Penanaman 300 Pohon Di Penutupan Kemah Dakwah Se-Lombok Utara 2017

Kemah Dakwah merupakan konsep pendidikan sesuai visi misi bupati yang lebih dikenal dengan kembali ke khitah pendidikan, yakni pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan

LOMBOKUTARA.lombokjournal.com – Penutupan Kemah Dakwah tingkat pelajar SMA/SMK Negeri se-Kabupaten Lombok Utara di SMAN 1 Tanjung, Minggu (18/12), diisi sejumlah rangkaian acara, salah satunya penyampaian materi dakwah oleh 2 narasumber dan penanaman 300 pohon.

Ketua Komisi 1 DPRD KLU, Ardianto, yang hadir sebagai pengisi materi mengatakan, menyongsong era modern ke depan, pemuda Islam harus membekali diri dengan ilmu ke-ilaman nasionalis, agar memiliki daya saing dan gagasan-gagasan yang brilian.

“Adik-adik semua adalah calon-calon pemimpin masa depan. Jadilah pemuda islam yang berwawasan ke-islaman nasionalis, inovatif, kaya ide dan gagasan serta kompetitif,” katanya.

Dalam kesempatan itu juga, Ardianto, menyerahkan sumbangan dana sebesar Rp. 1 juta rupiah, untuk operasional Mushala SMAN 1 Tanjung.

Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Tanjung, Muhammad Radin Suleman mengatakan, Kemah Dakwah ke dua tahun 2017, berlangsung lancar.

“Kemah dakwah adalah konsep pendidikan yang dituangkan dalam visi misi bupati atau lebih dikenal dengan kembali ke khitah pendidikan, yakni pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan,”  katanya.

Ketua organisasi pencinta lingkungan Pawang Rinjani, Dedy Ciky mengatakan, penanaman 300 pohon tersebut bertujuan untuk mengajak siswa lebih peduli dengan lingkungan mereka.

“Dari 300 jumlah pohon yang kami sumbang 200 diantaranya, bibit pohon plamboyan, dan 100 lagi pohon bringin,” katanya.

Kemah Dakwah tahun 2017 ini diikuti oleh 110 orang siswa SMA/SMK N se-Lombok Utara, dan berlangsung selama 3 hari, berlangsung tanggal 15-17 Desember.

DNU

 




Dermaga Sandar Pantai Pink, Memang Untuk Wisatawan

Pembangunan Dermaga Sandar di Pantai Pink, mendapat respon positif dari pelaku jasa wisata

MATARAM.lombokjournal.com —  Di tengah pro-kontra pembangunan dermaga Pantai Pink, Tanjung Luar, Lombok Timur, pelaku jasa wisata menilai adanya dermaga akan memudahkan wisatawan menikmati kawasan wisata pantai pink dari jalur laut.

Selain itu, keberadaan dermaga tersebut akan meningkatkan manfaat ekonomi  ikutan lainnya. Kalangan pelaku jasa pariwisata dan pihak pendukung pembangunan dermaga tersebut mengirimkan pers release untuk kalangan media, Sabtu (15 /12)

Menanggapi pihak kontra, yang menyoroti terganggunya estetika kawasan pantai pink yang eksotik. Kepala Desa Tanjung Luar, Mukti Ali menyayangkan penolakan  pembangunan dermaga sandar. “Yang menolak itu, bisa jadi tidak cukup referensi  faham terhadap laut,  yang tidak tahu pantai pink,” ujarnya .

Menurutnya sebagai warga Tanjung Luar, ia sangat tahu persis medan dan geografi Pantai Pink yang  butuh dermaga sandar. “Apalagi aktivitas kunjungan wisatawan dipantai pink melonjak,” kata Mukti Ali.

Sebagai komponen warga Ttanjung Luar, Mukti Ali justru  mengapresiasi Pemprov NTB yang punya atensi  terhadap Lombok Timur terhadap pengembangan sarana pariwisata di pantai pink.

“Saya berkepentingan, karena mayoritas boatman pengantar tamu berasal dari Desa Tanjung Luar,  malahan kami sudah mempersiapkan infrastruktur pendukung untuk mendukung wisata pantai pink,”  katanya.

Hal senada disuarakan Ketua Kelompok Pemuda Sadar Wisata atau  PokDarWis Tanjung Luar, Lalu Muh. Dalil dan Ketua Boatman Tanjung Luar – Pink, Muhammad . Sebagai pelaku wisata di Pantai Pink  berharap agar pembangunan dermaga tersebut cepat selesa. Dermaga sandar itu dinilai sangat bermanfaat bagi boatman.

Pada musim air surut, pelaku wisata mengaku kesulitan membawa tamu atau wisatawan sampai ke tepi pantai karna terhalang batu dan karang laut.   Mereka harus turun dan mendorong sampan ke darat bersama wisatawan. Ceritanya, tak jarang tamu yg ikut mendorong atau turun terpeleset di atas batu dan jatuh menimpa karang.

Ketua PokDarWis Tanjung Luar, Lalu Moh Dalil merasa heran munculnya  penolakan pembangunan dermaga sandar. “Program yang baik dan  bagus kok ditolak,” katanya, sebab manfaatnya sangat besar untuk kemajuan pariwisata di wilayah selatan Lotim.

Kelompok Tani Hutan (Pengelola areal publik pantai pink), Turmuzi mengatakan, pembangunan dermaga Jetty itu dinilainya sangat relevan. Khususnya, kebutuhan kelompok tani hutan Pink Lestari selaku pengelola are publik Pantai Pink yang dipercaya pemerintah melalui kemitraan dengan KPH Renjani Timur.

AYA




‘Rapat Paripurna Istimewa’, TGB Ajak Jaga Optimisme Kolektif

Pencapaian  yang diraih Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), tak bisa lepas dari masa lalu. Pencapaian di masa kini melanjutkan pondasi yang dibangun pimpinan pendahulu

Pimpinan NTB terdahulu hadiri Rapat paripurna istimewa

MATARAM.lombokjournal.com —  Ajakan menjaga optimisme kolektif untuk membangun NTB itu disampaikan Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi yang akrab dipanggil TGB (Tuan Guru Bajang) dalam dalam rapat di ruang sidang DPRD Provinsi NTB, Jumat (15/12), yang dibuka oleh Ketua DPRD NTB, Hj. Baiq Isvie Rupaeda serta dihadiri oleh pimpinan dan anggota DPRD itu.

TGB menyebut rapat paripurna kali ini merupakan ‘rapat paripurna istimewa’ karena merupakan yang terakhir dihadirinya selama dua periode kepemimpinannya. Rapat Paripurna Istimewa tersebut dalam rangka menyambut HUT NTB ke-59.

‘Semua pihak harus menjaga optimisme kolektif dalam membangun daerah. Kalau kita punya semangat dan optimisme serta ketulusan yang tinggi dalam membangun daerah, pasti terlihat dan nyata hasilnya,” kata TGB.

Ditegaskannya, semua harus yakin NTB bisa berprestasi, siapa pun pemimpinnya.

Optimisme itu merupakan suatu keharusan. “Sesuai janji Allah, bahwa Allah akan memberi sesuatu sesuai persangkaan kita. Jika kita berprasangka baik, maka hal yang baik yang akan diberikan, demikian juga sebaliknya” jelasnya.

Gubernur mengingatkan, disamping berbagai prestasi dan keberhasilan yang diraih NTB, di sisi lain masih banyak tantangan dan hal besar yang harus dikerjakan.

Tantangan kemiskinan, pengangguran, pertumbuhan ekonomi NTB yang terus menerus diatas rata-rata ekonomi nasional selama 3 tahun terakhir, menurutnya harus diikuti dengan penurunan angka ketimpangan.

“Kebijakan yang diformulasikan kedepan, harus dapat menghadirkan kesejahteraan dan pertumbuhan, namun di sisi lain harus diikuti pengurangan ketimpangan/rasio gini dalam masyarakat,”katanya.

Dikatakannya, berbagai pencapaian NTB tidak lepas dari ikhtiar dan kerja bersama semua pihak. Termasuk kemitraan eksekutif dan legislative yang dinilainya berjalan baik.

Melalui berbagai produk legislatif, berupa regulasi dan  fungsi pengawasan yang telah dilakukan DPRD NTB, telah menghantarkan berbagai prestasi untuk NTB.

Gubernur saat itu sempat menyampaikan permohonan maaf sehubungan akan berakhirnya masa jabatan beliau pada tahun 2018 mendatang.

Rapat Paripurna itu dihadiri pimpinan NTB terbaik di masanya, seperti Gubernur NTB periode 2003-2008 H. Lalu Serinata, Wakil Gubernur, H. lalu Azhar, mantan pimpinan DPRD Prov NTB, H. Lalu Mesir Suryadi, dan H. Sunardi Ayub.

AYA

 




Juara Liga 1, Bhayangkara FC Bertanding Eksibisi di GOR Turide, Mataram

Memang tak semua pemain inti datang, tapi kapten tim Bripda Indra Kahfi dan Putu Gede Dirgantara akan bermain dalam pertandingan eksibisi di GOR Turide

MATARAM.lombokjournal.com — Tim juara Liga 1 Bhayangkara FC akan bertanding eksibisi di Gelanggang Olah Raga (GOR) Turida, Mataram, Sabtu (16/12).

Kapolda NTB, Brigjen Pol Firli mengatakan itu saat acara Konferensi Pers di kediaman Kapolda NTB, Jumat (15/12).

“Besok tim Bhayangkara FC akan bertanding eksibisi dengan tim Polda NTB dan tim All Star NTB di GOR Turide,” ujar Kapolda NTB.

Firli mengatakan, pihaknya sengaja mengundang Bhayangkara FC datang ke NTB selain untuk merayakan keberhasilannya menjuarai Liga 1, juga untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) NTB yang ke 59.

“Khusus kita datangkan untuk menyambut rangkaian dari acara HUT NTB yang ke 59 pada 17 Desember mendatang” ungkapnya

Di tempat sama, Manager Lapangan Bhayangkara FC, Kompol I Ketut Kantor mengatakan, dalam kunjungannya ke NTB ini, ia membawa sebanyak 16 orang pemainnya. Namun, pihaknya tidak bisa membawa semua pemain inti Bhayangkara FC karena sebagian memang berhalangan hadir.

“Untuk pemain inti dan pemain asing, kita tidak bisa bawa karena masih ada yang libur dan menghadiri acara yang lain,” ungkapnya.

Ia memastikan, dua pemain inti Bhayangkara FC yaitu kapten tim Bripda Indra Kahfi dan Putu Gede Dirgantara akan bermain dalam pertandingan eksibisi di GOR Turide besok.

“Mereka berdua akan main besok,” kata dia.

Usai makan siang dan Conferensi Pers, rombongan tim Bhayangkara FC langsung melakukan konvoi keliling kota Mataram menggunakan mobil Baracuda dan kendaraan milik Polda NTB lainnya.

AYA




Ekspor NTB Bulan Nopember Turun 6,34 Persen

Dibanding bulan Oktober, Nilai Impor NTB juga menurun sebessar 40,92 Persen

MATARAM.lombokjournal.com – Nilai Ekspor Provinsi Nusa Tenggara Barat bulan November 2017 sebesar US$  64.116.826. Berarti Nilai Ekspor mengalami penurunan sebesar 6,34 persen, jika dibandingkan ekspor bulan Oktober 2017 yang bernilai US$ 68.459.642.

Demikian besaran nilai ekspor dan impor NTB untuk bulan November 2017 yang dirilis Badan Pusat Statistik ( BPS ) NTB yang disampaikan Kabid Satatistik  Distribusi ,Ni Kadek Adi Mandri, Jumat (14/12 ) di Kantor BPS NTB.

Ekspor pada bulan November 2017 yang terbesar ditujukan ke negara Philipina sebesar 95,15 persen, Hongkong sebesar 2,81 persen, dan Vietnam sebesar 0,65 persen.

Kadek Adi Mandri menyatakan, jnis barang ekspor Provinsi NTB yang terbesar pada bulan November 2017 adalah barang tambang/galian non migas senilai US$ 61.005.378 (95,15 persen); perhiasan /permata seniai US$ 2.276.166 (3,55 persen) dan buah-buahan sebesar US$ 361.150 (0,56 persen).

Penurunan itu juga tercatat untuk  Nilai Impor pada bulan November 2017, bernilai US$ 6.476.384. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 40,92 persen dibandingkan dengan impor bulan Oktober 2017 yang sebesar US$ 10.961.295.

Sebagian besar Impor berasal dari negara Australia (33,39%), Jepang (22,21%) dan Singapura (17,05%).

“Jenis barang impor dengan nilai terbesar adalah bahan bakar mineral (25,09%), karet dan barang dari karet  (22,89)  dan benda-benda dari besi dan baja (20,24%),” katanya.

AYA




TGB; Program NTB Dijalankan Dengan Prinsip Keterbukaan

Faktor kepemimpinan menjadi daya tarik NTB, sehingga daerah ini makin dilirik publik baik nasional bahkan dunia

MATARAM.lombokjournal.com – Penghargaan “Kepatuhan LHKPN Terbaik 2017″ dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi atau akrab disapa Tuan guru Bajang (TGB), Selasa (12/12) lalu, merupakan kado indah bagi NTB jelang hari jadinya ke 59 tanggal 17 Desember mendatang.

Di antara kemajuan-kemajuan yang dicapai NTB,  penilaian KPK atas kepemimpinan TGB selama dua periode ccukkup membanggakan. TGB dinilai telah berupaya menutup dan mempersempit ruang perilaku koruptif di lingkungan Ppemerintah Provinsi (Pemprov) NTB.

“Program di NTB dijalankan dengan prinsip-prinsip Keterbukaan,” ungkap TGB.

TGB paling sering bicara Open Government. Penghargaan dari KPK itu seperti melengkapi prestasi demi prestasi yang diukir NTB dalam berbagai bidang.

Orang nomor satu di NTB ini didaulat sebagai salah satu pembicara dalam event berskala Internasional yaitu Asia Pacific leaders Forum (APLF) 2017. Pemerintah Indonesia mempertemukan pemimpin-pemimpin Asia Pasific dalam forum ini..

Keterbukaan Pemerintah Provinsi NTB dalam forum ini yang menjadi acuan terpilihnya Gubernur NTB ini.

Nama Nusa Tenggara Barat menjadi sorotan akhir-akhir ini, bukan hanya seputar kemajuan di sektor Pariwisata maupun kekayaan alamnya. Faktor kepemimpinan menjadi daya tarik NTB, sehingga daerah ini makin dilirik publik di Indonesia bahkan dunia.

Dr TGH. M. Zainul Majdi  makin sering menjadi perbincangan. Ia menjadi salah satu ikon pemimpin dari daerah yang berpengaruh dan membawa perubahan, itu salah satu bukti keberhasilan TGB.

Selama berkiprah menjadi salah satu pemimpin daerah di Indonesia, banyak perubahan dan kemajuan yang dicapai NTB. Tahun 2017 Pemimpin tertinggi NTB ini juga meraih penghargaan transparansi dan akuntibilitas pengelolaan keuangan.

Tak heran kalau penghargaan yang diterima TG bukan hanya dari pemerintah, namun juga berasal dari pengakuan masyarakat melalui media yang mendaulatnya sebagai Best Regional Leader dalam ajang Obsession Award 2017.

Beberapa hari lalu Gubernur NTB datang ke Qatar dan disambut baik Emir Qatar Syekh Tamim Bin Hamad Al-Thani.

Dalam pertemuan antar dua pemimpin yang merupakan anggota Negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) membahas mengenai Investasi Qatar di KEK Mandalika NTB

Selamat untuk Tuan Guru!

 

Romsn Emsyair

(Sumber : Humas NTB).

 

 

 

 

 




Pekerja Bongkar Pupuk Meninggal Terkena Katrol Crane

Penggantung katrol crane bagian atas putus, dan ditarik tali lainnya di bagian bawah membuat katrol menimpa Na’am yang di bawahnya.

LOMBOK BARAT.lombokjournal.com — Nasib na’as menimpa Na’am (35) seorang operator pekerja bongkar pupuk petrokimia di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat. Alamat pekerja itu di Puyahan, Lembar.

Nyawanya direnggut tali crane  kapal Kamandalu saat bongkar pupuk milik perusahaan petrokimia. Kecalakaan kerja di Pelabuhan lembar itu dibenarkan General Manager Pelindo III Lembar,  Baharudin.

“Benar telah terjadi kecelakaan kerja di Pelabuhan Lembar pukul 7.30 wita, tanggal 13 desember 2017 d iatas kapal Kamandalu, bongkar pupuk petrokimia bagian PBM Cahaya Mlia Lembar, ” ungkap Bahrudin, Rabu (13/12).

Dia menceritakan kronologis kejadian, operator atas nama Na’am saat itu sedang melakukan pembongkaran dengan crane kapal atau derek kapal nomor empat (paling belakang, red), swing dari sisi laut ke sisi darat yang membawa 20 sak pupuk.

“Itu kronologis kita terima dari mandor atas nama masinah, ” katanya.

Baharudin menjelaskan, saat swing dari sisi laut ke sisi darat, tiba-tiba cincin penggantung katrol crane bagian atas putus, dan katrol bagian atas tersebut tertarik oleh tali lainnya di bagian bawah membuat katrol mengenai operator (Na’am) yang berada di bawahnya.

“Na’am sempat dilarikan ke RSUD Gerung karena kondisi kritis. Namun, tidak tertolong, akhirnya meninggal dunia dan langsung di kebumikan sore tadi, “ujarnya.

“Langkah atau tindakan yang dilakukan, tim KP3 mengamankan lokasi kejadian, Kapal Motor Kamandalu tidak melakukan kegiatan. Sudah ditangani aparat kepolisian,“ tutupnya.

AYA




GSMS KLU 2017 Gelar Pameran dan Presentasi Akhir

Dari program Gerakan Seniman Masuk Sekolah, diharapkan muncul mutiara-mutiara muda dari Lombok Utara. “Seni merupakan rasa yang ada dalam jiwa setiap manusia. Sehingga seni memberikan dampak yang besar terhadap prilaku manusia,” kata Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Dikbud NTB, Nasib. M.Pd

Masib, M.P.d

LOMBOKUTARA.lombokjournal.com — Setelah berproses selama kurang lebih 3 bulan, Program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) Lombok Utara 2017, akhirnya menggelar pameran atau persentasi akhir yang dipusatkan di Gedung Serbaguna Gangga, Selasa (12/12).

Enam bidang kesenian yang tergabung dalam program pusat itu di antaranya, Seni Kriya di SDN 3 Genggelang, Seni Musik di SDN 3 Santong, Seni Media di SMPN 1 Bayan, Seni Tari di SMPN 3 Tanjung, Seni Rudat di SMPN 1 Pemenang, dan Seni Teater di SMKN 1 Gangga.

“Kegiatan ini sebagai wadah bagi para generasi muda kita untuk menunjukan diri di bidang seni. Mereka semua antusias mengikuti program ini,” kata Ketua Panitia, Imam Safwan dalam sambutannya.

Bupati KLU Cq. Kasi budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata KLU, Aki Kertajati, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan GSMS memberikan peluang dan ruang kepada siswa sekolah khususnya untuk mengekspreaikan kemampuannya di bidang seni.

“Dari kegiatan ini diharapkan muncul mutiara-mutiara muda dari Lombok Utara di bidang seni,” paparnya.

Sementata Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Dikbud NTB, Nasib. M.Pd. yang hadir dalam kesempatan itu mengatakan seni adalah rasa yang ada dalam jiwa setiap manusia. Sehingga seni memberikan dampak yang besar terhadap prilaku manusia.

“Pada dasarnya manusia itu senang yang indah-indah,” tukasnya.

Dia berharap, ke depan program serupa bisa dilaksanakan lagi dengan alokasi anggaran yang lebih besar.

Acara yang berlangsung sejak pukul 16.00 Wita, dimulai dengan pameran seni kriya dan media. Dan malamnya dilanjutkan dengan seni pertunjukan Rudat, tari kreasi dan ditutup dengan pertunjukan teater.

Gerakan Seniman Masuk Sekolah i bertujuan menumbuhkan minat bakat peserta didik di Bidang Seni Budaya. Selain itu, guna menjalin kerjasama dan sinergi antara sekolah dan seniman.

GSMS (Gerakan Seniman Masuk Sekolah) itu sendiri merupakan program yang dijalankan Direktorat Kesenian, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kemdikbud RI dalam bentuk program seniman mengajar kesenian pada kegiatan ekskul di masing-masing sekolah.

DNU

 




“Kepatuhan LHKPN Terbaik 2017″ Untuk TGB

Gubernur NTB dinilai berkomitmen kuat dan menginisiasi berbagai program pencegahan tindak pidana korupsi

MATARAM.lombokjournal.com — Komisi pemberantasan korupsi (KPK) menganugerahi Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, “Kepatuhan LHKPN Terbaik 2017”.

Penghargaan tersebut diserahkan Wakil Presiden RI, H. M. Yusuf Kalla kepada Gubernur TGB,  diwakili Kepala BKD Provinsi NTB, Drs. H. Faturrahman, M.Si pada Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2017 di Hotel Bidakara Grand Pancoran, Jakarta Selasa (12/12).

Penghargaan itu diberikan atas komitmen dan ikhtiar Gubernur NTB yang akrab dipanggil Tuan Guru Bajang (TGB) atas upayanya menutup dan mempersempit ruang perilaku koruptif di lingkungan Ppemerintah Provinsi (Pemprov) NTB.

TGB dinilai KPK sebagai pemimpin daerah yang memiliki komitmen kuat dan menginisiasi berbagai program pencegahan tindak pidana korupsi. Misalnya, adanya Peraturan Gubernur Nusa Tenggara Barat nomor 27 tahun 2017 tentang Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB, dengan ruang lingkup wajib lapor.

Pemprov NTB juga menginisiasi adanya pakta integritas,  dan ketentuan sebagai salah satu persyaratan menduduki jabatan pimpinan tinggi, jabatan administrator dan jabatan pengawas lingkup Pemerintah Provinsi NTB, adalah menyerahkan bukti LHKPN.

Untuk kegiatan berkala, Pemprov NTB juga melaksanakan sosialisasi/workshop/asistensi pengisian e-LHKPN pada seluruh organisasi perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTB.

Serta koordinasi dengan aparat penegak hukum lain, dalam hal pembinaan dan pengawasan seluruh kegiatan pembangunan, yakni melalui pembentukan tim pengawal dan pengamanan pemerintahan dan pembangunan daerah (TP4D) Provinsi NTB.

Pada acara tersebut, selain menganugerahkan penghargaan nasional “Kepatuhan LHKPN Trbaik 2017” dengan tingkat kepatuhan wajib lapor LHKPN mencapai lebih dari angka 99 persen kepada TGB.

KPK juga memberikan penghargaan  kepada Pemerintah NTB karena dinilai memiliki tingkat keaktifan pengelola/koordinator LHKPN yang tinggi dan adanya penerapan peraturan internal, seperti Peraturan Gubernur.

Wapres Jusuf Kalla menyampaikan arahannya. memberantas korupsi harus dilakukan bersama-sama. Hal ini berarti komitmen dari pemerintah, DPR, Yudikatif, dan lembaga negara lain serta masyarakat sangat mempengaruhi keberhasilan pemberantasan korupsi.

“Hal yang paling mendasar yang harus dipahami bahwa pemberantasan korupsi yang dilakukan, harus bertujuan semata-mata untuk kesejahteraan masyarakat,” tegas Wapres di hadapan ratusan kepala daerah.

Wapres menegaskan, kepastian hukum dan tindakan yang tegas terhadap pelaku korupsi, hingga upaya untuk tidak memberikan ruang gerak bagi pelaku atau pihak yang membantu terjadinya korupsi di birokrasi atau instansi, adalah menjadi keniscayaan.

“Karena tindakan korupsi merupakan salah satu penyebab terjadinya kehancuran suatu negara,” tegasnya.

AYA/Hms

 

 




UMKM Di Mandalika Dikembangkan Jadi Pusat Industri Kreatif

Mind set pelaku UMKM perlu dirubah dengan pola-pola penjualan yang ramah dan penuh senyuman.

LOMBOK TENGAH.lombokjournal.com —– Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) masyarakat NTB di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, ditinjau Menteri Koperasi dan UKM RI, Puspa Yoga, Selasa (12/12).

Peninjauan geliat UMKM itu menindaklanjuti instruksi Presiden RI, Joko Widodo saat meresmikan pengoperasian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika beberapa waktu lalu.

Kunjungan Menteri yang didampingi Sekda Provinsi NTB, H. Rosiady Sayuti itu untuk memastikan sekaligus menjaring masukan dari pemerintah daerah maupun pihak ITDC,  terkait kawasan yang akan dikembangkan menjadi pusat penjualan hasil industri kreatif masyarakat.

Puspayoga menyampaikan, NTB merupakan salah salah satu daerah prioritas pengembangan UMKM.

Itu dikatakan saat menggelar rapat dengan Pemda NTB, yang  diwakili Sekda dan sejumlah Kepala Dinas lingkup Pemprov NTB serta Direktur Utama ITDC, I Ngurah Wirawan,

NTB merupakan salah satu kawasan dari 4 kawasan ‘Bali baru’ yang ditetapkan pemerintah pusat. Karena itu, pihaknya akan segera mengambil langkah-langkah proaktif untuk mendorong peningkatan UMKM tersebut. Untuk segera melakukan pembinaan kepada para pelaku industri kreatif tersebut.

Pihak Kementerian Koperasi dan UKM akan segera mendorong pembiayaan bagi pengusaha yang sudah terdaftar di ITDC, dan akan mendapatkan lokasi yang disewa bagi usaha tersebut.

Puspayoga menekankan, masyarakat sebagai penggerak utama usaha tersebut perlu diberikan pemahaman cara melakukan marketing yang baik dan efektif.

“Selama ini yang kita lihat, penjual berlari lari mengejar pembeli,” jelasnya.

Mind set seperti ini, perlu dirubah dengan pola-pola penjualan yang ramah dan penuh senyuman. Sehingga pembeli yang justeru mendatangi penjual, bukan malah sebaliknya.

“Pembinaan untuk membiasakan pola-pola seperti ini memang butuh waktu,” ungkapnya.

Puspayoga juga menegaskan, masyarakat harus disiapkan untuk menerima para wisatawan dengan berbagai latar belakang. Sebagai daerah yang mengusung wisata halal, tentu para wisatawan tidak hanya berasal dari timur tengah atau beragama Islam.

Namun para wisatawan yang berasal dari berbagai latar belakang suku, agama dan kebudayaan akan terus membanjiri dan menikmati keindahan wisata NTB.

“Kita harus Welcoming dengan orang yang berbeda dengan kita. Namun, Jangan sampai merubah budaya kita. Mereka harus ikut budaya kita,” tegasnya.

Usai menggelar rapat, Menteri Koperasi didampingi sekda, sejumlah Kepala Dinas dan Direktur ITDC melakukan peninjauan ke Pantai Tanjung Aan, Kabupaten Lombok Tengah.

Di Pantai yang terkenal dengan keindahan pantai dan kejernihan air lautnya itu, Menkop mendengar penjelasan Direktur ITDC terkait pengembangan kawasan tersebut.

Termasuk bagaimana memberdayakan para penjual industri kreatif, seperti kain tenunan yang berjualan di kawasan tersebut.

AYA/Hms