu untuk  meningkatkan pemahaman Peserta BPJS Kesehatan terkait dengan Program JKN baik itu prosedur, hak dan kewajiban sebagai peserta khususnya bagi peserta Pensiunan dimana mereka adalah peserta eksisting dari PT. Askes (Persero).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mataram, Muhammad Ali berharap dari kegiatan ini dapat membekali peserta terkait informasi JKN – KIS,  dan nantinya juga Info tersebut dapat di tularkan ke Masyarakat luas dengan tema memahami mengerti dan berpartisipasi ked alam Program JKN -KIS.

Sejauh ini masih ada beberapa peserta eksisting PT. Askes (Persero) belum memahami dengan baik pola pelayanan di era Jaminan Kesehatan Nasional, sehingga terdapat beberapa pertanyaan terkait benefit setelah era Jaminan Kesehatan Nasional.

Beberapa dari peserta juga menyampaikan masukan saran bagi penyelenggara Program JKN – KIS dan Provide rdalam peningkatan layanan khususnya bagi para Purna PNS dimana mereka mengharapkan adanya layanan khusus bagi para purna PNS di saat mendapatkan layanan contoh loket khusus di RumahSakit dan sebagainya,” ujar Ali

Rr

(Sumber: BPJS Kesehatan Cabang Mataram)

 

 

 




Fasilitas Autodebit, Atasi Yang Lupa Bayar Iuran JKN-KIS

Ini implementasi pembayaran iuran autodebit dapat lebih optimal dilaksanakan di masing-masing cabang bank mitra kerja seluruh Indonesia.

lombokjournal.com –

BPJS Kesehatan mempermudah peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), yang mengalami kendala lupa membayar iuran JKN-KIS,

Khususnya kategori Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU), tidak perlu khawatir. BPJS Kesehatan bekerjasama dengan bank mitra kerja, yaitu BNI, BRI, Bank Mandiri dan BCA menyediakan fasilitas pembayaran autodebit untuk pembayaran iuran peserta JKN-KIS.

Per 1 Mei 2018, BPJS Kesehatan juga memberlakukan kewajiban bagi peserta PBPU/mandiri khususnya kelas 1 dan 2 untuk melakukan pembayaran iuran dengan metode autodebit.

BPJS Kesehatan memperkuat implementasi pembayaran melalui autodebit melalui penandatanganan Surat Edaran Bersama tentang Implementasi Layanan Autodebit Untuk Pembayaran Iuran Peserta Program JKN-KIS, Rabu (18/04) di Jakarta.

Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan Kemal Imam Santoso, Direktur Hubungan Kelembagaan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Adi Sulistyowaty, Direktur Corporate Banking PT Bank Mandiri (Persero) Royke Tumilar,  Direktur Hubungan Kelembagaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Sis Apik Wijayanto dan Direktur PT Bank Central Asia Santoso.

Melalui pendantanganan ini implementasi pembayaran iuran autodebit dapat lebih optimal dilaksanakan di masing-masing cabang bank mitra kerja seluruh Indonesia.

BPJS Kesehatan merespon cepat terkait masukan dari peserta tentang pembayaran iuran. Ada sebagian peserta sebenarnya yang ingin membayar iuran namun, pada saat tanggal pembayaran ternyata lupa, sehingga menjadi menunggak dan status kepesertaannya tidak aktif.

“Melalui sistem autodebit, kini tidak perlu khawatir lupa, karena bank akan secara otomatis menarik tagihan iuran JKN-KIS dari rekening peserta, dan status kepesertaan aktif dengan harapan tidak terkendala saat mendapatkan pelayanan kesehatan,” jelas Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan, Kemal Imam Santoso.

Kemal menjelaskan, mekanisme pembayaran iuran melalui autodebit sangatlah mudah. Peserta PBPU/mandiri kelas 1 dan 2 bisa dikatakan sudah cukup mengenal dan sering mengakses bank. Peserta JKN-KIS tinggal datang ke Bank yang bekerjasama dan mendaftarkan diri dan mengisi formulir kesediaan membayar iuran melalui autodebit.

Peserta harus pastikan nomor rekeningnya benar sehingga tidak terjadi kesalahan pendebitan. Pendaftaran autodebit juga bisa dilakukan di Kantor Cabang BPJS Kesehatan, yang kemudian BPJS Kesehatan akan menyampaikan ke Bank yang bekerjasama.

Peserta yang sudah terdaftar di kelas 1 dan 2 dan masih belum menggunakan metode autodebit, bisa langsung ke bank untuk mendaftar.

BPJS Kesehatan juga secara proaktif akan mengkontak (feedback) peserta untuk meminta persetujuan terkait pembayaran iuran secara autodebit.

“Upaya ini kami lakukan disamping untuk memudahkan peserta dalam membayar iuran secara tepat waktu, meningkatkan kepatuhan peserta PBPU/mandiri, juga diharapkan dapat membantu meningkatkan sustainibilitas program JKN-KIS. Kami juga mengapresiasi dukungan perbankan khususnya dalam mendukung program JKN-KIS, ” papar Kemal.

Dalam kesempatan tersebut, BPJS Kesehatan juga meneken nota kesepahaman dengan PT Savindo Karya Perdana (SAHARA) dalam hak perluasan kanal pendaftaran dan pembayaran iuran peserta Program JKN-KIS.

Jaringan Retail Sembako SAHARA selama ini bergerak dalam industri distribusi bahan makanan di seluruh Indonesia yang ditandatangani oleh Ketua Jaringan Retail SAHARA, Sharmila.

Melalui jaringan yang ada di bawahnya diharapkan dapat membantu dalam hal memperluas kepesertaan dan kemudahan pembayaran iuran melalui kanal milik jaringan milik SAHARA.

BPJS Kesehatan juga melakukan berbagai upaya untuk terus memberikan kemudahan pembayaran iuran kepada peserta.

Di antaranya implementasi Kader JKN, perluasan kerjasama dengan Bank Swasta dan Bank Pemerintah Daerah (BPD), perluasan channel PPOB, tercatat jumlah channel/kanal pembayaran saat ini telah mencapai lebih dari 600.000 titik layanan. Terdiri atas modern outlet, traditional outlet maupun perbankan, pembayaran melalui Vending Machine, E- Commerce, Mobile Aps, dsb

Rr

 

(sumber: BPJS Kesehatan)

 




Media Center Kantor Imigrasi Mataram Diresmikan.

Peran media massa sangat penting untuk memberikan sosialisasi keimigrasian karena ada banyak topik keimingraisn yang akan di sebarluaskan kepada masyarakat.

Ruang Media Center (Foto: AYA/Lombok Journal)

MATARAM.lombokjournal.com — Kepala Kantor Wlayah Kementrian Hukum dan HAM NTB, Sevial Akmily meresmikan Ruang Media Center Kantor Imigrasi kelas I Mataram, Rabu (18/04)

Sevial  sangat menyambut baik  peresmian Media center ini karena bisa menjadi sarana mempererat hubungan antara Imigrasi dan Para awak media.

“Hubungan baik media harus terus dijaga,  ini penting karrn media bisa dijadikan partner untuk memberikn informasi keimigrasian,” ujarnya

Sevial menuturkan,  diresmikannya Media Center merupakan implementasi UU nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi Publik.

“Kehadiran Rungan ini bisa mendjadi pusat penyebaran informasi jajaran Kantor Imigrasi dengan media,” cetusnya

Sementra iru Kepala Kantor imigrasi kelas I Matram, Dudi iskandar menyatakan, fungsi dari media center ini bis menjadi wadah menjalin silatirahmi antara rekan-rekan media di Mataram.

” Teman-teman media bisa memanfaatkn media center ini untuk megirim berita,” terangnya

Dudi mengakui, peran media massa sangat penting untuk memberikan sosialisasi keimigrasian karena ada banyak topik keimingraisn yang akan di sebarluaskan kepada masyarakat.

Dalam konteks NTB masyarakat perlu tahu tentang pentingnya keterlibatan media dalam prngawasn orang asing diwilayahnya.  Nah disni peran media untuk mebetikan sosilisasi kepda masyarakat.

“Harapannya agar ke depan hubungan kerjasama yng sudah terjalin sngat baik ini agar dapat terus berlanjut,” kata Dudi

Dadir dalam acara pperemian tersebut yakni Kepala Divisi Imigrasi, Edi setiadi,  Kepala Divisi Administrasi, Faisol ali,  Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik NTB, Tribudi Prayitno.

AYA




Sri Pradianti Ajak Perempuan NTB Pilih Zul-Rohmi

Salah satu program Zul-Rohmi dalam 15 Komitmen Gemilang adalah memperkuat peran perempuan sebagai ujung tombak pembangunan pendidikan dan kesehatan

lombokjournal.com —

LOMBOK UTARA : Salah satu tokoh perempuan NTB, Dra. Hj. Ni Wayan Sri Pradianti, Ketua DPRD Lombok Utara,  mengajak perempuan NTB pilih Zul-Rohmi.

Sri Pradianti mengatakan itu saat menghadiri kampanye dialogis Dr. H. Zulkieflimansyah di Kecamatan Kayangan Lombok Utara, Selasa (17/04).

Menurutnya, Zul-Rohmi merupakan satu-satunya pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB yang ada keterwakilan perempuan. Dengan adanya keterwakilan perempuan, program-program pemberdayaan perempuan NTB akan lebih banyak.

Baginya, salah satu kunci yang efektif untuk meningkatkan produktivitas SDM  NTB adalah dengan pemberdayaan perempuan. Pemberdayaan dan pembangunan perempuan dirasa sangat penting, dan itu harus dimulai sejak lahir.

Sri melanjutkan salah satu program Zul-Rohmi dalam 15 Komitmen Gemilang adalah memperkuat peran perempuan sebagai ujung tombak pembangunan pendidikan dan kesehatan.

Ia menilai program ini merupakan investasi terbesar terhadap perempuam NTB. Apabila Zul-Rohmi sukses mengimplementasikan program tersebut ketika memimpin NTB.

“SDM  NTB akan semakin produktif, NTB akan gemilang,” ujarnya .

Menurutnya, dari empat pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB 2018, hanya pasangan Zul-Rohmi yang ada perempuannya.

Kalau NTB mau maju dan produktif, pemerintah ke depan harus berani berinvestasi lebih buat perempuan NTB. Saya melihat Zul-Rohmi punya program yang bagus untuk pemberdayaan perempuan terutama menyangkut pendidikan dan kesehatan.

“Perempuan adalah ujung tombak pembangunan. Perempuan NTB harus diberdayakan,” ungkapnya.

Selanjutnya ia mengingatkan masyarakat yang hadir untuk memilih pasangan nomor urut 3 pada 27 Juni.

“Bapak-bapak yang hadir di sini jangan lupa sampaikan ke Ibu-ibunya yang tidak hadir, kita bersepakat untuk memilih calon nomor 3. Saya juga berharap Ibu-Ibu di sini untuk memilih calon yang mewakili kita perempuan, pasangan Zul-Rohmi yang ada jilbab hijaunya,” lanjutnya.

Di kesempatan yang sama, Dr. H. Zulkieflimansyah mempertegas apa yang disampaikan Sri Pradianti, banyak masalah sosial  berawal dari ketiadaan sosok ibu dan kurangnya program pemerintah terhadap pemberdayaan perempuan.

“Jika Zul-Rohmi terpilih, akan banyak program yang bersahabat dengan anak-anak, akan banyak program yang bersahabat dengan ibu-ibu dan perempuan NTB,”. tegasnya.

“Kenapa harus memilih Zul-Rohmi? Zul-Rohmi maju untuk meretas sejarah bahwa baru pertama kali dalam perjalanan kepemimpinan NTB, ada calon wakil gubernur dari perempuan. Kehadiran Doktor Rohmi ini penting, untuk mengakomodasi harapan, impian dan cita-cita perempuan NTB. Jadi, Zul-Rohmi meghadirkan pilihan yang lengkap buat masyarakat NTB. Insya Allah, jika Zul-Rohmi terpilih, kita akan buat sejarah baru, NTB punya wakil gubernur perempuan pertama,” lanjutnya.

Me (*)